
"iya jepang!! Aku cukup lama tinggal di sana,sampai proyek di sana sudah benar-benar stabil!"
Mendengar sagara akan pergi jauh,entah kenapa batin naura rasanya berat dan tidak rela jika sagara harus pergi
"kok diem?"tanya sagara
"eemmmmhhh,enggak kok mas!! Berapa lama di sana mas?" tanya naura
"ya sekitar tiga bulanlah!! Kamu gak apa-apa kan aku tinggal? Aku minta kamu jagain papah di sini,tolong ingatkan papah untuk selalu meminum obat!"
"hmmmm...lama juga ya mas? Masalah jagain papah,mas tenang saja,aku pasti akan rawat papah!"
"yaaa lumayanlah,ouh iya..selama aku ke jepang!! Carilah assisten pribadi buat kamu naura,sekaligus untuk menemani hari-hari kamu agar tidak kesepian!"usul sagara
"Beneran boleh?" tanya naura tidak percaya
sagara hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Kalau begitu apa boleh aku ajak ratna kesini untuk jadi assisten pribadiku mas?"ucap naura
"hmmmmm..sepertinya itu ide yang bagus!!yasudah kamu segera kasih tahu sahabatmu itu untuk segera kesini."
"Hore!!!! Akhirnya aku gak kesepian lagi!"ucap naura yang secara refleks mencium pipi suaminya.
Sagarapun terdiam dengan sikap naura,sedangkan naura sendiri merasa sangat malu,wajahnya tiba-tiba berubah menjadi merah merona,akan tetapi sagara justru terus menatap dalam naura,matanya yang sayu malah membuat naura semakin mendekatkan wajahnya dan tanpa sadar bibir mereka saling menyatu,naura dan sagara sangat menikmatinya,tidak lama kemudian naura tersadar dengan apa yang telah terjadi,kenapa ia berani mencium sagara? Betapa malunya naura dan langsung pergi meninggalkan sagara seorang diri.
Hosh...hosh..hosh!!
"Aaaarrrkkkhhhh tidak!!!! Kenapa ini bisa terjadi? Malu banget aku!!! Naura bodoh!!! Apa yang sudah kamu lakukan tadi? Rasanya ingin menghilang saja dari muka bumi ini!!! Tapi kenapa mas saga tidak menolaknya justru malah membalasnya?? berbeda sekali dengan ciuman sebelumnya,yang kasar dan sangat menuntut!!" ujar naura di atap gedung yang cukup sepi.
"Berani juga kamu cupu!" ucap sagara sembari tersenyum sendiri di ruangan kerjanya.
......................
Dengan langkah cepat,naura pergi ke sebuah resturant karena perutnya sudah terasa lapar sesampainya di lobby tiba-tiba saja ada yang menarik tangannya dan langsung menggenggamnya dengan erat
"Mas saga!!" ucap naura tidak percaya
Karyawan yang lainpun melihat ulah sepasang suami istri itu dengan senang namun ada juga yang merasa iri,karena naura si wanita biasa dan sederhana bisa mendapatkan bos tampan yang kaya raya.
"Jangan seenaknya ninggalin suamimu,pergi kok gak pamit!" celetuk sagara
Naurapun hanya terdiam dan tidak berani mengucapkan satu patah katapun,dia masih merasa malu dengan kejadian tadi.
Akhirnya sagara mengajak naura makan siang bersama di sebuah restauran tidak jauh dari kantor tempat sagara bekerja,sagarapun melakukan reservasi dan memesan tempat privasi untuk dia dan naura.
Akhirnya mereka duduk berhadapan,naura terus saja menunduk dan enggan menatap wajah sagara
"oh my god! Ngilang bisa gak sih? Sumpah aku bener-bener malu ketemu mas saga!"gumam naura yang terus saja terdiam sedari tadi
Sedangkan sagara sendiri,justru terus memandangi naura,sepertinya sagara sengaja membuat naura seperti ini,hingga akhirny naura memberanikan diri berbicara kepada sagara.
"mmmmaaaaaaffff,maafkan aku dengan kejadian tadi mas saga!" ucap naura merasa gugup.
sagarapun mengulum senyumnya,dan terus memandangi naura yang sedari tadi terus menundukan kepalanya.
"Ya...aku maafkan,asal jangan berani lagi cium aku sembarangan!" jawab sagara sambil menahan rasa ingin tertawa
"iya,aku janji mas,tidak akan lancang melakukan itu lagi."
"Ha..ha..ha!!! Dasar cupu,ulahmu malah membuatku tertawa geli,kamu berbeda sekali dengan mila." gumam sagara.
......................
"Arrrrkkhhhh yang bener ini naura!!" teriak ratna tidak percaya
"iya bener rat,mulai besok kamu kerja di jakarta sebagai assisten pribadiku!"ujar naura
__ADS_1
"Mau banget naura,akhirnya bisa kerja ke jakarta,pasti kedua orangtuaku sangat senang!"
"Yasudah,besok aku jemput kamu di terminal ya rat,jangan sampe gak jadi lho?" kata naura
"Insha allah pasti jadi ra!! Yasudah aku tutup dulu teleponnya ya,mau ngasih tau ayah sana ibu!"
"Yasudah,sampai ketemu besok ya rat,assalamualaikum!"
"Waalaikumsalam!" jawab naura sembari menutup teleponnya.
Hari sudah mulai malam,namun sagara belum pulang dari kantor,naura sedikit merasa cemas. Tiga puluh menit kemudian mobil sagara datang,naurapun merasa lega,mungkin besok malam untuk sementara waktu ia tidak akan melihat suminya pulang bekerja karena akan pergi keluar negeri selama beberapa bulan.
"Assalamualaikum!" untuk pertama kalinya selama naura menikah dengan sagara,mengucapkan salam
"Waalaikumsslam mas,masya allah!! Alhamdulilah mas mengucapkan salam!" ujar naura
sedangkan sagara tidak berkomentar apa-apa,benar-benar perubahan drastis yang terjadi pada diri sagara,sikapnya jauh lebih dewasa dan sifat arogannya kini telah lama menghilang
"mas mau minum apa? Nanti naura buatkan?"usul naura
"emmhhh,air putih hangat saja ra,sepertinya tenggorokanku mulai tidak enak!"
"Mas saga sakit?" tanya naura sedikit panik
"Tidak,tadi aku di kantor makan mie pedas bareng willy,efek kepala pusing karena banyaknya pekerjaan!"
"terus minumnya es ya?" tanya naura
"kok tau?"
"Ya tahulah,mas saga dari dulu kalau makan pedas pasti minumnya es!"
"pasti kamu tau dari buku diarinya mila kan?" tanya sagara
"Ya begitulah mas,yasudah aku ambilkan minum dulu."
"sudah cukup naura,jangan banyak-banyak bawaannya?"
"Emang satu koper cukup mas?" tanya naura
"ck..ck..ck!! Emang kamu fikir aku mau pindah selamanya ke sana apa? Bawa pakaianku seperlunya saja,paling nanti sisanya aku beli di sana!"
Naura baru tersadar jika sagara adalah pengusaha besar dan kaya,untuk apa dia bawa pakaian banyak-banyak,yang penting cukup bawa uang yang banyak dan bisa beli apa saja yang sagara mau.
Setelah selesai mengepak pakaian sagara dalam koper,naura memutuskan untuk tidur,jujur di dalam hatinya masih ingin menemani sagara kalau bisa selamanya,namun itu semua hanyalah mimpi di siang bolong.
"Aku pamit tidur dulu ya mas!" ucap naura
sagara hanya terdiam dan menatap naura
"Temani aku disini!"perintah sagara
"maksud mas saga?" tanya naura yang tidak mengerti dengan maksud suaminya itu
"emmmhhh!!! Ya kamu tidur di kamar ini,kita kan suami istri!" terang sagara
"apa? Aku sedang tidak bermimpi kan? Ini nyata kan bukan mimpi?" gumam naura tidak percaya.
Dengan sedikit canggung,naura tidur di sebelah sagara,sedangkan sagara sedang fokus melihat ponselnya
"oh my god,kenapa jantungku berdebar sangat kencang,bagaimana bisa tidur nih?" gumam naura yang sedari tadi merasa resah dan gelisah.
Tidak lama kemudian sagara meletakkan ponselnya di atas nakas,lalu menarik selimut untuk menutupi sebagian tubuhnya,dan langsung memejamkan matanya
"untung saja tidak terjadi sesuatu yang aneh!!! Arrkkkhhh kenapa mataku tidak bisa di pejamkan sih??" ucap naura di dalam hatinya.
Sekitar pukul 02.00 pagi,akhirnya naura bisa tertidur pulas sedangkan sagara sendiri sudah berada di langit ketujuh karena sangat lelah dengan pekerjaanya hari ini.
__ADS_1
Menjelang pagi,tiba-tiba saja naura merasa kaget karena sagara telah memeluknya dari belakang,dan yang lebih gilanya,tangan sagara justru memegang bagian sensitif milik naura bagian atas,naurapun teriak karena kaget.
"aaaarrrrkkkhhhh!!! Lepas mas jangan kaya gini!" pinta naura
Bukannya di lepas,namun sagara semakin erat memeluk naura
Hingga akhirnya naura berhasil membalikkan tubuhnya dan kini berhadapan dengan sagara,betapa kagetnya naura ternyata sagara sudah bangun sedari tadi.
Tanpa aba-aba,sagara ******* bibir naura dengan rakus,dan tanpa ada perlawanan sedikitpun dari naura
Sepertinya hari ini sagara akan meminta haknya sebagai seorang suami,dan naurapun tidak menolaknya sama sekali.
"aaarrkkkh,jangan mas aku mohon!" ucap naura yang langsung membuka kedua matanya
Ternyata naura hanya bermimpi,sedangkan sagara sambil bertolak pinggang memperhatikan naura tidur sedari tadi
"Kamu kenapa cupu?? Apa yang sedang kamu fikirkan barusan? Pasti kamu mikir yang tidak-tidak kan?" goda sagara
"Oh my god!! Jadi tadi itu hanya mimpi? Dan mas saga melihat aku mengigau yang tidak-tidak?aaarrrkkkkk!!! Malu aku!"gumam naura sembari menutup wajahnya dengan selimut.
"bha..ha..ha!! Kamu pasti berfikiran kotor lagi tentangku kan? Ayo jawab?"ledek sagara
"enggak mas,aku...emmh....aduhhh!!! Kenapa mulut ini tidak bisa membela diri!" ucap naura
Kemudian sagara menarik selimut yang di kenakan naura,dan dengan sengaja menyentil jidat naura dengan jarinya.
"Sudah mulai nakal ya kamu naura si gadis culun dan polos!" ujar sagara
"aauuuuuuuu,sakit mas!" jawab naura meringis kesakitan
"biar isi kepalamu tidak kotor lagi cupu!"
"iissshhhh,sungguh menyebalkan...sifat arogannya mulai keluar lagi deh!"ucap naura di dalam hatinya.
"sudah sana cepat mandi,bentar lagi aku akan ke bandara,jam 10.00 pagi pesawatnya akan berangkat.
"iya mas!"naurapun bergegas pergi ke kamarnya dan buru-buru mandi karena sudah jam 08.00 pagi,akibat semalam tidak bisa tidur,akhirnya naura kesiangan.
Pukul 09.30 pagi,naura dan sagara tiba di bandara soekarno hatta,di susul willy dan juga pak wijak.
"ada barang yang ketinggalan tidak? Coba periksa kembali?" tanya pak wijak
"Tidak ada pah,semuanya sudah komplit semua,tadi sagara sudah mengeceknya sebelum sampai kesini!"
"syukurlah kalau begitu!"
"mohon kerja samanya ya will!" ujar sagara
"Siap bos tenang saja!" jawab willy
"naura,aku titip papah ya? Soal perusahaan, kamu bisa sedikit-sedikit bantuin papah,aku tau kemampuan kamu!" puji sagara
"iya mas,insha allah naura bisa menjalankan amanah mas saga!" jawab naura sembari menatap wajah sagara
akhirnya pusat informasi memberitahu bahwa gate untuk penerbangan menuju tokyo jepang sudah di buka dan di harapkan untuk segera mengantri karena akan di lakukan boarding pass oleh petugas maskapai.
"Yasudah kalau begitu sagara pamit ya pah!" ucap sagara sembari memeluk papahnya
"Hati-hati di sana ya nak,jika sudah sampai tolong kabari papah,dan jangan lupa kamu segera temui mr.takagi shinji di tokyo,dia yang akan membimbingmu di sana!"
"Baik pah,naura jaga diri kamu baik-baik ya!! Aku titip papah!" ucap sagara sembari memeluk erat naura.
"Iya mas saga,kamu juga hati-hati di sana,jaga diri baik-baik! Masalah papah,jangan hawatir,aku pasti akan jaga papah!"
Kemudian sagara mencium kening naura,di perlakukan seperti itu tanpa terasa bulir bening keluar dari sudut matanya,ada rasa sedih dalam hati naura,tapi apa boleh buat,ini semua demi masadepan keluarga mas saga.
"
__ADS_1