Si Culun Vs Aktor Tampan

Si Culun Vs Aktor Tampan
Singa betina unjuk taring


__ADS_3

Karena kesal tidak bisa bertemu dengan sagara,sora mulai mengamuk di dalam kamarnya,semua yang ada di sekitarnya ia lempar hingga berantakan.


"aaaaarrrrrkkkhhhh....sial!!! Kenapa kak saga selalu menghindar dariku? Aku ini kurang apa coba? Ini tidak boleh di biarkan!! Kak saga harus menjadi milikku." ucap sora sembari menatap ke arah cermin,karena masih kesal? Ia melempar cermin tersebut dengan vas bunga yang berada di meja rias


PRAAAAANNNNNNGGGG


Mendengar ada suara kegaduhan!! Akhirnya lusiana alias ibunya sora datang menuju kamar sora,dan ketika lusiana membuka pintu kamar putrinya,betapa kagetnya ia karena terlihat begitu berantakkan seperti kapal pecah.


"ya tuhan!!! SORA...apa-apaan ini? Kamu kenapa hah?"


Lalu sora yang terlihat kacau,tiba-tiba memeluk ibunya.


"kak saga mih...hiks...hiks!"


"kenapa dengan saga?" tanya lusi sedikit bingung


"kak saga mencoba menghindari sora mih,semenjak sora mengatakan perasaan sora padanya,kini kak saga seperti tidak mau bertemu denganku lagi mih!! Hueee..hueee!!"


"Sudah..sudah sora,kamu jangan menangis!! Mamih janji akan membuat sagara bertekuk lutut padamu!" janji lusiana kepada putri semata wayangnya.


"sungguh itu mih? Mamih gak bohong kan?"tanya sora dengan senyum yang mengembang


"mamih punya rencana besar sayang,kita tunggu tanggal mainnya!! Kamu yang sabar ya!! sora harus bisa kerja sama dengan mamih!"


"iya mih!!! Tapi kak saga sudah menikah dan sangat mencintai istrinya!" terang sora


"Ha..ha..ha!! Kata siapa sagara mencintai istrinya nak? Mamih sudah tau semuanya,karena mamih punya orang kepercayaan yang tidak di ragukan lagi kebenarannya,kamu tenang saja sora!"


"Arigatou gozaimasu mamih!" ucap sora begitu senangnya.


"iys sayang,jangan bersedih lagi ya nak!! Pokoknya mamih gak mau lihat sora kaya gini lagi!" pinta lusiana.


"iya mih!"


"cih,rupanya sagara ingin bermain-main denganku!!sepertinya dia belum tahu siapa aku ini?" gumam lusiana tersenyum licik



......................


BUGH!!!!!


Dengan lelahnya,sagara menjatuhkan tubuhnya ke atas tempat tidur.


"fyuuhhhh!!! Hari ini benar-benar sangat melelahkan!"ucap sagara sembari termenung menatap ke arah langit-langit kamarnya


"kenapa hari ini naura sangat berbeda? Tidak seperti biasanya? Dekat denganku saja sepertinya dia sangat enggan!! Apa benar dia menyukaiku dan masih cemburu dengan sora?"

__ADS_1


"ha..ha..ha!!! Aku punya ide!! Kebetulan tadi dia sudah menadatangani surat perjanjian itu,dia benar-benar sangat bodoh,kenapa tidak ia baca sedikitpun surat perjanjian itu? Ok sagara saatnya permainan dimulai!" ujar sagara sambil tersenyum menyeringai.


ketika makan malam,naura dan sagara tetap terdiam tanpa berkata apa-apa,keduanya terlihat sangat canggung,sedangkan naura tampak acuh dan cuek kepada suaminya,merasa kesal,akhirnya sagara mencoba berbicara kepada naura setelah makan malam hampir selesai,dan ketika naura hendak pergi,sagara mencegahnya.


"Duduk!" perintah sagara


"aku lelah mas,aku ingin secepatnya istirahat!"jawab naura yang sudah berdiri di depan meja makan


"aku bilang duduk naura!"perintah kembali sagara dengan intonasi yang cukup tinggi.


Akhirnya naura menuruti perintah suaminya itu.


"memang apa yang mau mas saga bicarakan padaku? Bukankah tadi di kantor sudah jelas!"


"ini bukan masalah kantor,tapi ini masalah kita!"


"masalah apalagi mas? Bukankah ini semua sudah sangat jelas!" terang naura


"ini masalah sora!"


DHEGH!!!


Jantung naura pun tiba-tiba saja berdetak lebih cepat.


"ssseeepertinya sudah tidak ada yang harus di jelaskan mengenai sora atau wanita manapun mas,aku tidak akan pernah ikut campur urusan pribadi kamu,karena aku tidak memiliki hak apapun atas dirimu!! Aku hanyalah istri di atas kertas!! Aku permisi mas


naura pun bergegas pergi meninggalkan sagara sebelum sagara menjelaskan kejadian yang sebenarnya kepada naura,namun sagara tidak menyerah begitu saja,ia mengejar naura menuju kamarnya,ketika naura akan masuk kedalam kamarnya,tiba-tiba sagara menarik tangan naura.


"lepasin aku mas!! aku capek dan ngantuk."


"kamu tidak akan tidur di kamarmu,tapi malam ini kamu akan tidur satu ranjang bersamaku?" perintah sagara dengan tatapan dinginnya.


"Apa?? aku tidak mau mas!!"


"kamu sudah menandatangani surat perjanjian itu? Dimana kamu harus menuruti perintah suamimu!"ucap tegas sagara


"tidak mungkin mas!! Kamu mau menjebakku?"


"siapa yang mau menjebakmu? Justru kamu yang ceroboh dan bodoh, Kalau mau tanda tangan itu,alangkah baiknya kamu baca dulu jadi tidak ada kesalahfahaman seperti ini!" terang sagara.


"iissshhhh!! aku benar-benar bodoh!!! Kenapa tidak aku baca lagi isi perjanjin surat kontrak itu!" gumam naura kesal


"kamu sudah faham kan? Mulai malam ini selama pernikahan kita berlaku,kamu tidak boleh tidur di kamar mu lagi!" ucap sagara sembari tersenyum senang.


Akhirnya naura mengikuti perkataan dari suaminya.


"mudah-mudahan mas saga tidak mempunyai niat buruk terhadapku!! Dan semoga saja dia tidak macam-macam!" gumam naura.

__ADS_1


Ketika sagara sudah berada di atas tempat tidur,naura hanya diam mematung dan tidak tau harus berbuat apa.


"Naura,naik kesini!" perintah sagara


"tapi mas!"jawab naura merasa sedikit takut


"ayo cepat!! kamu tidak ingin aku marah kan? Kamu tahu apa konsekuensinya kalau aku sampai marah?"


naura pun mengingat kembali kejadian dimana sagara bertindak tidak senonoh terhadapnya di kala dia sudah marah besar,naura pun buru-buru naik ke atas ranjang dan segera menutup rapat tubuhnya dengan selimut,melihat naura seperti itu,sagara tersenyum menyeringai.


"kalau begitu,aku tidur duluan ya mas!" ucap naura sembari tidur membelakangi sagara.


"Dosa jika seorang istri tidur membelakangi suaminya!" terang sagara dengan suara yang cukup lantang


Lalu naura buru-buru berpindah posisi,yakni menghadap ke arah sagara yang ternyata sagara juga tidur dengan posisi menghadap naura,mereka berdua saling berhadapan.


Sagarpun tersenyum menatap wajah naura yang terlihat merona,kemudian sagara menarik tangan naura dan sampai-sampai wajahnya naura terbenam di dada sagara yang bidang itu.


"ehh...ehhh makudnya apa ini? Jangan bilang mas saga ingin menggodaku!!! Arrkkhh tapi kenapa jantungku berdebar sangat kencang? Dan aku sama sekali tidak keberatan berdekatan seperti ini?" gumam naura sambil menelan salivanya.


"mumpung aku masih di sini,kamu bisa bebas memelukku sesuka hatimu naura,aku tahu jika kamu itu sebenarnya sangat mindukanku kan?" tanya sagara dengan percaya dirinya.


"siapa bilang!!! Mas saga jangan kepedean kaya gini!"jawab sinis naura.


"bha..ha..ha!! Mulut dan hatimu berkata lain naura,aku bisa merasakan apa yang kamu rasakan saat ini!"


Naurapun terdiam dan enggan meladeni percakapan dengan sagara.


"Masalah sora,kamu tidak usah cemburu!! Dia itu sudah ku anggap seperti adikku sendiri,keluargaku dan keluarganya sudah sangat dekat ketika aku masih tinggal di jepang!"


"aaaarrrrkkkk!!! Benarkah ini semua? Kenapa hatiku begitu bahagia mendengar semua ini?"gumam naura yang secara tidak sadar telah memeluk erat sagara.


Kemudian sagarapun membalas pelukkan dari naura,entah kenapa tiba-tiba saja jantung sagara berdebar sangat kencang


"apakah aku benar-benar menyukai naura? Dan sudah melupakan milla?" gumam sagara dengan perasaannya yang masih ragu.


"mas saga!" ucap naura sembari mendongakkan wajahnya.


"iya naura!"jawab sagara


"Maafkan sikapku yang tadi,tidak seharusnya aku bersikap seperti anak kecil!"jawab naura


Sagarapun tersenyum,kemudian mendekatkan wajahnya,tanpa sadar ia mengecup bibir mungil istrinya.


CUP!!


"good night naura!" kemudian sagara tertidur sambil memeluk naura.

__ADS_1


di perlakukan manis seperti itu,naurapun tersipu malu.


"arrrrkkkhhh!!!! Kenapa jantungku terasa mau copot? Mas saga tanggung jawab nih!" gumam naura dengan wajahnya yang masih merona.


__ADS_2