Si Culun Vs Aktor Tampan

Si Culun Vs Aktor Tampan
Ijinkan aku untuk selalu mencintaimu


__ADS_3

Di malam yang sesunyi ini,hanya terdengar suara gemerincik air yang telah membasahi bumi ini,dimana hampir seluruh penghuninya beristirahat untuk melepaskan lelah setelah beraktifitas seharian,namun tidak dengan sagara dan juga naura,di malam yang cukup dingin karena guyuran hujan yang lumayan deras,dua insan ini justru malah melakukan aktifitas malamnya,dimana keduanya sedang merasakan dimabuk cinta,sagara yang sepertinya sudah pandai membahagiakan wanita,membuat naura dimabuk kepayang,kedua insan ini,tanpa ada rasa lelah,lagi dan lagi mereka terus mencapai langit hingga meledak bersamaan,namun di saat itu juga,hampir saja suara aneh dan menjijikan itu lolos dari mulut naura."sstttttt!!! Jangan sampai bersuara sayang!" ucap sagara.


"iiyya mas,aku takut adit mendengar suara menjijikan ini,aku tidak mau menodai pendengarannya!" jawab naura sambil mengigit bibir bawahnya.


Karena letak kamar naura berada paling depan sedangkan di sebelah kamar naura adalah kamar adit,kemudian di sebelah kamar adit ada kamar abah dan ambu,sedangkan dinding kamar mereka tidaklah setebal dinding rumah sagara apalagi luas kamarnya,hampir 5x lipat luas kamar naura,jadi meskipun naura mengeluarkan suara aneh dan menjijikan itu,kecil kemungkinan untuk bisa di dengar oleh orang lain,seperti kejadian tadi malam,naura bebas mengeluarkan suara aneh itu namun justru membuat sagara semakin gencar melakukan aktifitasnya dan semakin bersemangat.


Setelah keduanya merasa lelah,akhirnya mereka berdua memutuskan untuk tidur,karena ukuran tempat tidur naura yang sempit,akhirnya mereka tidur sambil berpelukkan.


Keesokan harinya


"Sayang bangun!!" ucap sagara sambil menepuk-nepuk kedua pipi naura


Namun entah kenapa naura sangat malas sekali bangun,karena badannya masih terasa sakit apalagi di daerah sensitifnya.


"masih ngantuk aku mas saga!"rengek naura yang masih polos dan hanya mengenakan selimut tebal.


"ayo bangun,jangan malas-malasan!! Kamu mandi gih!!"perintah sagara sambil mengelus kedua pipi naura


Naurapun merasakan sentuhan tangan sagara yang dingin seperti es,lalu naura langsung bangun dan menatap sagara,sambil mengucek-ngucek matanya,ia tidak menyangka jika sagara telah mengenakan kemeja berwarna biru muda dan celana bahan hitam serta peci yang masih melekat di kepalanya.


"mas habis dari mesjid?" tanya naura tidak percaya


"iya sayang,mas sama abah dan adit baru pulang dari mesjid!"


"mas bisa bangun subuh? Terus mas mandi subuh juga?" tanya kembali naura karena masih tidak percaya dengan perubahan yang sagara tunjukkan padanya.


"iya sayang,ternyata air di sini sudah seperti air es saja kalau masih subuh!" ujar sagara


naura pun tersenyum."yasudah kalau begitu aku mandi dulu ya mas!"


"yasudah,mandi gih sana!! Nanti keburu habis waktu subuhnya!" jawab sagara sambil memperhatikan terus naura.

__ADS_1


"yasudah kalau begitu mas bisa keluar sebentar? Aku mau pake baju dulu mas!"pinta naura


"lho,ngapain mas mesti keluar kamar? semalam saja kamu gak malu ganti baju depan mas? Kok sekarang di suruh keluar!"


"mas saga!! Kalau nanti terjadi sesuatu sama mas saga,aku gak mau tanggung jawab!" jawab naura kesal


"ha..ha..ha!!! Iya..iya!! Mas ngerti kok...yasudah kalau begitu mas mau ke ruang tamu nemenin abah ngopi."ucap sagara


Akhirnya naura bergegas ke kamar mandi dan segera melaksanakan solat subuh karena takut waktu keburu habis.


"sayang,boleh gak aku meminta sesuatu sama kamu?" tanya sagara


"apa itu mas? Asal jangan permintaan yang aneh-aneh saja seperti semalam!" jawab naura asal ceplos


"bha..ha..ha!! Ya enggaklah sayang!! Emmhhh...mas ingin mengunjungi makam karmila,boleh?"


"boleh banget mas,yasudah kalau begitu kita kesana?" jawab naura dengan tersenyum senang.


Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk berpamitan kepada abah dan ambu.Dan sagara menginginkan ia pergi bersama naura dengan menggunakan sepeda milik naura.


Padahal dulu sagara enggan sekali menaiki sepeda yang di anggap butut itu,takut pamornya jatuh!!namun berbeda sekali dengan sekarang,justru sagara lebih memilih naik sepeda menuju pemakaman umum.


"mas sangat yakin sayang,kalau naik sepeda motor akan cepat sampai,tapi kalau pakai sepeda kan bisa sambil santai berduaan sama kamunya!" jawab sagara


Otomatis wajah naura kembali berubah menjadi merona karena merasa senang dengan ucapan suaminya itu.


"ya ampun mas saga!!! Sebucin itu kamu sama aku sekarang? Aku sangat bahagia bisa bersamamu!" gumam naura.


Selama perjalanan,sagara dan naura menjadi pusat perhatian warga kampung raos,merekapun di sapa oleh setiap warga.


"euleuh..euleuh!!! Eta panganten baru,meuni romantis pisan!"ujar bi kokom

__ADS_1


"bi kokom bisa saja!" jawab naura


"eh,kalian mau kemana pagi-pagi begini? Duh mata bi kokom langsung ceunghar lihat yang bening-bening kaya gini,komo deui lihat rendi yang ganteng!"


"ha..ha..ha!!! bisaan bi kokom mujina teh nya!!! biasa bi,mau ke TPU karet,ke makamnya kak milla!" jawab naura.


"ouhhh kitu nya,yasudah atuh sok mangga di lanjut!! Nanti kalian mampir kesini ya?? Jangan ngerem di rumah terus!! Mentang-mentang pengantin baru!"


"iya siap bi kokom tenang saja,iya gak mas saga?"


"iya sayang!"


"euleh,busetttt di panggil sayang euy si naura sama si rendy!!!


"ha..ha..ha!! Yasudah bi kokom,naura pamit ya!! Assalamualaikum


"waalaikumsalam!" jawab bi kokom


Sekitar tiga puluh menit perjalanan akhirnya mereka sampai di TPU karet.sambil membawa karangan bunga rose putih yang sengaja naura dan sagara beli dari salah satu kebun bunga milik warga,karena bunga tersebut merupakan bunga kesukaan kak milla semasa hidupnya,sagara pun ternyata tahu banyak tentang milla,lalu mereka berdua berdoa bersama.


"assalamualaikum mil,maaf aku baru bisa menemuimu sekarang,semoga kamu bahagia dan tenang di sana,kamu tahu gak mil? Sekarang aku sedang bersama adik kesayanganmu,dulu kamu pernah cerita kalau kamu mempunyai adik perempuan yang sangat kamu sayangi,kamu bekerja keras untuk kehidupan adit dan juga biyaya sekolah naura,kamu sangat pekerja keras mil,sampai-sampai kamu tidak memperdulikan kesehatanmu!! Tapi aku sangat bersyukur karena aku di pertemukan dengan naura,adik kecilmu yang selalu kamu banggakan,tolong ijinkan dan restui hubunganku dengan naura ya mil? Sekarang aku sudah mencintainya!! aku janji padamu akan menjaga naura,adit dan juga abah dan ambu,semoga kamu bahagia di sana mil!" ucap sagara yang secara tidak sadar mengeluarkan bulir bening dari sudut matanya sambil menyentuh batu nisan karmila,begitu pun naura yang sedari tadi sudah di basahi kedua pipinya oleh air mata.


"kak milla,restui aku dan mas saga ya kak? Ternyata usul kakak menyuruhku bekerja di jakarta dan menemui kak betty,sebelum kakak pergi meninggalkan kami adalah agar aku bisa menjadi obat penawar luka mas saga,aku tahu jika kakak sangat mencintai mas saga,bahkan di saat terakhir kakak,masih memikirkan mas saga!! Aku sudah baca itu semua dari buku diari milik kakak!! Ternyata kakak punya misi untuk menjadikanku bersama mas saga,dan alhamulilah allah mengizinkannya kak!! Sekarang aku dan mas saga sudah menikah dan kami saling mencintai,terima kasih kak!! sudah mempertemukanku dengan laki-laki yang tepat!"


Kemudian sagara merangkul naura dengan erat."apakah yang kamu katakan itu benar sayang?" tanya sagara


"iya mas,aku sudah baca semua buku diari kak milla,dan ternyata seminggu sebelum kak milla berpulang,ia menuliskan suatu niat dimana kak milla ingin aku bisa menggantikan posisi kak milla,menyembuhkn luka yang sengaja kak milla goreskan padamu mas,tolong maafkan kak mila ya mas,hiks...hiks!" pinta naura sambil menangis terisak.kemudian sagara memeluk erat naura dan mencoba menenangkannya!"


"aku..aku hanya ingin kak milla bisa hidup tenang di sana,tolong maafkan kak milla mas!"


"udh sayang,kamu gak usah bicara apa-apa lagi!! mas sudah memaafkan semua kesalahan milla.

__ADS_1


"terima kasih mas saga,aku sangat mencintaimu!" ucap naura sambil bersender di dada sagara.


"iya sayang,sama-sama!! Mas juga sangat mencintaimu."


__ADS_2