
Akhirnya,mobil travel yang naura dan fitri naiki tiba di kabupaten bantul tepatnya kecamatan kretek,suasana perkampungan pun sudah lumayan sepi,hanya ada beberapa pedagang keliling yang masih berjualan makanan,tiba-tiba perut naura berbunyi,tanda ia mulai lapar.
Kruuuuuukkk!!!!
"ha..ha!!! Kamu pasti lapar ya ra?"
Naura hanya mengangguk malu,fitripun akhirnya memberhentikan tukang siomay keliling.
"mas,somaynya dua porsi ya?"pinta fitri sembari duduk di sebuah kursi yang tidak begitu jauh dari tempat tinggalnya.
"siap mbak yu!"jawab si penjual siomay
Dengan lahapnya mereka berdua memakan seporsi siomay,hingga ludes seketika,naura dan fitripun saling menatap dan kemudian mereka berdua tertawa terbahak-bahak.
"ha..ha..ha!!! Ya ampun ra,kita berdua ketahuan banget laparnya."
"iya fit,,eh rumahmu masih jauh tidak dari sini?" tanya naura
"deket kok ra,tuh dari sini kelihatan!" jawab fitri sembari menunjuk salah satu rumah yang lumayan besar dan terdapat pepohonan serta tanaman bunga yang tertata sangat rapih.
"yuk,kita jalan ra,biar cepat sampai rumah!!! Dari tadi pinggangku serasa mau copot saja!"
"ha..ha..ha!! Sama fit,aku juga demikian!"
setibanya di teras rumah fitri,tiba-tiba ada seorang wanita paruh baya,sekitar usia lima puluh tahunan menyapa fitri dan naura.
"Assalamualaikum bunda!"
"waalaikumsalah,weleh ndo,kok pulang gak ngabarin bunda sih?"tanya bunda ratmi.
"sureprize bunda,oh iya bun!!! Fitri ajak temen fitri dari jakarta,boleh gak menginap di sini?"
"Boleh dong sayang!!"
Lalu naura mencium punggung tangan bunda ratmi.
"perkenalkan saya naura tante!"
"panggil bunda ratmi saja ya ndo,yo wis ayo kalian masuk kedalam,pasti sangat lelah dan capek!!!"ajak bunda ratmi
"terima kasih bunda!" jawab naura dan fitri bersamaan
Setelah naura dan fitri membersihkan diri,bunda ratmi menyuruh mereka berdua untuk makan malam.
"ayo ra,di makan jangan di plototin gitu!"ejek fitri
"iya fit,makasih ya!!"
"ouh iya bun,emmmhhhh ayah belom pulang?" tanya fitri
"paling sebentar lagi ndo!" jawab bunda ratmi
Tidak lama ayah datang.
"asaalamualaikum!"
"waalaikumsalam,ayah!" jawab fitri sembari memeluk serta mencium ayah yang sangat di sayanginya itu.
"ayah,fitri bawa temen dari jakarta,boleh ya sementara waktu tinggal di sini?" pinta fitri sambil bergelayut manja.
__ADS_1
Ternyata ayahnya fitri adalah seorang anggota polisi,naurapun tampak segan dengan ayahnya fitri.
"siapa namamu ndo?" tanya ayah fitri
"saya naura om!!"
"semoga kamu betah ya di sini,kebetulan fitri gak ada teman di sini!! Tapi apa orang tuamu tahu kalau kamu kesini? Om hanya tidak ingin nanti ada kesalah fahaman!"
Akhirnya naurapun menjawab pertanyaan dari ayahnya fitri,namun naura menjawabnya dengan berbohong.
"sudah kok om,saya berniat liburan ke jogja!"
"ouh begitu,baiklah kalau begitu silahkan dilanjut makannya!! Kalau kamu perlu apa-apa kamu ngomong saja sama fitri ya naura,jangan sungkan dan anggap ini seperti di rumahmu sendiri!"
"terima kasih om!" ucap naura.
"panggil om suryo saja ya naura!"
"iya om suryo,terima kasih atas semua kebaikannya!"
Setelah selesai makan,naura dan fitri memutuskan untuk tidur,naurapun tidur di kamar tamu.
Keesokkan harinya
Seperti biasa,selepas solat subuh,naura selallu melantunkan ayat suci al-quran,karena baginya hanya berserah diri kepada allah yang bisa menenangkan hatinya saat ini,naurapun tidak mau berlarut-larut terus bersedih,dia harus bangkit dan memulai hidup barunya di sini tanpa ada satupun orang yang mengenali dirinya.
"assalamualaikum ndo!!! Sapa bunda ratmi sembari mengetuk pintu kamar naura yang kebetulan naura sudah selesai mengaji.
"waalaikumsalam bunda!!"jawab naura sembari membuka pintu kamarnya dan masih mengenakkan mukena.
"masya allah,suaramu mengaji sangat indah ndo!
"terima kasih bunda!" jawab naura
"iya gak apa-apa bunda,ada fitri ini yang temenin naura di sini!"
"iya ndo,kalau begitu bunda pamit ya,bunda titip fitri juga,kalau kalian mau makan,sudah bunda sediakan di dalam kulkas,ada ayam ungkep sama ikan,tinggal di goreng saja!"
"iya bunda,sebelumnya terima kasih!"
"iya ndo sama-sama,pokoknya jangan sungkan kalau di sini yo,anggap rumah sendiri!"
Kemudian naura dan fitri mengantarkan bunda ratmi dan ayah suryo sampai teras depan,dengan menggunakan mobil dinas dari kantor,akhirnya orang tua fitri pergi untuk menghadiri rapat penting.
"yah,sepi deh gak ada ayah sama bunda!"
"kan masih ada aku fit!"
"ha..ha..ha,iya ra!!! Untung ada kamu!! Biasanya kalau ayah sama bunda pergi,aku selalu sendirian di rumah."
......................
Seminggu kemudian sagara dan willy terus mencari keberadaan naura,sedangkan pak wijak belum mengetahui jika naura telah pergi dari rumahnya,setiap pak wijak menanyakan tentang naura,saga selalu berbohong jika saat ini naura sedang berada di kampungnya.
"Sial!!!! Kemana lagi aku harus mencarimu naura!!! Kenapa kamu pergi begitu saja!!"gumam sagara yang sedari tadi terus memijit kepalanya.
"sabar bos!! Semua masalah ini pasti ada jalan keluarnya!"
Setelah berkeliling mencari keberadaan naura,akhirnya sagara dan willy memutuskan untuk pergi menuju perusahaan ST entertainmeny,sesampainya di sana betapa kagetnya sagara ketika mendapati lusiana sedang duduk di kursi milliknya,kursi seorang direktur utama
__ADS_1
"kau!!! Menyingkirlah dari situ!!"perintah sagara
"Ha..ha..ha!!! Ini tuh kursi milikku,karena perusahaan milikmu sekarang telah menjadi milikku.
"jangan mimpi anda nyonya lusiana!"
"siapa yang bermimpi hah??? Bagaimana apa sudah ketemu wanita pujaan hatimu itu?" tanya lusiana
"kamu??? Apa kamu dalang dari ini semua hah? Kamu yang sudah membuat nauraku pergi?" tanya sagara dengan emosi
"untuk apa kamu mempertahankan wanita bodoh dan miskin itu hah?"
"Diam kau,mulutmu yang kotor dan menjijiksn tidak pantas menghina nauraku!! Jawab sagara yang sudah tidak bisa menahan emosinya.
"ha..ha..ha,dia itu wanita murahan yang bersedia menjual tubuhnya asalkan di beri uang,buktinya kamu sudah menikmatinya kan sagara?"
"jaga ucapanmu bangsat!!!
Sagarapun langsung menarik kerah kemeja lusiana,dia pun menatap tajam wanita itu.
"bos saga hentikan,jaga emosi bos!!! Jangan sampai anda terpancing!" perintah willy
"jika terjadi sesuatu dengan naura,aku tidak akan segan-segan untuk membunuhmu!" ancam sagara yang sedari tadi masih menarik kerah kemeja lusiana bahkan hampir saja mencekik lehernya.
"ayo,bunuh aku sagara!! maka kamu tidak akan pernah menemukan istrimu untuk selama-lamanya!" ancam kembali lusiana.
"apa maksudmu berkata demikian hah?" tanya sagara.
"menikahlah dengan sora,maka senuanya akan kembali seperti semula."
Sagarapun terdiam." kenapa bukan kamu saja yang minta untuk ku nikahi hah?" tanya sagara.
"ha..ha..ha!!! Kalau bisa,aku mau menikah denganmu karena itu adalah impianku sayang!" goda lusiana sembari merangkul leher sagara,dengan sengaja lusiana malah mencium sagara dan sagarapun membalasnya,namun ia mengigit bibir lusiana hingga berdarah.
"lepas,kau!!! Berani-beraninya melakukan ini terhadapku hah?" tanya lusiana emosi.
"kenapa nyonya? Ini kan yang anda mau? Aku tidak akan pernah bersikap lembut kepadamu,jangan bermimpi!!! ok baik!!! Aku terima tawaranmu untuk menikahi sora!"
"bos!! Jangan bos!!! Anda jangan gegabah!"
"diam will,elo ikutin saja semua ini ngerti!"
"baik bos!!
"sepertinya bos saga memiliki suatu rencana!" gumam willy
"ha..ha..ha!!! Bagus!!! Aku suka dengan keputusanmu saga
"menghadapi wanita licik sepertimu tidak bisa hanya mengandalkan emosi,tapi harus dengan taktik!! Ok aku terima keputusan ini,aku tidak mau sampai naura dan papah kenapa-kenapa,dan aku yakin jika nenek sihir ini mengetahui keberadaan naura saat ini,maaf kan aku sayang,aku terpaksa melakukkan ini semua,aku harap kamu tidak akan marah." gumam sagara.
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Hari ini author up 3 bab ya,semoga kalian suka ππ
Jangan lupa untuk selalu memberi tanda like di setiap babnya dan jangan lupa untuk selalu vote.
Hatur nuhun π₯°π₯°
__ADS_1