
Sore menjelang malam,sagara menyempatkan untuk menghubungi naura lewat via video call
"assalamualaikum naura!" sapa sagara yang sedang duduk santai.
"waalaikumsalam mas saga!"jawab naura menghentikan pekerjaannya yang sedang memeriksa laporan keuangan perusahaan.
"sepertinya kamu sedang sibuk ra?" tanya sagara.
"yaaa,lumayan sibuk mas,tapi sebentar lagi juga selesai kok!! Mas kayaknya sudah santai ya?
"iya ra,di sini sudah sore menjelang malam,pasti disana baru mau menjelang sore?" tanya sagara.
"iya mas,sebentar lagi jam empat sore,para karyawan pulang!! Ohh iya mas,aku sedang memeriksa laporan keuangan perusahaanmu,kalau sudah selesai aku kroscek,nanti aku kirim file nya ke email kamu ya mas!!!"
"baru saja aku mau menanyakan itu sama kamu ra,ternyata kamu sudah duluan tahu ya?" puji sagara.
"heee...ya,menurut aku sih di dalam setiap perusahaan,hal yang paling sensitif itu ya masalah keuangan dan administrasi mas,kita harus tau kas perusahaan,pengeluaran dan pemasukan perusahaan!"
"rupanya kamu sudah mengerti bsnyak tentang perusahaan ya naura?"
"jangan terlalu berlebihan memujiku mas,aku segini belum ada apa-apanya,mesti harus banyak belajar lagi!" terang naura
Mendengar jawaban dari naura,sagara semakin mengaguminya,ternyata naura wanita yang rendah hati dan pekerja keras.
"emmhhh,kamu sudah makan mas?" tanya naura.
Mendengar kata makan,sagara jadi teringat dengan janjinya nanti malam bersama tante lusi.
"iisshhh,malas rasanya untuk pergi makan malam bersama tante lusi!" gumam sagara dengan wajah lemasnya.
"lho kok malah diem mas,lihat wajah mas saga gak ada semangatnya,sepertinya mas belom makan ya?"
"heeee...belom ra,sedari tadi mas hanya minum kopi dan sedikit cemilan!"
"astagfirulloh mas saga,nanti kamu sakit lho!! Gak bagus kebanyakan minum kopi!!" ucap naura
"iya..iya,nanti habis mas video call sama kamu,mas akan makan!"
"yasudah kalau begitu cepetan mas saga makan,naura tutup video call nya ya?"
"iya..iya!! Jangan lupa dengan laporan keuangannya ra!"
"siap pak presdir!!" ledek naura
"bha..ha..ha!! Ada-ada saja kamu ini.
......................
Akhirnya malam pun tiba,dengan menggunakan setelan jas hitam dan rambut klimisnya,sagara terlihat tampan dan menawan,malam ini dia di temani oleh willy.
"saya fikir bos tidak akan mengajak saya ke acara dinner sekalian ngedate nya bos sama bu lusiana!" ledek willy
"ssstttttt!!! Enak saja kau bilang aku ngedate sama tuh nenek sihir!!! Tolong di ralat ya will..ini hanya urusan bisnis belaka tidak ada embel-embel lainnya!" terang sagara merasa kesal
"ha..ha..ha!!! Iya bos,itu mungkin menurut bos,tapi tidak dengan ibu lusiana!"
"whateverlah will,pokoknya urusannku cuma bisnis tidak lebih dari itu!"
__ADS_1
"siap bos!"
Dengan menggunakan mobil sedan hitam yang di kendarai oleh willy sendiri,sagara hanya diam mematung sembari sesekali melihat ke arah samping jendela,melihat suasana kota tokyo di malam hari begitu ramai,apalagi jam segini banyak pegawai yang pulang dari aktifitas kerjanya,hingga suasana jalan pun lumayan padat,namun negara jepang merupakan negara yang bebas macet karena masyarakatnya yang begitu disiplin,tidak ada kendaraan yang ugal-ugalan,berbed ketika berada di tempat asalnya apalagi ketika macet,pasti jalan trotoar pejalan kaki akan penuh oleh kendaraan roda dua,dan bunyi klakson di sana sini akibat sudah kesal dengan antrian macet yang cukup lama.
Akhirnya mereka berdua tiba di restauran de javu,dimana nyonya lusiana sudah mereservasi tempat VVIP untuk sagara,namun ia tidak menyangka jika sagara membawa managernya.
"Selamat malam ibu lusiana!" sapa sagara
"malam juga tuan sagara!" jawab lusiana dengan mimik wajah tidak begitu mengenakkan.
"isshhh,kenapa si manager menyebalkan itu harus ikut bersama sagara!" batinnya kesal
Ternyata lusiana hanya menyediakan dua kursi saja untuknya dan juga sagara,namun sagara meminta kursi tambahan kepada pihak restauran,dan kini willy duduk di tengah,berada di antara sagara dan lusiana.
"ternyata kehadiran willy sungguh sangat menolongku dari rencana si nenek sihir!" sungut sagara dalam hatinya dengan mengulum senyum.
dengan alunan musik piano dan di iringi biola,suasana malam ini terkesan sangat romantis,semenjak willy ikut bersama sagara,tampaknya lusiana tidak bersikap genit seperti tadi siang,hanya ada wajah kesal sekaligus sebal yang ia tunjukan kepada mereka berdua.
serelah selesai makan malam,akhirnya bu lusiana mengajaknya mengobr untuk membicarakan kelanjutan bisnis perusahaan miliknya dengan perusahaan jatayu group milik papah sagara.
......................
menjelang waktu magrib,akhirnya naura memutuskan untuk pulang ke rumah sagara dengan kondisi sangat melelahkan,karena banyaknya pekerjaan serta mengkroscek laporan setiap divisi kantor,namun baginya itu semua tidaklah dianggap beban,apalagi sagara berjanji akan mengajaknya berlibur ke jepang bulan depan,tentu menjadikannya lebih bersemangat.
Sambil melihat kearah jendela mobil,naura terus melihat sesuatu yang sangat menurutnya sangat menarik,kebetulan keadaan jalan sedang macet sampai padat merayap,akhirnya ia memutuskan untuk turun sejenak dan segera menuju tempat yang ia incar.
"nona yakin mau turun di sini?" tanya pak teguh
"iya pak! Cuma sebentar kok,ada yang ingin saya beli,nanti bapak dan ratna tunggu saja di mobil ya?"
"lho,saya ikut ya non?" pinta ratna.
Akhirnya ratna mengikuti perintah dari naura dan naura segera bergegas menuju tempat yang menurutnya sangat menarik.
"aha...akhirnya ketemu juga nih!"ucap naura sembari memegang sesuatu yang sedari dulu ia cari yakni sebuah makanan yang berupa roti isi ayam dengan proses di gulung kemudian di goreng,biasa di sebut roti gulung goreng,merupakan makanan favoritnya ketika masa SMU dulu.
"roti yang sangat langka,akhirnya ketemu juga di sini!" ujar naura sembari melahap roti isi ayam yang masih mengepul karena panas dengan sauce,dia pun membelikan beberapa roti dengan aneka rasa untuk ratna dan juga pak teguh,karena pasti mereka berdua menyukainya terutama ratna,jadi teringat masalalu ketika ia duduk kelas 12, ada peristiwa yang tidak bisa ia lupakan.
Flash back
"ra,emmhhh ada yang ingin aku sampaikan sama kamu!" ucap rama sedikit gerogi sambil membawa sesuatu dari tangannya yakni sebuah kantong kresek berwarna putih.
"ia ram,emang kamu mau ngomong apa? Tanya naura dengan posisi berdiri di bawah pohon beringin yang letaknya berada di belakang sekolah dekat dengan kantin.
"aku suka sama kamu!" ucap rama dengan cepat sambil menatap tajam naura.
"apa!" jawab naura dengan menelan salivanya karena tidak percaya dengan pengakuan rama padanya.
"aku,beneran suka sama kamu ra,dan aku pun sudah lama memendam perasaan ini sama kamu!! Menurutku ini adalah waktu yang sangat tepat karena aku sudah tidak sanggup untuk memendamnya."
"are you sure rama? Tapi kok bisa?" tanya kembali naura tidak percaya
"ya,aku juga gak tau kenapa aku bisa suka sama kamu ra,melebihi sahabat! Kamu mau kan terima aku jadi pacar kamu?" tanya rama dengan jantung berdebar
naurapun terdiam,sambil memutar bola matanya dan mengigit bibir bawahnya,dia bingung harus menjawab apa
"ra!!! Kok diem sih?" tanya rama
"sorry ram,sorry banget!!! Kalau aku gak bisa terima perasaan kamu,dan aku hanya menganggapmu sebatas teman tidak lebih!"jawab naura dengan perasaan tidak enak,karena selama ini rama begitu baik padanya.
__ADS_1
"hmmmmm!!! Yasudah kalau itu sudah menjadi keputusanmu,aku terima dengan ikhlas,aku harap suatu saat nanti kamu bisa mencintaiku ra!" jawab rama lemas
"tapi kamu jangan tolak pemberianku ini ya ra,ini buatan mamahku,semoga kamu suka!" ucap rama memberikan kantong kresek yang sedari tadi ia pegang dan bergegas pergi meninggalkan naura.
"ehhhh ram tunggu!" teriak naura
Namun rama kini sudah pergi menjauh,ada rasa kasihan pada rama,namun naura tidak mau membohongi perasaannya sendiri jika ia hanya menganggapnya sebatas teman tidak lebih,kemudian naura pergi dan bertemu dengan ratna.
"ra,kamu bawa apaan tuh?" tanya ratna penasaran
"gak tau rat,belom aku buka?"
"cie,,dari siapa tuh?" ejek ratna.
"emmhhh,dari rama rat!"
"ehem...terus dia ngomong apa ra?"
Mendengar ratna berbicara seperti itu,timbul rasa curiga naura pada ratna.
"jangan bilang kalau kamu sudah tau apa yang rama mau bicarakan sama aku rat!"
"he..hee!!! Sorry ra,sudah seminggu ini rama selalu curhat sama aku,kalau dia suka sama kamu ra,aku gak nyangka kalau hari ini dia memberanikan diri buat nyatain perasaannya sama kamu,tapi kamu terima rama kan ra?" tanya ratna
"Emmmhhh,aku tolak dia rat!"
"what!!" jawab ratna tidak percaya sembari memelototi naura
"ishhh,biasa aja keles ekspresinya rat!! Sudah akh aku mau buka dulu nih pemberian rama,penasaran isinya apa!?
ketika naura membuka kantong kresek pemberian rama,ternyata isinya beberapa roti gulung,ada isi ayam,coklat almond,keju dan selai strawberry dan naura memilih roti gulung isi ayam,dengan lahapnya naura memakan roti tersebut sampai mulutnya blepotan,ratna pun sama blepotannya dengan naura karena ia sangat menyukai coklat.
Mereka berduapun tertawa bersama karena melihat penampilannya seperti anak kecil yang baru menemukan makanan.
"ha..ha!!! Ratna pasti suka nih!!
Kemudian naura bergegas kembali untuk menemui ratna dan pak teguh yabg sedari tadi telah menunggunya di pinggir jalan.
"sorry ya kalau lama!" ucap naura
"iya non tidak apa-apa!" jawab ratna.
Kemudian naura mengasongkan bungkusan yang ia bawa kepada ratna dan juga pak teguh.
"apa ini non!" jawab ratna dan pak teguh bersamaan
Lalu ratna membuka bungkusan tersebut.
"what!!!! Roti gulung??? Ya ampun kamu masih inget ini ra? Oopsss sorry maksudku nona naura!"
"ha..ha..ha!! Ingatlah rat,ini kan roti gulung favorit kita ketika zaman SMU!"
"roti gulung dari rama ya non?" tanya ratna asal ceplos
dari kaca spion,pak teguh hanya mengernyitkan dahinya
"sstttt!!!! sudah akh jangan bahas masalalu rat!! Ha..ha..ha!"
"maaf non!"
__ADS_1