
"Rat,tolong tanyakan laporan keuangan bulan ini ya? Saya ingin mengkrosceknya,takutnya ada yang tidak sesuai." perinyah naura
"baik nona!" kemudian ratna menemui aryo yang merupakan kepala bagian administrasi ST entertainment.
"permisi pak aryo,ibu naura meminta laporan keuangan bulan ini!"
"Baiklah ratna,nanti saya langsung antarjan ke ruangannya ibu naura!" jawab aryo tersenyum senang,karena akan bertemu wanita yang ia kagumi selama ini.
Sekitar lima belas menit,akhirnya aryo pergi menuju ruangan GM,dimana naura sedang menantikan laporan keuangan darinya.
Tok..tok!! Aryo mengetuk pintu
"silahkan masuk!!" ujar naura sambil mengetik laporan di laptop kerjanya.
"permisi bu,emmhhh ini laporan keuangan bulan ini!" ucap aryo sambil menyodorkan map berwarna merah kepada naura
Ketika naura melihat aryo,betapa terkejutnya naura!! Ternyata aryo adalah seorang pria yang telah menyelamatkannya tempo hari.
"kamu,ehhmmm aryo yang waktu itu ngasih pinjam aku jaket kan?"tanya naura dengan menunjukan barisan gigi putihnya
"ehhhh...iya bu,itu saya!!
"ooopsss sorry,jaket kamu masih ada di rumah,waktu itu aku mau mengembalikannya sama kamu tapi aku bingung dan lupa sama nama kamu,maaf ya!"
"tidak apa-apa bu,jaketnya buat ibu naura saja!"
"ehh tidak usah,besok aku akan kembalikan padamu,sebelumnya terima kasih sudah menolong saya tempo hari!"
"iya bu sama-sama!" jawab aryo
"ya tuhan,bu naura tambah cantik saja,apalagi lihat senyum pipitnya!! Bikin aku tergila-gila!" gumam aryo yang terus memandangi naura
"ehemm...maaf pak aryo sepertinya anda sudah boleh keluar dari ruangan ini!" perintah ratna.
"bbaikkk!!! Kalau begitu saya permisi bu naura dan bu ratna.
Lalu dengan perasaan sedikit kesal kepada assistennya naura yakni ratna,akhirnya aryo terpaksa harus meninggalkan ruangan bu GM.
"Arrrkkhhh sial!!! Nyebelin banget sih assistennya bu naura!"
"rat,kamu sepertinya tidak begitu menyukai pria barusan!" celetuk naura.
"maaf nona naura,saya perhatikan sepertinya pak aryo itu diam-diam menyukai anda!"
"Ha..ha..ha!! Jangan so tau kamu rat!!" jawab naura sambil tertawa geli
__ADS_1
"tapi saya tidak suka cara dia menatap anda non,seperti singa mau menerkam mangsanya saja!" jawab ratna dengan polosnya
"Bha..ha..ha!! Sudah..sudah rat jangan kamu teruskan lagi masalah laki-laki itu!! Semakin kesini jawabanmu semakin ngaco saja.
"hmmm..naura..naura,instingku ini dari dulu selalu tepat,sepertinya pak aryo menyukaimu naura,dan kamu harus lebih berhati-hati dengannya." gumam ratna yang kembali membantu naura memeriksa laporan keuangan bulan ini.
......................
"Permisi bos!! Ada yang ingin bertemu dengan anda!" ucap willy.
"siapa orang itu will?" tanya sagara yang sedang asik menyeruput kopinya sembari memperhatikan laporan kegiatan perusahaan.
"emmhhh,nyonya lusiana bos!" jawab willy
"ciihh,ngapain si nenek sihir itu kemari? Kalau bukan masslah uang!! Malas sekali bertemu dengannya.gumam sagara
"suruh dia masuk will,dan kamu tunggu di luar!"
"baik bos!"
Kemudian lusiana di persilahkan masuk oleh willy untuk bertemu dengan sagara.
"selamat pagi presdir tampan!"sapa lusi dengan genitnya.
"aha..ha..ha!! Anda bisa saja mengataiku seperti itu,nyonya lusiana!" jawab sagara sedikit kesal.
Sagarapun mengernyitkan dahinya.."hey..hey!! Dirimu tidak bermaksud sedang ingin menggodaku kan wahai nenek sihir!" ucap sagara dari dalam hatinya.
"silahkan saja nyonya lusi,disini anda bebas duduk dimana saja sesuai yang anda mau!"goda sagara
"ha..ha..ha!! Rupanya kamu cukup pintar untuk merayuku!"
"ciihhh,siapa yang merayumu?? Dasar nenek sihir tidak tahu malu!! Sepertinya dia bermaksud menggodaku? Tapi apa alasannya?? Aarrkkk benar-benar bikin aku bingung saja!!! Tapi tenang dulu sagara!!! Lebih baik elo ikutin permainan dia.gumam saga kembali sembari menatap sinis lusiana.
"apa kamu tidak bertanya apa maksud dan tujuanku datang kesini saga?" tanya lusiana dengan sikap yang menggoda.
"kuakui memang sekarang tante lusi terlihat awet muda,bahkan dengan sora saja seperti adik kaka!! Tapi sikapnya kenapa menjadi sangat menyebalkan seperti ini sih?" teriak batin sagara.
"iya,maafkan saya nyonya lusi!! Emmhh ada kepentingan apa anda kesini!"
Kemudian lusiana semakin mendekati sagara,dan tangannya mulai merangkul pundak sagara,sagarapun merasa risih,namun ia tetap bertahan dengan sikap lusiana kepadanya.
"kamu sangat tampan saga!! Kamu tau maksud kedatanganku kesini? Emmhhh aku ingin mengajakmu makan malam dan kita akan membahas masalah kerjasama kita di sana?" goda lusiana.
"aarrkkhhhh,benar-benar nenek sihir tidak tahu diri!! Hey..heyy!! Kau mau menghoda ku? ingat usia dong? Elo itu hampir seumuran almarhumah nyokap gw!! Ayo sagara tenangkan diri kamu? Ikuti maunya si nenek sihir ini!! Mungkin kamu bisa menemukan titik kelemahannya!!"ungkap dalam hati sagara.
__ADS_1
"baiklah,kalau begitu dimana tempatnya? Saya pasti akan datang kesana? Tapi apakah sora......!"
Lusiana pun menutup bibir sagara dengan jari telunjuknya.
"ssssttttttttttt!!! Jangan kamu bahas sora dalam bisnis kita ini sagara!!!! Ini adalah antara kamu dan aku,tidak ada sangkut pautnya dengan sora!! Ngerti kamu.
"wah..wah!!! Si nenek sihir semakin berani saja padaku?? Apakah dia berniat akan menerkamku hah??? Sungguh sangat menjijikan,cih!!!!" umpat sagara kesal.
Lalu sagarapun bangkit dari duduknya,sedangkan lusiana yang mencoba semakin mendekatkan tubuhnya kepada sagara hampir saja hilang keseimbangan.
"baiklah kalau begitu nyonya silahkan sebutkan dimana tempatnya,karena saya tidak banyak waktu di sini! karena saya ada pertemuan penting dengan klien setelah ini!" ucap sagara berusaha menghindari lusiana.
"ok..ok,baiklah saga!!! Nanti malam jam delapan saya tunggu di restauran dejavu,jangan sampai kamu tidak datang!"
"tenang saja nyonya,saya pastikan akan datang menemui anda di sana!"
Kemudian lusiana pun segera pergi meninggalkan sagara yang sudah merasa kesal.
Lalu willy langsung menerobos masuk ruangan bosnya setelah lusiana keluar dari ruangan sagara.
"permisi bos!! Kalau boleh saya tau,apa kepentingan nyonya lusi kesini?" tanya willy
"arrkkk ini gila will!! Bener-bener gila!" jawab sagara emosi
Willy pun merasa heran dengan jawaban dari bosnya itu.
"maksudnya bagaimana bos,saya benar-benar tidak mengerti!"
"elo tahu,maksud dia datang ketempat ini itu untuk apa?"
"bagaimana saya bisa tahu bos,bos saja belom bilang apa-apa,dan juga tadi bos menyuruhku untuk menunggu di luar!! Bos yang aneh!!! Gumam willy.
"saya tidak tahu bos!"
"si nenek sihir itu mencoba merayu dan menggodaku will!!! Apakah dia tidak tahu malu dan sadar diri hah!"
"wah..wah!! Ternyata bos banyak yang mengagumi,termasuk nenek tua barusan,sepertinya ibu dan anak ini sama-sama menyukaimu bos saga!! Anda sih terlalu tampan!!! Coba sedikit saja ketampanan anda diberikan kepada saya,mungkin saya tidak akan lama menjomblo seperti ini!!! Dasar nasib..Hem!" gumam kembali willy
"yang anda maksud nenek sihir itu siapa bos?" tanya willy berpura-purw tidak tahu.
"arrkkkk elo kenapa jadi telmi begini sih will?? Ya siapa lagi kalau bukan tante lusi.
Kemudian willy menepuk bahu sagara."tenang saja bos,ikutin saja alur permainannya!! Yang sabar ya bos!" ledek willy
"aarrkkkhh sialan kau will!! Malah meledekku seperti ini?? Sudah bosan hidup hah?" ancam sagara.
__ADS_1
"maaf bos!! Saya mohon ampun!"
"sudah-sudah!!! Sebaiknya elo buatin gw kopi lagi will!! Kepalaku rasanya mau pecah!" ucap sagara sembari memijit kepalanya.