
Sekitar pukul 14.00,Sagara tiba di lokasi syuting yakni masih di sekitar kota jakarta,di halaman parkir apartemen cempaka,sudah banyak fans fanatik sagara berkumpul di sana,ketika sagara turun dari mobil,mereka langsung menggerumuni aktor kesayangannya itu,untung saja para bodyguard dengan sigap langsung membuat ring satu sebagai benteng pertahanan,merekapun saling dorong agar bisa bersalaman dengan sagara.
"Gila!!! aku gak nyangka bos sagara memilimi fans sebanyak ini!" seru naura terpukau.
"ish...mereka ini,kenapa bisa tau kalau gw lagi syuting di sini!!! menyebalkan sekali,ayo sagara tunjukan pesonamu sebagai aktor papan atas yang berkelas!" gumam sagara sembari memberikan senyum termanisnya,di sambung dengan melambaikan tangan kepada para fans fanatiknya.
"SAGARA!!!! I love you!!" teriak fans wanita yang sepertinya sangat mengidolakan sagara,tidak lupa ia membawa poster dan sebuah bunga untuk sagara,sagara pun meresponnya,kemudian dia mengambil bunga pemberian wanita itu.
"Ha...ha!! dasar wanita bodoh!!! kamu belum tau saja jika sagara itu seorang pria gila dan arogan!" gumam naura tersenyum getir.
kemudian sagara segera menuju lift dan manager willy menekan tombol 10,di lantai sepuluh lah sagara akan melaksanakan syuting film terbarunya.
"Seertinya fansnya bos sagara semakin banyak saja ya!" ledek manager willy di dalam lift.
"Ha...ha..!! gw suka kalau semakin banyak orang yang mengilaiku!"
Naura pun menatap aneh sagara,sembari menahan ketawanya.sagarapun menyadari sikap naura,kemudian ia menarik rambut naura yang terikat seperti buntut kuda itu.
"Berani ya elo ngetawain gw!" ucap sagara sinis
"Mmmmaaaafff bos,saya tidak bermaksud seperti itu!"
mereka berdua pun saling menatap dalam diam.
Tidak lama kemudian pintu lift terbuka,sagara pun langsung membuang pandangannya dan berjalan menuju arah koridor apartemen.
"Sial!!! kenapa gw selalu kalah jika di tatap seperti itu oleh naura?" gumam sagara sembari mengepalkan tangannya karena kesal.
"Sepertinya bos sagara belum bisa move on sepenuhnya dengan masalalunya!!" ucap willy
sedangkan naura sendiri tampak kebingungan dengan sikap sagara dan perkataan dari manager willy.
POV naura
aku berjalan mengikuti langkah bos sagara,tidak ku sangka begitu banyak fans fanatiknya yang sangat mengidolakan sagara,padahal apa bagusnya dia? kalau tau sifat aslinya seperti apa? aku yakin mereka semua akan patah hati dan kecewa.
__ADS_1
untung saja penjagaan para bodyguard terhadap bos sagara sangat sigap,jadi mereka tidak bisa leluasa menyentuh bos yang sangat menyebalkan itu.
kami pun berjalan menuju sebuah lift yang akan membawa kami ke lantai atas,ketika pintu di buka,bos sagara dan manager willy segera masuk menuju lift dan manager willy menekan tombol angka 10.
aku pun mendengarkan percakapan antara bos dan managernya,namun ada satu perkataan bos sagara yang membuat diriku ingin tertawa geli namun aku berusaha untuk menahannya,tapi sialnya...,si bos gila ini malah mentapku dengan tatapan yang tajam,dengan seketika dia menarik rambutku yang sudah ku kuncir dengan rapih,walaupun sering di katain buntut kuda,tapi aku nyaman berpenampilan seperti ini,merasa menjadi diri sendiri saja,lalu bos sagara malah menatap wajahku dengan tatapan yang berbeda,aku melihat ada kerinduan yang terpendam dari sorot matanya,begitu teduh dan jujur itu adalah tatapan yang sangat indah yang pernah aku alami dari serang laki-laki.
"Astagfirulloh naura!!! nyebut!!! kenapa fikiranku jadi ngelantur kemana-kemana!! ayo sadar naura,jangan sampai kamu terpesona dengan lelaki gila dan menyebalkan itu!" gumam naura sembari menepuk-nepuk kedua pipinya,di lihatnya bos sagara sudah menjauh dari hadapannya,dan dia pun berusaha mengejarnya.
Ketika sampai di koridor paling ujung,di sana sudah ramai para kru film dan ada sosok wanita cantik yang tiba-tiba datang menghampiri sagara,sialnya si wanita itu malah memeluk dan mencium bibir sagara dengan seenaknya,sungguh pemandangan yang telah menodai mataku,aku pun langsung menutup wajahku dengan kedua tanganku
"Kamu tidak usah kaget naura,di kota metropolitan seperri ini apalagi di dunia hiburan,melakukan seperti yang kamu lihat barusan merupakan hal yang lumrah!"ucap willy.
"Arrkkhh,aku tidak terbiasa melihat yang yang seperti ini pak!" jawab naura sedikit malu.
"Ha..ha..ha,kamu sangat polos sekali naura!"jawab willy sambil tertawa terbahak-bahak
"apakah itu pacarnya bos sagara?" tanya naura penasaran.
namun manager willy hanya menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya saja tanpa menjelaskan apapun kepada naura.
"Hah!!! aneh sekali..bukan pacar tapi sudah nyosor!"
"Tampan dan cantik,mereka berdua sangat cocok,hmmmm kenapa tidak pacaran saja,atau menikah? tapi untuk menikah sepertinya sangat asing bagi mereka,karena sepertinya mereka lebih menyukai hubungan yang bebas tanpa ada ikatan pernikahan,jangan sampai aku terjerumus seperti mereka,nauzubillah!" gumam naura yang terus memperhatikan sagara.
"Eh,cewek culun!! cepet sini?" panggil sagara
naura pun bergegas menghampiri sagara.
"Jadi ini assisten baru elo itu gara?" tanya seorang laki-laki yang tidak jauh tampan dari bos sagara,sepertinya dia juga seorang aktor.
"Ha..ha..ha!!! iya andre,dia naura,wanita culun yang sampai saat ini masih bertahan menjadi assisten gw!" jawab sagara dengan tertawa lepas.
"Wahhh!!! tangguh juga elo naura..biasanya,mereka gak ada yang betah,kebanyakan baru dua hari pasti resign.
naura pun tersenyum kecut,sembari menatap andre.
__ADS_1
"Gw haus,lo pesenin gw orange juice!!elo masih ingat kan?" tanya sagara.
"Siap bos,orange juice tanpa simple sirup,dan jeruknya jangan yang terlali manis namun masih yang agak asam!" jawab naura
"Pintar!! yasudah cepet sana!"
Naura pun bergegas menuju pantri,kemudian ia berpapasan dengan manager willy
"Kamu mau kemana naura?"
"emmhh,saya mau pesab orange juice pak!! pasti di sini ada pantri kan untuk memesan minuman?" tanya naura
"Hmmm...rupanya kamu sudah di kerjain lagi oleh bos sagara?" gumam willy
"pak,kok bengong?" tanya naura sedikit bingung.
"Naura,di sini tidak ada yang menjual minuman ataupun makanan,biasanya mereka memesan secara online,kalaupun ada jaraknya lumayan jauh,kamu harus memesan ke sebuah restauran,atau mau aku pesankan?" tanya willy
"Tapi!!! pesanan bos sagara sedikit sulit,saya takut salah,lebih baik saya langsung membelinya saja!"
"Kamu yakin naura?" tanya willy meragukan keputusan naura
naura pun menjawab dengan menganggukan kepalanya.
Demi pekerjaannya,naura rela melakukan apapun asalkan itu masih di batas hal yang wajar.
POV sagara
"Ha..ha..ha,puas sekali aku bisa mengerjai si wanita culun itu!" ucap sagara begitu senangnya.
"Hati-hati bro,elo kelewat benci nanti lama-lama jadi bucin lo sama dia?" celetuk andre asal bicara.
"Sialan lo,mana mungkin selera gw berubah drastis seperti itu? Si culun itu bukan typeku,dia itu pantasnya di tindas olehku!" jawab sagara tegas
"Ha..ha,kamu itu selalu menggemaskan sagara!" ujar pinkan sembari bergelayut di tangan sagara,
__ADS_1
"Huh,ni cewek nempel terus kaya prangko,kalau saja bukan karena menutupi kelemahan gw,gak sudi gw di sentuh oleh wanita yang sangat menyebalkan ini,tidak jauh berbeda dengan si culun naura." gumam sagara sembari berpura-pura bahagia.
"gw harus terlihat seperti cowok playboy,agar semuanya tidak ketahuan! huft..."gumam sagara.