
Hari ini sagara telah melaporkan sucipto pramono,alias cipto sebagai tersangka atas kasus penggelapan uang perusahaan,sagara meminta pihak kepolisian jepang untuk segera menemukan tersangka,karena sampai saat ini keberadaannya belum juga di ketahui,seluruh akses komunikasi yang dimiliki pak cipto semuanya tidak aktif,dan sagara juga tidak lupa meminta bantuan kombesol angga yang kini sudah menjadi sahabat dekatnya untuk membantunya mencari tersangka di indonesia,besar kemungkinan tersangka ini berada di antara negara jepang dan indonesia.kepolisian jepang pun mengecek jalur bandara dan juga pelabuhan,karena menurutnya dari dua tempat tersebut bisa memberikan informasi jika tersangka masih berada di jepang atau sudah pulang ke negara asalnya.
"Semoga bajingan tengik itu segera tertangkap ya bos!" ujar willy
"Semoga saja will!"
kemudian mr.shin datang untuk menemui sagara,diapun tau masalah yang sedang dialami oleh sagara.
"Saya turut prihatin dengan kejadian ini mr.saga!"
"terima kasih mr.shin!"
"terus bagaimana untuk kelanjutan proyek ini mr.saga?"
"saya juga sedang bingung!! dana pribadi yang saya miliki hanya mampu menutupi sebagian kerugian perusahaan,sisanya saya harus mencari pinjaman!" terang sagara
"Saya bisa membantu anda mr.saga!! kebetulan saya punya kenalan yang bisa menolong di saat situasi terjepit seperti ini!"
"Benarkah itu? bisa anda kasih tahu saya siapa orangnya?"
"nanti selesai jam makan siang,saya antar anda untuk menemuinya,mudah-mudahan beliau bisa membantu!"
"terima kasih mr.shin!"
akhirnya waktu yang di tunggu sagarapun telah tiba,ia sudah tidak sabar untuk menemui seseorang yang dia anggap bisa menolongnya dalam situasi terjepit seperti ini,sagara enggan sekali jika papahnya mengetahui kejadian ini,karena nanti efeknya bisa fatal apalagi pak wijak memiliki penyakit jantung.
sekitar satu jam,akhirnya sagara ,manager willy dan juga mr.shin telah sampai di suatu rumah yang sangat megah,penjagaannya pun begitu ketat,banyak sekali bodyguard yang berjaga di setiap sudut rumah,sepertinya orang ini bukanlah orang sembarangan.
akhirnya sagara bertemu dengan seseorang yang dia anggap bisa membantunya.
"Bu lusi?" ucap sagara tidak percaya dengan wanita yang sedang berada di hadapannya itu
sedangkan lusiana biasa di panggil lusi itu mengernyitkan dahinya,dan memperhatikan sagara.
"kammuuuuu apakah sagara wijaksono? putra dari jatayu wijaksono kan?" tanya bu lusi tidak percaya.
"syukurlah kalau tante lusi masih mengingat saya!"
"rupanya mr.saga sudah mengenal miss lusi?"ucap mr.shin tidak percaya.
miss lusipun tiba-tiba memeluk erat sagara.
"kamu semakin tampan saja saga,dulu ketika duduk di bangku SMU,kamu sangat berbeda!! wajahmu sangat mirip sekali dengan papahmu!"
__ADS_1
"terima kasih atas pujiannya tante lusi!"
akhirnya mereka bertiga berbincang-bincang,sedangkan manager willy masih menunggu di ruang tunggu bersama para bodyguard,karena yang di ijinkan masuk hanya sagara dan juga mr.shin.setelah sagara menceritakan musibah yang tengah menimpa perusahaan milik pak wijak,akhirnya bu lusi mau membantu sagara,total uang yang di pinjam sagara bukanlah jumlah yang sedikit di tambah ada bunga pertahunnya,namun lusi tidak meminta jaminan apapun kepada sagara karena keluarga sagara dan bu lusi merupakan sahabat dekat semasa tinggal di jepang dulu,dan bu lusi pun akan merahasiakan masalah ini kepada pak wijak sesuai permintaan dari sagara.
tidak lama kemudian sora datang menghampiri ibunya
"mih,sepertinya ada tamu penting?" tanya sora tanpa melihat ke arah sagara
"tuh kamu lihat sendiri siapa tamunya?"
ketika sora menoleh ke depan,betapa kagetnya sora,ternyata yang datang adalah pria yang sangat di sukainya sedari kecil.
"kak saga!"ucap sora tidak percaya dengan apa yang ia lihat sekarang
"hay mini chan!" sapa sagara sembari melambaikan tangannya dan tersenyum manis
"ya tuhan!! senyuman yang selalu aku rindukan!" gumam sora.
mr.shin akhirnya pamit pulang terlebih dahulu,di susul willy yang meminta ijin pulang ke apartemen karena tidak enak badan akibat terkena flu di musim panas.
"kak saga menginap saja di sini?"pinta sora
"hmmmm....sepertinya kak saga belum bisa menginap sekrang mini chan?" jawab sagara.
tidak lama kemudian ponsel sagara berdering,ketika sagara melihat layar ponsel,ternyata naura yang sedang menelponnya,sagarapun mengangkat telepon tersebut di depan sora.
"waalaikumsalam naura!"
DHEGH!!!
tiba-tiba saja detak jantung sora berdebar kencang,karena penasaran dengan sosok naura.
"mas gimana kabarnya?" tanya naura
"Aku baik ra,kamu gimana kabarnya?" tanya sagara
"alhamdulilah baik juga mas,emmhhh papah sakit lagi mas!! sekarang naura dan ratna sedang menginap di rumah papah!"
"ya ampun,kok bisa?"
"papah kecapean mas,dan sempat telat makan dan minum obat! mangkanya untuk sementara waktu,naura dan ratna akan menemani papah di sini!! boleh gak mas saga?" tanya naura
"tentu saja boleh naura,aku titip papah,tolong kamu beritahu aku tentang perkembangan kesehatan papah ya?"
__ADS_1
"iya mas!" jawab naura
tiba-tiba saja naura mendengar suara seorang wanita dari balik telpon
"om wijak kenapa kak?"
"papah sakit sora,bentar ya nanti kak saga jelaskan sama kamu!"
lalu sora pun terdiam,sedangkan naura mendengarkan percakapan sagara dengan seorang wanita bernama sora
"mas sedang bersama siapa?" tanya naura penasaran
"emmmhhhh,nanti ketika mas pulang ke sana akan mas jelaskan ya naura!"
"Baik mas,"jawab naura merasa curiga
akhirnya naura dan sagara menyudahi percakapannya di dalam telepon.
"kak saga,naura itu siapanya kakak? sepertinya kalian akrab sekali?" tanya sora penasaran
"ooohhh itu,emmhhh naura itu istriku!! kami baru satu bulan menikah!"
"Apa?" jawab sora tidak percaya
penjelasan sagara barusan membuat sora seperti tersambar petir,sora pun berusaha menahan air matanya yang hampir saja keluar dari sudut matanya.
"sepertinya sudah malam,kak saga pamit dulu ya mini chan! nanti kapan-kapan kak saga main kesini lagi kalau sudah tidak sibuk!"ucap sagara
sedangkan sora tidak menjawab sepatah katapun,ia hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya saja,lalu sagara pun bergegas pergi meninggalkan sora seorang diri di kursi taman halaman rumahnya yang sudah seperti istana.
Jakarta
"Ra,kamu kok diem terus? kamu kenapa? biasanya habis denger suara bos saga langsung happy!! tapi kok malah murung!! " ucap ratna merasa bingung melihat sikap naura yang aneh
"barusan ketika aku telepon mas saga,aku mendengar dia sedang berbicara dengan seorang wanita,sepertinya wanita itu sangat akrab dengan mas saga rat!"jawab naura dengan wajah murung
"hmmm mungkin saja itu saudaranya bos saga ra,setahu aku pernah baca artikel tentang sagara wijaksono pas dia jadi pemeran rendi di sinetron 3G,kalau sagara wijaksono itu memiliki seorang ibu yang asli warga negara jepang,dan bos saga pernah sekolah SMU di sana juga ra,kamu jangan berfikiran yang tidak-tidak dulu ra!" ucap ratna berusaha menghilangkan rasa curiga pada diri naura terhadap suaminya.
"hemmmm semoga saja apa yang kamu katakan itu benar ya rat,aku gak tau apa jadinya kalau seandainya mas saga beneran dekat dengan wanita lain,mungkin aku belum siap untuk patah hati rat!"
"hhuusshhhh!!!! sudah akh ra,jangan punya fikiran yang tidak-tidak,kamu percaya saja dengan suami kamu,selalu positif thinking ra!"
"iya rat,makasih ya sudah bikin hati aku tenang!"
__ADS_1
"iya ra,sama-sama...itulah gunanya punya sahabat baik!! iya gak?"
"yoi!" jawab naura sembari tersenyum.