
Hari ini adalah hari pertama naura menjabat sebagai GM di ST entertainmen,dengan di dampingi sagara,akhirnya rasa tegang dan gugup pada diri naura sesikit berkurang,sejak awal datang ke perusahaan,sagara mengenggam erat tangan naura,sampai-sampai karyawan yang lainnya merasa iri,rupanya kejadian semalam malah membuat mereka berdua jauh lebih dekat.
"semangat naura,kamu pasti bisa!" ujar sagara sembari memeluk naura.
"makasih atas dukungan dan semangatnya mas saga!"
"aku titip perusahaan ini padamu,semoga kamu bisa menjalankan tugasmu dengan baik!"
"insha allah,naura akan berusaha semaksimal mungkin mas,agar papah dan mas saga tidak kecewa dengan kinerjaku."
"iya naura,aku dan papah percaya kok sama kamu! Nanti sore aku kembali ke jepang!"ucap sagara
"iya mas!!! Emhhhh kapan mas kembali kesini?" tanya naura
"mungkin sekitar satu bulan lebih lah mas kembali lagi kesini!"
"hemmmmm lama juga ya?" ucap naura merasa lemas
"kenapa?? Masih kangen sama aku?" jawab sagara dengan pedenya.
Sedangkan naura enggan menjawabnya,wajahnya masih tersipu malu.
"kapan-kapan,kamu ke jepang!! Nanti akan aku siapkan tiket untukmu dan juga ratna!"ujar sagara
Mendengar ajakan sagara,naura bahagia bukan main,karena selama ini ia sangat menyukai negeri sakura.
"mas!!! Gak sedang becanda kan?" tanya naura masih tidak percaya
"ngapain mas becanda,nanti setelah proyek di jepang selesai,kamu dan assistenmu datanglah ke jepang,setelah itu kita pulang sama-sama.
Dengan mata yang berbinar-binar,naura memeluk sagara dengan perssaan yang sangat senang.
"makasih banyak ya mas,aku janji akan bekerja keras di sini dan tidak akan mengecewakan kamu dan juga papah!"
"iya..iya,yasudah ayo kita masuk,sebentar lagi akan ada meeting dengan para karyawan.
"siap bos!" jawab naura sembari membulatkan matanya.
Sagarapun tersenyum geli melihat tingkah laku istrinya itu.
__ADS_1
"entah kenapa aku selalu senang melihatmu bahagia seperti itu naura,kamu benar-benar bisa menggoyahkan hatiku,sama halnya seperti kakakmu dulu!" gumam sagara.
BANDARA
satu jam sebelum kepergian sagara menuju negara jepang,rupanya naura memberanikan diri membahas soal pinkan dan kejadian yang menimpanya kemarin malam sampai sagara tidak pulang ke rumah.
"emmhhh mas saga,ada yang ingin aku tanyakan padamu?"tanya naura sedikit gugup
"apa itu naura?" jawab sagara sembari tersenyum menatap lekat naura
"apa hubungan mas saga dengan pinkan?"
DHEGH!!!! Jantung naura tiba-tiba berdebar,ia takut jika sagara akan marah,sebenarnya dari semalam ia ingin menanyakan ini kepada suaminya ketika mereka tidur bersama,cuma naura tidak ingin memperkeruh suasana hati sagara ketika kesalah fahaman antara hubungannya dan sora belum terselesaikan,dan saat ini menurut naura adalah waktu yang sangat tepat.
"ouhhh itu!" jawab sagara dengan tersenyum sinis
FLASH BACK
Setelah sagara pulang ke rumahnya di saat dirinya habis menginap di rumah pinkan karena telah di jebak,sagarapun merasa sangat kesal.ketika ia tidak sengaja melihat ponsel miliknya,ia melihat ada panggilan masuk dari naura,namun melihat jam ketika naura telepon yakni tepat pukul 02.00 dini hari,sagara merasa kesal karena pasti ini adalah ulah pingkan dan ia yakin jika pinkan sudah mengatakan sesuatu yang tidak-tidak pada naura,dan saat naura berubah sikap padanya dari situlah sagara mulai bertindak,apalagi setelah kejadian malam itu,pinkan terus saja menghubungi dirinya,namun sagara enggan untuk meladeninya,hingga akhirnya ia memerintahkan anak buahnya untuk menyelesaikan masalah dirinya dengan artis cantik bernama pinkan.
"jhon,gw butuh bantuan elo sekarang!" perintah sagara dalam sambungan teleponnya.
Kemudian sagara menceritakan kejadian yang tengah menimpanya,jhony pun merasa geram dan kesal.
"tenang saja bos,kurang dari 24 jam,wanita itu akan memohon pengampunan dari bos saga!"
"ha..ha...ha!! Gw suka jawaban dari elo,baiklah jhon..gw tunggu kabar bagus dari elo." sagarapun langsung menutup sambungan telepon.
"dan kamu tau naura,pas malam itu aku di jebak oleh pinkan,seandainya ada willy,mungkin aku tidak akan mabuk hingga tidak sadarkan diri,dan ini lihatlah sendiri olehmu,agar kamu percaya jika aku benar-benar telah di jebak!" ujar sagara yang kemudian memperlihatkan sebuah video dari dalam ponselnya kepada naura.
maafkan aku ,aku mohon pengampunan darimu sagara,aku janji tidak akan melakukan ini lagi...hikss....aku begini karena ingin memilikimu seutuhnya,tapi caraku sangatlah kotor untuk mendapatkanmu,aku mohon tolong ampuni aku sagara...aku janji mulai detik ini tidak akan pernah menemuimu lagi,dan...emmhhh untuk naura,aku betul-betul minta maaf karena telah bersikap tidak sopan,masalah foto yang aku kirim kemarin malam adalah rekayasa,sebenarnya suamimu tidak sedikitpun menyentuhku,tolong maafkan aku.
akhirnya naura bisa bernapas lebih lega,rasa hawatir dalam dirinya mengenai sagara yang berselingkuh kini sudah bisa teratasi,dan naura mulai mempercayai apa yang dikatakan oleh sagara.
"sekarang apa masih ada yang ingin kamu tanyakan lagi naura? Apa rasa cemas dalam hatimu tentang aku masih ada?" tanya sagara sambil memegang kedua tangan naura.
Sedangkan naura menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya.
"aku percaya sama kamu mas saga!"
__ADS_1
Lalu sagara memeluk erat naura.
"jaga diri kamu baik-baik SAYANG!"
Entah kenapa mendengar kata sayang dari mulut sagara,justru membuat bulukuduk naura merinding dibuatnya,ini pertama kalinya ia di panggil dengan sebutan itu oleh seorang laki-laki.
"apa mas??? SAYANG??? Gak salah tuh?" ledek naura
Sagarapun hanya mengulum senyumnya,ada sedikit rona merah di pipinya.
"sudah-sudah,tidak usah kamu bahas lagi,anggap saja kalau aku ini salah bicara!"
"bha..ha..ha!!" iya mas saga
rupanya sagara sudah mulai bucin terhadap naura,namun sagara masih saga mengelak tentang perasaannya itu,karena ia masih ragu jika yang ia rasakan pada naura karena kemiripan naura dengan mendiang kekasihnya yakni milla.
Seling tiga puluh menit sebelum keberangkatan pesawat menuju jepang,pak wijak datang tergesa-gesa menemui sagara.
"Dasar anak bodoh!!! Mau berangkat bukannya berpamitan denganku!!! Kau anggap aku ini apa hah?" ucap pak wijak emosi.
"ha..ha..ha!!! Maaf pah,abis tadi pas mau pamitan sama papah,rupanya papah sedang ada klien dari belanda,yasudah lebih baik saga langsung berangkat saja ke bandara bersama naura!"
"kau itu dari dulu selalu pandai membela diri,persis sekali seperti mendiang ibumu!"dengus kembali pak wijak
"pahh!!! Sudah akh jangan emosi terus,nanti kalau jantung papah kumat siapa yang repot? Saga dan naura juga kan?"ledek sagara
"iya pah,jaga emosinya papah!" seru naura menimpali
"arrkkhhh kalian berdua kenapa jadi kompak begini sih? Hey naura,kamu jangan berpihak dengan bedebah gila itu!" ancam pak wijak
"bha..ha..ha!! Pah...tega sekali mengataiku dengan sebutan itu,papah sama saja seperti om wisnu!"gerutu sagara kesal
"Yasudah,sana pergi dari hadapanku,awas saja kalau pekerjaan disana tidak cepat selesai!" ancam kembali pak wijak.
"siap pak bos!" jawab sagara sembari memeluk papahnya.
"cepat pulang nak,papah merasa sepi tidak ada kamu disini!" ucap pak wijak dengan mata yang berkaca-kaca
Rupanya pak wijak begitu kehilangan sagara semenjak sagara berada di jepang,sama halnya dengan sagara,namun itu semua tertutup oleh egonya masing-masing.
__ADS_1