Si Culun Vs Aktor Tampan

Si Culun Vs Aktor Tampan
menjenguk ayah ratna


__ADS_3

Setelah melakssnakan solat zuhur berjamaah dengan naura,mereka makan siang bersama dengan abah,ambu dan juga adit.


"hemmmm,masakan kak naura emang paling the best deh!" puji adit yang sedang memakan ayam goreng dengan lahapnya di tambah sambal hijau yang ludes ia cocol bersamaan dengan nasi hangat.


"hahaha,makan sambil blepotan begitu dit,pelan-pelan,nanti tersedak kamu!" ujar naura


"abis masakan kak naura emang enak banget!" ucap adit sambil menggerogoti tulang paha ayam yang sudah kandas dagingnya,di tambah mulutnya yang sudah mengeluarkan bunyi seuhah,efek kepedesan makan sambal hijau!


"wah..wah,kamu emang jago kalau makan sambal dit,sama seperti kak naura!" puji sagara


"kita kan 11 12 om saga!"jawab adit dengan wajah bangganya karena disamakan selevel dengan kak naura yang pecinta pedas.


"kalau om saga sih gak bisa makan makanan terlalu pedas sekarang-sekarang,dulu sih suka banget!"


"maklum anak sultan dit!! Takut atit!" ledek naura sambil menatap sagara.


sedangkan abah dan ambu hanya tersenyum dengan celotehan mereka di depan meja makan.


Sagara sendiri merasa sangat nyaman dengan suasana seperti ini,suasana yang hangat akan kekeluargaan.


Selepas makan siang bareng,akhirnya abah dan ambu memutuskan untuk beristirahat,karena untuk mnghilangkan rasa lelah setelah pergi dari kebun milik mereka,ya kebun milik keluarga naura tepatnya,semenjak pak wijak memberikan mahar pernikahan senilai satu milyar kepada naura,otomatis naura memanfaatkan uang tersebut untuk kepentingan kehidupan keluarganya,ia pun berinisiatif untuk membeli beberapa perkebunan dan sawah milik warga setempat,sedangkan abah dan ambu hanya mengontrolnya saja,namun sesekali mereka membantu pekerjaan para pekerja kebun dan sawah,naura dan keluarganya berharap hasil kebun dan sawahnya bisa memberikan banyak keuntungan untuk memperbaiki kehidupan keluarganya menjadi lebih baik.


"kak naura,om saga!!! Adit pamit dulu ya!"


"lho,kamu mau kemana dit?" tanya naura


"adit ada les tambahan kak,dan adit di suruh ikutan lomba cerdas cermat se kecamatan,dan adit mewakili sekolah adit kak!"


"waaahhhh!!!! Adit hebat!! Puji naura


"ponakkan om ternyata pintar ya,persis seperti kak naura!" puji sagara


"makasih om saga dan kak naura,yasudah,adit pamit dulu,takut telat..assalamualaikum!"


"waalaikumsalam!"


"yang,jadi mau jenguk ayahnya ratna?" tanya sagara


"jadilah mas,tapi lumayan jauh rumah sakitnya!! Mas gak apa-apa nih?"


"ya enggak apa-apalah sayang,yahhh... asal nanti malam di kasih jatah lagi,pasti hilang capeknya!" goda sagara sambil mengulum senyumnya


Naurapun mencubit lengan sagara,hingga sagara meringis kesakitan.

__ADS_1


"aawwwwwww!! Sakit yang."


"abis,mas saga mesum!"


"lah,mesum sama istri sendiri emang gak boleh ya? Mau mas mesum sama wanita lain?" ledek sagara


"awas saja mas!!! Jangan macam-macam kamu!" ancam naura dengan menunjukan kepalan tangannya kepada sagara, pertanda dia akan memberi pukulan telak jika sagara berani menghianati dirinya.


"buseetttt,galak bener nyonya sagara ini!"


"jangan macem-macem mas,gini-gini aku sudah sabuk hitam pencak silat!" ungkap naura


"masa!! Mas gak percaya."


"TERSERAH!"


Lalu naura pergi meninggalkan sagara dengan wajah kesalnya,berhubung tadi di meja makan naura sudah meminta izin kepada abah dan ambu untuk pergi menjenguk ayahnya ratna,jadi naura dan sagara tidak berpamitan lagi karena seperrinya abah dan ambu sudah tidur lelap dan tidak mau mengganggu tidur siang mereka.


Dengan kecepatan sedang sagaara mengendarai mobil sedan hitam keluaran terbaru menuju rumah sakit mulia bakti,dan naura menyempatkan untuk membeli beberapa buah-buahan untuk dijadikan buah tangan kala menjenguk orang yang sedang sakit.


Sesampainya di rumah sakit mulia bakti yang memang waktunya jam besuk pasien,naura segera menuju lantai empat,dimana ratna sudah menunggunya di sana.


"kamar anggrek nomor delapan!!! Nah ini dia kamarnya!" ucap naura yang kemudian mengetuk pintu kamar tersebut


"waalaikumsalam non naura dan bos saga!! Terima kasih sudah datang kesini menjenguk ayah saya!"


"iya rat sama-sama!" jawab naura


"gimana keadaan ayah kamu?" tanya sagara


"belum ada perubahan bos!! Masih sama seperti kemarin-kemarin!" jawab ratna sedih


"yang sabar ya rat,emmhhh ibu kamu mana ra?" tanya naura


"ibu pulang dulu sebentar non,sekalian istirahat,nanti abis magrib baru kesini lagi!"


Lalau sagara memberikan bingkisan buah-buahan dan beberapa cemilan untuk ayah dan ratna.


"terima kasih bos saga dan non naura,duh sampe bawa makanan sebanyak ini!"


"sama-sama rat,yang jagain pasien juga kan haru setrong!! Bener gak tuh?" ledek naura


Ratna pun tersenyum senang dengan jawaban sahabatnya itu,ternyata kehadiran naura dan sagara membuat hati ratna senang karena merasa terhibur dan merasa begitu di perrhatikan oleh sahabat sekaligus atasannya itu.

__ADS_1


"kamu tidak usah memikirkan soal pekerjaan dulu rat,fokus saja buat jagain ayah kamu!! Kasian beliau,pasti sangat membutuhkanmu dan ibumu rat.ucap naura


"iya rat,gak usah mikirin kerjaan dulu,oh iya!!! Masalah gaji kamu sudah saya transferkan tadi pagi,tinggal kamu cek saja!" sambung sagara.


Dengan senangnya,kemudian ratna mengecek di em-banking di ponselnya,dan ratna sangat terkejut karena sagara memberikan gajinya dobel,namun entah kenapa ia berfikir apakah ini adalah gaji terakhirnya? Yang berati ini gaji pesangon karena ratna sudah tidak di butuhkan lagi? Wajah yang tadinya bahagia tiba-tiba menjadi murung


"lho,kamu kenapa rat? Kamu kok murung begitu?" tanya naura merasa hawatir dengan sahabatnya.


"emmhhh,apakah ini gaji terakhirku non naura dan bos saga? Sampai saya di kasih gaji dobel begini?"tanya ratna


"hemmmmm!!! Ratna...ratna!!! Yaenggaklah!! Kok punya fikiran kesitu sih?" tanya naura


"tidak rat,itu aku sengaja ngasih dobel gaji kamu sebagai bonus dan untuk tambahan biyaya ayah kamu selama berobat di sini,jika kamu butuh sesuatu,kamu bisa menghubungi naura atau menghubungiku!" ucap sagara sambil menepuk bahu ratna


"alhamdulilah,kalian berdua sungguh sangat baik,aku tidak tau harus memlas kebaikan kalian dengan apa!"


"cukup selalu menemani dan menjaga nauraku selama aku tidak berada di sisinya,bagiku itu sudah lebih dari cukup rat?" jawab sagara dengan senyum yang mengembang.


"terim kasih bos! Semoga allah membalas kebaikan kalian berdua dan aku harap kalian segera cepat di berikan momongan!"


"aamiin!!" makasih untuk doanya ya rat!"


"iya non naura,sama-sama!"


Tidak lama kemudian ada yang mengetuk pintu dan yang datang ternyata seorang dokter wanita cantik yang wajahnya sudah tidak asing lagi bagi naura.


"dokter rania?" ucap naura dengan wajah kaget


"naura!" ucap dokter rania


"kamu tugas di sini?" tanya naura


"iya ra!" jawab dokter rania dengan tersenyum ramah


Lalu dokter rania sesekali melirik sagara


"oh iya,kenalin ini suamiku!"


"sagara!" ucap sagara sembari mengulurkan tangannya dan dokter rania pun membalas uluran tangan sagara.


"masya allah,dunia ini begitu sempit!! Akhirnya aku bisa bertemu dengan idolaku disini!! Sungguh beruntung kamu ra." batin dokter rania


Ternyata dokter rania sangat menyukai sosok sagara,dia merupakan fans fanatiknya sagara,pas mengetahui sagara menikah dengan seseorang yang ia kenal sewaktu SMU dulu,hatinya benar-benar telah patah,dan dokter rania pernah bertemu dengan sagara di acara seminar ketika di bali,mungkin sekitar dua tahun yang lalu,dari situlah awal mula ia mengagumi sosok sagara,cowok tampan yang terlihat berwibawa,pintar serta dewasa itu merupakan sosok lelaki impian dirinya,namun dokter rania harus mengikhlaskan perasaannya itu setelah sagara memutuskan untuk mengakhiri masa lajangnya,alias menikah.

__ADS_1


__ADS_2