
Setelah tiga hari sagara melaporkan orang yang sudah menggelapkan uang perusahaan,akhirnya pihak polisi jepang menemukan titik terang,tepat pukul 02.00 dini hari,ada seorang pria yang di curigai bernama sucipto berada di daerah tsukushima yang letaknya tidak jauh dari pelabuhan ,kapal tersebut pun lolos menuju asia tenggara,sepertinya tersangka cipto akan kembali ke negara asalnya,pihak kepolisian jepang langsung menghubungi kepolisian indonesia untuk melakukan peningkatan pengamanan di setiap pelabuhan.
"aaaaarrrrrkkkhhh dasar bajing loncat,pandai sekali dia melarikan diri,sampai-sampai polisi jepang bisa kecolongan!"umpat sagara kesal
"uhuk..uhuk!! sepertinya sucipto sudah pandai melakukan hal ini bos!" jawab willy terbatuk-batuk karena sakit
"kamu istirahat saja will,biar sakitmu segera pulih!"
"saya tidak apa-apa kok bos,keadaan saya sudah jauh lebih baik!! bagaimana keadaan pak wijak bos?"
"tadi naura sudah menghubungiku,papah sudah mendingan will,naura telah merawat papah dengan sangat baik!"puji sagara terhadap istrinya.
"syukurlah kalau begitu bos,nyonya naura memang istri idaman!! kalau saya punya istri seperti nyonya naura,gak akan pernah aku sia-siakan bos,akan aku jaga dan akan aku cintai sampai kapanpun!"
perkataan willy malah membuat sagara terdiam,dan hanya tersenyum sambil menutup matanya.
"ya,sepertinya apa yang kamu katakan itu benar will,naura wanita yang sangat baik,seharusnya aku bisa mencintai dirinya dan melupakan masalaluku!" jawab sagara membuat willy tidak percaya dengan apa yang sudah ia dengar.
"Beneran apa yang bos katakan barusan!"
"iya will,kamu tau sebelum aku menikahi naura,aku sempat memintanya untuk menandatangani pernikahan kontrak,namun naura enggan menandatanganinya!! dia bilang bahwa pernikahan itu bukanlah hal yang main-main,apalagi ketika kita mengucapkan janji suci di hadapan tuhan!"
"Betul itu bos,sebaiknya bos batalkan saja perjanjian konyol itu,sudah seperti adegan di drama-drama saja bos!!" sindir willy
"Bha...ha..ha!!! iya will,nantilah setelah proyek di sini selesai,akan aku batalkan perjanjian yang kau sebut konyol itu!"jawab sagara sembari tersenyum geli
"Saya senang,semenjak bos mengenal nyonya naura,bos banyak sekali mengalami perubahan,beda sekali dengan kemarin-kemarin!"
"itu semua karena rasa kesal dan amarahku sudah terobati dan sudah kutemukan jawabannya will!"
"saya sangat senang mendengarnya bos,pasti nyonya naura sangat senang jika mengetahuinya!"
"Ssstttt...jangan bilang-bilang dia dulu will,aku belum sepenuhnya menyukai naura,cuma untuk saat ini,aku tertarik saja sama dia,kadang suka ada rasa rindu saat berada jauh darinya!"
"Cie....itu sih namanya sudah suka bos,masih ngeles aja nih!" celetuk willy
"ha..ha..ha,jangan sok tau kamu will,yang tahu perasaanku kepada naura seperti apa cuma aku saja!" jawab sagara sembari meninggalkan willy
"bos saga..bos saga,sudah suka kok masih mengelak saja!!!! ck..ck..ck!!" ucap willy.
......................
__ADS_1
hari ini naura dan ratna akan pergi ke rumah sakit untuk mengecek kembali kondisi kesehatan pak wijak.
"Sepertinya papah tidak usah kontrol ya nak!! papah sudah baikkan!"usul pak wijak sembari duduk di kursi ruang tamu
"gak bisa pah,hari ini adalah jadwal cek up kesehatan papah,tadi dokter miko sudah telepon naura.
"Hmmmmm yasudahlah,ini semua demi cita-cita papah yang ingin secepatnya menggendong cucu!"
naura pun membulatkan matanya ketika pak wijak berkata seperti itu
"Apakah sudah ada tanda kalau kamu hamil naura?" tanya pak wijak
naurapun menelan salivanya," Di unboxing mas saga juga belom,papah sudah menanyakan seorang cucu!" gumam naura
"eemmhhhh,sepertinya belom ada tanda-tandanya pah!" jawab naura gugup
"Aarrkkkk payah sagara,beda dengan papah,sebulan menikah,mendiang istrinya papah langsung hamil!! sepertinya kalian harus cek kesehatan ke dokter,biar bisa cepat punya keturunan!"usul kembali pak wijak
sedangkan ratna hanya menyimak perbincangan mertua dan menantu,dan sesekali tersenyum geli melihat pak wijak menginginkan seorang cucu.
"yasudah nanti saja kita bahas masalah cucu ya pah,sekarang papah chek up dulu ke dokter!"ajak naura
akhirnya naura,pak wijak dan ratna pergi ke rumah sakit.
sesampainya di rumah sakit,naura langsung menemui dr.miko karena sebelumnya telah membuat janji,jadi tidak harus mengantri dengan pasien lain.
setelah selesai di periksa,pak wijak malah mengsjak naura dan ratna makan siang di sebuah restaurant ternama.
"berhubung saya sudah baikkan,sebagai ucapan terims kasih saya kepada kalian berdua,hari ini saya akan mentraktir kalian makan sepuasnya!" ajak pak wijak kepada naura dan juga ratna.
"papah serius?" tanya naura tidak percaya
"terima kasih pak!" ucap ratna
"iya sama-sama,saya harap kamu selalu setia menemani menantuku ya ratna."
"siap pak bos,tenang saja!"
"Ha..ha..ha!!! yasudah ayo kita cepat pergi dari sini,papah sudah tidak betah mencium bau rumah sakit!" perintah pak wijak
mereka bertigapun bergegas pergi kesebuah restauran
__ADS_1
ketika di dalam perjalanan,dari dalam mobil pak wijak mengatakan sesuatu yang membuat naura sedikit tidak percaya
"apa? papah serius mau angkat naura sebagai assisten papah di kantor?"
"iya naura,soalnya sudah dua minggu ini papah ketereran,belom lagi perusahaan punya sagara,sesekali kamu cek kesana,jangan sepenuhnya di percayakan kepada wisnu!"
"perkataan papah memang ada benarnya juga!" gumam naura
"sagara pernah bilang kalau nilai akademik kuliahmu hampir mendekati sempurna,apalagi kamu ngambil jurusan di bidang bisnis management!"
"mas saga terlalu berlebihan pah,naura gak sampai lulus sarjana,mesti harus banyak belajar lagi!"
"yasudah kalau begitu,papah akan kuliahkan kamu lagi,agar kamu bisa membantu sagara dan papah untuk mengelola perusahaan!" ucap pak wijak dengan serius
"enak sekali jadi naura,punya mertua super baik!! tapi naura sangat pantas mendapatkan ini semua!" ucap ratna di dalam hatinya."
"papah serius?" tanya naura tidak percaya!"
"emang kamu fikir papah sedang bercanda?" tanya pak wijak serius
"hehehe...makasih pah!!"
......................
Tokyo
Sagara duduk di dalam ruangannya sambil menghadap bangunan proyek yang sudah mulai aktif kembali,entah kenapa sagara selalu teringat wajah naura.
"kenapa aku selalu mengingat naura? padahal kemarin-kemarin biasa saja,apa karena LDR jadi kaya gini?? aaarrrkkkkkkk!!! kenapa bisa seperti ini?" ucap sagara sembari mengacak-ngacak rambutnya.
"sepertinya aku sudah tidak nyaman dengan rambut gondrong!! apa sebaiknya aku rapihkan saja? baiklah sagara sepertinya aku akan sedikit merubah penampilanku!" ucap sagara sembari melihat foto naura yang sedang tertidur!! ternyata sagara masih menyimpan foto naura ketika mereka jalan-jalan ke bukit pelangi,dimana naura tertidur di sebelahnya di bawah pohon chery.
"permisi pak,ada mr.shin ingin bertemu dengan bapak?" ucap sekertaris haruka
"suruh dia masuk,terima kasih sekertaris haruka!"
"Sama-sama pak!"
Akhirnya mr.shin dan sagara membahas masalah proyek yang sudah hampir selesai,dan tinggal 20% lagi,sudah bisa di gunakan untuk secepatnya memproduksi pesawat terbang,karena tingginya pemesanan kapal pribadi untuk para pejabat dan pengusaha kaya.
__ADS_1