Si Culun Vs Aktor Tampan

Si Culun Vs Aktor Tampan
selamat tinggal mas saga part 2


__ADS_3

Hampir delapan jam lebih,akhirnya naura tiba di stasiun yogyakarta



Karena hari sudah mulai gelap,akhirnya naura memutuskan untuk mencari penginapan.


"mba naura rencananya mau menginap dimana?"tanya fitri


"paling penginapan sekitar jogja fit,ouh iya boleh aku minta nomer ponselmu?"pinta naura


Sebelumnya,naura sudah mengganti nomer ponsel miliknya ketika ia berada di stasiun senen,ternyata naura benar-benar ingin menghilang dari kehidupan sagara.


Lalu naura dan fitri saling bertukar nomer ponsel.


"emmhhh,ketimbang menginap di penginapan gimana kalau kamu menginap di rumahku saja ra?" usul fitri


"tidak usah fit,saya tidak mau merepotkan siapapun!" terang naura


"hmmmm...kamu takut aku jahatin kamu ya ra?"


"ekhh...enggak kok fit,kamu jangan salah faham dulu,bukan itu maksud aku!!" sergah naura berusaha meyakinkan fitri


"aku orang baik kok ra,ketimbang kamu disini tinggal gak ada tujuan,lebih baik kamu ikut bersamaku,pasti orang tuaku senang ra!"


Kemudian naura terdiam,ada benarnya juga ucapan dari fitri.


"kamu bilang mau ke kabupaten imogiri kan? Kebetulan deket dengan daerahku ra? tempat tinggalku masih di daerah bantul juga.


Akhirnya naura memutuskan untuk ikut bersama fitri,naura yakin jika fitri adalah orang baik yang sengaja allah turunkan untuk menolongnya.


Selama perjalanan,fitri terus bertanya tentang kehidupan naura,namun naura hanya menceritakan tentang dirinya ketika berada di kampung,dia tidak berani memberitahu siapapun jika dirinya adalah naura istri dari aktor sekaligus pengusaha sagara wijaksono,dengan penampilan yang sederhana dan tidak mencolok serta kacamata lamanya yang sudah lama pensiun akhirnya naura kenakkan kembali,ia membuang kontak lensa mata yang selama ini telah merubah penampilannya,ia ingin kembali menjadi naura yang seperti dulu lagi,kini naura si wanita cupu telah kembali.


......................


Sekitar pukul sembilan malam,sagara akhirnya tiba di rumahnya.


"arrrkkk sial,kenapa nenek sihir itu berani mengancamku!" umapt sagara kesal


Flash back


"sagara,papah mau makan siang dulu dengan para investor,apakah kamu mau ikut?" ajak pak wijak


"tidak pah,sagara masih banyak pekerjaan yang harus segera di selesaikan!" ucap sagara


"istirahatlah nak,kamu jangan terlalu memforsir tenagamu,nanti kamu sakit!"


"tenang saja pah,kalau sagara sakit kan ada naura yang merawatku!" jawab sagara dengan senyum yang mengembang


"ha..ha..ha!!! Pandai sekali kamu berbicara nak,hmmm....yasudah kalau begitu papah pergi dulu ya,sepertinya papah akan lama di luar,papah titip perusahaan sama kamu ya!"


"siap pah,tenang saja!" jawab sagara

__ADS_1


Setelah kepergian pak wijak,sagara kembali melanjutkan aktivitasnya,ia kembali fokus bekerja sambil memeriksa beberapa dokumen penting.


"permisi pak saga,ada yang ingin bertemu dengan anda?" ucap rina yang merupakan sekertaris di perusahaan jatayu group.


sagarapun mengernyitkan dahinya,dia merasa tidak memiliki janji bertemu dengan siapapun.


"mungkin orang penting bos!" ujar willy


"bisa jadi will,yasudah suruh orang itu masuk!" perintah sagara kepada sekertarisnya


Dengan langkah yang santai,seorang wanita cantik masuk ke ruangan kerja sagara


"selamat siang sagara wijaksono!" sapa lusiana


"anda??? Untuk apa anda kesini nyonya?" tanya sagara


"hahahaha!!! Apakah kamu tidak merindukanku sagara?"jawab lusiana dengan percaya dirinya.


"cih,sialan!!! Kenapa nenek sihir ini berani datang kesini?"gumam sagara kesal


"untung saja pak wijak sedang berada di luar,jika sampai beliau tahu,habislah kau bos saga!" gumam willy


Dengan tanpa rasa malu,lusiana mendekati sagara dan sengaja menggodanya,sagarapun merasa jijik dengan wanita yang berada di dekatnya saat ini apalagi willy,ingin rasanya mencincang habis tubuh wanita monster itu dan memberikan potongan tubuhnya kepada buaya yang sedang kelaparan.


"apa bos perlu bantuanku?" usul willy


"tidak usah will,kamu jangan kemana-kemana!! Tetaplah stay di sini!"


"sumpah,ingin rasanya aku robek mulut wanita ular ini!" batin sagara mendengus kesal,dikepalnya kedua tangannya untuk bisa menahan emosinya.


"kenapa kamu diam sagaraku yang tampan!! Jawab sayang!"


"woy nyonya,perkataanmu barusan sungguh sangat menjijikkan!" batin willy


"ada perlu apa anda datang kesini nyonya lusiana yang terhormat!" tanya sagara kesal


"hmmmm...kamu penasaran ya? Baiklah kedatanganku kesini untuk mengambil alih perusahaan ST entertainmen dan aku ingin ikut andil di perusahaan milik papahmu ini!"


"apa??? Anda ini sudah gila ya nyonya lusiana!! Anda tidak bisa seenaknya seperti ini,semuanya ada aturannya!!"


"bos,apa perlu saya menyingkirkan wanita ini?"usul kembali willy karena sudah merasa jengah dengan kelakuan lusiana


"diam kau brengsek,berani menyentuhku sama saja kamu cari mati!" ancam lusiana kepada willy


"saya tidak takut dengan anda nyonya!" jawab willy sembari menatap tajam lusiana


"baiklah sagara!!! Aku kasih kamu kesempatan selama satu minggu!! Fikirkan baik-baik persyaratan yang sempat aku tawarkan tempo hari!" ucap lusiana.


"anda jangan gila nyonya,sampai kapanpun saya tidak akan pernah menceraikan naura dan menikahi sora,ingat itu!!"jawab sagara tegas


"ha..ha..ha!!! Baiklah kita tunggu saja,aku yakin kamu akan memilih untuk menyerah!!! Ingat sagara,perusahaanmu dan papahmu sudah berada di ujung tanduk,jadi fikirkan baik-baik tawaranku itu!" ancam lusiana.

__ADS_1


Rumah sagara


"bos,sebaiknya jangan terlalu di fikirkan masalah tadi siang,anggap saja wanita itu sudah gila dan tidak waras!"


"iya will,tapi tetap saja aku takut dia benar-benar mengambil alih semuanya!"


"berdoa saja kepada tuhan bos,semoga semua masalah ini ada jalan keluarnya!"


Lalu tidak lama kemudian bi tum datang sembari membuka pintu depan.


"eh den saga sudah pulang!"sapa bi tum


"tumben bi tum yang bukain pintu? Biasanya naura yang selalu membuka pintu dan menyambut kedatanganku,emmhhhh...naura dimana bi?" tanya sagara


"lho,bukannya aden sudah tau kalau non naura pulang ke kampung!" jawab bi tum dengan polosnya


"apa?? Kenapa naura tidak berbicara apa-apa kepadaku? Berpamitan juga tidak!"


"sepertinya ada sesuatu yang aneh bos!" ucap willy


"aneh gimana will?? Enggak biasanya naura seperti ini?"ucap sagara.


"yasudah kalau begitu coba bos telepon keluarganya naura di kampung!" usul willy


Lalu sagara bergegas menelpon adit,dan ketidak adit menjawab naura tidak berada di kampung,sagara langsung panik.ia pun langsung berlari menuju kamarnya di susul oleh willy dan bi tum.


"sayang jangan bilang kalau kamu pergi dari rumah ini dan ingin meninggalkanku!!! Tidak!!! Ini tidak mungkin terjadi." gumam sagara sembari membuka lemari baju,dilihatnya baju milik naura yang ternyata sudah tidak ada dan hanya menyisakan baju yang ia dan papah belikan tempo hari dan naura hanya membawa pakaian miliknya ketika masih di kampung,tidak ada satu pun baju dari pemberiannya yang naura bawa,lalu sagara kembali melihat laci di dalam lemari baju,semua dokumen penting seperti akta kelahiran dan ijazah telah naura bawa,hanya buku nikah saja yang tidak di bawa olehnya,setelah itu sagara kembali mengobrak abrik laci nakas,di temukannya dua buah kartu kredit bebas limit serta ATM yang sagara berikan kepada naura semenjak naura menjadi istrinya,dan kartu-kartu tersebut selama ini tidak pernah sedikitpun naura gunakan untuk sekedar berfoya-foya,naura adalah wanita yang sangat tahu diri.


"bi tum,tadi naura pergi naik apa?" tanya sagara yang masih panik


"tadi non naura pesan taxi online den,bi tum fikir non naura pergi di antar pak teguh!"


"Naura kabur will!! Sepertinya ia ingin pergi dari kehidupanku!! Kenapa??? Kenapa harus seperti ini?" ucap sagara tanpa tersadar mengeluarkan bulir bening dari sudut matanya.


"sabar bos,coba bos hubungi ponselnya nona naura!" usul willy


"arrkkk,bodoh!!! Kenapa gak dari tadi aku telepon naura!"


"mangkanya jangan panik bos!"


Sagarapun langsung menekan nomor ponsel naura,namun sial ternyata operator telepon yang menjawabnya.


"gimana bos!!! Aktif tidak nomernya?" tanya willy


Sagara hanya menggelengkan kepalanya,ia terduduk lemas seperti tidak bertulang,dan dengan segera willy membantu bos nya yang hampir terjatuh itu.


"pantas hari ini naura bersikap aneh,dia menangis tanpa sebab!!! Setiap aku tanya, jawabnya bahagia hidup bersamaku will!!" ujar sagara dengan wajah sedihnya.


"sabar ya bos,saya bisa merasakan apa yang bos saga rasakan!! Saya akan mencari keberadaan naura,bos jangan takut!!"


"thank's ya will!"

__ADS_1


"sama-sama bos!"


__ADS_2