
Tepat pukuk sebelas malam,akhirnya sagara tiba di bandara narita,willy pun menjemput kedatangan bosnya.
"selamat malam bos,bagaimana perjalanan anda di sana?" sapa willy sembari membuka pintu mobil untuk sagara.
"Hmmmm...sangat menyenangkan will!!" jawab sagara dengan mengulum senyum
"sepertinya kepulangan anda kesana justru membuat moodbooster anda semakin meningkat!! Dan sepertinya anda bisa melupakan kasus sucipto!"
"aarrkkkhhhh!!! Kenapa elo bahas manusia itu lagi sih will!! Bikin gue badmood saja!! Jawab sagara mendesah karena kesal.
"sorry bos,saya masih penasaran saja mengenai masalah itu!"
"ya..ya..ya,intinya uang perusahaan benar-benar hilang dan tidak akan pernah bisa kembali lagi!" jawab tegas sagara.
"what? Lantas bagaimana dengan urusan anda dan ibu lusiana bos?" tanya kembali willy.
"sudah lah will,saat ini gue lagi gak mau bahas masalah pekerjaan dulu!!! Ohhh iya...Aku lupa memberi tahu naura jika aku sudah sampai,pasti dia sangat hawatir!"
"ehem,sepertinya hubungan anda dengan nona naura semakin membaik ya bos!" tanya willy
Dengan senyum yang mengembang,sagara tidak menjawab pertanyaan dari willy,dia malah asyik mengetik pesan untuk istrinya.
"hahaha,baru kali ini gue di cuekin sama si bos,sepertinya bos saga benar-benat sedang di mabuk cinta untuk yang kedua kalinya,tapi sepertinya jika dengan nona naura,bos jauh lebih bucin!" gumam willy sembari melajukan mobilnya dengan kecepatan penuh agar bisa segera sampai ke apartemen,karena ia tahu jika bosnya itu sudah lelah dan ingin segera beristirahat untuk menyiapkan amunisi besok,karena perusahaan jatayu grup akan kedatangan tamu dari perusahaan asahi group,yang tidak lain nyonya lusiana sebagai presiden direkturnya.
Keesokanharinya.
Pagi-pagi sekali sagara dan willy sudah menyiapkan berkas dan laporan untuk meeting nanti,sebenarnya sagara merasa heran dengan kedatangan lusiana dari perusahaan asahi group,yakni perusahaan yang memproduksi bahan bakar pesawat.
"bos,sebenarnya ada yang saya ingin bicarakan semalam,cuma melihat bos saga yang sedang berbahagia semalam,saya mengurungkannya bos!"
"memangnya apa yang ingin kau katakan will?"
"Semenjak bos pergi tiga hari ke indonesia,nona sora akane terus datang kesini dan mencari bos saga!"
"ck..ck!!! Bocah itu lagi!! Kenapa tidak kapok sih,sudah aku jelaskan berapa kali tapi tetap saja tidak mau menyerah!" umpat sagara kesal.
"maaf bos,alangkah baiknya,bos bersikap sedikit manis padanya!" usul willy.
"hey..hey..willy,kalau mau ngasih saran jangan gila seperti ini!" protes sagara.
"maaf bos,tapi menurut saya ini demi kebaikan perusahaan bos,apalagi bos punya sangkutan dengan ibunya,otomatis ini bisa jadi bumerang buat bos sendiri!" ucap willy berusaha meyakinkan sagara.
__ADS_1
Akhirnya sagara terdiam dan merenungkan kembali sikap dia selama ini kepada sora.
"aarrrkkkkhhh!!! Gw paling gak suka masalah pribadi dicampuradukan dengan masalah pekerjaan will!" kata sagara yang sudah merasakan kesal.
"bos,tahan emosi bos!! Berfikir yang jernih!! Untuk saat ini mengalah lah,tapi bukan berarti bos itu kalah!"
"sepertinya apa yang dikatakan willy itu ada benarnya juga!" gumam sagara.
Akhirnya sagara bangkit dari duduknya.
"Baiklah will,ini semua aku lakukan demi kelangsungan perusaan ini kedepannya,aku gak mau mengecewakan papah!"
"syukurlah bos,setelah ini kita mesti cari cara agar masalah hutang perusahaan bos kepada nyonya lusiana segera cepat teratasi."
"thank's ya will,selama ini elo sudah banyak membantu!"
"sama-sama bos!"
Akhirnya meetingpun di mulai,di ruang meeting sudah ada sagara,mr.shin dan juga nyonya lusiana yang terlihat cukup berbeda ketika pertemuan tempo hari di kediamannya.
"selamat pagi nyonya lusiana!" sapa mr.shin
namun lusiana tidak menjawab sepatah katapun ia hanya menjawabnya dengan menganggukan kepalanya,dan kini giliran sagara yang menyapa lusiana,akan tetapi lusiana justru malah memeluk sagara dan membisikan sesuatu di telinganya.
Sagarapun menjawab dengan tenang dan dia berusaha menahan rasa kesalnya dengan mengepalkan kedua tangannya.
"jangan anda sangkut pautkan masalah pribadi dengan pekerjaan nyonya lusiana yang terhormat!" jawab sagara dengan tegas.
"ternyata sikapmu tidak beda jauh seperti ayahmu,sangat menarik dan mengagumkan!" jawab lusiana sinis dan terus mendekat kepada sagara,sedangkan sagara berusaha mundur agar lusiana tidak semakin dekat dengannya.
"kenapa dirimu begitu mengagumkan sagara,putriku saja sangat tergila-gila padamu,termasuk aku!" gumam lusi sembari menatap tajam sagara.
Kemudian mereka semua duduk di kursi yang sudah masing-masing di sediakan.
Rapatpun akhirnya dimulai dengan sambutan dari perwakilan jatayu group yakni sagara wijaksono,sedangkan lusiana ia terus saja menatap kagum sagara.
Hingga akhirnya sebuah kejutan besar datang kepada sagara.
"Aku akan ikut kerjasama dalam proyek ini,dan untuk dana yang kemarin saya keluarkan,anggap saja sebagai uang muka modal pertama saya di perusahaan ini,bagaimana menurut anda tuan sagara yang terhormat?" tanya lusiana dengan senyum menyeringai.
"dasar nenek sihir,sedang merencanakan apa kau dengan perusahaan ini hah? Jikalau engkau menginginkanku untuk memilih sora,jawabannya anda salah besar,hati dan perasaanku tidak akan bisa di beli oleh uang!" gumam sagara mengumpat karena kesal.
__ADS_1
"kalau saya sangat setuju jika nyonya lusiana ikut bergabung di perusaah kita ini!! Apalagi perusahaan ibu lusiana sangat berpengaruh di industri penerbangan!" jawab mr.shin
Akhirnya mau tidak mau sagara menerima permintaan dari lusiana,karena uang yang sudah masuk ke perusahaan ini lumayan cukup besar jumlahnya,akhirnya lusiana memiliki 30% saham jatayu group di jepang,sedangkan mr shin memiliki 20% saham,dan sisanya milik perusahaan jatayu group.
Keputusan ini pun tanpa sepengetahun presiden direktur jatayu wijaksono,sagarapun terlalu gegabah dengan keputusannya ini,tapi mau bagaimana lagi,sagara sudah jatuh kedalam perangkap lusiana.
Akhirnya meetingpun selesai,wajah bahagia begitu terlihat dari raut wajah nyonya lusiana.
"ha..ha..ha!! Akhirnya sedikit demi sedikit aku bisa menguasai perusahaanmu wijaksono!! Gumam lusiana sembari menatap ke arah sagara,merasa ada yang menatapnya!!! Sagara langsung membuang pandangannya dan pergi dari tempat meeting di susul willy.
"bos,tunggu sebentar!" ucap willy
"Ada apalagi will?"
"bos,apakah ini tidak berbahaya tidak memberitahu papah anda soal bergabungnya perusahaan asahi group?" tanya willy cemas.
"tenang saja will,gw sedang mengatur strategi dan siasat agar perusahaan itu mengundurkan diri dari keikutsertaannya di proyek ini!"
"semoga saja bisa secepatnya teratasi ya bos!"
Kemudian sagara mengganti pakaiannya setelah meeting selesai,dia ingin berpenampilan santai hari ini,karena telah mendapatkan kejutan besar dari lusiana
"will gw mau ke coffeshop dulu untuk menenangkan fikiran,gw sedang tidak mau diganggu dulu,kamu istirahatlah sejenak!"
"baik bos,terima kasih sebelumnya bos!"
Akhirnya sagara pergi kesebuah coffeshop yang letaknya tidak begitu jauh dari proyek.
sagarapun termenung,memikirkan hasil meeting tadi
"apa yang sedang kau rencanakan tante lusi? Aku fikir anda masih baik seperti dulu?tapi ternyata kekuasaan telah merubah diri anda menjadi manusia yang angkuh!" ucap sagara sembari menyeruput capucino coffe miliknya.
Kediaman lusiana.
"sagara..sagara!! Kenapa aku begitu tertarik padamu,pertama kali melihatmu datang ke rumah ini,aku tidak bisa melupakanmu!! Kamu harus bisa bersama sora,agar aku bisa leluasa dekat denganmu!" gumam lusiana dengan senyum liciknya.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸
Wah..wah,kalau berondongnya ganteng seperti sagara sih gak akan nolak deh,buktinya nenek sihir saja tesepona,ehhhh terpesona 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
__ADS_1
Hallo pembaca setiaku,terima kasih sudah membaca karyaku sampai episode 50. Jangan lupa kasih like,vote dan komentarnya,untuk pembaca yang baru tahu novel ini, jangan lupa untuk meninggalkan jejak.
_______ arigatou gozaimasu__________