Si Culun Vs Aktor Tampan

Si Culun Vs Aktor Tampan
Malam yang panjang


__ADS_3

"kak saga tunggu!" pinta sora


"kamu!!! Kenapa bisa ada di sini sora?" tanya sagara sungguh tidak percaya


"aku ikut audisi kak!!" jawab sora


Kemudian naura memperhatikan sagara dan sora sedang mengobrol.


"kenapa sih wanita yang bernama sora itu selalu mendekati mas saga?" gumam naura karena kesal


kok bisa kamu ikut audisi di sini sora?"


Lalu secara tiba-tiba sora memeluk sagara


"sora,jangan begini!" ucap sagara sembari mencoba melepaskan pelukan sora kepadanya.


"aku ikut audisi ini agar bisa selalu dekat denganmu dan bisa selalu melihatmu kak saga!"


" kamu jangan gila sora,aku ini sudah menikah!! Tidak sepantasnya kamu bersikap seperti ini!" terang sagara


Beberapa karyawan lainpun melihat adegan sagara yang di peluk sora,sedangkan naura sangat kesal dan geram,hingga akhirnya ia memberanikan diri untuk mendekati sagara dan juga sora.


"bisa kau lepaskan suamiku!" pinta naura dengan tatapan sinis


Sagara pun terkejut dengan keberanian naura,namun sora enggan melepaskan pelukannya hingga sagara terpaksa melepaskan cengkraman tangannya sedikit kasar.


"kak saga!! Kamu telah melukaiku!" ucap sora dengan mata yang berkaca-kaca


"maaf sora!" jawab sagara


"kamu memang pantas mendapatkannya!" ujar naura merasa puas.


Kemudian naura menarik lengan sagara dan meninggalkan sora seorang diri.


"awas saja kamu naura!!! Tunggu pembalasanku!!!sebentar lagi kak saga akan menjadi milikku dan kamu akan di campakkan!" batin sora dengan wajah liciknya.


Kemudian sagara dan naura tiba di ruangan general manager,dengan kesalnya naura malah menekuk wajahnya


"kamu kenapa ra? Wajahmu jadi aneh seperti ini?" tanya sagara heran


"mas saga fikir saja sendiri,aku tidak usah menjelaskan apa-apa sama kamu!! Dan jangan pura-pura bodoh kamu mas."


sagarpun mengulum senyumnya,ternyata sifat cemburu naura sama persis seperti milla.


"kamu cemburu?" tanya sagara


"enggak!! Ngapain cemburu?? Mas jangan kepedean deh."


"yausudah kalau begitu mas mau nemuin sora!! Kamu gak marah kan?" ledek sagara


kemudian sagara beranjak dari duduknya dan mencoba membuka pintu,di saat pintu hampir terbuka,tiba-tiba naura memeluk sagara dari belakang.


"kumohon jangan pergi!! Tetaplah di sini!" pinta naura dengan wajah meronanya.


Sagara tersenyum senang melihat sikap naura yang seperti ini


"ternyata kamu memang benar-benar telah menyukaiku naura!" gumam sagara


Sagara akhirnya membalikkan tubuhnya."aku tidak akan pernah meninggalkanmu naura,aku janji!"

__ADS_1


Kemudian sagaara mengusap lembut pipi naura yang masih merona,mereka berdua semakin menyatu dalam diam,dan sangat dalam hingga membuat bibir naura terasa panas seperti di sengat lebah.


sagara tersenyum puas melihat naura seperti itu,selalu merona dan menggemaskan.


"hari ini kita pulang sama-sama ya ra!"ajak sagara


"iya mas,tapi aku beresin dulu berkas-berkas penting ya mas,habis itu kita pulang ke rumah!"


"iya ra,emmhhh perasaan dari tadi aku tidak melihat ratna,kemana dia ra?"


"dia ijin pulang ke kampung,katanya ayahnya sakit keras mas,yasudah aku ijinkan saja sampai ayahnya ratna benar-benar pulih,hmmmm jadi inget abah,ambu dan adit di kampung!"


"hmmm,begitu rupanya! Yasudah kalau begitu aku bantu kamu ya ra,biar bisa segera cepat selesai."


"aku tahu ra,pasti kamu sangat merindukan keluargamu,sama sepertiku yang selalu merindukanmu dan juga papah.


Sekitar pukul 20.00,akhirnya sagara dan naura tiba di rumah.


"Mas,mau minum apa? Nanti aku buatkan untukmu!"


"tidak usah ra,nanti mas minta sama bi tum saja,kamu pasti masih capek!"


"tidak mas,sudah kewajibanku melayanimu sebagai seorang istri!! Tunggu sebentar ya mas,aku buatkan minum buat kamu dulu.


Kemudian naura melesat pergi dan menuju dapur.


"melayani sebagai seorang istri?? Hmmmm!!! Apakah jika aku menginginkan sesuatu darimu,kamu akan memberikannya untukku naura?" batin sagara yang tanpa sengaja terlintas fikiran nakalnya.


Setelah keduanya selesai mandi,akhirnya sagara dan naura memutuskan untuk makan malam bersama,karena bi tum sudah menyiapkan masakan sedari tadi.


"akhirnya bisa makan masakan rumah!"


"hemmmm,gak juga ra!! Walaupun mas ada keturunan jepang,tapi lidah mas itu sudah pribumi banget lho,hanya beberapa makanan jepang saja yang mas suka."


"termasuk sushi salmon kan?" celetuk naura.


"ha..ha..ha!! Betul banget ra."


Setelah selesai makan malam,akhirnya sagara dan naura memutuskan untuk menonton film bersama.


"kamu mau nonton film apa ra? ada film romantis,hortor,action?? Ayo sebutin saja."


"emmhhh,kayaknya seru deh kalau nonton film horror!"


"kamu serius mau nonton film horror ra?"tanya sagara tidak yakin


"iya mas,aku sangat serius ingin nonton film horror!"


Kemudian sagara dan naura menonton film horror bersama,dimana film yang di tonton benar-benar membuat naura takut,film super seram yang seumur-umur baru naura lihat,karena takut,naura terus menutup wajahnya dengan kedua tangannya bahkan sesekali menyelinap di balik ketiak sagara,melihat tingkah naura yang seperti itu,sagara pun ingin tertawa,namun ia tahan.karena film yang di tonton semakin membuat naura ketakutan sampai mengeluarkan keringat dingin,akhirnya sagara mematikan televisinya.


"lho,kok di matiin sih mas? Kan filmnya belom selesai? Tanya naura.


"percuma nonton juga,toh kamunya saja malah ngumpet kaya gitu!"ledek sagara.


"ha..ha..ha!" abis serem banget filmnya!"


"yasudah kalau begitu kita tidur saja ra,aku sudah lelah dan ngantuk,ingin istirahat." ajak sagara


"yasudah kalau begitu selamat malam ya mas,aku juga mau tidur!" jawab naura yanh langsung pergi meninggalkan sagara dan menuju kamarnya yang bersebelahan dengan kamar sagara.

__ADS_1


"eiitssssssss!!! tunggu dulu ra,kamu lupa dengan perkataanku waktu itu?" tanya sagara


"emmhhh,perkataan yang mana mas?" tanya naura yang sengaja pura-pura tidak tahu.


"kamu jangan pura-pura pikun ra,selama kamu menjadi istri sahku,kamu tidak boleh tidur di tempat lain selain di kamarku,ngerti!"


Naurapun menelan salivanya,ia takut jika sagara akan melakukan sesuatu padanya dan meminta haknya sebagai suami.


"tapi mas,emmhh!!"


"sudah jangan banyak alasan!" ucap sagara yang kemudian menarik tangan naura menuju kamar tidurnya.


Akhirnya naura mengikuti permintaan sagara,merekapun tidur bersama,namun sialnya,naura lagi-lagi tidak bisa memejamkan matanya.begitu pun sagara,dia hanya termenung dalam diam dan sesekaali melirik ke arah naura yang ternyata belum memejamkan matanya.


"Ra!!" ujar sagara


"iiiiya mas!" jawab naura gugup


"apa boleh aku meminta sesuatu padamu?"


Lagi-lagi naura menelan salivanya,kemudian menutup rapat tubuhnya dengan selimut hingga ke bagian lehernya.


"aaappa iiitu mmaass!!" jawab kembali naura dengan gugup dan jantung yang berdebar begitu cepat


Tiba-tiba saja sagara mendekat sambil menatap dalam naura,naurapun semakin meringsut karena takut


"apakah malam ini,aku boleh meminta hakku sebagai seorang suami?" tanya sagara


"apa??? ucap naura tidak percaya


"tuh kan,bener dugaanku,pasti mas saga akan meminta hakknya sebagai suami kepadaku,tapi aku takut!! Sumpah takut banget!" batin naura yang terus menggebu-gebu


"aku bingung harus jawab apa mas!"


"kok bingung? Tinggal jawab boleh atau tidak?? Aku tidak akan pernah memaksamu untuk melakukan itu bersamaku ra!"ujar sagara dengan menatap tajam naura


"tapi,kenapa mas saga ingin melakukan itu bersamaku? Mas saga kan tidak mencintaiku? Apakah mas bisa?"tanya kembali naura.


Sagarapun tersenyum." hmmmm kamu itu bodoh apa pura-pura bodoh ra? Apakah kamu sepolos itu?" gumam sagara


"aku bukanlah anak remaja ataupun anak abege,dimana harus selalu menyatakan perasaan,apakah kamu tidak ingat dengan perkataanku tadi di kantor ra? Bahwa aku berjanji tidak akan penah meninggalkanmu sampai kapanpun!"


Mendengar perkataan sagara barusan,akhirnya naura menganggukan kepalanya,pertanda ia memperbolehkan sagara untuk meng unboxing dirinya malam ini,dan dengan secepat kilat sagara memeluk naura dengan erat.


"tunggu,tunggu dulu mas!! Sebelum kita melakukan hubungan suami istri,alangkah baiknya mas saga berdoa terlebih dahulu,mas tahukan doanya seperti apa?" tanya naura


"iya ra,aku tahu kok!! Masa anak pesantren gak tahu!!"


Setelah doa di lantunkan,dengan hati-hati sagara mulai menyentuh tubuh naura dengan memberikan beberapa kecupan di daerah sensitifnya,ada desiran aneh pada tubuh naura,karena ini adalah yang pertama baginya,tapi tidak untuk sagara.


"entah kenapa menyentuhmu seperti baru pertama kalinya menyentuh seorang wanita,kamu begitu spesial untukku ra!" gumam sagara yang kemudian kembali beraksi malakukan geriliya terhadap istrinya,hingga akhirnya mereka merasakan terbang di atas awan,merasakan gejolak yang begitu indah,dengan nafas kedua insan yang semakin memburu hingga akhirnya meledak di atas langit secara bersamaan.


"terima kasih sayang,kamu sudah memberikan mahkota yang selama ini selalu kamu jaga dengan baik,aku sangat bahagia karena kamu memberikannya untukku!" ucap sagara


"iya mas,aku sangat mencintaimu mas saga!"terang naura yang masih merona karena malu


Bercak noda merah di atas seprey menandakan jika naura bukanlah gadis sembarangan,dia bisa menjaga kehormatannya dan memberikannya kepada seseorang yang tepat yakni suami.


"i love you to naura!"

__ADS_1


__ADS_2