
Doni lakukan perjalanan ke luar kota dengan niat yang sangat buruk sehingga membuatnya selalu diselimuti perasaan yang tidak jelas.
Doni juga selalu menelpon sang kekasih ketika ingin di puaskan.
"Sayang, aku ingin dengar suaramu yang indah itu."
"Baik."
Sang gadis begitu senang, jasanya begitu berguna untuk Doni.
Doni dengan suara garis itu dan melakukannya di dalam mobil ketika sedang berjalan, pria itu nggak pernah bisa berhenti melakukan sesuatu yang menurutnya sangat menyenangkan sehingga berkali-kali membuat jalanan macet.
Doni fokus kepada foto yang ada di dashboard mobilnya.
Sebuah foto Franda.
Dia takkan pernah bisa lepas dari bayang seorang gadis yang selama ini selalu membuatnya bahagia.
Bersama dengan cinta dan kebahagiaan, dia tak mungkin melepaskan Franda begitu saja.
Setelah menempuh perjalanan yang cukup panjang, sang pria lalu berhenti di sebuah hotel yang dipesan lewat online.
__ADS_1
"Aku tahu jika kau berada di dalam genggamanku. Aku menjadi seperti ini karena mu, jadi biarkan aku bersamamu."
...
Di tempat lain, Franda bersenang-senang dengan teman dan kekasihnya.
Mereka mancing sebuah kolam yang sudah di booking oleh kekasih yang kaya raya itu.
"Haha, aku adalah orang yang paling memancing jadi ikut jangan pernah meremehkan aku!" pinta Hang.
"Ya, aku tahu. Kau memang sangat pandai memancing jadilah kau seperti ikan."
Fito dapatkah telepon misterius dari nomor yang tidak dikenal.
"Aku tahu tentang sahabatmu yang sekarang berada di dalam kebahagiaan, tetapi kau selama ini kau tidak tahu bahwa aku. Aku sangat ingin Franda berada di hadapanku dan memeluknya dengan erat, aku tidak mau kehilangannya lagi setelah beberapa tahun mendambanya dan tahun setelahnya kita putus. Aku telah hancur karena mu, jadi berikan satu hal yang pasti, yaitu sebuah kebahagiaan yang tak terkira."
Panggilan telepon yang di loud speaker itu terdengar oleh dua orang yang di sana, Franda itu adalah suara Doni, pria yang selama ini ingin dirinya.
"Doni, sepertinya dia berada di sini, aku akan menghabisinya saja!"
"Jangan, lebih baik kau lapor saja kepada polisi karena biar dia yang mempertanggung jawabkan perbuatannya jangan kau yang menghajarnya, ini adalah sebuah jebakan yang nyata."
__ADS_1
Franda memberikan warning kepada kekasihnya agar lebih berhati-hati dalam melakukan sebuah tindakan sebab apa yang ada di depannya, bukanlah seorang pria yang baik.
Si pria memang memiliki satu hal yang sangat tidak mungkin, tetapi begitu menyedihkan.
Hang paham, dia segera menelpon anggota kepolisian yang kebetulan adalah pamannya.
"Paman, cari orang yang bernama Doni. Dia dari kota x dan berada di kota ini untuk mencari masalah, aku bisa memberikan fotonya dan hancurkan dia."
"Baik, aku akan melakukan apa yang kau inginkan tetapi sesuai dengan bukti yang ada, jika dia tidak terbukti bersalah maka aku tidak akan melakukan apapun."
Pamannya apakah hal yang benar karena dia melakukan segalanya sesuai dengan bukti yang tertera.
"Oke."
Hang penutup panggilan teleponnya dan berdiskusi.
"Sayang, apakah kau ada ide untuk langkah selanjutnya menghadapi mantan kekasihmu itu?"
"Aku tahu sebuah bar yang biasa ia datangi, di sana ada teman Doni. Aku yakin pria itu bisa membantu kita memberikan bukti yang nyata Doni memang pantas untuk di hukum."
*****
__ADS_1