
Fito masih berada di lift saat kedua orang sedang berbincang.
Lift itu seperti di booking oleh tiga orang itu, hingga lift turun di lantai lima, tempat sang bos berada.
.
.
.
Ruangan bos.
"Aku tidak tahu siapa kau sebenarnya, apakah kita pernah saling mengenal?" tanya Hang yang kini duduk di singgasananya.
Fito dan Franda duduk di hadapan sang bos dan tidak mengatakan apapun.
"Fran, jawab, apa yang kau bayangkan tadi di dalam lift? bosku memang tampan, kau jangan terpesona!" ujar sang pria mengejek tanpa henti.
"Diam kau! memangnya aku tahu jika dia adalah bosmu, jadi kau tidak perlu menjadi orang yang sok bijaksana," bisik sang gadis pada teman kecilnya.
"Hm! aku rasa kau akan menjadi sekretaris ku nanti, kau mau?" Hang to the point saja.
"Ha? tuan akan bertunangan, kenapa meminta ku untuk jadi sekretaris, padahal kan nantinya pasti menimbulkan masalah! aku jadi OB saja!"
Franda tidak akan menjadi orang yang sangat dekat dengan pria tampan itu, jantungnya bisa copot sewaktu-waktu jika memaksakan diri.
__ADS_1
Rasanya tidak baik-baik saja, Franda dalam masalah besar.
"Bos, dia jadi OB saja!" kata Fito sok membela, padahal keduanya sedang dalam kerjasama.
"Aku tidak mengubah keputusanku karena aku adalah bosnya."
Hang menjadi sosok yang sangat keras ketika menjadi, hingga nama Hang sengaja terbaca oleh Franda.
"Hang Zhie?" ucap sang gadis.
Franda merasa terkejut.
"Kau Hang?" tanya Franda.
"Bukan, aku bilang, aku ini kakaknya."
Franda merasa bahwa dirinya di bohongi dan ingin pergi dari sana, namun Hang mencoba untuk mencegah.
"Aku tidak mau kau pergi begitu saja seperti waktu itu jadi aku melakukan semua ini, di dalam lift, pasti kau memikirkan aku ya? kita memang saling terhubung tetapi kau tidak pernah mengakui! aku berterima kasih dengan apa yang kau buka selama ini terhadapku di masa! aku membalasnya dengan membebaskan mu dari penjara!"
Franda mematikan langkah yang berbalik.
"Alasan untukku pergi adalah dirimu, jangan pernah mengganggu dan mencari ku lagi!"
Fito ingin membantu sang teman tetapi tidak diperbolehkan oleh bosnya.
__ADS_1
"Dia akan kembali kemari, aku tahu."
"Bos, tapi aku sudah susah payah mendapatkannya tetapi bagaimana bisa begitu saja?"
"Dia ada kekasih, mana bisa aku merebutnya dari sisi kekasihnya."
"Kau tahu?"
"Iya, selama ini aku memantau kehidupannya yang cukup pelik karena harus dikejar oleh seorang dosen bernama Doni. Aku akan selalu bersamanya Dan tidak akan pernah meninggalkannya lagi. Aku tetap bertunangan dengan pilihan ayahku, aku ingin mengetes bagaimana perasaan Franda terhadapku!" jelas Hang dengan keyakinan.
"Kau akan membuatnya semakin mendekat?"
"Ya, kau benar."
Sang pria memiliki satu trik yang cukup bagus untuk mendapatkan hati dari seorang Franda.
Gadis itu menyadari jika memiliki cinta untuk Hang, di dalam lift tadi, Hang bertatapan cukup intens dengan Franda, jadi dia melihat sebuah kejujuran di mata sang gadis.
Dia yakin jika perasaannya sama, keduanya jatuh cinta sejak perpisahan itu.
Keyakinannya sangat besar, dia tak akan menjadi orang yang tolol karena memiliki cinta yang sepihak, cinta untuk Franda tidak sepihak dan butuh pembuktian.
Dia akan menjadi milik Franda selamanya.
Hang sangat percaya itu.
__ADS_1
******