Siapa Yang Dicintai Suamiku? ( Season 2 )

Siapa Yang Dicintai Suamiku? ( Season 2 )
Kenangan Lalu


__ADS_3

"Victor, maaf karena aku tidak bisa bersamamu, mungkin seharusnya kamu melupakanku saja. setidaknya kita memiliki kenangan indah di saat kita bersama. genggamlah kenangan itu. dan lupakan kenangan itu di saat dirimu telah menemukan seseorang yang kamu cintai!" ucap Michelle.


"Aku tidak ingin berpisah denganmu, aku akan mencarimu suatu saat nanti. jangan lupakan kenangan kita, Michelle!" pinta Victor.


"Jaga dirimu baik-baik! lupakan aku!" kata Michelle yang melangkah pergi.


"Michelle, aku akan mencarimu suatu hari nanti," batin Victor.


Flash Back Of.


"Walau sudah lima tahun, kau masih belum berubah. selama ini aku mengira dirimu sudah menikah dengan Alex. ternyata kalian sudah putus. Michelle, aku akan melamarmu suatu saat nanti," batin Victor.


Ruangan kantor Michelle.


Michelle duduk terdiam saat mengingat pertemuannya dengan mantan kekasihnya itu.


"Victor, asal kau tahu di saat aku kembali ke rumahku, setiap saat aku merindukanmu, aku selalu berharap kau datang menjumpaiku dan mungkin aku akan menerimamu dan meminta persetujuan dari papaku. tapi, aku menunggumu selama dua tahun. dan pada akhirnya kau bertunangan dengan wanita pilihan keluargamu. oleh sebab itu aku memilih melupakanmu," batin Michelle.


"Dua pria yang kucintai sebelumnya telah membuatku putus asa. dan aku beruntung sekali karena bertemu dengan Leonardo. seorang suami yang baik dan perhatian," batin Michelle.


Michelle mengeluarkan handphone miliknya dan menekan salah satu kontak nama.


Di sisi lain Leonardo sedang rapat dengan klien besarnya.


Di saat Leonardo sedang berbincang dengan mereka, nada dering masuk ke handphone miliknya.


Leonardo melihat ke handphone miliknya, ia pun tersenyum dan langsung menjawab panggilan itu.


"Hallo, Michelle," sahut Leonardo.


"Leonardo, apakah kamu sedang sibuk?" tanya Michelle yang di seberang sana.


"Tentu saja, Tidak!" jawab Leonardo yang melangkah keluar dari ruang rapat.


"Bagaimana, Istriku? apakah kamu tidak apa-apa?" tanya Leonardo.


"Aku tidak apa-apa, aku hanya ingin mendengar suaramu saja!"


"Ternyata istriku sedang merindukanku, apakah perlu aku ke sana sekarang juga?" tanya Leonardo dengan senyum.


"Tidak perlu! kamu sedang sibuk, malam ini kamu pulang lebih awal, aku ingin menyediakan makanan kesukaanmu!"


"Aku akan pulang lebih awal, tunggu aku!" jawab Leonardo.

__ADS_1


"Sampai jumpa nanti malam!"


"Sampai jumpa, aku merindukanmu!" ucap Leonardo yang kemudian memutuskan panggilannya.


"Ada apa dengan Michelle, kenapa sepertinya ada yang aneh?" gumam Leonardo.


"Apakah terjadi sesuatu?" ucap Leonardo.


"Tuan," sapa seorang pria yang adalah asistennya.


"Ada apa?" tanya Leonardo.


"Tuan, mereka sedang menunggu Anda," jawab Asistennya.


"Iya," jawab Leonardo yang kembali memasuki ruangannya.


"Maaf, mari kita lanjutkan!" ucap Leonardo yang duduk kembali ke kursi rapatnya.


Sementara Michelle yang berada di ruang kantornya ia tersenyum setelah mendengar suara suaminya itu.


"Tidak peduli berapa banyak aku mencintainya dulu, yang pasti adalah aku sudah melepaskan semua kenangan masa lalu. dan saat ini aku hanya mengutamakan masa depan. Leonardo adalah pria yang paling ku cintai," ucap Michell sambil melihat cincin pernikahannya.


Tidak lama kemudian Michelle meninggalkan ruangan kantornya. wanita itu mengambil blazer dan juga tasnya, ia kemudian meninggalkan hotel di siang itu.


"Michelle," sapa suara seorang pria yang muncul di sana.


Saat mendengar sapaan seseorang, Michelle menoleh ke arah suara itu berada.


"Victor, kenapa kamu bisa ada di sini?"


"Aku ingin berjalan-jalan dan mencari barang kebutuhanku. kelihatannya dirimu sangat sibuk," kata Victor yang melihat barang belanjaan Michelle di dalam keranjang.


"Aku hanya melakukan tugasku saja, kalau tidak ada apa-apa aku pergi cari bahan lain dulu!" pamit Michelle.


"Iya," jawab Victor dengan senyum.


"Siapapun pria itu yang menikahmu, dia pasti adalah pria yang paling bahagia," batin Victor.


"Michelle, aku pasti akan mendekatimu lagi," ucap Victor.


Setelah satu jam kemudian.


Michelle yang telah selesai belanja ia memasukan barang-barangnya ke bagasi. saat ia sedang sibuk, Victor datang membantunya mengangkat barang itu dan meletakkan ke dalam bagasi mobil wanita itu.

__ADS_1


"Terima kasih!" ucap Michelle.


"Sama-sama! kamu sangat hebat, dalam sehari kamu harus mengurus hotel dan rumah. siapapun yang bersama denganmu dia pasti adalah pria yang sangat beruntung.


"Jangan memujiku, aku hanya melakukan tanggung jawabku saja, hari sudah sore aku harus pulang dulu!"


"Sampai jumpa!" ucap Victor.


"Sampai jumpa," balas ucapan Michelle yang kemudian mmasuk ke dalam mobil


Jam dinding menunjukan pukul 17.00.


Leonardo kembali ke rumahnya lebih awal, ia membawa sesuatu di tangannya dan kemudian melangkah masuk ke dalam kediaman.


"Michelle...," panggil Leonardo yang menuju ke dapur.


"Leonardo, kamu pulang lebih awal hari ini," sahut Michelle dengan senyum dan memeluk suaminya.


"Iya, aku tidak ingin istriku menunggu hingga malam, tentu saja aku harus pulang cepat," jawab Leonardo yang mengecup dahi istrinya.


"Terima kasih karena cepat pulang," ucap Michelle dengan senyum.


"Aku akan membantumu di dapur," kata Leonardo.


"Iya, mari kita melakukannya bersama," jawab Michelle.


"Sebentar, Michelle!" seru Leonardo yang mengeluarkan box berukuran standar dan kemudian membukannya.


"Gelang emas?"tanya Michelle yang melihat benda yang ada di dalam box itu.


"Iya, ini adalah gelang emas yang aku pesan khusus untukmu," jawab Leonardo yang menunjukan sesuatu pada istrinya.


"L & M?" ucap Michelle yang melihat dua huruf yang terukir di bagian dalam gelang itu.


"Ini adalah nama kita, dan aku ingin kamu memilikinya, bukan hanya gelang emas ini yang menjadi milikmu. tapi pria yang di depanmu ini juga adalah milikmu," kata Leonardo yang memakaikan gelang ke tangan istrinya.


"Terima kasih, aku sangat menyukainya," ucap Michelle yang mencium wajah suaminya.


"Kamu layak memilikinya," kata Leonardo dengan senyum.


"Mari kita lanjutkan kerja kita selanjutnya!" ajak Leonardo yang menuju ke dapur bersama istrinya.


Setelah beberapa jam kemudian.

__ADS_1


Leonardo dan Michelle malam bersama.


__ADS_2