Siapa Yang Dicintai Suamiku? ( Season 2 )

Siapa Yang Dicintai Suamiku? ( Season 2 )
Ditabrak


__ADS_3

Pusat perbelanjaan.


Leonardo bersama istrinya sedang berbelanja kebutuhan rumah tangga.


Pasangan suami istri itu memilih barang yang mereka butuh dan memasukan ke keranjang belanjaan.


Selama satu jam mereka berada di dalam pusat perbelanjaan itu.


"Michelle, kamu menunggu saja di mobil, biar aku saja yang mengantri," kata Leonardo yang melihat banyak pembeli yang sedang antri menuju ke kasir.


"Tidak apa-apa, aku akan menunggu bersamamu," jawab Michelle.


"Di sini ramai sekali, lebih baik kamu menunggu di luar!"


"Baiklah, aku akan menunggu di luar," jawab Michelle yang melangkah keluar.


Istri Leonardo berjalan menuju ke mobil suaminya dan di saat yang sama sebuah mobil melaju ke arah Michelle.


Bruk.


Tabrakan yang dilakukan mobil itu mengenai tubuh Michelle sehingga kepala wanita itu terbentur kaca jendela mobil. dan tubuhnya jatuh terhempas ke aspal.


"Aarghh...," jeritan Michelle yang kesakitan.


"Ada yang ditabrak lari...," teriak para pejalan kaki yang di sekitaran sana.


Leonardo yang memandang ke arah luar sana ia melihat istrinya sedang tergeletak di jalan dengan kepalanya yang mengeluarkan darah.

__ADS_1


"Michelle...," teriak Leonardo yang langsung berlari ke menuju ke istrinya


"Michelle...," teriak Leonardo langsung mengangkat tubuh istrinya.


"Leo...," ucap Michelle yang kesakitan.


"Buka matamu, kau tidak akan apa-apa, kita akan ke rumah sakit!" kata Leonardo yang cemas dan mengendong istrinya masuk ke dalam mobil.


Selama perjalanan Leonardo berusaha bicara dengan istrinya agar wanita itu tidak memejamkan matanya.


"Michelle, buka matamu! sebentar lagi kita akan tiba!" ucap Leonardo.


Michelle menahan sakit dan mengeluarkan air mata. wajah wanita itu berlumuran darah dari kepalanya.


Setelah lima belas menit kemudian, mobil Leonardo tiba di depan rumah sakit. pria itu sangat cemas dan langsung keluar dari mobil dan mengendong istrinya dengan berlari ke dalam sambil berteriak.


Para suster bergegas mendorong ranjang beroda menghampiri Leonardo, dengan cepatnya mereka membaringkan Michelle di atas ranjang itu. dan setelah itu mereka sama-sama mempercepatkan langkah mereka mendorong ke ruangan darurat.


"Michelle, buka matamu jangan tidur, lihat aku!" teriak Leonardo yang cemas sambil mendorong ranjang itu.


"Leonardo...," seru Michelle yang sedang kritis.


"Kau akan baik-baik saja, sayang! bertahanlah! " ucap Leonardo yang mengeluarkan air mata dan memegang tangan istrinya dengan erat.


Di saat memasuki ruangan UGD Leonardo dan Michelle harus melepaskan pegangan mereka, tatapan Leonardo terhadap istrinya di banjiri dengan air mata. rasa takut melanda dirinya karena melihat luka parah yang di alami oleh istrinya itu.


"Michelle akan baik-baik saja! iya, dia akan sembuh!" guman Leonardo.

__ADS_1


Tidak lama kemudian ia mengeluarkan handphonenya dan menghubungi seseorang.


"Hallo, Leonardo. ada apa?" tanya seorang pria yang di seberang sana.


"Aaron, Michelle ditabrak lagi."


"Apa, tabrak lari? bagaimana dengan Michelle sekarang?"


"Dokter sedang menyelamatkannya, aku butuh bantuanmu."


"Katakan saja, ada apa?"


"Periksa rekaman cctv yang di depan pusat perbelanjaan. aku yakin plat mobilnya pasti terekam," kata Leonardo.


"Baiklah, akan ku lakukan sekarang juga!" jawab Aaron yang kemudian memutuskan panggilannya.


"Kecelakaan atau sengaja? tapi siapa yang tega melakukan ini?" gumam Leonardo.


"Siapapun dia, tidak akan ku lepaskan," gumam Leonardo.


Sementara di dalam ruangan itu dokter dan suster sedang berusaha melakukan penyelamatan terhadap Michelle. wanita itu tidak sadarkan diri lagi. para suster membersihkan darah yang mengenai wajahnya itu.


Selama satu jam Leonardo dan keluarga Michelle menunggu di luar dengan hati yang cemas.


Johan dan Jhones langsung menuju ke rumah sakit saat mendengar kabar dari Leonardo.


"Kalau bukan karena aku menyuruhnya menunggu di luar, maka hal ini tidak akan terjadi," ujar Leonardo.

__ADS_1


"Leonardo, jangan salahkan dirimu! mungkin saja seperti yang kamu katakan kecelakaan ini bisa saja sudah direncanakan," ujar Johan.


__ADS_2