
...KTHV COMPANY...
Hari memang masih pagi, matahari pun masih enggan untuk keluar dari peraduannya
Namun.. terdapat namja berparas tampan dengan mata hazelnya.
"haaahhh"
Hanya nafas berat yang di hembuskan oleh namja tampan tersebut.
Ia pun duduk di kursi kebesarannya dengan sesekali menyesap coklat hangat yang menjadi minuman favoritnya.
Kring.. Kringg (anggaplah suara deringan telpon)
"halo" ucapnya dengan suara baritoon khas miliknya.
"Ada di mana ? " ucap seseorang dari sebrang sana.
"di kantor" singkatnya.
"dasar gila kerja. Nanti malam pulang ke rumah utama"
"jika tidak malas" ketusnya yang langsung mematikan panggilannya sepihak.
Ia pun melanjutkan pekerjaannya.. Mengoreksi laporan dari karyawan, menandatangani surat kontrak yang menurutnya menghasilkan pundi pundi rupiah.
Namja itu memang penggila kerja. Pantas dia mendapatkan kesuksesan yang cemerlang. Karena ia sudah belajar dunia bisnis ini sedari usia belia.
...Intro...
...Kim Taehyung...
...Namja berusia 35 Tahun....
Masih single karena dia sangat sulit menjalin hubungan dengan seseorang.
Putra tunggal dari Kim Minho dan Kim Sinhye.
Pengusaha sukses.
Menjadi CEO di perusahaan KTHV Company semenjak umur 25 tahun.
Just info. π Perusahaan KTHV Company bergerak di bidang arsitektur bangunan dan perumahan.
β β‘β β‘β β‘β β‘β
Jam menunjukkan pukul 07.00 KST. karyawan di perusahaan KTHVΒ© sudah siap bekerja.
"permisi sajangnim" Ucap salah satu asisten Taehyung. Si pemilik senyum secerah matahari.
".. Ini laporan minggu ini" ucapnya menyerahkan dokumen laporan pendapatan dan pengeluaran di minggu ini.
" Apakah ada masalah besar?" tanyanya.
"tidak ada sajangnim" jawabnya.
"baiklah"
Pria itu pun membungkuk memberi hormat lalu hendak beranjak dari tempat ini.
"hobiaah"
Pria itu pun menoleh
"ada yang bisa saya bantu lagi sajangnim?"
"saya mau tanya"
"tanya ?? "
__ADS_1
"menurutmu.. apa aku terlihat tua? " tanyanyaaa.. Sedangkan yang mendengarkan hanya berlagak bingung.
"apa maksud sajangnim?" herannya.
"panggil Tae saja.. Kita sedang berdua"
Yaa. Taehyung dan Hobi merupakan teman sewaktu kuliah dulu di luar negeri. Tepatnya di jepang. Dan usia mereka hanya selisih 3 tahun lebih muda si Tae.. Tapi soal asmara.. Si Hobi lebih beruntung karena dia memiliki seorang istri yang sekarang tengah mengandung buah hati mereka.
"aah.. Baiklah Tae... Kenapa kau tiba tiba bertanya seperti itu? "
"tidak ada.. Hanya saja orang tuaku selalu meminta cucu" jelasnya.
Hahahahaha
Suara tawa itu terdengar dari pria pemilik senyum matahari di teletubis
"kenapa kau tertawa? " tanya Tae.
"yaaak.. Bagaimana mereka bisa mendapatkan cucu.. Anaknya saja belum memilih pasangan" jelasnya.
"apa kau mengataiku hobi-aah? "
"bukan begitu Tae.. Aku hanya mengatakan ys g sebenarnya"
"makanya.. Kau jangan urus kerjaan terus.. Sekali kali lah.. Cari wanita yang cocok" lanjutnya
"aku tidak tertarik pada wanita" singkatnya yang membuat hobi kaget banget.
"jinjja?? Lalu.. Apa kau menyukai pria? "
"aiiissshh.. Jaga mulutmu hobi-aah.. Aku tidak mengatakan begitu" jelasnya sambil memijat pelipisnya.
"tadi kau mengatakan tak tertarik pada wanita"
"untuk saat ini"
"oh"
"hehehe.. Mian Tae.. Habisnya kau mengatakan itu dengan gamblang.. Jadi, aku salah mengerti"
"tapi.. Omong omong.. Kau tidak terlihat tua kok... Kim Taehyung selalu tampan" pungkas hobi.
"hmmm"
"hanya itu? "
"lalu?? " heran tae
"aishh.. Ya sudahlah.. Aku ke ruanganku dulu. Jangan lupa nanti jam 1 ada rapat dengan perusahaan WWH.. Mereka menginginkan desain gedung yang cocok untuk pabrik kue miliknya"
"hmmm"
"ya sudah.. Aku pergi dulu"
Hobi pun meninggalkan ruangan Taehyung dengan tak lupa menutup kembali pintu tersebut.
Setelah kepergian Hobi, Taehyung membuka laci kecil di bawah mejanya.. Ia mengeluarkan benda bulat kecil itu.
"Apakah kau masih hidup cantik??" gumannya.
Ia memandang lekat benda bulat kecil tersebut.
"Entahlah.. Kenapa aku selalu berharap kita akan bertemu kembali. Sedangkan aku pun belum tau siapa nama aslimu. Kau begitu manis dan pemalu. Dan aku hanya mengingat satu tanda yang ada di wajahmu". Lanjutnya.
β β‘β β‘β β‘β β‘β
Jam menunjukkan pukul 12.55. Taehyung segera menuju ke ruang rapat yang telah di sediakan.
Dan rapat pun segera di mulai karena kebetulan cliennya tengah menunggu kedatangan Taehyung.
Skip
Rapat selesai di adakan dan tentunya mereka sama sama puas dengan hasil rapat yang sudah di langsungkan.
__ADS_1
Taehyung kembali ke ruangannya.. Ia melihat jam yang melingkar di pergelangan tangannya.
"Jam 15.30" Ucapnya..
"permisi boss" ucap seseorang di sebrang sana.
Ia pun mendongakkan kepalanya.
"ada apa? "
"Hari ini ada jadwal bulanan makan malam bersama keluarga anda" jelasnya.
Pria itu adalah Mark.. Asisten pribadi Taehyung yang senantiasa menemaninya kemanapun ia minta.
"melelahkan"
Hanya itu yang di ucapkan pria tampan dengan mata hazel yang indah.
Sedangkan Mark yang paham dengan sikapnya.. Ia pun langsung meninggalkan tempat itu.
...»»ββββ> Di lain Tempat <ββββ««...
Terdapat pria manis yang tengah terbaring lemah di brangkar rumah sakit. Terdapat beberapa alat rumah sakit yang menempel pada tubuhnya. Jangan lupakan selang infus dan oxigen yang tertancap di tubuhnya. Ruang tersebut tampak sepi. Hanya ada pria manis itu sendiri. Entah sudah berapa lama ia tak sadarkan diri.
Tiba-tiba tangan itu bergerak. Memberikan tanda tanda bahwa masih ada harapan untuk hidup pada pria manis itu. Perlahan ia membuka matanya meski terasa berat.
"Di mana aku?? " bathinnya..
Bibirnya terasa berat dan kaku.. tenggorokan nya terasa kering. Sedangkan tubuhnya lemah tak bertenaga..
Dengan sekuat tenaga, ia berusaha meraih gelas yang ada di nakas tempatnya berbaring. Namun tangannya tak sampai hingga...
' craaasshhhhh '
Gelas beling itu pun pecah
Tak berapa lama kemudian.. Datanglah seorang perawat menghampiri namja manis tersebut.
"An...annndaaaa.. Su.. Sudaaahh... Sadar tuan??" tanyanya.. Namun namja itu diam dan menunduk ke bawah.
Atensi perawat terlihkan pada gelas ya g pecah di lantai..
"apakah amda haus?" tanyanya.. Sedangkan yang di tanya hanya mengangguk.
"baiklah.. Tunggu sebentar" ucapnya kemudian bergegas mengambil air minum untuk pasiennya..
Tak lama kemudian dia pun tiba dengan segelas air minum di tangannya. Di bantulah sang pasien untuk duduk agar mempermudah untuk minum.
Perawat itu sedikit syok tatkala melihat gelas yang berisi air minum itu tandas tak tersisa.
"apakah anda ingin minum lagi? "
Namun.. Hanya gelengan yang ia dapatkan.
"Tunggulah.. Sebentar lagi akan ada dokter yang memeriksa keadaan anda". pungkasnya.. Lalu ia membereskan beling beling kaca yang berserakan di lantai.
Tepat setelah perawat itu membereskan pecahan beling, dokter pun masuk dan langsung memeriksa keadaan sang pasien.
" apakah ada yang sakit tuan?" tanya dokter itu
Sekali lagi.. Pasien itu hanya mengangguk sebagai jawaban.
"Dari tadi pasien hanya begitu dok.. Belum bersuara sama sekali" jelas perawat itu.
"mungkin pasien masih syok atas keadaannya sus.. Ya sudah.. Biarkan dia istirahat.. 8 bulan bukan waktu yang sebentar" ucap dokter itu kemudian meninggalkan ruang rawat namja manis tersebut.
Hai Guysssss..
Ini Novel Taekook ku yang pertama yaaah..
Terima kasih bagi yang sudah mampirππ
Jangan Lupa Tinggalin Jejaknya β€π
__ADS_1