Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK

Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK
Selamat


__ADS_3

...๐˜ผ๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™š๐™ค๐™ฃ๐™œ.....


...๐™„'๐™ข ๐˜พ๐™ค๐™ข๐™š ๐˜ฝ๐™–๐™˜๐™ ...


...๐™ˆ๐™–๐™–๐™› .. ๐™๐™ฎ๐™ฅ๐™ค ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™– ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™–...


.........


........


.......


...*:..๏ฝกoโ—‹ ๐“—๐“ช๐“น๐“น๐”‚ ๐“ก๐“ฎ๐“ช๐“ญ๐“ฒ๐“ท๐“ฐใ€€โ—‹o๏ฝก..:*...


"Apakah aku harus pasrah?? "


Kata itu terlintas sejenak di pikiran Jungkook.


BRAK


Pintu itu dibuka dengan kasarnya dan menampakkan seorang bodyguard yang tengah berusaha mendekati Jungkook.


"Siapa kau ?"


Wajah orang itu tak terlihat dengan jelas karena temaran cahaya lampu yang ada di sana.


"suaramu bagus juga. Aku tak yakin kau seorang pria" tutur BG tersebut.


"Dasar pria bajingan. Lepaaskan aku"


"Tidak akan. Boss tidak akan melepaskanmu semudah itu. Ku sarankan kau segera memberikan apa yang bosku minta"


"Aku sendiri tak tau menau tentang itu "


"Bullshit"


Pria itupun keluar setelah berucap seperti itu.Meninggalkan Jungkook yang sudah tampak putus asa dan melemah. Wajah putihnya terlihat lebih pucat. Tenggorokannya terasa kering.


Berharap pertolongan walaupun terasa mustahil. Ia tak begitu paham dan mengetahui siapa yang menculiknya saat ini.


Seingatnya, ia tengah berjalan pulang usai menemui tuan Lee namun berakhir ia berada di tempat gelap seperti ini.


"Aku sudah tidak kuat, kepalaku terasa berat. Maafkan aku Jungkook. Aku tak bia menyelamatkan ragamu"


Sebelum ia memejamkan matanya. Ia mendengar suara ribut yang berasal dari lantai bawah.


Dan tak lama kemudian ia melihat seperti sosok seseorang yang datang kepadanya. Aroma yang pernah ia kenal sebelumnya. Namun ia sudah tak sanggup untuk tidak menutup kelopak matanya.


Seseorang itu berusaha untuk membuka seluruh ikatan yang ada pada tubuh Jungkook. Setelahnya, ia pun membawa tubuh yang terkulai lemas itu ke dalam gendongannya.


Menuruni anak tangga dan segera membawa Jungkook ke rumah sakit terdekat.


โ—†โ—‡โ—†โ—‡โ—†โ—‡โ—†โ—‡


"Ini di mana ?" pertanyaan pertama kali yang ia ucapkan tatkala membuka matanya.


Di sebuah padang yang luas. Ia melihat sosok yang sama seperti dirinya. Namun ini versi namja. kulitnya seputih susu dan wajahnya terlihat manis, cantik, dan tampan secara bersamaan. Ia pun mengingat bahwa itu adalah rupa Jungkook. pemilik raga yang selama ini sangat membantunya.


"Nuuna... "


"Bukankah kau Jungkook ?" ia pun reflek melihat dirinya. Ternyata ia berada pada tubuh miliknya.


"Nuuna..." panggilnya lagi.


"Kau Jungkook ?" dan namja manis itu pun mengangguk.


"Maafkan aku Jungkook.. Aku tak bisa menyelamatkanmu... Aku..." ucapan itu terpotong oleh suara namja manis itu.


"Tak apa Nuuna, tapi aku ingin meminta satu hal padamu"


"Apa itu ?"


"Aku ingin kembali"


"Jungkook..."

__ADS_1


"Ijinkanlah aku kembali Nuuna... Ada seseorang yang haru segera aku temui. Aku ingin memeluknya. Aku sangat merindukannya"


"Jungkook ? Tidak bisakah kau memberiku waktu sebentar saja?"


"Aku bosan di sini Nuuna... Padang yang penuh dengan kehampaan, setiap detiknya aku merasa seseorang tengah memanggilku. Aku merindukan suara itu. Aku merindukan pelukan itu. Mungkin aku dulu terlalu berputus asa. Tapi aku mau kembali sekarang"


"Jungkook..... Maafkan aku. Aku sendiri t ak tahu bagiamana cara untuk mengembalikan ini seperti semula. Di saat aku terbangun. Aku sudah berdada dalam raga yang berbeda" Jelasnya.


"Aku ingin kembali.... Hikss.. Hikss.. Hiksss.."


"Jungkook.. Maafkan aku "


Cahaya terang pun membuat keduanya menjadi silau.


"Ini di mana ?"


"Jungkook.. Kau sudah sadar ?"


"Kamu siapa ?" tanya Jungkook tatkala melihat seorang berdiri di samping kasur brangkar miliknya.


"Saya.."


Brakkkk..


"Jungkook"


"Jin Hyung" pekiknya.


Seokjin langsung mendekat dan memeluk erat tubuh sang adik.


"Hyung.. aku di mana ? Kenapa aku ada di sini?"


"Kau selamat Jung... Hyung senang masih bisa melihatamu. Sekarang kau aman."


"Hyung lepas.. Ini sesak eoh"


Dan Seokjin pun melepaskan pelukannya.


"Maaf Jung, Hyung terlalu senang"


"Tak apa Hyung.. Oh ya.. Dia siapa ?" Ucapnya kemudian pandangan keduanya teralihkan pada namja tampan yang tengah berdiri di dekat tiang infus.


"Oh Tahyung, Terima kasih banyak sudah membantu kami."


"Sama-sama.. Kalau begitu saya permisi dulu"


"Oh yaa.. Paman Lee kemana ? "


"Paman sedang berada di kantor kepolisian bersama para polisi dan penjahat itu"


"Sampaikan ucapan terima kasihku pada paman Lee. Mungkin sebentar lagi Namjoon akan sampai juga di sana menemani paman"


"Saya permisi "


"sekali lagi terima kasih banyak" ucap Seokjin yang hanya diangguki oleh namja tampan itu.


"Hyung... Sebenarnya, apa yang terjadi?"


"Orang jahat itu, yang sering mengincarmu. 2 hari yang lalu ia berhasil menyekapmu. Untung saja Paman Lee dan Taehyung membantu membebaskanmu. Hyung juga tak menyangka. Kau tahu sendiri kan bahwa hyung sedang di luar kota. Dan tiba-tiba hyung mendapat kabar bahwa kau tak bisa di hubungi. Hyung sangat khawatiir padamu Jung" Ucapnya panjang lebar.


"Hyung jangan terlalu khawatir. Toh aku baik baik saja. Dan sejak kapan aku ada di sini?"


"Kau sejak semalam ada di sini Jung.. Dan kau baru sadar. Kata dokter kau kekurangan cairan dan nutrisi. Oh astaga.. Apakah penjahat itu tidak memberimu makan dan minum ?"


Jungkook menyerngit bingung... Seingatnya, terakhir kali ia tak sadarkan diri saat di tengah hutan, ketika para penjahat itu memaksa menyerahkan semua file rahasia peninggalan orang tuanya.


"Hyung.. Bukankah aku di temukan di Hutan ?"


"Tidak Jung.. Kau di temukan di rumah kosong yang tempatnya sangat jauh dari sini."


Jungkook semakin bingung mendengar penjelasan dari Seokjin.


"Sudahlah Jung.. Kapan kapan kalau kau sudah keluar dari sini. Hyung akan menceritakannya. Kau haru banyak istirahat agar lekas pulih"


"Baiklah Hyung.. Terima kasih"

__ADS_1


Seokjin mengusap lembut surai Jungkook. Membantu membenarkan posisi tidur sang adik, tak lupa ia memasangkan selimut sampai batas dada pada Jungkook. Dan tak lama kemudian namja manis itu tertidur lagi.


Flashback


kring.. Kringg..kriing..


Suara telpon itu berasal dari HP Taehyung. Ia segera mengangkat telpon yang berasal dari salah satu orang suruhannya.


"Tuan.. Saya mendapatkannya"


"Baiklah, segera kirim alamatnya pada saya"


"siapa Tae?" tanya tuan Lee tatkala sambungan telpon itu terputus.


"Orang suruhanku paman. Dia sudah mendapatkan posisi Jungkook"


"Syukurlah.. Ayo Tae.. Kita segera ke sana".


memerlukan waktu yang cukup lama agar keduanya sampai di sana. Sekitar satu setengah jam waktu yang di butuhkan.


"Tae... Bagaimana orang suruhanmu? Kapan mereka akan tiba di sini?"


"Sebentar lagi paman, mungkin 3 menit lagi"


Mereka berada di halaman rumah besar yang sudah usang tersebut.


Mereka mengendap masuk ke sana. Beruntung pencahayaan di sana terbilang kurang. Jadi mempermudahkan aksi mereka.


Taehyung dan Lee Dong Wook bergerak dengan lincahnya.


^^^(om gantengku bukan sembarang om om ya)^^^


Mereka menguping sejenak pembicaraan para penjahat itu sambil menunggu anak buah Taehyung tiba.


Dan ketika semuanya sudah siap. Mereka pun menyerang para penjahat tersebut. Mereka menyerang tak sampai melukai organ vital. Taehyung hanya ingin menyelamatkan Jungkook. Terlepas penjahat itu. Biarlah urusan pihak yang berwajib.


penjahat itu kalah telak dengan anggota suruhan Tae yang berjumlah dua kali lipat dari mereka.


Setelah penjahat itu di amankan. Tuan Lee dan yang lainnya membawa para penjahat itu ke salah satu kantor kepolisian untuk di tangani.


Sedangkan Taehyung menuju lantai 2 untuk menyelamatkan Jungkook.


Dia melihat keadaan Jungkook yang memprihatinkan. Wajah yang pucat, tubuhnya tampak lemah, ada beberapa memar di bagian wajahnya, ia tergeletak di lantai yang dingin nan gelap serta ruangan yang terasa pengap itu.


Maka di bawalah tubuh itu ke dalam gendongannya.


"Bertahanlah Jungkook" Ucapnya sambil menuruni anak tangga dengan tergesa.


.......


.......


.......


Aaah.. Ini part terpanjang yang ku tulis.


Banyak dramanya.. Ketikanku akhir akhir ini sering ilang tiba tiba.. ๐Ÿ˜ญ.


Mohon dukungan dan semangatnya yaaa guysssss... Aku sempet sempetin Up walau lagi sibuk ke mantenan temen๐Ÿ˜ƒโœŒ


Makasih.. Salam cinta dari aku๐Ÿฅฐ.


...๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ž๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ...


...๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž ๐™™๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™…๐™ž๐™ ๐™– ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐˜พ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ ๐™ช...


...๐™‚๐™ช๐™ข๐™–๐™ฌ๐™ค...


...๐™จ๐™š๐™š.. ๐™ฃ๐™š๐™ญ๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™ฉ...


.......


.......


.......

__ADS_1


๐“ข๐“ฝ๐“ธ๐“ป๐”‚ ๐“ซ๐”‚ :


๐“ฃ๐“ช๐“ฑ๐“ฒ๐“ต๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฝ๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ฃ๐“ช๐“ฎ๐“ด๐“ธ๐“ธ๐“ด๐Ÿป๐Ÿฐ


__ADS_2