
...๐ผ๐ฃ๐ฃ๐ฎ๐๐ค๐ฃ๐.....
...๐'๐ข ๐พ๐ค๐ข๐ ๐ฝ๐๐๐ ...
...๐๐๐๐ .. ๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ ๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐...
.........
........
.......
...*:..๏ฝกoโ ๐๐ช๐น๐น๐ ๐ก๐ฎ๐ช๐ญ๐ฒ๐ท๐ฐใโo๏ฝก..:*...
Sebulan lamanya..
Kookir berada di tubuh namja manis bernama Jungkook. Selama sebulan ini, ia mencari tahu tentang si pemilik tubuh ini. Bukan karena apa.. Dia hanya tak mau ada yang mencurigai namja manis ini.
Ia mulai mencari tahu tentang sosok 'Jungkook' melalui barang barang yang ada di kamarnya. Kebetulan di saat ia sedang mencari sesuatu, ia menemukan sebuah buku yang tampak usang. Terlihat seperti diary.. Di sana tertulis banyak curahan dari namja ini. Mengenai keluarga dan seseorang dengan sebuah nama sebutan yang menurutnya lucu.
Firasatnya mengatakan bahwa sosok ini merupakan namja yang introvert. Berbanding terbalik dengan sikap penghuni raganya..
Just info.. Kookie merupakan wanita yang gigih, pintar, periang, cantik, dan tipe tipe wanita bawel dan suka ceplas ceplos.
'Baiklah.. Aku sedikit paham tentang orang ini. Setidaknya aku bisa mempersiapkan diri di dunia baru ini' bathinnya.
~Hari Yang Cerah ๐~
Secerah senyuman seseorang yang sedang membaca tulisan asal ini ๐ธ.
Hari ini Jungkook (Ahh.. Maksudnya si Kookie yanh berada di tubuh Jungkook) akan mengunjungi salah satu pameran besar besaran yamg ada di pusat kota. Pameran itu biasanya di adakan setiap 5 tahun sekali. Dimana akan banyak para seniman memamerkan hasil karyanya.. Entah itu berupa lukisan, ataupun miniatur sebuah gedung atau suatu bangunan. Tentunya tak sembarang karya yang di pamerkan di sana. Mereka harus melewati berbagai seleksi yang sangat ketat. Karena acara ini merupakan acara besar. Akan banyak para pejabat, orang kaya, pengusaha atau seniman lainnya yang akan berkunjun ke sana.
Tentu hal itu tak akan di sia siakan oleh seorang pecinta seni seperti Jungkook (Kookie). Dan sepertinya Jungkook juga orang yang menyukai seni. Hal itu bisa di lihat oleh kookie yang tak sengaja melihat gambar oret oretan di lembaran dairy milik Jungkook.
"Hyung.. Aku pamit dulu yaa"
"Mau kemana Jung? " tanya Seokjin yang tengah menyantap sarapannya.
"Aku mau ke pameran seni dulu di pusat kota. Hyung tak usah mengkhawatirkanku".
" Tunggu dulu.. Hyung antar kamu.. Oke"
"Tidak usah hyung.. Aku naik bus saja "
"Tidak Jung.. Hyung akan mengantarmu"
"Aku beneran gak papa hyung... Janji.. Aku bakalan jaga diri"
" Baiklah.. Apa kau tak mau sarapan dulu?"
" Aku sudah makan sandwich tadi.. Byee hyung" Ucapnya sambil melangkahkan kakinya keluar"
__ADS_1
"Sejak kapan dia suka makan sadwich?? " Heran Seokjin.
Membutuhkan waktu sekitar 25 menitan bagi Jungkook ke tempat pameran yang di tujunya.
Ia sangat kagum ... Bagaimana tidak.. Pameran itu bersifat outdoor, di pintu masuknya saja sudah di pajang beberapa lukisan terkenal.
"Wah.. Akhirnya.. Aku bisa melihat seni yang bagus ini... di jaman ini.. Semua sudah modern.. Berbeda dengan jamanku.. Peralatan melukispun masih terbatas" gumannya sambil melihat satu persatu lukisan yang di pajang sepanjang pintu masuk.
Ia tak kalah kagumnya saat memasuki area pameran.. Terdapat banyak lukisan dan miniatur yang di atur sedemikian rupa. Banyak pengunjung yang berlalu lalang melihat lihat dan memotret hasil karya para seniman hebat.
Ia berhenti di depan lukisan indah, menggambarkan seseorang yang bersayap berada dalam sebuah sangkar emas seolah olah terjebak di dalam sana.
Ia tersenyum... 'apa yang menginspirasi seseorang untuk menggambar ini' pikirnya.
Ia pun berjalan melalui lukisan lukisan itu, atensinya teralihkan saat melihat beberapa miniatur bangunan pencakar langit yang megah.
Banyak para pengusaha yang tengah berkumpul sambil mendengarkan penjelasan dari seseorang yang ia duga adalah pencipta miniatur tersebut.
'entahlah.. Aku tam mengerti.. Aku mau melihat saja.. ' gumannya kemudian beralih pada karya karya seni lainnya.
Sekitar setengah jam ia mengelilingi area pameran.. Ia pun duduk di sebuah kursi kosong. Ia sempat mengambil minuman dan sepotong kue yang tersaji di sana.
"Baiklah para hadirin .. Terima kasih karena sudah menghadiri acara pameran yang di adakan 5 tahun sekali ini. Di kesempatan kali ini, saya akan menunjukkan salah satu maha karya yang sangat indah. Karya inidi buat oleh seorang pengusaha muda yang sukses di negara kita. Berikam tepuk tangannya" Suara MC itu terdengar antusias saat hendak menunjukkan sesuatu yang memang sedari tadi berada di atas panggung dengan sebuah penutup yang besar.
Pengunjung yang ada di sana pun mulai berbisik, kira kira karya apakah itu.. Mereka penasaran dengan apa yang ada di balik kain penutup besar tersebut.
"Baiklah.. Kita akan membuka penutup ini. Mohon bantuannya kepada para petugas.. Kita hitung mundur.. 3... 2... 1... "
"Hebat sekali" pekik Jungkook.
"Sekarang.. Kita sambut pencipta miniatur yang sangat indah ini .. Pengusaha sukses di usia yang terbilang masih muda. Tuan Kim Taehyung dari THV Company"
Sorot kamera mengarah kepada sosok namja tampan berjas rapi. Dapat di lihat dengan jelas melalui layar lebar yang sengaja di pasang di sisi kanan dan kiri panggung tersebut. Sosok namja dengan gaya elegannya, muda, tampan dan berbakat. Jangan lupakan kekayaannya..
Siapa yang berani menolak orang seperti dia??
Akupun mau ๐ญ
Jungkook memekik kaget..
'Bukankah itu tuan tae? 'lirihnya.
'Ternyata dia bukan orang sembarangan'
"Selamat siang semua.. Saya Kim Taehyung dari THV Company. Dan ini adalah hasil buatanku pribadi. Semoga kalian menyukainya. Terima kasih" Pungkasnya.
Semua yang ada di sana menatap kagum pada sosok di depan mereka.
"Baiklah Tuan Kim.. Bisakah anda menceritakan sedikit, mengapa anda membuat miniatur dengan model dan desain seperti ini? Apa yang menginspirasi anda?? " Tanya MC itu.
"Saya membuat ini ketika sedang memikirkan seseorang, saya berencana membangun sebuah mansion seperti yang kalian lihat pada miniatur ini. Sebuah hunian nyaman yang asri untuk di tempati bersama seseorang"
__ADS_1
"Waaaah.. " semua orang berteriak histeris..
*Apakah tuan kKm sudah memiliki pasangan?
Apakah dia sudah menikah?
Siapa yang beruntung memiliki hati tuan Kim??
Ternyata tuan Kim memiliki sisi romantis di sela sela sikap dinginnya*.
Ya.. Kira kira begitulah bisikan para pengunjung di pameran itu.
"Apakah kita boleh tau.. siapa orang spesial itu? " tanya MC lagi.
"Saya rasa itu privasi saya" Jawab Taehyung.
"Baiklah.. Terima kasih banyak kepada tuan Kim Taehyung yang sudah berpartisipasi dalam acara pameran ini dan terima kasih atas kehadiran anda".
Taehyung pun hanya mengangguk. Yaa.. Dia memang begitu.
Tepat setelah Taehyung turun dari panggung, seorang wanita muda menghampirinya. Namun terlihat dengan jelas bahwa Taehyung seakan akan menolak wanita tersebut.
Ia terus melangkahkan kakinya dan tak sengaja melewati namja manis yang sedari tadi duduk di bangku menikmati minuman dan kue di tangannya.
Langkahnya terhenti tatkala keduaata itu saling bertemu.
" Jungkook "
"Tuan Tae "
Ucap mereka serempak.
Jungkook pun bangun dari posisi duduknya.
...๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ฃ...
...๐ฝ๐๐ง๐ ๐๐ช๐ ๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ ๐๐ ๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ฃ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐พ๐๐ง๐๐ฉ๐๐ ๐ช...
...๐๐ช๐ข๐๐ฌ๐ค...
...๐จ๐๐.. ๐ฃ๐๐ญ๐ฉ ๐ฅ๐๐ง๐ฉ...
.......
.......
.......
๐ข๐ฝ๐ธ๐ป๐ ๐ซ๐ :
๐ฃ๐ช๐ฑ๐ฒ๐ต๐ช๐ต๐ช๐ฝ๐ท๐๐ช ๐ฃ๐ช๐ฎ๐ด๐ธ๐ธ๐ด๐ป๐ฐ
__ADS_1