Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK

Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK
Kembali?


__ADS_3

...๐˜ผ๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™š๐™ค๐™ฃ๐™œ.....


...๐™„'๐™ข ๐˜พ๐™ค๐™ข๐™š ๐˜ฝ๐™–๐™˜๐™ ...


...๐™ˆ๐™–๐™–๐™› .. ๐™๐™ฎ๐™ฅ๐™ค ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™– ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™–...


.........


........


.......


...*:..๏ฝกoโ—‹ ๐“—๐“ช๐“น๐“น๐”‚ ๐“ก๐“ฎ๐“ช๐“ญ๐“ฒ๐“ท๐“ฐใ€€โ—‹o๏ฝก..:*...


"Kamu siapa??? "


.


.


.


Pertanyaan itu berhasil lolos dari Jungkook yang membuat Taehyung menyerngit bingung.


"Saya Kim Taehyung. Apa kau lupa? Kita baru bertemu tadi pagi" Jelasnya dengan nada pelan.


"Tae.. Taehyung?? " beonya.


Taehyung pun mengangguk tanda mengiyakan.


"apa kamu orang baik? " Tanya Jungkook.


"Tidak juga" Singkat Taehyung.


"Tolong jangan sakiti saya.. saya mohonnn"


Taehyung semakin di buat bingung.. Apakah dia terlihat seperti penjahat? dan kenapa Jungkook tidak mengenalinya? Jangan lupakan ekspresi panik yang terukir di wajah jungkook.


"Hei.. Apakah dia punya trauma?? " pikir Taehyung.


"Kaaa.. Kamuuu.. Keee..naapaa di sini?? " tanya Jungkook gagap.


"Maaf sebelumnya, saya tadi tak sengaja lewat sekitar sini. Jadi saya mampir. Sekalian menjenguk kondisi anda" Jelas Taehyung.


"Lebih baik anda pulang saja.. Tidak baik untuk seorang pria dan wanita dalam satu ruangan"


'Aaaapaaaaaaaaa' bathin Taehyung.


'Bagaimana bisa dia menyebut pria dan wanita? apa dia beranggapan dirinya wanita atau saya? ' Pikirnya lagi.


(Tuan Kim Taehyung kalau sudah syok pasti ngebug. Dan itu sudah kebiasaan yang tak banyak di ketahui oleh orang lain. Hanya orang tua dan orang terdekatnya saja yang tau.. Seperti halnya Hobi ).


Taehyung ingin bertanya maksud dari pria dan wanita yang di sebutkan oleh Jungkook. Namun ia urung melihat ekspresi Jungkook yang seperti ketakutan.


"Lebih baik kamu istirahat terlebih dulu. Saya tak mau mengganggu anda. Saya hanya berkunjung di sini" Ucap Taehyung.


Jungkook pun membetulkan posisinya. Dan tak lama kemudian ia tertidur. Tanpa sadar seseorang tengah tersenyum manis. Entah apa penyebabnya.. Hanya author yang tahu๐Ÿ˜Œ.


...(Jangan Juliddddd )...


Taehyung terduduk di shofa dan memainkan HPnya. Ia berpikir untuk pergi dari sana. Tapi sepertinya di sisi lain. Ia enggan meninggalkan Jungkook sendiri. Setelah melihat kepanikan barusan. Dia berfikir, mungkin Jungkook pernah di buat trauma.


Tak lama kemudian ia terlelap kembali melanjutkan mimpinya yang sempat terjeda.


โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– 


Pagi Hari...


Jam 05.30 KST

__ADS_1


Dokter masuk ke ruangan Jungkook. Di sana sudah ada namja tampan yang baru bangun sekitar 10 menit yang lalu.


"Permisi tuan kim.. Saya tak tau ada anda di sini" Ucapnya menunduk.


"Saya ketiduran" Ucapnya tanpa ragu yang membuat dokter serta perawat itu berkutat dengan pikirannya masing masing. Entah mereka berpikir yang bagaimana.


"Saya mau memeriksa pasien terlebih dulu"


"Silahkan"


Dokter itupun memeriksa keadaan Jungkook. Jangan lupakan perawat yang mengecek dan mencatat peningkatan jungkook ( Gak tau yaaa... Anggap kayak di sinetron ).


Dokter itu pun hendak memeriksa denyut jantung Jungkook, tentunya ia membuka kancing baju Jungkook terlebih dulu yang membuat sang empu memekik kaget. Ia membuka matanya lebar lebar.


"Mau apa kau?? " Tanyanya seperti orang ketakutan.


"Saya akan memeriksa denyut jantungmu" jelas dokter itu.


"Jangan lakukan itu" Ucapnya sambil meremat baju yang sudah terbuka kancingnya 2 biji.


"Tapi, saya akan memastikan keadaan anda"


"Tidak bisaa !! Kalau pun harus, panggil saja dokter perempuan ke sini " Ucapnya lantang yang membuat siapa pun yang ada di sana heran.


'tumben dia begini'


Taehyung pun mengkode agar dokter dan perawat itu pergi dari ruangsn tersebut. Mereka paham dan langsung meninggalkan Taehyung dan Jungkook di sana.


"Kau kenapa? " Tanya Taehyung pelan sambil mendekat.


"Kau juga.. Jangan mendekatiku. Aku tak tau kau pria baik atau bukan.. Kita tak pernah bertemu sebelumnya. Aku tak mengenalmu" Ucapnya sambil menutupi tubuhnya dengan selimut.


"Hei.. Apa maksudmu? " tanya Tae


"Aku wanita, dan kau pria.. Bagaimana bisa aku mengenalmu dan kau seenaknya ada di sini. Aku benci pria.. Aku benci.. Aku bencii... Aku tak mau harus berakhir mengenaskan lagi.. " Lirihnya


Taehyung yang mendengar hal itu pun tertawa


"Apa maksudmu kau itu wanita? Kau pria.. Sama seperti ku" Jelas Tae..


Jungkook pun memekik heran.. Ia melihat keadaan tubuhnya. Ia meraba dadanya yang tidak begitu berisi dan meraba bagian bawahnya.


"OMG.. Aku punya pisang" lirihnya pelan namun masih terdengar oleh Tae.


Tae yang mendengarnya hanya menyergit bingung. Bukankah dia memang seorang laki laki??


"Kamu kenapa Jungkook?? "


"Jungkook?? " herannya.


"Namamu"


"Ah.. Bukan.. Namaku Kookie.. Bukan Jungkook"


"Bukankah kau sepupu dari Kim Seokjin? "


"Seokjin?? Siapa itu.. Aku tidak mengenalnya"


Taehyung di tambah bingung dengan keadaan ini. Sedangkan Jungkook sedang mencari suatu benda.


"Mencari apa?? "


"Bolehkah aku meminjam cermin? "


"Cermin?? "


"Untuk berkaca.. Apa kau bodoh?? " ketusnya.


Tae pun hanya memasang wajah bingung.

__ADS_1


Jungkook menengok ke arah nakas, matanya tertuju ke benda pipih di sana. Handphone, ia menemukan handphone. Namun ia seperti kebingungan.


"Ini handphone?? " tanyanya.. Sedangkan Taehyung hanya mengangguk.. Entahlah.. Ia bingung sedang berada di situasi dan kondisi seperti apa.


Jungkook mengambil benda itu dan di liatnya penampakan wajahnya pada pantulan layar handphone itu... Ia pun terkejut...


"Kamchagiaaaaa"


"Kenapa aku menjadi namjaaaaaaaa??????"


Ia membulatkan matanya lucu.


"Omo.... Bagaimana bisa aku menjadi namja.. Tuhan.. Bukan ini yang ku mau" Frustasinya.


"Hei.. Tenanglah.. Kau memang namja sejak lahir" pungkas Taehyung.


Jungkook menoleh ke arah Taehyung


"Tampan" bathinnya.


Ia nampak berpikir.. Apakah dia berenkarnasi menjadi seorang namja?? Ataukah hanya raganya saja yang masuk ke dalam tubuh itu. Ia tampak bingung.. Di lihatlah sekeliling ruangan tersebut. Nampak berbeda dengan suasana tempat tinggalnya.. Seperti halnya Handphone.. Di masanya, Handphone yang bisa di gunakan adalah jenis handphone yang masih memiliki banyak tombol dengan ukuran mini. Itupun hanya orang orang tertentu saja yang bisa memakai benda tersebut karena bisa di bilang harganya yang lumayan.


"Omo.. Aku tak boleh ketahuan... Aku harus berpura pura.. Atau aku akan mati sia sia di sini" Batinnya.


"Tuhan.. Kenapa aku di takdirkan berada di tubuh namja ini". Ia pun menoleh ke arah Taehyung ya g sejak tadi berada di depannya..


" Siapakah pria ini? Apakah saudara dari namja ini atau... Orang lain" Gumannya.


Khheeeeemmm


Suara itu menyadarkan Jungkook dari lamunannya.


"Kau sebenarnya kenapa? "


"Maaa.. Maaa.. aaff" pekiknya..


"Siapa namamu tadi?? "


"Kim Taehyung"


"Lalu.. Tadi kau memanggilku apa?? "


" Jungkook "


'Oh.. Ternyata nama namja ini Jungkook.. Nama yang manis.. Hampir sama dengan ku. Mulai sekarang, aku harus berpura pura' bathinnya.


"Maafkan aku Taehyung.. Tadi tidak sengaja. Dan jangan hiraukan semua perkataan bodohku tadi" Ucapnya.


Taehyung hanya mentap dengan ekspresi yang sulit untuk di artikan.


Ada apa dengan Jungkook sebenarnya?? Apa kalian sudah bisa menebak??


Silahkan Komen di bawah


๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡


...๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ž๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ...


...๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž ๐™™๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™…๐™ž๐™ ๐™– ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐˜พ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ ๐™ช...


...๐™‚๐™ช๐™ข๐™–๐™ฌ๐™ค...


...๐™จ๐™š๐™š.. ๐™ฃ๐™š๐™ญ๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™ฉ...


.......


.......


.......

__ADS_1


๐“ข๐“ฝ๐“ธ๐“ป๐”‚ ๐“ซ๐”‚ :


๐“ฃ๐“ช๐“ฑ๐“ฒ๐“ต๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฝ๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ฃ๐“ช๐“ฎ๐“ด๐“ธ๐“ธ๐“ด๐Ÿป๐Ÿฐ


__ADS_2