
...๐ผ๐ฃ๐ฃ๐ฎ๐๐ค๐ฃ๐.....
...๐'๐ข ๐พ๐ค๐ข๐ ๐ฝ๐๐๐ ...
...๐๐๐๐ .. ๐๐ฎ๐ฅ๐ค ๐๐๐ง๐ฉ๐๐๐๐ง๐๐ฃ ๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐...
.........
........
.......
...*:..๏ฝกoโ ๐๐ช๐น๐น๐ ๐ก๐ฎ๐ช๐ญ๐ฒ๐ท๐ฐใโo๏ฝก..:*...
"*Tuhan tolong.. Ijinkanlah saya untuk tetap hidup" pintanya dalam hati sambil menatap rembulan yang tengah bersinar terang.
Entah apa yang terjadi, Tubuhnya seolah tak merasakan sakit. Padahal ia baru saja melompat dari tempat yang tinggi.
Keputusan yang menurutnya lebih baik dari pada berakhir di tangan sang kekasih yang telah mengkhianatinya selama ini, bahkan berusaha melecehkan dirinya.
Ia merasa jatuh di atas awan yang empuk, tubuhnya seolah melayang di atas angan.. Entah apa yang terjadi, tapi itu terasa aneh.. Bahkan ia sendiri tak merasakan apapun. Seperti mati rasa saja.
'Apakah aku sudah mati?? Apakah ini di syurga?. Tuhan... Aku tak bisa merasakan apapun'
Ia memejamkan matanya..
Entah apa yang terjadi..
Dalam angannya terlintas seorang namja manis yang tengah terkapar di tengah jalan.
Jalanan itu tampak sepi, bisa di lihat sebuah mobil yang melaju dengan kecepatan tinggi meninggalkan namja yang tengah tak berdaya itu.
Tubuh namja manis itu di penuhi dengan darah yang mengalir dari kepalanya.
Selang beberapa lama, terdapat seseorang yang melewati jalan tersebut.
Ia turun dan mendekati namja manis yang tak sadarkan diri. Ia seperti menelpon seseorang.
Bemar saja, tak lama kemudian terdapat sebuah ambulans. Dengan segera, tubuh namja manis itu di angkat dan di bawa ke ambulans.
'Siapa namja itu.. Mengapa ia terlihat malang' bathinnya.
Tak tahu berapa lama ia memejamkan matanya. Tiba tiba ia terbangun dengan suasana yang berbeda. Dan apa itu.. Ia menemukan sosok pria tampan yang tengah berada di ruangan yang sama*.
โ โกโ โกโ โกโ โกโ
' Jadi.. Aku berada di raga namja yang ku lihat itu?? Apa maksudmu tuhan.. Apa aku merebut hidup namja ini.. Ataukah ini adalah kesempatan untukku meraih sesuatu yang ku inginkan?? ' batinnya.
'Dan sekarang.. Nama Jungkook adalah nama panggilan untukku? ' lanjutnya dalam hati.
Ceklek....
Pintu kamar itu terbuka, menampilkan 2 sosok pria berbahu lebar dan berdimple.
' Apakah mereka keluarga pemilik raga ini? ' batinnya.
__ADS_1
"Haii Jung.. Apa kau baik baik saja?? " Sapa pria berbahu lebar.
"Aaakkuu.. Baaaikk" Gugupnya.
Jangan tanya.. Taehyung kemana.. Ia sudah pergi ke kantor sekitar 1 jam yang lalu.
"Santai saja jung.. Aku dan Namjoon mampir ke sini untuk membawakan makan siang untukmu. " Ucapnya seraya menyodorkan paper bag yang di duga berisi makanan.
"Terima kasih" Ucapnya.
"Sama sama Jung.. Oh yaaa. Kata dokter, kau boleh pulang hari ini. Maka dari itu.. Cepat makan siang.. Setelah itu kita akan pulang" Jelasnya.
"Kau tak makan? " Tanya Jungkook.
"Aku dan Namjoon baru selesai makan siang di dekat sini.. Ya kann.. Sayang" Ucapnya sambil menoleh ke samping..
"Iya benar.. kamu makanlah Jung.. Setelah ini kita beberes pulang" Sambung pria berdimple itu.
Jungkook pun membuka paper bag yang berisi makanan itu, mata terbelalak.. Sungguh.. Ia belum pernah melihat makanan seperti itu di jamannya. Entahlah.. Ia tak tau.. Berapa selisih antara jaman ini dengan jamannya. Di sini seperti tempat yang sudah sangat modern.
Ia melahap makanan yang di bawakan oleh kedua namja yang berkunjung itu.. Entahlah dia tak tahu mereka siapa. Tapi sepertinya mereka adalah keluarga baik namja manis ini.
"Pelan pelan Jung.. Kau bisa tersedak jika makan seperti itu" Ucap Pria berbahu lebar itu.
" Maaf Oppa.. Ini sangat enak "
"Oppa?? aku ini hyung mu.. Bukan Oppa mu.. Panggilan macam apa itu Jung" Tegurnya.
Jungkook yang tersadar pun mengehentikan aktivitas makannya.
" Maaf hyung.. aku jadi terbawa suasana .. Karena tadi menonton drama" alasannya..
"Neeee. Lain kali jangan begitu. Aku merasa sangat aneh jika di panggil Oppa. Terlebih kita sesama namja" Jelasnya.
"Neee.. Mianhe Op.. Hyung"
"Ya sudah.. Lanjutkan makanmu" Ucapnya.
Beberapa saat kemudian.. Jungkook.. Atau Kookie sudah selesai dengan acara makannya.
Dan benar saja, mereka langsung berkemas untuk pulang.
" Jung.. Ini HP barumu?? SepertinyaHyung tak pernah melihatnya. Bukankah HP mu baru rusak kemaren saat tak sengaja di tabrak Tuan Taehyung? "
" Entahlah. Tapi kata orang bernama Taehyung itu dia mengatakan kalau itu milikku"
" Oh.. mungkin dia yang yang memberinya"
Setelah semuanya beres.. Mereka pun pulang menuju mansion Namjin.
Jungkook / Kookie sangat kagum dengan dunia yang di tempatinya saat ini.. Benar benar berbeda dengan dunianya dulu. Yaaa.. meskipun tak jauh berbeda. Tapi di sini terlihat lebih indah. Tata letak perkotaan yang sangat indah, ingin rasanya ia melukis apa yang yang di lihatnya sepanjang perjalanan. Namun di sisi lain, ia berusaha bersikap biasa saja agar tak di curigai oleh orang lain. Bagaimana pun.. Ini bukan dunianya.. Ia juga tak tau sampai kapan bertahan di sini.
Sesampainya di mansion.. Dua pria itu membantu Jungkook mengeluarkan barang barangnya dari bagasi mobil.
"Ayo Jung.. Kita ke kamarmu"
__ADS_1
"Hyung duluan yaaa".
" Baiklah.. Ayoo"
Mereka pun berjalan menuju kamar Jungkook.
"Selamat beristirahat Jung.. Hyung tinggal dulu yaa.. Jangan lupa panggil hyung atau namjoon jika kau butuh sesuatu" Jelasnya.
"Baik hyung... Terima kasih banyak"
Ia pun menutup pintu kamar tatkala kedua namja itu pergi dari kamar yang di duga milik dari rga yang ia tempati saat ini.
Di lihatnya pemandangan kamar tersebut.
'Terlihat rapi dan manis.. Aku tak yakin jika ini adalah kamar seorang namja.. Seperti apakah sosok namja yang pemilik tubuh ini.. Aku harus mulai dari mana.. ?? '
Ia berjalan melihat lihat rak buku yang ada di pojok kamar dekat jendela.
'Harusnya ada petunjuk tentang siapa namja ini.. Aku harus belajar mengenal terlebih dulu, siapa namja ini.. Keluarganya.. Orang terdekatnya... Dan beberapa hal lainnya agar tak ada yang curiga padaku'
aia melihat foto foto yang tersusun rapi di rak sana.
' Aku tak percaya jika ini adalah tubuh namja.. Tidak begitu buruk.. Terlihat manis dan cantik' gumannya sambil bercermin di sana.
'sayangnya.. Ia memiliki benda yang terasa mengganjal di tubuh ini. Seperti tidak biasa saja.. Hahh.. Aku tak menyangkan akan cosplay jadi namja.. Dan apa ini.. Perutnya sangat seksi.. Aku pun iri.. Dia juga memiliki otot otot yang terlihat kokoh.. Uhh.. Andaikan pria ini ada di jamanku.. Sudah ku pacari pria ini ... " Ucapnya panjang lebar yang di akhiri denga kekehan.
Ia berbicara sambil memperlihatkan bentuk tubuh namja ini di depan cermin.
Sungguh.. Menurutnya.. Namja ini seperti namja yang banyak di idam idamkan oleh para yeoja termasuk dirinya jika di lihat dari segi body. Tapi untuk wajahnya .. Dia sendiri sebagai wanita merasa insecure karena namja ini berparas tampan, manis dan lebih ke cantik. Di tambah kulitnya yang mulus dan bening putih..
Ia menatap ke arah jendela luar..
'Kookie is Come Back.. Aku tak akan menyia nyiakan kesempatan ini. Aku harus mengejar impianku' tekadnya.
Semoga kalian paham alurnya yaaahh
...q(โโฟโ)p...
...๐ ๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ก๐ช๐ฅ๐ ๐ฉ๐๐ฃ๐๐๐๐ก๐๐ฃ ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ฃ...
...๐ฝ๐๐ง๐ ๐๐ช๐ ๐ช๐ฃ๐๐๐ฃ ๐ ๐๐ ๐ ๐ ๐๐ก๐๐๐ฃ ๐จ๐ช๐ ๐ ๐พ๐๐ง๐๐ฉ๐๐ ๐ช...
...๐๐ช๐ข๐๐ฌ๐ค...
...๐จ๐๐.. ๐ฃ๐๐ญ๐ฉ ๐ฅ๐๐ง๐ฉ...
.......
.......
.......
๐ข๐ฝ๐ธ๐ป๐ ๐ซ๐ :
๐ฃ๐ช๐ฑ๐ฒ๐ต๐ช๐ต๐ช๐ฝ๐ท๐๐ช ๐ฃ๐ช๐ฎ๐ด๐ธ๐ธ๐ด๐ป๐ฐ
__ADS_1