Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK

Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK
Jalan-jalan


__ADS_3

...๐˜ผ๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™š๐™ค๐™ฃ๐™œ.....


...๐™„'๐™ข ๐˜พ๐™ค๐™ข๐™š ๐˜ฝ๐™–๐™˜๐™ ...


...๐™ˆ๐™–๐™–๐™› .. ๐™๐™ฎ๐™ฅ๐™ค ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™– ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™–...


.........


........


.......


...*:..๏ฝกoโ—‹ ๐“—๐“ช๐“น๐“น๐”‚ ๐“ก๐“ฎ๐“ช๐“ญ๐“ฒ๐“ท๐“ฐใ€€โ—‹o๏ฝก..:*...


Keesokan harinya...


๐ŸŒž


Matahari terlihat cerah, sepertinya cuaca hari ini sangat bangus untuk beraktivitas di luar ruangan. Namja tampan tampaknya sudah siap dengan setelan jas yang biasa dia gunakan untuk pergi ke kantor.


Ia melajukan mobilnya dengan kecepatan standart. Jika kalian tau.. Apapun yang ia lakukan, pasti sudah di perhitungkan terlebih dahulu. Dia merupakan pria yang disiplin dan teratur.


Ia membelah jalanan yang tampak tidak begitu ramai, sebenarnya ini adalah weekend. Namun ia memilih untuk pergi ke kantor untuk mengecek pekerjaan miliknya. Yaah.. CEO yang satu inu termasuk CEO yang rajin. Tapi sebenarnya bukan itu intinya, ia hanya bosan jika berdiam diri di rumah. Paling ia akan mengambil libur setiap seminggu sekali. Hari minggu misalnya.


Di sepanjang perjalanan ia terlihat gusar dengan pikirannya, entah apa yang di pikirkannya saat ini hingga tak sadar di depannya ada anak kecil yang hendak menyebrang.. Hinggaaa..


Bruukkkkkkk


Ia kaget dan segera melepas seatbelt miliknya dan turun dari mobil miliknya.


"Maafkan saya.. Saya tidak sengaja" Ucapnya sembari melihat pada korban.


Matanya terbelalak kaget tatkala menemukan seorang namja yang tengah terbaring di aspal.


"Bukankah tadi anak kecil? " herannya.


"Paman.. Paman tidak apa apa?? " Ucap anak kecil yang menghampiri namja yang tengah tergeletak di aspalan itu.


"Kau mengenalnya?? " Tanya Taehyung.


Yaaaa.. Pria yang tak sengaja menabrak itu bernama Kim Taehyung.


"Tidak paman.. Paman manis ini tadi mendorongku ke pinggir jalan. kalau bukan karena dia. Mungkin aku yang akan mengalami ini" Jelas anak kecil itu dengan mata berkaca kaca.


"Baiklah.. Maafkan paman yaaa.. Kau boleh pulang. Biar paman yang membawa paman ini ke rumah sakit"


"Baiklah paman... " Ucapnya lalu pergi.


Sedangkan Taehyung menggendong pria manis itu ke dalam mobilnya, menaruhnya di belakang kemudi.


Rumah Sakit Seoul


Ia keluar dari mobilnya dengan terburu-buru seraya menggendong tubuh pria manis ala bridal style yang tak sengaja ia tabrak barusan.


"Cepat sediakan ruang VVIP dan berikan penanganan terbaik" Ucapnya.


Perawat yang mendengarkan pun dengan panik mengambil brangkar untuk pasien.


"Lambat !! Segera tunjukkan di mana ruangannya" Ucapnya tegas.


Ia tak bisa menunggu lebih lama lagi karena sejujurnya ia takut terjadi sesuatu pada pria yang tak sengaja di tabrak itu.


Perawat itu menunjukkan ruangan yang di maksud dengan Taehyung yang mengekori dari belakang.


Diletakkan pria itu di atas kasur brangkar.

__ADS_1


"Maaf pak. Silahkan tunggu di luar dulu. Kami akan segera memeriksa pasien" Ucap dokter yang menangani pasien itu.


"Lakukan yang terbaik" Pintanya kemudian menunggu di depan pintu ruang tersebut.


"Bagaimana aku bisa ceroboh begini" pikirnya kalut.


Tak lama kemudian dokter itu pun keluar dari ruang rawat.


"Permisi pak"


Suara dokter itu menyadarkan Taehyung dari lamunannya.


"Bagaimana keadaannya? "


"Pasien sedang pingsan, beliau mengalami benturan di kepalanya tapi tidak terlalu parah. Mungkin akan menyebabkan pusing untuk beberapa saat setelah beliau sadar, dan untuk luka di tubuhnya, kami sudah membersihkan serta memberikan obat yang sesuai" Jelas dokter itu yanh membuat Taehyung sedikit lega.


"Baiklah kalau begitu saya permisi dulu pak" Pamitnya yang hanya di jawab dengan anggukan kepala oleh Taehyung.


Ia mencoba untuk masuk ke ruangan tersebut hendak melihat keadaan pasien itu. Bagaimana pun ini adalah kesalahannya. Dan dia bukan tipe orang yang tak mau bertanggung jawab.


Dilihatnya tubuh pria yang tengah terbaring dengan tenang.


"kenapa dia sangat manis? Bukankah dia pria? " pikirnya.


Ia tak sadar jika ada pergerakan pada namja manis itu, sehingga perlahan is membuka matanya.


Kedua mata bulat itu bertemu dengan sepasang mata hazel milik namja tampan yang tengah berdiri di samping brangkar. Mata bulat itu membelalak dengan lucu.


"Kamu siapa?? " Suara itu keluar dari namja yang bari sadar dari pingsannya.


"Aku di mana? "


โ–... Flashback ... โ–


Tok tok tok


"Jungkook.. Sarapan dulu"


"kemana tuh anak, jangan jangan... Iabelum bangun.. Kebiasaa sekali dia" Ucapnya seraya menghembuskan nafas kasar.


Tok.. Tok.. Tok..


Belum ada jawaban dari dalam kamar tersebut.


"Wah... ini bener bener jungkook" Ucapnya lalu membuka pintu kamar adik sepupunya.


"Jung.. Bangun.. Sarapan"


"hmm .. Iya hyung" Ucapnya dengan mata tertutup.


"Hyung tunggu segera"


Ia pun mencoba untuk bangun dan beranjak ke kamar mandi.


Di meja makan


"Hyung.. hari ini aku mau jalan jalan ke taman yaa" Ucap Jungkook.


"Tapi Jung.. Hari ini hyung mau survei tempat dulu. Hyung gak bisa nemenin kamu. Kapan kapan aja yaa" Ucap Seokjin.


"Tapi Hyung.. Di rumah tuh bosan banget" Rengeknya.


"Sudahlah sayang.. Biarkan saja" Ucap Namjoon.


"Isshh.. Kau tak paham sekali denga perasaanku. Aku hanya takut jungkook kenapa kenapa" Cemas Seokjin.

__ADS_1


"Hyung tenang aja. Aku sudah besar kok, tak perlu khawatir" Ucapnya berusaha meyakinkan kakak sepupunya itu.


"Tapi jung .. Hyung masih takut"


"sudahlah sayang, percaya saja dengannya" Ucap Namjoon.


"Jung.. Jangan lupa selalu bawa handphone mu. Kabarin kami jika terjadi sesuatu denganmu. " Ucapnya pada Jungkook.


"Siap hyung... Aku janji akan jaga diri baik baik. Gumawo Hyung" Ucapnya girang. Kemudian meninggalkan meja makan.


"Joonie.. Aku takut"


"Sudahlah.. Biarkan saja. Siapa tau itu bisa membantunya untuk mengingat secara perlahan" jelas Namjoon.


"Aku harap begitu".


.


.


.


Jungkook mengganti pakaian dengan senang hati, sesekali ia akan bersenandung di kamarnya untuk menyalurkan perasaan senangnya.


Readers ada yang begitu juga gak? Suka nyanyi nyanyi di kamar saat sennang ? Atau galau? ๐Ÿ˜ƒ


Setelah usai mengganti pakaian, ia bergegas untuk keluar. Tak lupa pula ia membawa dompet dan handphonenya, sesuai pesan dari hyungnya. Karena ia tak mau membuat para hyungnya khawatir.


"Hyunggg.. Aku berangkat dulu yaa" Pamitnya pada Seokjin dan Namjoon yang tengah berada di ruang tengah.


"Hati hati jung.. Jangan jalan kaki. Nanti kau kecapek an" Ucap Seokjin.


"Neee.. Hyung.. Bye bye" Ucapnya lalu pergi melangkahkan kakinya keluar.


"mataharinya bagus" Gumannya sambil berjalan santai di trotoar jalan.


"Aku tak ingat dengan tempat ini, tapi ku rasa ini tidak asing"


Ketika ia berjalan, atensinya teralihkan kepada anak kecil yang hendak menyebrang. Sedangkan di sisi lain terdapat mobil yang melaju dengan kecepatan sedang namun pengendaranya seolah tak mengetahui situasi di depannya.


Ia berlari sekuat tenaga hendak menyelamatkan anak tersebut. Namun di saat ia hendak menyingkir, kakinya terasa kaku untuk di gerakkan hingga kemungkinan buruk pun terjadi.


Braaaaaakkkk


Kepalanya terasa pening dan pandangannya perlahan menghilang.


...๐˜ผ๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™š๐™ค๐™ฃ๐™œ.....


...๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ž๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ...


...๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž ๐™™๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™…๐™ž๐™ ๐™– ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐˜พ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ ๐™ช...


...๐™‚๐™ช๐™ข๐™–๐™ฌ๐™ค...


...๐™จ๐™š๐™š.. ๐™ฃ๐™š๐™ญ๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™ง๐™ฉ...


.


.


.


๐“ข๐“ฝ๐“ธ๐“ป๐”‚ ๐“ซ๐”‚ :


๐“ฃ๐“ช๐“ฑ๐“ฒ๐“ต๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฝ๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ฃ๐“ช๐“ฎ๐“ด๐“ธ๐“ธ๐“ด๐Ÿป๐Ÿฐ

__ADS_1


.


__ADS_2