Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK

Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK
Suara??


__ADS_3

...๐˜ผ๐™ฃ๐™ฃ๐™ฎ๐™š๐™ค๐™ฃ๐™œ.....


...๐™„'๐™ข ๐˜พ๐™ค๐™ข๐™š ๐˜ฝ๐™–๐™˜๐™ ...


...๐™ˆ๐™–๐™–๐™› .. ๐™๐™ฎ๐™ฅ๐™ค ๐™—๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™—๐™–๐™ง๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™– ๐™ข๐™–๐™ฃ๐™–...


.........


........


.......


...*:..๏ฝกoโ—‹ ๐“—๐“ช๐“น๐“น๐”‚ ๐“ก๐“ฎ๐“ช๐“ญ๐“ฒ๐“ท๐“ฐใ€€โ—‹o๏ฝก..:*...


Malam ini Jungkook, Seokjin dan Namjoon tengah berada di meja makan. Mereka makan malam bersama. Tampaknya mereka sangat menikmati hidangan yang tersaji di meja tersebut. Tak ada yang bersuara di antara ke tiganya. Hanya dentingan sendok ya g menghiasi sunyinya malam kala itu. Hingga tak berapa lama kemudian mereka pun selesai menyantap makan malam tersebut.


Setelah usai makan malam, mereka beralih ke ruang keluarga. Pasangan Namjin kini tengah asyik menonton drama film. Sedangkan Jungkook ia tengah sibuk dengan dunianya sendiri.. dengan pikirannya.


"Hei Jung.. Kau tak ingin jalan jalan kah?? " Tanya Seokjin.


Namun sang empu hanya diam, ia masih berkutat dengan pikirannya sendiri.


"Jung... Heiii.. Koko... "


"Haaahh??" kagetnya.


"yaaakk.. Kau melamun?? sedang memikirkan apa eoh?? Kalau kau mau bertanya.. Tanya saja. Jangan melamun seperti orang kesurupan. Kau membuatku takut dan ngeri" Ucapnya panjang lebar yang membuat Namjoon menggeleng gelengkan kepalanya. Karena itulah kebiasaan Seokjin.


"Biarkan saja jinnie.. Mungkin dia masih berusaha mengingat sesuatu. Kita tidak boleh terlalu memaksakannya. Itu tidak akan baik" Jelas Namjoon.


" Mianhe hyung.. Akhir akhir ini aku sering mendapat ingatan tentang seorang yeoja dan seorang namja yang bernama Jae serta Kookie. Apakah aku pernah mengenal mereka?? " Tanya Jungkook.


Kedua pria itu hanya menggeleng dan menyerngit bingung. Pasalnya mereka tak pernah tau kalau Jungkook pernah dekat atau mempunyai teman seperti nama yang di sebutkan tadi.


Mendapati respon kedua hyungnya itu, Jungkook merasa kecewa. Lalu, siapakah mereka? Ingatan yang manakah ini? Jelas jelas ia tak pernah merasakan mendapatkan ingatan tentang dirinya sendiri. Sehingga ia merasa heran dan bingung.


"Ya sudah hyung.. Jungkook ke kamar dulu yaa" pamitnya.


"Baiklah Jung" Ucap pasangan itu serempak.


Jungkook melangkahkan kakinya ke kamar. Ia iseng iseng mengecek semua galery di HPnya. Mencari sosok wajah yang ada di mimpinya. Tetapi itu nihil. Sekitar 1 jam lebih ia mengecek isi galery HP nya dengan telaten beberapa kali hanya untuk memastikan apakah dia mengenal siapa sosok yang ada di dalam mimpi dan ingatannya. Ia gusar sendiri memikirkan siapakah orang itu.


Tak terasa tenggorokannya merasa kering dan ia memutuskan untuk mengambil air di dapur.


Ia pun berjalan menuju ke arah dapur, sesampainya di sana, ia mengambil mengambil segelas air dan meneguknya hingga tandas.


Tak cukup puas dengan meneguk segelas air, ia membuka kulkas dan menemukan beberapa camilan di sana. Matanya membulat lucu tatkala mendapati camilan tersebut. Ia mengambil beberapa camilan yang di rasa enak menurutnya. Kemudian berjalan ke lantai 2 hendak menikmati view indahnya langit di malam hari dari rooftop atas.

__ADS_1


Kakinya melangkah sesuai nalurinya, ia seperti tau kalau di atas rumah ini terdapat rooftop, namun ia belum tau jalan menuju ke tempat itu.


Langkahnya terhenti tatkala melewati salah satu kamar yang ada di lantai 2. Terdengar sayup sayup suara seseorang yang tengah melenguh dan sesekali meracau tak jelas.


Ia berusaha mendekati kamar tersebut dengan mengendap endap pelan dan memfokuskan pendengarannya.


"*Ahhh... Aaahhh.. Aaahhh"


"Tahan sayang"


"siall.. Kenapa kau mempercepat gerakanmu? "


"maafkan aku sayang.. Ini terlalu nikmat"


"Jangan terlalu keras bodoh... Aku tak mau jika jungkook mendengar kita"


"Tidak akan sayang.. Dia ada di lantai satu"


"tetap saja.. Aaaahh.. Aaaahh.. Aaah.. Namjoonie"


"aaahhh.. sayang"


"yesss.. Ahhh.. Di situ... Aaahh.. Fasterrrr"


"bersiaplah sayang.. Aaaahh*"


Jungkook tersentak kaget dengan apa yang ia dengar barusan. Bahkan namanya pun di sebut. Ia bingung apa yang di lakukan oleh kedua hyungnya itu. Namun ia tak berani mengetok pintu. Toh itu bukan urusannya. Pergi ke tooftop lebih utama saat ini dengan membawa beberapa camilan yang ia ambil dari kulkas dapur.


Ia memandang langit yang begitu cerah dihiasi cahaya rembulan dan bintang bintang yang setia di sisinya.


"Indah sekali malam ini" gumannya kemudian membuka salah satu snack dan memakannya.


"Aku akan berusaha mengingat semuanya. Rasanya begitu hampa di saat bangun dan tak mengenal lingkungan sendiri, bahkan diri sendiri sekalipun" Gumannya sambil mengunyah makanan yang di pegangnya secara possesif. Padahal di sana hanya ada dirinya seorang.


โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– 


Mansion Kim Taehyung


Namja itu tengah duduk di dekat jendela dengan segelas wine di tangannya.


"Apa bagusnya menikah? " Gumannya.


"Merepotkan saja" Lanjutnya.


Kemudian ia menyalakan korek dan membakar sebatang nikotin dan menyesapnya. Menikmati sesapan yang begitu nikmat. Tentu saja karena itu merupakan rokok yang di buat secara khusus dan premium, tidak seperti yang beredar di toko luaran sana.


Ia menikmati itu semua seraya duduk di kursi empuk yang kokoh dengan bertelanjang dada. Itulah kebiasaan yang selalu di lakukan olehnya yang kesepian tanpa adanya cinta di hatinya.

__ADS_1


Menurutnya, mengurus diri sendiri sudah kesulitan. Bagaimana jika di tambah lagi dengan hadirnya orang baru yang tak ia kenal.


โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– 


Malam semakin larut saja. Namun namja manis itu tetap anteng memandangi rembulan yang begitu indah. Tak terasa jika kulitnya tersentuh oleh dinginnya angin malam.


"Bulannya indah.. aku jadi merindukan seseorang.. Tapi siapa dia?? Aku tak tahu kepada siapa rindu ini tertuju. Apakah dulu aku pernah memiliki kekasih?" lamunnya.


"Tapi sepertinya tidak" pikirnya.


Ia merogoh Handphone yang ada di saku celananya. Dan mengecek daftar kontak yang ia save serta beberapa percakapan pesan yang ada di sana.


Tapi ia tsk menemukan jawaban dari sesuatu yang barusan di pikirkannya.


"apakah aku termasuk jomblo sejati?? " pekiknya. Ia mulai tersenyum sendiri mengira ngira kehidupannya dulu.


Setelah beberapa saat kemudian, ia memutuskan untuk kembali ke kamarnya karena udara yang semakin dingin.


Ia melewati tempat yang di lewatinya tadi. Dan.. Suara itu masih terdengar.


Sayup sayup suara yang berasal dari kamar Hyungnya.


"Memangnya mereka sedang apa" Pikir Jungkook.


"mengapa belum selesai?? Perasaan ini sudah 1 jam lebih" gumannya.


Ia pun memilih acuh dan berjalan menuju kamar miliknya.


Ia kembali melihat lihat box yang berisi barang barangnya dulu. (masih ingat kan.. Box yang di berikan Seokjin yang berisikan barang barang Jungkook).


" Besok aku akan pamit pada Hyung untuk berjalan jalan di sekitar sini".


Ia pun merebahkan dirinya di kasur empuk seraya di temani oleh kedua boneka berbentuk Love merah dan kelinci pink yang lucu hingga tak sadar dirinya tertidur.


...๐™…๐™–๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™ช๐™ฅ๐™– ๐™ฉ๐™ž๐™ฃ๐™œ๐™œ๐™–๐™ก๐™ž๐™ฃ ๐™Ÿ๐™š๐™Ÿ๐™–๐™  ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ...


...๐˜ฝ๐™š๐™ง๐™ž ๐™™๐™ช๐™ ๐™ช๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™…๐™ž๐™ ๐™– ๐™ ๐™–๐™ก๐™ž๐™–๐™ฃ ๐™จ๐™ช๐™ ๐™– ๐˜พ๐™š๐™ง๐™ž๐™ฉ๐™–๐™ ๐™ช...


...๐™‚๐™ช๐™ข๐™–๐™ฌ๐™ค...


...๐™จ๐™š๐™š.. ๐™ฃ๐™š๐™ญ๐™ฉ ๐™ฅ๐™–๐™งt...


.......


.......


.......

__ADS_1


๐“ข๐“ฝ๐“ธ๐“ป๐”‚ ๐“ซ๐”‚ :


๐“ฃ๐“ช๐“ฑ๐“ฒ๐“ต๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฝ๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ฃ๐“ช๐“ฎ๐“ด๐“ธ๐“ธ๐“ด๐Ÿป๐Ÿฐ


__ADS_2