Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK

Sincerity Of Love TAEKOOK / VKOOK
Who ??


__ADS_3

...๐™ท๐šŠ๐š™๐š™๐šข ๐š๐šŽ๐šŠ๐š๐š’๐š—๐š ๐™ถ๐šž๐šข๐šœ๐šœ๐šœ...


...โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– ...


...Di Sisi Lain...


...Keluarga Kim...


Terdapat sepasang wanita dan pria paruh baya yang menatap intens anak tunggal mereka.


Seperti biasa di setiap bulannya.. Keluarga ini akan melakukan rutinitas makan malam bersama. Bukannya tak ingin melakukan makan malam bersama setiap hari. Namun anak tunggal mereka itu sangat sibuk dengan pekerjaannya dan jarang pulang ke rumah karena ia telah memiliki mansion sendiri.


"Kalau kau tetap tak mau menikah sendiri.. Maka Appa yang akan menikahkanmu dengan orang pilihan Appa" Ucap pria paruh baya itu.


"Jadi.. Maksud makan malam kali ini hanya membahas masalah pribadiku? " Tanya Namja tampan pemilik mata Hazel yang mampu memikat siapapun.. Termasuk saya๐Ÿ˜ญ dan beberapa Readers kesayangan author ini... Bener gak?? Benerkann?? ๐Ÿ˜ญ. Pasti bener dong๐Ÿ˜ญ.


"Nak.. Eomma dan Appa hanya ingin kamu memiliki keluarga kecil... Kami ingin melihatmu bahagia" Ucap Wanita paruh baya yang di yakini adalah Eomma dari namja tampan itu. (Calon mama mertua author) ๐Ÿ˜Œ Jangan iri yaaah๐Ÿ˜.


"Terima kasih makan malamnya.. Saya pergi dulu" Ucapnya dingin. Kemudian meninggalkan kedua orang tuanya.


Ia masuk ke dalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan di atas rata rata.


Jam 21.00


Di Bar Persona (Anggaplah begitu)


* Just Info : Bar Persona adalah Bar paling besar dan mewah di pusat kota Seoul. Hanya orang orang tertentu saja yang bisa masuk ke dalam.


Namja tampan itu menghentikan mobilnya di sana dan melangkahkan kakinya ke dalam Bar tersebut.


"Hai.. Tae.. Tumben sekali kau kesini?? Ada yang bisa ku bantu?? " Tanya Seorang namja manis yang bekerja sebagai bartender penyaji minuman di sana.


"Beri saya segelas winsky jim" Ucapnya lalu duduk di depan meja bartender.


"Baiklah Tae.. "


Dan tak berapa lama kemudian... Pesanan namja tampan itu siap.


"Ini Tae... Silahkan di minum.. Apa kau membutuhkan sesuatu yang lain? " Tanya bartender itu.


"Tidak Jim... Terima kasih" Jawabnya, kemudian ia meneguk Winsky pesanannya.


"Hei Tae.. Berhentilah menjadi dirimu yang kaku itu. Cobalah sesuatu yang lebih berani.. " Ucapnya terhenti.. Lalu ia mendekatkan diri ke telinga Tae.


"Ada banyak wanita cantik di sini. Kalau kau mau" tuturnya..


Namun namja tampan bernama Tae itu pun hanya bersmirk.


"Tidak Jim.. Bukan tipeku seperti itu.. Aku tak mudah dekat dengan siapapun" Jelasnya.


"Terserah kau saja lah Tae.. Ku rasa hidupmu terlalu monoton di usiamu yang sudah menginjak kepala tiga" Ucap bartender itu.


Tiba tiba seorang pria dangan kulit pucat menghampiri Bartender itu dan memeluknya dari belakang.

__ADS_1


"Hai.. Chagiaaaa" Sapanya...


"oh hai... kenapa kau mendatangiku langsung ke sini?? Kenapa tidak menelpon dulu? " Tanyanya..


"aku rindu padamu" ucap pria berwajah pucat bak pangsit rebus. ๐Ÿคญ


"Khheeeemmm"


"Makanya jangan jomblo mulu... " ejek bartender itu pada namja tampan.


"sialan kau jiminshiiii" Ucapnya lalu beranjak dari tempat tersebut.


"kenapa kau suka sekali menggodanya eohh..? ' Tanya kekasih Jimin.


" biarkan saja .. Suruh siapa dia jadi jomblo lapuk" Jelasnya yang membuat sang kekasih terkekeh.


"Kau ada ada saja chagiaa" ucapnya lalu mencubit pipi sang kekasih manisnya.


"dasar min yoongi.. Sakit tauu" keluhnya seraya mengelus pipi yang baru saja di cubit sang kekasih.


Taehyung pun beranjak dari tempat duduknya..


"Mau kemana?? " Tanya Jimin.


"Pergi"


"iyaaa.. Maksudnya mau kemana? Kenapa pergi? bukankah kau baru sampai? " tanyanya lagi.


"Aku tak mau menjadi nyamuk di sini" ketusnya.


Taehyung enggan menjawab perkataan dari ke dua manusia yang menurutnya sedikit jengkel.


"Entahlah.. Sepertinya tidak ada yang menarik" monolognya dalam hati tatkala melihat banyaknya wanita di sana.


Mereka memang cantik, tapi tak ada yang mampu membuat taehyung tertarik. Entah orang seperti apa yang dia mau. ๐Ÿคทโ€โ™€๏ธ


โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– 


Malam yang begitu dingin..


Tepat di malam pertama salju turun. Entah apa yang ada di pikiran namja manis itu. Kini dia sedang berdiri di balkon kamar inapnya. Sesekali ia akan megulurkan tangannya. Mengambil salju yang turun dari atas langit. Sepersekian detik ia tersenyum. Entahlah.. Baginya, hidup seperti penuh dengan tanda tanya...


Namun senyum itu luntur seketika


Sekelembat bayangan muncul di kepalanya.


" Jangan mendekat... Jangan.. Jauhi akuu... Aku mohon"


" Kemarilah sayang... Aku mohon.. Jangan tinggalkan aku"


" Tidak.. Kamu berbohong... Aku membecimu"


" Percayalah.. hanya kamu yang aku cinta"

__ADS_1


Percakapan itu mampu terdengar jelas di kepalanya. Terdapat seorang wanita yang lari dengan tergesa gesa dan pria yang terlihat mengejar sang wanita itu.


Suasananya hampir sama dengan sekarang, di saat salju turun, tapi bedanya mereka seperti sedang di hutan yang entah itu dimana. Sepi dan gelap, hanya ada cahaya rembulan temaram karena di halangi oleh pohon pohon lebat di sana.


" Kookieee.. Aku mohon berhenti"


" Tidak Jae.. Aku tidak bisa"


"aaaaaahhh... Siapa merekaa" Ucap namja manis itu sambil meremat kepalanya kuat. Ia merasa pusing.. Ia tertunduk di lantai.


"Siapa Kookie?? Siapa Jae?? Kenapa mereka sepertinya tidak asing.. Apakah aku mengenal mereka?? " Ucapnya meringis meremat kepalanya.


Tak lama setelah itu ia meresa mendingan dan mulai beranjak dari sana. Ia berjalan pelan ke arah brangkar dan mendudukkan pantatnya di sana.


" Apakah aku harus memberi tahu Seokjin Hyung? " batinnya, kemudian ia meraih HP di atas nakasnya.


" ah.. Sepertinya besok saja.. ini sudah malam" ucapnya tatkala melihat jam yang tertera di ponselnya. Pukul 21.30 KST.


Ia pun membuka ponsel dan membuat catatan di sana.


...ยปยปโ€”โ€”โŸโ€”โ€”ยซยซ...


...Di rumah Sakit, Senin malam jam 21.30 KST...


...Kookie dan Jae...


...Who ?????...


...ยปยปโ€”โ€”โŸโ€”โ€”ยซยซ...


Setelah membuat catatan tersebut, ia memutuskan untuk beristirahat. Karena jujur kepalanya masih terasa pening usai kejadian barusan.


โ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– โ–กโ– 


Taehyung memutuskan untuk kembali ke mansion pribadinya, di bukanya kancing baju terbebut dengan kasar kemudian ia beralih ke kamar mandi. Menyalakan shower dan mandi di bawah guyuran shower yang menurutnya sangatlah menyegarkan. Setelah ia membersihkan diri, ia pun berjalan menuju walk in closet. Di pilihlah celana pendek casual yang menurutnya nyaman di pakai saat tidur, ia tak terbiasa mengenakan atasan saat tidur.


Saat hendak merapikan jam tangan yang tadi ia kenakan, atensinya teralihkan pada kotak kecil yang ada di box tempat penyimpanan koleksi jam miliknya. Ia berhenti sejenak, lalu mengambil box kecil tersebut. Di bukanya perlahan sambil mengingat.. Apa yang ia letakkan di box itu.


Terlihat Sebuah gelang dengan dominan warna hitam pada maniknya. Ia pun mulai mengingat, bahwa dulu ia pernah memberikan gelang yang serupa pada seseorang di masa kecilnya. Hanya saja gelang yang ia berikan berwarna dominan putih, ia sengaja membeli gelang couple agar kelak jika berpisah, mereka akan saling mengingat satu sama lain.


^^^^^^Publish^^^^^^


^^^April 2023^^^


๐“ข๐“ฝ๐“ธ๐“ป๐”‚ ๐“ซ๐”‚ :


๐“ฃ๐“ช๐“ฑ๐“ฒ๐“ต๐“ช๐“ต๐“ช๐“ฝ๐“ท๐”‚๐“ช ๐“ฃ๐“ช๐“ฎ๐“ด๐“ธ๐“ธ๐“ด๐Ÿป๐Ÿฐ


...JANGAN LUPA DUKUNGANNYA...


...TINGGALIN JEJAK KALIAN DI SINI...


.......

__ADS_1


.......


.......


__ADS_2