Sistem Kekayaan Super (Ray)

Sistem Kekayaan Super (Ray)
kiss


__ADS_3

...*******...


" Tuan.. yang sabar Tuan... " ucap Ziro sambil menahan Tubuh Ray agar tidak terjatuh.


Sementara Dinda dan keluarganya mendengar suara Ribut ribut di luar langsung berlari keluar rumah.


" itu kenapa orang orang pada Ribut Ma..?" ucap Dinda..kepada ibu nya.


" ibu juga tidak tahu ?, ayo kita lihat?" jawab Bu Mirna


Sementara itu Ray masih menangis, kekuatan nya seakan hilang.


" Ziro bagaimana aku bisa baik baik saja, kalau orang yang paling aku sayangi menikah dengan orang lain "ucap Ray lirih...hati nya sangat pedih,


Sementara Ziro hanya bisa diam, tak bisa berbuat apa apa.


" seperti nya aku merasa tidak asing dengan suara itu?, tapi siapa cowok itu siapa yah? kayak gak asing?" ucap Dinda pelan sambil melihat ke arah Ray


" D -dinda " ucap Ray langsung berlari memeluk Dinda dengan erat.


" kenapa kamu menikah dengan orang lain?, kenapa kamu mengingkari janji kita?" ucap Ray pelan sambil memeluk Dinda


" Degg...."


jantung Dinda seperti berhenti berdetak ketika mendengar suara Ray dari dekat,


" R -ray... K -kamu Ray" kata Dinda dengan mata melotot,


' Wajah nya berbeda tapi suaranya persis dengan Ray.. perasaan ku juga tidak asing 'batin Dinda berkaca kaca, Tampa dia sadari, air mata nya menetes keluar dari mata indah nya.


" iya Din.. aku Ray...orang yang dulu jelek, yang suka sama kamu" jawab Ray lirih sambil terus memeluk Dinda


Dinda langsung membalas pelukan dari Ray, air matanya tambah deras


" kenapa?.... kenapa kamu pergi begitu lama? apakah kamu tahu, disini aku tersiksa dengan Rasa rindu yang begitu dalam kepada mu" teriak Dinda sambil memukul dada Ray pelan


Sementara orang orang yang menonton drama itu tampah mereka sadari juga ikut meneteskan air matanya, :(


" membuat jiwa jomblo ku meronta. :( " ucap pria A


" kalian membuat ku mengingat masa lalu ku, yang menyedihkan huaaaaaaa... :( " tangis wanita A ngegas....


...*******...


Kita kembali ke 20 menit lalu :


" Baiklah Karna pengantin wanita sudah ada, kita akan segera memulai acara ini" kata penghulu mempersilahkan kedua pengantin duduk bersampingan


" sebelum kita mulai, apakah di antara kita ada yang tidak setuju dengan pernikahan ini? " ucap penghulu sekali lagi


semua hadirin menganggukkan kepala.namun ada yang mengangguk secara terpaksa Karna kurang setuju.


"Karna semua sudah setuju kita akan langsung mulai....


"Berhenti...." sebuah teriakan menghentikan perkataan penghulu


" ada apa ini ?, kenapa kalian mengacaukan pernikahan ku? " teriak Doso marah


" Saudara Doso.. anda kami tangkap Karna melakukan penipuan dan penculikan anak " kata pak polisi sambil memborgol tangan Doso


" Apa buktinya kalau aku adalah penipu dan penculik anak anak?" teriak Doso protes, dia sudah berkeringat dingin.

__ADS_1


"kami ada buktinya dan juga kami memiliki 3 saksi mata " jawab Polisi sambil memberikan bukti bukti.


" S -siapa...orang nya?, B -bukan kah aku melakukan nya secara sembunyi sembunyi?" ucap Doso keceplosan


" kami saksi nya " teriak 3 orang wanita yang tak lain adalah istri dari Doso sendiri.


" T -ternyata K-kalian..orang nya " teriak Doso marah , sehingga membuat membuat nya langsung terkena stroke.


" B*jing*n.... ternyata pelaku penculikan anak anak di kampung ini adalah kamu " teriak orang langsung mengerumuni Doso untuk menghajarnya namun di halangi oleh polisi .


Setelah polisi membawa Doso, Dinda langsung berterima kasih kepada ke tiga mantan istri Doso.


" terimakasih banyak atas bantuan kalian?" ucap Dinda sambil menangis bahagia.


" sama sama... kami juga sangat membencinya, "


" makanya kami mencari bukti bukti untuk menjebloskan nya ke dalam penjara"


"kami juga sama seperti mu, kami menikah dengan nya hanya terpaksa j" awab ketiga mantan istri Doso


...******...


kita kembali ke masa sekarang, dimana Ray dan Dinda sedang duduk di dalam Rumah Dinda.


Ray yang mendengar penjelasan dari Dinda langsung memeluk Dinda sekali lagi.


kemudian menyeret nya keluar rumah.


"kalian tunggu aku disini?" perintah Ray kepada anak buahnya.


" baik Tuan, hati hati di jalan" jawab Ziro dan yang lainnya.


Matahari sudah condong ke barat ketika mereka sampai di sana


" Dinda.. terimakasih sudah menungguku selama ini? " ucap Ray sambil memegang tangan Dinda.


" sama sama Ray" jawab Dinda tersenyum bahagia


Ray kemudian berjalan menuju pohon besar yang ada di pinggir tebing


" heii... kamu selalu datang kesini untuk membersihkan nya?" tanya Ray terkejut melihat ukiran namanya dan nama Dinda di batang pohon itu.


" iya.. aku selalu datang kesini setiap sore... ,dan juga membersihkan nya, agar janji kita berdua tidak pernah hilang " jawab Dinda, berjalan menghampiri Ray


" maaf sudah membuat mu menderita karena ku selama ini?" Ray


" Aku tidak papa kok.., oiyah gimana kamu bisa berubah 180° seperti sekarang? " tanya Dinda penasaran dengan perubahan Ray


mereka lalu duduk dibawah pohon, kemudian Ray menjelaskan tentang perubahan nya .meskipun berbohong namun Dinda tetap mempercayainya, Karna Rasa cinta nya kepadanya.


meskipun Ray tidak tega membohongi Dinda, tapi tida mungkin kan dia jujur tentang sistem,. sedangkan sistem melarangnya membocorkan rahasia tentang sistem.


Kini matahari terbenam, hanya meninggal kan sinar berwarna jingga di langit.


Ray kemudian merangkul pundak Dinda untuk bersandar di bahunya ( wuhh romantis sekali, membuat ku iri :(


" Din.. biarkan semua masalah kita pergi dan terbenam seperti matahari itu... agar kita bisa menyambut hari yang lebih baik." ucap Ray sambil mengangkat dagu Dinda


"hmmm ..:) " angguk Dinda


Ray kemudian melirik bibir Merah Dinda , kemudian Ray mendekat kan wajah nya kepada Dinda...

__ADS_1


Dinda yang melihat itu hanya bisa memejamkan matanya, wajah nya memerah.


Daaannnn...


Cuupp...." ciuman manis mendarat di bibir merah Dinda


Dinda langsung melototkan matanya ketika Ray mencium nya, darah nya seakan mendidih, dan kemudian memejamkan matanya dan membalas ciuman Ray.


Ray yang merasakan bibir manis Dinda semakin bersemangat mencium nya dengan penuh kasih sayang..


mereka sama sama baru pertama kali berciuman , dan ciuman pertama Ray di ambil oleh Dinda, dan ciuman pertama Dinda di ambil oleh Ray..


impas kan :)


Dan kalian tahu apa yang terjadi selanjutnya??


ya..mereka pulang kerumah setelah sesi ciuman berakhir..


Sementara itu, di Rumah orang tua Ray, keluarga nya gelisah Karna belum pulang.


" jangan jangan anak itu bunuh diri Karna tidak terima Dinda menikah dengan orang lain" ucap Yulius sambil memegang dagunya.


"Tukk.." bunyi gayung mendarat di kepala nya


"aduhh... kenapa memukulku Bu " protes Yulius


" jangan berbicara yang tidak tidak dodol.." teriak Bu Tika marah


" ampun Bu hikksss " jawab Yulius merubah wajah nya menjadi imut, berharap ibu nya kasihan dengan nya ,namun ibu nya tak peduli sama sekali.


Hardi dan pak Budi menggelengkan kepalanya melihat kelakuan kedua orang itu.


" sudah kalian jangan seperti anak kecil" ucap pak Budi


kemudian pintu diketuk dan masuk Ziro dan ke sepuluh bawahan nya


" ehh.. Ziro, Ray dimana?" ucap mereka bersamaan


" Ziro terkejut mendengar suara mereka,' belum menyampaikan salam sudah di dahului pertanyaan ' batin Ziro


" Tuan muda, sedang pergi dengan Dinda tuan" jawab Ziro


" Lohh kenapa anak itu bawa lari istri orang ?" teriak mereka bersamaan.


" ahh anu Tuan.. itu mereka tidak jadi menikah Karna Doso di tangkap polisi." jawab Ziro


" ohhhh...." jawab mereka dengan mulut bulat sebulat bola.


Diluar bunyi mobil menuju Rumah..


" itu anak itu sudah datang, " ucap Hardi


" Aku pulang.." teriak Ray sambil membuka pintu


" Ehh.....kenapa kian memandangku seperti itu ?" kata Ray bergidik melihat tatapan orang orang dalam rumah.


...****** ...


***sampai disini dulu yah guys, ikuti kisah Ray dan jangan lupa untuk like komen vote dan tekan ❤️, dan satu lagi tinggalkan komentar kalian yah


salam dari author 😁🙏***

__ADS_1


__ADS_2