
...******...
Di saat wanita itu menangis di depan batu nisan, tiba tiba sebuah tangan memegang payung, sambil memayungi wanita itu.
wanita itu terkejut karna hujan tiba tiba berhenti, ketika dia mendongakkan kepalanya, dia melihat seorang Pria sambil memegang payung,
dia adalah Ray ,
" R -rey...." ucap wanita itu terbata bata...kemudian langsung memeluk Ray dengan erat ,. tangisan nya semakin keras,
hujan pun semakin deras seperti ikut merasakan kesedihan, dan kerinduan yang mendalam dari wanita itu..
" hikksss.... Rey kenapa kamu meninggal kan aku sendirian, kamu tega sekali,
" tahu kah kamu aku disini sangat tersiksa karna kepergian mu hikss"
"bukan kah kamu sudah berjanji untuk tidak akan pernah meninggal kan aku "ucap nya tanpa melepaskan pelukan nya, airmata nya seakan tak mau berhenti keluar.
Ray yang melihat itu tanpa sengaja meneteskan air matanya, dan membalas pelukan wanita itu,
Nama wanita itu adalah Naila, kemudian Sistem memberi tahu semua tentang Naila dan Rey....
flash back
sore itu, hujan sangat deras ,
di sebuah jalan yang sepi, berlari seorang perempuan, sedang menangis , diri nya baru saja kehilangan Ibu nya dan calon adiknya, Dia adalah Naila...
sambil berlari Naila terus mengutuki keadaan yang mengambil ibunya, dan calon adiknya .
ibunya meninggal akibat kecelakaan lalu lintas,ketika pergi ke rumah sakit, dirinya sempat dilarikan kerumah sakit namun tidak sempat tertolong lagi akibat pendarahan yang parah...
ketika mendengar kabar bahwa ibunya meninggal dunia, seakan dunia nya hancur berkeping keping, dimana dia sebelumnya sangat senang Karna akan mendapat kan seorang adik, namun naas harapan nya langsung hancur bersama berita duka itu.
Naila duduk di tengah jalan, di guyur hujan deras , dirinya menangis keras, hatinya sangat perih, tak tahu bagaimana lagi... kini dia hanya punya ayah, Namun ayah nya jarang sekali ada waktu bersamanya..
" kenapa ?...kenapa keadaan seperti ini apa salah ibu ku sehingga engkau mengambil nya ....!
" aku sangat membencimu. " teriak Naila sambil menangis mengutuki keadaan.
di tengah tangisnya, seorang laki laki memayungi dia, ketika Naila melihat kami laki itu , hanya ada senyum kecut dari Laki kaki itu,
" jangan mengutuki keadaan, kita tahu semua orang akan mati, dan kita tidak tahu dengan cara bagaimana orang itu mati" ucap Rey sambil membantu Naila berdiri
" apa hubungan nya dengan mu , yang aku Rasakan ini tidak kamu Rasakan, sebaiknya kamu diam saja " Teriak Naila kepada Rey
"kamu sudah dewasa dan sudah bisa hidup sendiri , aku juga pernah mengalami hal yang kamu alami sekarang,
tapi bedanya waktu itu aku masih berumur 9 tahun, ketika orang tua ku meninggal, dan aku hanya tinggal bersama kakek ku , tapi mereka juga pergi meninggal kan ku sendirian tanpa ada yang menemani" jawab Rey sambil memeluk Naila
__ADS_1
ketika Naila mendengar perkataan Rey hatinya seketika bergetar, dirinya tidak bisa berkata kata lagi
" jika kamu tida mempunyai siapa siapa lagi, panggil saja aku, aku akan menemani mu " lanjut Rey
semenjak saat itu, Naila selalu bersama dengan Rey, kemana mana selalu berdua dan menjadi sangat dekat.
dan pada akhirnya, suatu hari , Rey menyatakan perasaannya kepada Naila, dan di terima oleh Naila Karna juga menyukai Rey.
Hari hari Naila semakin berbunga semenjak bersama dengan Rey Karna Rey sangat menyayanginya , dan tak pernah membuat Naila meneteskan air mata nya, itu berlangsung selama Dua tahun.
sehingga pada suatu hari, Rey dilarikan ke rumah sakit, dan Rey divonis oleh dokter, hanya memiliki sisa waktu Satu bulan saja.
namun Naila tak mengetahui hal itu, Karna Rey tak mau memberi tahu nya, Rey takut membuat Naila menangis karenanya.
29 hari berlalu.
mereka menjalani hari hari mereka seperti biasanya, namun Ray semakin parah, Naila selalu menyuruhnya ke dokter namun dijawab baik baik saja oleh Rey..dia bilang kalau itu hanya penyakit biasa saja.
hingga pada hari ke 30,
Rey tidak pernah menghubungi Naila lagi , Naila selalu mencari Rey, namun tidak pernah menemukan nya,
hingga seseorang memberitahu nya bahwa Rey sekarang ada dirumah sakit, dan sakit parah,
pikiran Naila langsung kacau dan segera ke rumah sakit tempat Rey di rawat, sesampainya disana, dia melihat Rey terbaring di atas tempat tidur dengan mata tertutup.
" untuk Naila kekasih ku"
hari *pertama kita bertemu di saat hujan , itu adalah saat dimana aku pertama kali melihat mu .
hari dimana kisah cerita kita dimulai.
hari dimana aku bertemu orang yang sangat berarti dalam hidup ku,
dan juga hari dimana aku menderita penyakit ini,
ketika dimana aku memberi tahu mu soal perasaan ku kepadamu, aku sangat bahagia saat kamu juga mencintai ku ,
namun di satu sisi ,di saat itu aku juga merasa hancur , ketika melihat mu suatu saat menangis dan membenciku karna pergi meninggal kan mu.
jujur aku ingin memberitahu soal ini tapi aku tidak mau kamu bersedih, dan memilih untuk memendamnya di hati ku.
dua tahun berlalu , dimana hari hari itu sangat indah dalam hidup ku,
dimana hari hariku di isi oleh kehadiran mu, hari hari ku berbunga semenjak kamu ada di sisiku,
namun di satu sisi, perasaan ku juga hancur Karna waktu ku tinggal sedikit.
andai waktu bisa ku hentikan, aku ingin memelukmu dalam waktu yang sangat lama, namun takdir berkata lain.
__ADS_1
dan maaf kan aku belum bisa menemani mu sampai hari tua*.
*maaf tidak pernah memberitahumu soal penyakit ku ini,
itu Karna aku tidak mau membuat kamu bersedih karna ku, sebab aku tidak sanggup melihat mu meneteskan airmata mu hanya Karna gara gara aku.
Namun kamu harus tahu dimasa depan akan ada orang yang lebih sempurna dari ku, yang akan menemanimu sampai hari tua mu.
ingat jika sebuah pohon mati, pasti akan ada pohon yang lain yang akan menggantikan nya.
dan jika kamu sudah membaca tulisan ini berarti itu sudah waktunya aku pergi .
dan ingat aku selalu mencintaimu selamanya
I love you sayang
...dari : Rey* ...
setelah Naila membaca tulisan Rey, dia segera menangis dan memeluk Rey dengan erat ,
kemudian Rey menghembuskan nafas terakhirnya...di dalam pelukan Naila , tangisan Naila semakin deras
Setelah pemakaman Rey selesai, kini hanya tersisa hari hari gelap bagi Naila...
setiap hari dia selalu membawa buku Diary Rey, dan membaca semua tulisan Rey, sebagai pengobat rindu.
mental Naila drop , dan tidak pernah mau menerima pria lain lagi dalam hidup nya, sehingga dia di cap orang orang sebagai cewek matre Karna sebagai alasan nya menolak semoga pria yang menembak nya.
semenjak itu juga ayah nya mulai menomor satukan Naila, dan selalu menemani nya, karna ayahnya tahu betapa sakitnya ketika di tinggal pergi selamanya oleh orang yang sangat di cintai.
kemudian hari dimana dia melihat Ray datang di kampus, dia terkejut melihat nya , dirinya segera berlari ingin memeluk nya namun tiba tiba Ray pergi ke dalam kelas nya.
sejak itu lah semangat nya mulai tumbuh kembali, meskipun hanya bisa mengamati Ray dari jauh , melihat nya dengan wanita lain, itu sudah cukup mengobati Rasa rindunya.
dan terkadang setiap malam harus menangis Karna terlalu merindukan kekasih nya, dan harus pergi ke makam Rey untuk mengobati rindunya, dan bercerita tentang Ray, di depan makam Rey .
Flash back off
Kembali ke sisi Ray,
Ray sedang menggendong Naila ke dalam mobil , dirinya sangat tersentuh mendengar kisah Naila dari sistem.
dan tanpa sengaja dirinya bersumpah untuk menjaga Naila.
......******......
***sampai disini dulu yah guys , author udah gak bisa lanjutin bab ini, entah kenapa author nangis tulis bab ini 😭, jumpa lagi esok hari..
dan jangan lupa untuk like komen vote dan tekan ❤️***
__ADS_1