Sistem Kekayaan Super (Ray)

Sistem Kekayaan Super (Ray)
chapter 46


__ADS_3

...*******...


" broommm.."


"broommm..."


suara kenalpot mobil Ray mendengung di jalanan, Ray menyetir mobilnya dengan kecepatan tinggi, dalam hatinya ingin segera sampai di markas the dragon warrior dengan cepat.


sementara Ziro dan Black dan sepuluh bawahan lainnya setengah mati mengikuti Ray di belakang.


" Rin? apakah akan ada perlawanan setelah aku sampai disana?" tanya Ray


[ mungkin ya mungkin juga tidak]"


" kenapa bisa begitu Rin?"


"[ nanti setelah sampai disana baru tuan lihat sendiri] "


" broommm ..."


Ray semakin menginjak pedal gas, membuat laju mobil nya semakin kencang, untung saja jalanan sepi jadi dia dengan bebas mengendara.


" Ziro? apakah tuan sedang kesurupan?"


" aku juga tidak tahu Black, mungkin saja iya" jawab Ziro yang juga bengong seperti Black, melihat Ray yang menyetir seperti orang gila.


setelah dua puluh menit kemudian, mereka sampai di pinggir hutan,


mereka berhenti di depan pintu gerbang yang dijaga oleh beberapa orang bersenjata.


" siapa kalian ? dan apa maksud kedatangan kalian kemari?" ucap salah seorang sambil menodongkan senjatanya kepada sekumpulan orang bertopeng


" saya adalah pemimpin mafia the dark bloods" jawab seorang yang tak lain adalah Ray


" aku ingin bertemu dengan pemimpin kalian? beritahu pemimpin kalian, kalau aku datang mencarinya?" ucap Ray dingin


" kalian pasti ingin memata-matai markas kami kan? mengaku saja kalian?" teriak mereka tidak percaya


" aku sudah bilang, kami datang mencari pemimpin kalian?, cepat panggil pemimpin kalian, aku tidak punya banyak waktu?" jawab Ray sedikit bosan.


" jangan percaya omongan nya dia pasti bermaksud lain, serang dia" teriak salah seorang.


" serang..." teriak mereka sambil menyerang Ray


" buakkhhh..."


"buakkhhh..."


" ukkhhh..."

__ADS_1


belum sampai mereka mengenai Ray, mereka sudah terlempar kebelakang dengan memuntahkan seteguk darah.


membuat mereka melotot tak percaya, pasalnya Ray tidak bergeser sedikit pun dari tempat nya


" sudah kubilang aku tidak punya banyak waktu," ucap Ray menggelengkan kepalanya


" kamu .....?" tunjuk nya kepada salah seorang yang masih berdiri.


" S -saya t -tuan..." jawab nya ketakutan


" kamu pergi panggil pemimpin kalian, cepat!" perintah Ray tegas


" B -baik tuan " jawab orang itu, kemudian berlari masuk.


"hahhh.... apakah kalian ingin bermain main lagi?" ucap Ray kepada penjaga yang baru saja di hajarnya.


" T -tidak... T -tuan... ampuni kami?" jawab mereka memelas


sementara di ruang rapat...


" buakhh... "suara pintu di dorong keras.


" ada apa ini! mengapa kamu masuk tanpa mengetuk pintu? apakah Kamu mau dihukum?" ucap salah satu petinggi yang sedang Rapat.


" m -maaf Tuan, tapi di depan pintu gerbang pemimpin mafia the dark bloods sedang mencari tuan, sehingga dia menghajar para penjaga" jawab orang itu dengan ketakutan.


" pemimpin mafia the dark bloods??? mengapa dia bisa sampai disini?" ucap mereka bingung


" sudah kuduga,. dia pasti bukan orang biasa " ucap pemimpin mereka


" lalu kita harus bagaimana pemimpin?" tanya mereka


persilahkan dia masuk, dan antar sampai kesini?" ucap pemimpin mereka


" B -baik pemimpin" ucap penjaga itu sambil keluar


sepuluh menit kemudian..


Ray dan anak buahnya masuk.


" maaf mengganggu waktu kalian" ucap Ray sopan


" tidak apa, mari silahkan duduk" ucap pemimpin Dragon mempersilahkan


" baiklah siapa yang harus aku hajar untuk menjadi pemimpin kalian ?" ucap Ray langsung pada intinya


"wahh kamu sungguh semangat sekali anak muda, kalau boleh tanggal kan dulu topeng kalian?" ucap pemimpin mereka


" hmm baiklah, lepaskan topeng kalian ?" ucap Ray kepada anak buahnya

__ADS_1


setelah Ray melepaskan topeng nya orang orang yang ada di dalam ruangan itu kaget melihat Ray yang masih sangat muda


" ternyata kamu masih sangat muda ?, berapa umur mu?" tanya salah satu petinggi


"paman aku sudah tua.... umur ku sekarang sudah hampir dua puluh tahun " ucap Ray cetus


" pffrruuuutttt......"


semua orang yang mendengar jawaban Ray langsung menyemburkan air dari mulut mereka


" kalau kamu yang masih berumur dua puluh tahun sudah tua, lalu kami yang empat puluh tahun ini apa?! manusia purba?" gerutu mereka


" diam....!" perintah pemimpin tegas


" nama kamu siapa anak muda?, panggil saja aku Kevin"


" baik paman Kevin nama ku Ray Aditya, , dan aku akan menjadi pemimpin kalian " jawab Ray


" hmmm kami memang sedang menunggu pemimpin kami yang sah Karna aku hanya sebagai pengganti saja, kalau boleh tau apakah dibelakang mu ada tanda lahir?"


" Karna pendahulu kami sudah meramalkan tentang pemimpin kami yang sah? apakah kamu boleh mengecek nya "


" apakah hanya seperti itu?" tanya Ray heran


" yahh jika itu seperti yang pendahulu kami ucapkan kan maka tidak ada salahnya" jawab mereka


kemudian Ray membuka baju nya dan memperlihat kan belakang nya


" ITU !....."


mereka menganga melihat tanda lahir merah yang ada di punggung Ray.


" hei apakah dibelakang ku ada panu?" sehingga kalian menjadi seperti itu?" ucap Ray


" Jhon ambil buku yang di tulis pendahulu?"


" baik pemimpin"


mereka kemudian mengambil sebuah buku yang sudah usang dan cukup tua


" ini dia gambar nya?, "


"lihat apakah itu mirip dengan yang dipunyai anak ini" bisik mereka


tanda lahir di punggung Ray sama seperti yang ada di dalam buku dimana tanda lahir itu seperti naga merah.


" hormat kepada pemimpin"


" hormat"

__ADS_1


teriak mereka sambil berlutut


" ehh.... apa ini?" ucap Ray heran , sama seperti Ziro dan yang lain nya yang juga heran Karna tidak tahu apa apa.


__ADS_2