
...******...
Di tempat lain...
" bos, ada berita penting" ucap seorang pria
" hmm... berita penting apa?, kalau tidak penting siap siap kehilangan kepalamu karena sudah mengganggu waktu pemimpin " jawab Arlong
"I -itu tuan…, R -rombongan kelompok The dark bloods sedang berjalan keluar kota menuju barat Tuan,
"menurut informasi yang saya dapatkan, mereka akan menjemput orang , sepertinya orang itu sangat penting " kata pria itu gugup , Dia sudah bermandikan keringat dingin Karna jika salah berbicara sedikit saja akan kehilangan kepalanya
"Hmm... jadi Drake pergi menjemput seseorang yah...." ucap Pemimpin nya sambil meremas pegangan kursi tempat duduknya, wajah nya terdapat beberapa luka yang sudah lama membekas, dan memakai sarung tangan.
" Arlong bawa seratus orang lebih untuk mencegat mereka di jalan, kalau perlu habisi mereka semua jangan biarkan satu orang pun lolos, apa kamu mengerti? " perintah pemimpin dengan tegas
" Baik Tuan, aku akan menjalan kan perintah ini dengan baik" jawab Arlong, kemudian berjalan keluar di ikuti oleh pria yang memberikan informasi tadi.
" Drake... aku akan membalas penghinaan yang kamu berikan satu bulan lalu, dan seharusnya aku yang akan menjadi pemimpin kelompok The dark bloods " ucap nya geram sambil mengepalkan tinjunya
...*******...
Sementara di sisi MC kita si Ray.
" Tuan..." ucap Drake dan lain sambil membungkuk
" Hmmm .., terimah kasih sudah datang , dan aku ingin memberitahu jika kedatangan kalian kemari di ketahui oleh pihak musuh " jawab Ray memberitahu mereka , Karna dia mendapat pemberitahuan dari sistem.
" A apa..jadi keberangkatan kita diketahui pihak musuh.." ucap anggota The dark bloods terkejut
" Tidak apa, jika mereka menghadang kita di jalan, kan tinggal Urraaaaa...." teriak Ray tegas memberi semangat
" Baik tuan " jawab mereka serempak,
kemudian mereka masuk ke dalam mobi,
mobil Ray dan rombongan nya berada di tengah tengah , sedangkan mobil yang lain nya berada di depan, belakang, dan samping kiri kanan.
Untung saja jalanan sepi kalau gak mau lewat dimana nanti mobil orang orang.
[ peringatan: ]
seratus meter di depan ada musuh sekitar seratus orang lebih, yang menghadang jalan .
Misi :
kalahkan musuh,
Hadiah:
uang 50 triliun
Perumahan Mewah nomor 1, di jalan melati.
Hukuman:
semua orang dibantai dengan sadis termasuk keluarga Tuan dan Dinda] " notifikasi dari sistem
' hmmm ada misi yah...dan hadiahnya sangat banyak , dan untuk rumah nanti akan aku berikan kepada kakak ku biar mereka punya masing masing rumah ,
Karna aku juga masih mempunyai hadiah perumahan elit di jalan Eagle nomor satu ' batin Ray sambil mangut-mangut.
" kamu kenapa Ray ?" tanya Dinda yang dari tadi heran melihat Ray yang mangut-mangut sendiri
" ahh tidak apa, hehehehe"jawab Ray sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal
__ADS_1
" Ziro? hubungi Drake untuk segera waspada seratus meter di depan ada musuh" perintah Ray kepada Ziro
" Baik tuan...." jawab Ziro, kemudian menghubungi Drake
sesuai apa yang dikatakan oleh Ray, di depan mereka sudah berdiri Ratusan orang lebih menggunakan topeng, dan membawa senjata pedang dan pemukul besi .
" Ziro ?, kamu dan lain nya jaga Dinda dan keluargaku, biar aku dan Drake dan yang lain nya , yang turun menghadapi mereka" ucap Ray kepada Ziro yang hendak keluar dari mobil .
" Tapi Tuan, biar kami yang turun mengajar mereka , Tuan di dalam mobil saja " jawab Ziro Karna tidak mau Tuan nya kenapa napa.
" iya Ray kamu disini saja, aku tidak mau kamu terluka" kata Dinda mengkhawatirkan Ray
" Tida apa , aku bukan beban yang selalu bersembunyi di belakang anak buah ku " jawab Ray berwibawa membuat Ziro terharu.
" Din... aku gak akan kenapa napa, aku janji" lanjut Ray sambil memegang kedua pipi tembem Dinda
" kamu janji yah " ucap Dinda
" iya aku janji" jawab Ray kemudian mengecup kening Dinda. ( uwuwuwu... kasihan si Ziro yang masih jomblo harus melihat keromantisan kedua sejoli itu ).
Kemudian Ray menggunakan topeng nya dan keluar dari mobil menuju anak buahnya yang sudah lebih dulu keluar,
anak buah nya yang melihat itu terkejut, mereka berusaha menyuruh Ray masuk ke dalam mobil, namun Ray hanya menganggukkan kepala nya .
" kalian tenang saja melawan cecunguk cecunguk ini tidak akan membuat keringat ku menetes" ucap Ray sambil menunjuk ke arah Arlong dan bawahan nya.
Sedangkan orang yang di tunjuk Ray geram Karna di remeh kan.
" ohh jadi ini pemimpin baru The dark bloods??,
Nak sebaiknya kamu pulang dan menyusu pada ibu mu, Karna ini bukan tempat untuk bermain hahahaha..." tawa Arlong dan anak buahnya meremehkan Ray Karna masih terlihat muda.
Anak buah Ray yang mendengar itu juga ikut marah dan mengeluarkan senjata mereka, Karna pemimpin nya di hina .
Sementara itu Ray hanya tersenyum menanggapi ejekan dari Arlong
" Bocah kurang ajar ..... hajar anak itu dan buat dia bertekuk lutut di bawah kaki ku ??..." teriak Arlong marah kemudian maju menyerang kearah Ray dan anggotanya
" Tidak semudah itu , hadapi kami dulu..baru melawan pemimpin, uurrraaaaaaa......" teriak Drake dan anak buah nya sambil maju menyerang musuh
Ray yang melihat itu, juga ikut menyerang dengan Tangan kosong sedangkan musuh memakai senjata
Pertarungan epik pun di mulai antara Seratus orang lebih melawan lima puluh satu orang, jalanan yang tadi sepi kini di penuhi orang dan darah dimana mana
" Hoorreeeaaaaa...."
" Urraaaa....."
" Rasakan pukulan ku , monyet memukul monyet.."
" Rasakan ini , pukulan menghajar monyet.." teriak orang orang yang sedang bertarung
Sementara di dalam mobil keluarga Ray yang dari tadi khawatir di tenangkan oleh anak buah Ray yang menjaga mereka , kini sedang makan popcorn yang entah di ambil dari mana, untuk menonton orang orang yang bertarung
" Ayo Ray hajar...hajar..."
" pukul pantat nya.." teriak kedua kakak Ray
" Ayo nak buktikan kalau kamu itu anak papa " teriak pak Rudi ayah Ray
Sementara anak buah yang menjaga mereka malah melongo tak percaya ' apa apaan ini?? apakah mereka masih orang yang kami jaga?? bukan kah mereka tadi sangat panik??' batin mereka , membuat kepala mereka puyeng.
Sedangkan di sisi Ray yang bertarung, mampu melawan lima orang sekaligus Tampa menggunakan senjata..
" hehehehe...hanya segini saja kemampuan kalian...dimana semangat kalian tadi yang membara " ucap Ray sambil menyeringai menyeramkan.
__ADS_1
sementara orang orang yang melawan Ray berkeringat dingin .
" bukk..."
"bukk..."
"bukk..."
Suara tinju dan kaki menempel di wajah kawan Ray membuat lawan nya seketika terjatuh dan pingsan.
" lawan mu adalah aku bocah tengik" teriak Arlong marah..
kemudian mengayun kan tinjunya untuk memukul Ray, dengan harapan mampu membuat Ray terjatuh dan pingsan, namun Ray dengan santai mengelak semua pukulan Arlong,
" kurang ajar... jangan cuma menghindar bocah tengik...lawan aku..?" teriak Arlong tambah marah karna semua pukulan nya hanya mampu mengenai udara kosong,
harapan tak sesuai kenyataan memang sangat menyakitkan yah.
" hehehehe pak tua kamu sudah terlalu tua untuk melawan ku , tapi jangan salah kan aku kalau terlalu berlebihan memukul mu" seringai Ray
" plakkk..."suara tamparan mengenai pipi Arlong
" uhhukkk..." batuk Arlong mengeluarkan darah dari mulutnya
" upss...maaf sudah kelewatan" ucap Ray menahan tawanya
" bocah kurang ngajar...Rasakan ini...
"" Serigala pembantai ....aaaaaakkhhh...." teriak Arlong mengeluarkan jurus nya, kemudian siluet serigala merah bertubuh sangat besar berdiri di belakangnya
Sementara itu, orang orang yang sedang asik bertarung langsung menghentikan. pertarungan nya karna merasakan aura yang sangat mencekam
Didalam mobil...
" heii dari mana asal serigala itu??"
orang itu curang menggunakan peliharaan nya" teriak keluarga Ray, membuat anak buah yang menjaga mereka memuntahkan darah.
" hmm itu seperti sejenis jurus yang di gunakan Tuan pada pertarungan bulan lalu?" batin Ziro
" hahahahahaa.... matilahh bocah... sampaikan salam ku kepada dewa Yama hahahaha..." teriak Arlong melepaskan jurus nya
dannn...
""Booommmmmm....." asap langsung menyelimuti tempat Ray
" Tuan....."
" pemimpin..." teriak anak buah Ray....terkejut melihat Ray terkena jurus dari Arlong
" RAY....." teriak Dinda histeris...
sementara keluarga Ray
" hey kalian? apakah anak itu mati ??" tanya kedua kakak Ray
" uhhukkk..." Orang yang di tanya langsung menyemburkan darah dari mulutnya
' hikksss... keluarga macam apa ini... anak dan adiknya seperti itu malah tidak khawatir sama sekali hikksss...' batin orang yang menjaga mereka, jiwa nya sangat dilema ....
" hahahaha... Drake apakah itu pemimpin kalian hahahaha sangat lemahh..." Teriak Arlong sambil tertawa senang
...*****...
***kira kira apa yah yang terjadi kepada Ray??? ,
__ADS_1
ikuti terus kisah Ray dan jangan lupa like komen vote dan jangan lupa untuk menekan ❤️***