Sistem Kekayaan Super (Ray)

Sistem Kekayaan Super (Ray)
kelompok misterius dan masalah


__ADS_3

...*******...


Di sebuah Ruangan, dimana pemimpin kelompok mawar hitam sedang marah marah.


dia melempar dan menghancurkan barang barang yang ada di ruangan itu, sedangkan anak buahnya tidak ada yang berani menghentikan dia


" aaaaaakkhhh.....Drake kurang ajar, beraninya kalian membunuh tangan kanan ku " teriak nya frustasi


" kian siapkan pasukan kita akan menyerang markas merek malam ini, kita bantai mereka semua" teriak pemimpin kelompok mawar hitam, kepada anak buahnya.


" B -baik... Bos" jawab anak buahnya ketakutan


" aku akan membalas dendam Arlong , aku akan menghabisi kalian semua...... akkhhhhh..."


" brakkk..." bunyi suara kursi yang dibanting


Di sisi lain, terdapat beberapa pria bertopeng, menggunakan jubah hitam, sedang berdiskusi.


" informasi apa yang kalian dapatkan?" tanya seorang pria yang terlihat seperti pemimpin dari mereka.


" Arlong si Tangan kanan ketua mawar hitam telah tewas terbunuh di tangan pemimpin The dark bloods tadi siang Bos" jawab seorang wanita.


" apakah kalian sudah menyelidiki pemimpin baru The dark bloods itu ?" tanya pemimpin bertopeng


" kami sudah menyelidiki identitas nya bos , tapi kami tidak mendapatkan satu pun informasi mengenainya, kecuali mengenai Dia masih sangat muda." jawab salah satu pria.


"hmmm... orang itu misterius sekali, apakah dia yang di Ramalkan oleh pendahulu , yang akan menguasai seluruh mafia di negara ini?, " ucap pemimpin bertopeng.


"kami akan terus mencari identitas nya sampai dapat bos, dan jika itu adalah orang yang di Ramalkan oleh pendahulu, apa yang akan kita lakukan?" ucap pria lain nya.


" jika itu memang orang nya , kita harus tunduk kepadanya Karna melawan pun sama saja sia sia, Karna cuma dia yang akan menang jika bertarung dengan si Raja iblis " ucap pemimpin bertopeng..


...*****...


sementara Itu , Ray dan keluarganya sedang berkumpul di ruang tengah, di rumah Ray.


" aku punya hadiah buat kak Hardi dan kak Yulius, " ucap Ray sambil tersenyum


" oyah hadiah apa yang akan kamu berikan ?" tanya Hardi gembira mendengar Ray akan memberikan hadiah kepada mereka


" Iya hadiah apa? " timpal Yulius


" aku akan memberikan kepada kalian rumah ku yang ada di jalan melati dan rumah ku yang satu lagi di jalan Eagle" jawab Ray sambil menyodorkan dua kunci kepada keduanya.


" apa kamu serius ?" teriak Yulius girang


" iya aku serius" Ray


" apakah rumah nya sebesar rumah ini?" Kata Hardi


" iya , bahkan agak sedikit lebih besar dari rumah ini" jawab Ray


" hahahaha... kamu memang adik yang sangat baik," ucap Hardi sambil merangkul pundak Ray

__ADS_1


" hahahaha... tidak sia sia kami menjagamu waktu kecil" timpal Yulius


" menjaga apa kalian lebih banyak menjahili ku " teriak Ray cemberut.


" lalu buat kamu mana Ray ?" kata Bu Tika dan pak Rudi


" papa sama Mama tinggal sama Ray saja yahh , dan juga Dinda sama keluarganya tinggal sama Ray aja , tapi kali mau punya rumah sendiri tinggal bilang aja ?" Jawab Ray sambil tersenyum


" kami tinggal sama kamu aja Ray " jawab Bu Mirna mama Dinda


" ohh jadi kamu kasih kita berdua rumah buat pisahin kita dari mama sama papa iya?" ucap kedua kakak Ray sambil melirik Ray


" hehehe...kurang lebih begitu "jawab Ray


"Jancok... anak kurang ajar rasain nih? " teriak keduanya sambil memukuli Ray, sedangkan Ray malah tertawa senang.


beberapa puluh menit kemudian, Ray meminta ijin untuk keluar sebentar


" Din....mau ikut gak?"ajak Ray kepada Dinda


" apa boleh kalau aku ikut ?" jawab Dinda


" boleh... sekalian jalan jalan keliling kota dan berbelanja baju buat kamu " jawab Ray .


kemudian mereka berangkat menggunakan mobil sport milik Ray.


Dinda yang baru pertama kali menaiki mobil mewah merasa sangat gugup.


Dinda hanya bisa tersenyum menanggapi perkataan Ray


Mereka kemudian berkeliling kota , dan mengunjungi berbagai tempat yang indah.


kini mereka sudah sampai di depan gedung perbelanjaan yang besar.


" Ray apa kita akan masuk?" tanya Dinda gugup


" iya kita akan masuk ,memang nya kenapa ?" jawab Ray sambil menggandeng tangan Dinda.


" tapi bagaimana kalau aku dihina, dan pasti di dalam sana baju pada mahal mahal" ucap Dinda


" ngak.. kok, di dalam malah murah murah semua " kata Ray berbohong


" hmm baiklah " , kemudian mereka masuk kedalam gedung perbelanjaan


Ray dan Dinda langsung menuju lantai paling atas di lantai lima, kemudian mencari pakaian wanita yang tentunya bermerek dan mahal mahal.


sesampainya mereka disana , mereka langsung memilih


baju yang bagus.


" Din..? aku ke toilet sebentar yah... ? " kata Ray


" iya tapi jangan lama lama yahh...?"

__ADS_1


" iya palingan tiga menit doang " jawab Ray, kemudian berjalan menuju toilet


kini hanya Dinda yang memilih baju , beberapa saat kemudian sepasang kekasih berjalan mendekati Dinda


" sayang aku mau baju itu?" ucap sang wanita , sambil mengambil baju yang sudah dipilih Dinda.


"maaf.. kak tapi baju ini sudah saya pilih?" tanya Dinda sambil memegang baju yang di ambil wanita itu.


" Memangnya kenapa kalau aku mengambil nya?... emang kamu sanggup membayarnya?, baju yang kamu pakai aja lusuh begitu? mana bisa kamu membayar nya?" ucap nya kasar , lalu menghempas kan tangan Dinda .


" yang sopan dikit dong kak" protes Dinda


" maksud kamu apa hah..., pasti kamu simpanan om.. om...kan "


"plaakkk..."


belum sempat wanita itu selesai berbicara tangan Dinda lebih dulu sampai di pipi nya


" beraninya kamu menampar ku... Sayang kamu kok diam aja sih aku di tampar?" teriak nya kepada pacarnya yang dari tadi telfonan.


" siapa yang berani menampar mu sayang.." ucap pacar


" itu dia orang nya, kasih dia pelajaran..." teriak wanita itu sambil menunjuk Dinda


" makanya jaga mulut kakak , jangan mengatai orang sembarangan " balas Dinda


Si pacar wanita itu langsung mematung melihat wajah cantik Dinda, dia langsung meneguk air liurnya melihat bodi aduhai menggoda Dinda.


" cantik.."


" apa kamu bilang ?" teriak Sri , nama wanita itu adalah Sri, namun pacar nya tidak memperdulikan nya


" hei cantik, gimana kalau kamu sama aku aja, nanti aku yang bayarin." ucap nya menggoda Dinda


" enak aja aku sudah punya pacar tau, dan dia lebih ganteng dari pada Lo " teriak Dinda marah , karna di goda oleh laki laki lain,


" hehehehe... apa gunanya good looking kalau gak good rekening " seringai pacar Sri, sedangkan Sri yang dari tadi di abaikan marah marah kepada pacar nya namun sama sekali tak di ubrisnya .


" cihh... enak aja, aku gak mau punya keturunan jelek kaya lo" jawab Dinda, jika itu dulu dia sudah membuat laki laki yang berani menggodanya terbaring lumpuh .


" dasar wanita J*l*ng...." teriak Pria itu sambil mengayunkan tangan nya ingin menampar pipi Dinda, Namun di tahan oleh sebuah tangan dan di balas sebuah tendangan dari kaki kiri Ray.


" bukkk..."


" ukhhhh..." erang Nicho sambil memegang dadanya yang sakit


" hehehehe... Nicho... apa belum cukup aku membuat mu terbaring di tempat tidur bersama Andri " ucap Ray dingin.


" Ray...."


......*****......


sampai disini dulu yah guys, ikuti terus kisah Ray dan jangan lupa untuk like komen vote dan tekan ❤️

__ADS_1


__ADS_2