
...*****...
ketika Ray melihat perempuan itu, Ray mengernyitkan keningnya
'hmmm bukan kah itu intan ?...dia dengan siapa yah?' tanya Ray dalam batin .
" kamu kenapa Ray?" tanya Dinda heran
" ohh itu, sepertinya perempuan itu teman ku?, ayo kita kesana" ajak Ray sambil menggandeng tangan Dinda
ketika mereka mendekati mereka , seperti dugaan Ray kalau dia adalah intan.
intan sedang menggandeng tangan seseorang kemungkinan adalah pacar nya.
" hai intan ?" sapa Ray sambil melambaikan tangan nya.
" R -ray....?"
" halo intan, Amelia mana ?" tanya Ray kepada Intan
" ahh I -ini... bukan seperti yang kamu kira " jawab Intan sambil melepaskan tangan pria itu
" hmm..? maksud kamu apa?.. yang aku tanya itu Amelia loh ?" ucap Ray bingung
" A-ahhh, A -amelia ada dirumah nya " jawab intan
" dan ini siapa ?" tanya Ray sambil menunjuk pria yang sedang bersama dengan Intan
" ahh dia adalah teman ku hehehe jawab Intan berbohong, sedangkan pria yang sedang bersama dengan nya mengerutkan kening nya mendengar jawaban Intan
" maksud kamu apa?, jadi kamu cuma pura pura menjadi pacar ku?" protes pria itu
" ssttt bisa diam gak sih" bisik Intan pelan
" hehehe... kenalin Ray, namanya Fiki " Ucap Intan gugup
" ohh Ray Aditya , dan ini adalah pacar ku Dinda" jawab Ray sambil mengulurkan tangannya
" Fiki Dorman, salam kenal " balas Fiki sambil bersalaman dengan Ray dan Dinda
saat bersalaman dengan Dinda , diri nya terpaku melihat kecantikan wajah Dinda, sedangkan Intan yang mendengar perkataan Ray tentang pacar nya, hati nya bergetar
" H -halo...." ucap Fiki kepada Dinda, tangan nya masih berpegangan dengan tangan Dinda, namun Dinda segera melepas kan tangan nya.
" hmm .. jadi apa hubungan kalian?" tanya Ray sekali lagi
" ahh kami pacaran baru jadian tadi malam " jawab Fiki sambil merangkul pundak Intan
" ohh selamat yahh.... , kalau begitu kami pamit dulu masih ada urusan " kata Ray berpamitan
" ngak Ray ,ini gak seperti yang dia bilang " ucap Intan buru buru melepaskan tangan Fiki
" maksud kamu apa say.." kata Fiki heran melihat tingkah Intan
" ahh itu bukan urusan ku, kami pamit dulu ,... yuk sayang kita pergi" ajak Ray kepada Dinda
" blus"
wajah Dinda merona malu mendengar Ray memanggilnya dengan sebutan Sayang
Kini hanya tinggal Fiki dan Intan berdua
" maksud kamu tadi apa, tidak mengakui hubungan kita ?" tanya Fiki kepada Intan
__ADS_1
" memangnya kenapa? asal kamu tahu yah...kamu itu cuman badut aku , tempat pelampiasan aku kalau aku kesepian, dan tadi itu adalah orang yang aku suka " teriak intan sambil meninggalkan Fiki yang diam mematung, dirinya mengejar Ray ke luar .
dirinya menyesal telah mengenal wanita seperti intan.... namun bersyukur karna mengetahui sifat asli intan dengan cepat jadi belum terlambat.
" ternyata dia cuman menganggap ku badut nya doang... untung atja ada Si Ray yang datang bongkar sifat aslinya" ucap Fiki masih mematung tak percaya.
Sedangkan Disisi Ray...
' huhhh untung saja aku tidak tergoda oleh nya, kalau ngak bisa-bisa aku dapat barang bekas hihihi... " batin Ray
" kamu kenapa Ray ? dari tadi bengong ajah?" ucap Dinda sambil melirik Ray yang masih terbengong bengong.
" hehehe... aku sedang memikirkan bagaimana bagusnya nanti acara pernikahan kita " jawab Ray sambil tersenyum Pepsodent
" M -maksud kamu apa... kita saja belum bertunangan masak sudah mau nikah aja " jawab Dinda dengan malu , padahal dalam hati nya sangat bahagia
" hahaha oiyah yahh... bagaimana kalau kita tunangan aja bulan depan bagaimana hmmm? " goda Ray
" hmmm lebih cepat lebih baik..." ucap Dinda dengan suara kecil
" hahahaha ekspresi mu sungguh sangat lucu sekali hahaha" tawa Ray ketika melihat wajah imut Dinda
.membuat Dinda semakin malu, sedang kan Intan yang mengikuti mereka dari Belakang terkejut mendengar percakapan mereka berdua , dalam hatinya sakit sekali,
dan merasa menyesal mencari laki laki lain disaat Ray pulang ke kampung nya
Di perjalan pulang kerumah Ray terus menggoda Dinda , membuat wajah Dinda semakin memerah.
sementara Itu , Intan dengan hati perih pulang kerumah nya, Dirinya merasa bahwa dia lah yang paling tersakiti.
Jam 7 : 46
Ray beritahu oleh Ziro kalau malam ini mereka akan ada pertarungan dengan kelompok mawar hitam ,
' dengan begini menguasai dunia bawah di kota ini akan menjadi semakin cepat, ' batin Ray.
" Ziro apakah Drake dan yang lain nya sudah bersiap untuk pertarungan malam ini?" tanya Ray
" sudah tuan, mereka sudah bersiap " jawab Ziro
" bagus... kalau begitu kalian berangkat lebih dulu, nanti aku menyusul , aku harus berpamitan dulu dengan keluargaku agar tidak mencari ku ?" Perintah Ray
" Baik tuan, kalau begitu saya permisi dulu" ucap Ziro.
Setelah Ziro pergi , Ray bertanya kepada sistem nya mengenai cara menggunakan Skill pendeteksi kebohongan,
dansekarang Ray sudah tahu cara menggunakan nya ,. dan dia menguji coba ke Dinda ,
dan Dinda sangat Tulus mencintai dan menyayangi dia , membuat hati Ray berbunga bunga.
"drttt"
"drrtttttt..."
Hp Ray bergetar menerima panggilan masuk, dan itu panggilan dari Amelia
" halo Mel, ada apa ?" tanya Ray
" kamu sudah kembali dari kampung Raya, kalau begitu malam ini aku datang kerumah kamu yah, sekalian mau melihat pacar pertama kamu ?" ucap Amelia antusias
" besok saja Mel... malam ini aku ada urusan penting, dan mengapa kamu bilang Dinda adalah pacar pertamaku ? yang kedua siapa?" tanya Ray heran
" ohh jadi namanya Dinda yahh..., tentu saja aku bodoh... oiyah aku mau kasih tau kamu tentang intan.." jawab Amelia
__ADS_1
" tentang apa ?" jawab Ray pura pura tidak tahu
" kamu jangan dekat dengan Intan lagi mulai sekarang, dia bukan cewek baik baik...." jelas Amelia panjang lebar
" ohhh tentang itu... aku sudah Tahu kok , makasih infonya..., kalau gitu aku matikan dulu yah, aku ada urusan penting " ucap Ray
" Oky sama sama, dahhh" jawab Amelia sambil mematikan telvon....
...*****...
di markas The dark bloods , para anggota sedang bersiap siap menghadapi kedatangan kelompok mawar hitam yang membawa nyawa mereka sendiri...
" kalian semua bersiap, kita akan membantai mereka semua malam ini , kita habisi mereka semua...dan jangan ada korban jiwa di pihak kita mengerti?" teriak Ziro memberi semangat
" yeaahhhh...."
" hoorreeeaaaaa...."
"uurrraaaaaaa..."
teriak mereka , bersemangat.
namun di sisi Ray, dia masih sempat berjalan jalan di tengah kota...
kemudian dia berhenti di tempat pemakaman , ketika dia melihat seorang perempuan sedang menangis di depan makam .
" hmm kayak nya aku kenal dengan orang itu?, tapi mengapa dia di tempat ini hujan hujanan" ucap Ray sambil menghampirinya
" Rey... hikksss.... aku kangen sama kamu... "
"kamu tau gak Rey....? aku ketemu dengan orang yang sama persis dengan kamu?"
" dan aku udah baca surat kamu itu, kalau akan ada cowok yang akan mirip dengan kamu yang akan jadi pengganti kamu?" kata perempuan itu sambil menangis
ketika Ray mendengar perkataan wanita itu , hati Ray seperti tertusuk jarum... entah mengapa dirinya merasakan hal seperti itu.
" hikksss... "
" setelah kepergian kamu, aku harus pura pura jadi wanita mantrek, agar di benci laki-laki lain,
" dan untuk laki laki yang mirip dengan kamu , aku bertemu dia bulan lalu,
" ketika aku pertama kali melihat nya aku kira itu kamu Rey....
" hikksss ... aku sangat merindukan mu, kenapa kamu pergi begitu cepat , kenapa...."
" kenapa takdir memisahkan kita? , mengapa haaaaaa......." teriak nya frustasi
kemudian sebuah tangan. memegang pundak nya, membuat dia menoleh kebelakang
" R -rey.... "
" I -ini s -serius kamu... huaaa...." ucap nya terbata bata sambil memeluk erat Ray....
Ray merasakan jantungnya perih mendengar tangisan wanita itu, entah apa yang di Rasakan nya sekarang menurutnya sangat aneh ..
...****...
***kira kira siapa yah wanita itu???
jika kalian penasaran silahkan tinggalkan komentarnya.
salam dari author 🙏***
__ADS_1