
...********...
setelah selesai sarapan pagi, Ray kemudian bersiap berangkat ke kampus..
Kemudian Dinda mengantarnya sampai di pintu.
"Din... besok kamu kuliah yah, nanti Ziro yang akan mengurus semuanya?" tanya Ray kepada Dinda
"apa kamu serius ?" ucap Dinda tak percaya,
" apa aku terlihat sedang bercanda?" kata Ray sambil mendekatkan wajahnya ke pada Dinda.
" A-apa.. yang kamu lakukan ?" ucap Dinda sambil melirik kearah lain dengan wajah malu
" woi... woi... anak orang itu?, jangan suka baperin anak orang " teriak Yulius dari ruang tengah, sambil menggendong anaknya yang rewel.
" gak usah teriak teriak sana urus saja anakmu itu, hihihi...." ejek Ray
" huhh... nanti kalau kamu sudah punya anak baru tahu rasa " balas Yulius sambil berlalu pergi.
" kamu tenang saja, kamu tinggal kuliah saja urusan lain nya itu masalah mudah " gumam Ray sambil melihat mata Dinda.
"baiklah, terimakasih banyak, kalau gitu hati hati dijalan" ucap Dinda bahagia, Karna impian nya dari dulu ingin sekali kuliah, namun apalah daya kondisi ekonomi keluarga nya menjadi penghalang.
" hmmm " angguk Ray sambil berjalan menuju garasi, di ikuti Ziro.
di bagasi mobil nya,
" Ziro, kamu ikut ke kampus untuk mengurus Dinda , tapi kamu bawa mobil sendiri, aku mau jemput Amelia dulu ?" ucap Ray sambil masuk ke dalam mobil nya.
" baik tuan, saya akan mengurus semuanya dengan baik" jawab Ziro
di perjalanan Ray berbincang-bincang dengan Rin, entah apa yang sedang mereka perbincangkan.
" drtttt…"
"drtttt……"
Hp Ray bergetar menerima panggilan masuk dari Amelia
" hmmm… pasti nih anak lagi tungguin " gumam Ray
" halo Ray ?, kamu jadi jemput aku kan?" ucap Amelia dari seberang
" iyaa nih aku lagi dijalan, bentar lagi nyampek kok" jawab Ray
"baiklah aku tungguin yah... hati hati nyetir nya, "
" oke..." ucap Ray sambil mematikan telvon.
20 menit kemudian , Ray tiba di depan rumah Amelia
__ADS_1
sampai di depan pintu, Ray kemudian memencet bel, tak lama setelah itu, keluar wanita paruh baya yang masih cantik.
" cari siapa dek?" tanya wanita itu yang tak lain adalah mama Amelia.
" ahh saya Ray Tante , teman nya Amelia " jawab Ray sambil tersenyum, lalu menyalami mama Dinda
" ohhh jadi kamu yang selalu di cerita kan Amelia, kalau gitu masuk dulu?" ajak mama Amelia.
" ahh terimakasih banyak tante" jawab Ray, kemudian mengikuti mama Amelia dari belakang .
"silahkan duduk, anggap saja sebagai rumah sendiri, bentar lagi si Amelia turun palingan lagi makeup pan. " kata mama Amelia
" iya makasih tante" jawab Ray
kemudian mereka berbincang bincang, sambil menunggu Amelia.
" kamu sudah kenal berapa lama sama anak Tante?"
" sejak dari sebulan lalu Tante , " jawab Ray
" ohhh pantas saja selama ini sikap nya berubah, sering senyum senyum sendiri , bahkan yang Tante heran kan, Amelia dari kecil tuh tidak pernah mau dekat dekat dengan laki laki kecuali papa nya" jelas mama Amelia.
"ahhh mungkin aku adalah orang yang beruntung bisa dekat dengan anak Tante hehehe" ucap Ray canggung...
" kalian ngomongin apa sih?" tanya Amelia yang sudah selesai makeup.
" lama bangat sih... si ganteng kamu sudah dari tadi loh tungguin kamu" goda mama Amelia.
" A-ahhh... kamu permisi dulu Tante dahh" kata Ray sambil melambaikan tangan nya kepada mama Amelia.
" iya hati hati dijalan yah...? jagain anak Tante jangan sampai di lecet?" teriak mama Amelia
" siap... komandan " teriak Ray yang sudah di luar.
Di perjalanan menuju ke kampus Amelia terus memaksa Ray untuk menceritakan apa saja yang mama nya bilang ke Ray
namun Ray hanya menjawab kalau tidak ada apa apa yang di cerita oleh mamanya Amelia.
" oiyah nanti aku mau kerumah kamu yah boleh gak..... mau kenalan sama keluarga kamu?" tanya Amelia antusias.
" hmm datang aja, gak ada yang larang kok" jawab Ray
" oiyah sekalian kamu ajak Naila yah?" lanjut Ray
" loh kok Naila?, mangnya kamu ada hubungan apa sama Naila?" tanya Amelia heran.
" gak ada kok, cuman kasihan dia gak ada teman di kampus, dari pada si Intan? " jawab Ray
" iya juga sih... kalau dipikir-pikir, Naila baik juga sih... cuman cara dia memandang kamu tuh... aneh bangat ?" ucap Amelia
" ahh mungkin hanya perasaan kamu aja" bohong Ray.
__ADS_1
setelah berkendara beberapa menit, kini mereka sampai di kampus, di parkiran ada Naila, dan intan yang sudah menunggu Ray dari tadi.
saat melihat Ray sudah datang mereka langsung antusias menyapa Ray....
" haii selamat pagi Ray?" sapa keduanya.
" ehhh..."
"ehhhh.."
"ehhhhhhhhh"
" selamat pagi juga, bagaimana kabar kamu Naila?" ucap Ray sambil tersenyum
" ahh aku baik baik saja kok" jawab Naila malu
sedangkan intan yang tidak di sapa Ray cemberut .
" Ray apa yang kamu lihat kemarin itu, bukan seperti yang kamu pikirkan?" kata intan sambil mendekati Ray
" hmm... mangnya apa urusan nya sama aku... ? " ucap Ray menegakkan bahunya
" Amelia, Naila ayo ke kelas ?" ajak Ray, sedangkan yang di ajak nya dengan senang hati mengikuti Ray.
sedangkan untuk intan yang semakin cemberut, heran dengan sikap Ray kepada Naila,
" lohh kapan mereka akrab?, bukan kah selama ini Ray gak mau dekat dekat dengan Naila ?" gumam intan
Di sisi Ray yang di apit kedua wanita cantik.
" Naila kamu mau gak datang ke rumah ku nanti bareng Amelia ?" ajak Ray
" kamu serius ..?" jawab Naila sambil memegang tangan Ray ..
" hmmm... itu kalau kamu mau, iya gak Mel?"
" iya.. kamu ikut aja Nai, sekalian aku juga mau kenalan sama keluarga Ray" jawab Amelia
" mau bangat kalau gitu jemput aku yah Mel" ucap Naila sambil tersenyum manis.
Sedangkan intan yang sedari tadi mengikuti mereka dari belakang, terkejut mendengar perkataan Ray.
' ternyata keluarga Ray sudah datang ? kalau gitu aku harus kerumah Ray sepulang kuliah ' batin nya
... **bersambung...
sampai disini dulu yah guys, maaf cuman bisa nulis sedikit 🙏.
dan jangan lupa untuk, dukung terus author yahh dengan cara like komen dan vote,. tinggal kan komentar kalian biar satu huruf saja...
oiyah author lupa**...
__ADS_1
selamat hari raya idul Fitri buat teman teman muslim🙏☺️