
...*******...
" Black kapan tuan sadar ?, ini sudah lima tahun tuan tidak sadarkan diri ." tanya seorang wanita dengan wajah sendu yang tak lain adalah Angel bawahan Ray
" entahlah aku juga kurang tahu, yang jelas nya kita harus bekerja sebaik baik nya dan menjaga keluarga tuan dengan baik supaya nanti jika tuan Ray sadar kita tidak mengecewakan kepercayaan tuan " jawab Black dengan wajah serius,
Di wajah mereka terukir jelas betapa mereka sangat merindukan Tuan mereka yang sangat mereka kagumi
" apakah tidak ada pemberitahuan dari Ziro mengenai keadaan tuan?" tanya Angel
" Ziro sedang menjaga keluarga tuan, Karna takut terjadi apa apa kepada mereka, dan Richard sedang menjaga nona Dinda yang pulang kampung " ucap Black sambil menarik nafasnya dalam dalam.
" apakah kamu sudah mencari informasi mengenai penyerangan lima tahun lalu? " tanya Black
" aku sudah mencari informasi mereka dan mereka adalah kelompok mafia terkuat dari Asia tengah , mereka adalah mafia terkejam dari Asia tengah, mereka juga terlibat dalam penjualan senjata secara ilegal, narkoba, prostitusi, perbudakan dan masih banyak lagi kejahatan yang mereka lakukan " jawab Angel
" hmmm ... musuh yang kita hadapi sekarang bukan lah orang sembarangan jika kita gegabah sedikit saja keluarga tuan Ray dalam bahaya besar" ucap Black dengan serius sambil membayangkan kejadian lima tahun lalu.
__ADS_1
" dan satu lagi mereka mempunyai markas cabang di Indonesia yang cukup besar, dan soal pemimpin mereka, aku belum mendapatkan apa apa Karna keberadaan nya sangat misterius " lanjut Angel sambil menyodorkan berkas berkas hasil penyelidikan nya selama lima tahun ini.
" jadi bagaimana rencana kita setelah ini Black ?, apakah kita harus menyerang markas cabang mereka yang ada di Indonesia ? " tanya Angel dengan serius menatap Black
" Jangan gegabah, kita tidak boleh mengambil keputusan , kita tunggu sampai tuan Ray sadar dan perketat penjagaan kepada keluarga tuan Ray secara diam diam, Karna bahaya selalu mengancam mereka dari segala sisi " ucap Black
******
Di tempat lain, di rumah keluarga Ray.
" Tuan besar ,maaf kan ketidak bergunaan saya melindungi tuan Ray, sehingga tuan Ray...." ucap Ziro sambil menunduk dengan perasaan bersalah yang begitu besar
" Baik tuan kalau begitu saya permisi dulu, saya harus ke kantor dulu ingin mengecek keadaan perusahaan? " ucap Ziro meminta ijin untuk pamit . ' maaf kan aku tuan, bukan nya aku ingin membohongi kalian tentang tuan Ray masih hidup, tapi aku tidak ingin berita tentang tuan Ray masih hidup tersebar dan membahayakan nyawa kalian' batin Ziro semakin merasa bersalah namun dia merasa bahwa itu adalah jalan yang terbaik untuk mereka
" Hmm.... baik lah hati hati dijalan ziro" ucap papa Ray sambil tersenyum lirih sambil melihat kepergian Ziro,
meskipun hatinya juga tidak terima berita tentang kematian Ray , namun dia hanya bisa menerima dengan lapang dada sebagai seorang laki laki, dia berpura pura terlihat kuat tapi dalam hatinya menangis dan menyalahkan dirinya sendiri.
__ADS_1
' kini Ziro melaju menuju ke tengah hutan yang lebat dan terpencil jauh dari kata keramaian.
Kemudian dia menuju goa, memasukan sandi dan menuju lift yang mengarah ke bawah tanah yang dijaga sangat ketat, namun di bawah sangat luas dan memiliki banyak ruang yang luas dan mewah, lebih terlihat seperti hotel bintang lima dari pada ruang bawa tanah.
sesampainya dia di bawah Ziro kemudian menuju keruangan tempat Ray berada,
" selamat datang tuan Ziro ?" ucap salah seorang penjaga yang memiliki badan kekar dan berisi
" Hmmm... lanjutkan tugas mu, dan laporkan kepadaku jika ada informasi penting?" jawab Ziro sambil berjalan terus menuju ruangan Ray
ketika Ziro membuka pintu, dia sangat terkejut ketika melihat seorang pemuda sedang melakukan push up
" T....tuan...!!!!! Anda sudah sadar!!!" teriak Ziro dengan sangat kencang
bersambung....
mohon maaf yang sebesar besar nya Karna pada chapter sebelumnya langsung lima tahun dan tidak menyambung dengan chapter sebelumnya, Karna author udah lama gak update jadinya gitu pada chapter selanjutnya akan di jelaskan apa yang terjadi lima tahun lalu kepada Ray
__ADS_1
see you...