Sistem Kekayaan Super (Ray)

Sistem Kekayaan Super (Ray)
chapter 44


__ADS_3

...****...


sepanjang jam pelajaran, Bu anggun terus menjelas kan Mata pelajaran nya dengan sedikit jutek kali ini tidak seperti hari biasanya yang antusias sekali ketika mengajar.


setelah jam pelajaran telah usai, Ray dan Dinda pergi ke kantin untuk mengisi perut mereka yang meminta untuk di isi.


setelah mereka sampai di kantin, banyak pasang mata yang melihat mereka berdua, banyak yang kagum, memuji dan banyak juga yang iri melihat mereka.


" hmmmm... kita duduk dimana yah...meja udah penuh semua?.." gumam Ray


" hai Ray, Dinda...." teriak Amelia dan Naila sambil melambaikan tangan nya.


" ehh ada Amelia dan Naila tau?... samperin yuk?" ucap Dinda tersenyum sambil menarik tangan Ray


" ehhhh...., jangan tarik tarik.. malu diliatin banyak orang?" bisik Ray kepada Dinda namun tidak di hiraukan nya


sementara itu, semua pasang mata, semakin melotot melihat Ray dan Dinda menuju ke meja tempat Amelia dan Naila .


" wahh beruntung sekali si Ray yah...?"


"iyaa, seandainya saja itu aku" ucap salah seorang sambil minum dan menghayal


"sudah lah, jangan bermimpi di siang bolong begini, ntar keselek baru tahu rasa"


"uhhukkk... jangan doain yang tidak baik dong, " teriak temannya.


" hai bagaimana kabar kalian berdua?" ucap Dinda sambil duduk di samping Naila


" baik, bagaimana dengan kalian?" ucap Amelia dan Naila bersamaan


" baik juga, oiyah kalian sudah pesan makanan?" jawab Dinda


" belum nih, ayo kita pesan saja sekarang?" usul Naila

__ADS_1


" yuk.., Ray tunggu kami disini yah, jangan kemana mana ? ucap mereka bertiga sambil berdiri.


" iya gak kemana mana kok, palingan cuman ke toilet" jawab Ray


setelah mereka bertiga pergi untuk memesan makanan, tidak lama setelah itu Bu anggun berjalan menuju tempat Ray duduk.


seketika itu juga kantin menjadi riuh, melihat dosen yang terpopuler di kampus itu.


" wahhh bidadari ku datang"


" yeahh... hidup ku berwarna kembali setelah kehadiran mu " teriak para siswa terutama yang jomblo, mereka lah yang paling antusias.


" halo Ray, sendirian aja nihh?" ucap Bu anggun sambil duduk di samping Ray


" ehh ibu?, gak kok Bu ada Dinda dan yang lainnya cuman mereka lagi pesan makanan" jawab Ray agak terkejut


" gak apa kan kalau aku duduk di sini dengan kamu?" ucap Bu anggun


" hmmm "


dan semua mata siswa langsung menyerang Ray, mereka tidak terima pujaan mereka duduk dengan nya,. untung saja tatapan tidak bisa membunuh, kalau tidak pasti si Ray sudah mati berkali kali.


" Ray boleh gak?" ucap Bu anggun sambil melambaikan tangan nya di depan muka Ray yang bengong.


" A -ahhh, boleh saja kok, tapi kenapa ibu ada disini?, bukan kah kantin para dosen dan staf ada di sebelah sana" tanya Ray


" lahh memangnya kenapa? siapa yang larang coba kalau aku mau makan disini dan satu lagi kalau berdua panggil anggun aja Okei, tidak ada tapi tapian" ucap Bu angguk memaksa.


" Hah....?? kok gitu, sih" ucap Ray melotot dan sedikit berteriak.


semua siswa kembali menatap Ray dengan heran


" apa yang mereka bicarakan?"

__ADS_1


" apakah mereka membuat janji untuk bertemu nanti malam?, ohh tidak...musnah sudah harapan ku"


" huhh emang kalau orang ganteng, semua di embat, biar dosen sekalipun?" ucap siswa siswa yang ada di di dalam kantin


" kenapa teriak begitu? apakah ada yang salah?" ucap Bu anggun


" ahh tidak ada kok" ucap Ray sambil memegang keningnya pasrah.


ketika mereka berbincang bincang, Dinda, Amelia, dan Naila datang.


" lohh kok ada buk anggun disini? ucap Naila


" iya, bukan nya kantin untuk dosen ada di sebelah yah?" ucap Amelia


" memangnya tidak boleh ? kan tidak ada larangan untuk ibu makan disini?" jawab Bu anggun


" iya juga sih..." ucap ketiganya.


" sudah yuk makan, aku sudah sangat lapar nih?" ucap Ray sambil memegang perutnya


kemudian mereka duduk untuk makan, namun Ray sangat risih Karna ke empat wanita yang bersamanya berlomba untuk menyuapinya.


" huhuhu... Mak...aku sudah tidak bisa kuliah di sini, mata polos ku ternodai mak? "


"tidak.... para wanita pujaan ku di embat semua oleh Ray"


" oh no.. oh no... oh no no no no...."


seisi Kantin langsung ribut kembali, melihat Ray yang di suapi oleh empat wanita cantik dan juga di antaranya ada juga dosen.


...*****...


" tuan?....kelompok topeng iblis, telah terang terangan mengarang kota, bahkan beberapa orang tidak bersalah menjadi sasaran keganasan mereka juga"

__ADS_1


" mereka sudah semakin berani melakukan aksinya, perketat penjagaan di wilayah kita , dan juga segera hubungi kepolisian Karna ini menyangkut keselamatan warga warga yang tidak bersalah


...bersambung...


__ADS_2