
Dengan tingkat kultivasinya saat ini, Lei Xinjiang mampu bergerak sangat cepat, jauh lebih cepat dari sebelumnya. Pepohonan adalah hal yang sering kali dia temukan.
Walaupun Area Tengah ditempati banyak kerajaan, luasnya hutan di area tengah membuat banyaknya kerajaan jadi tertutupi oleh pohon-pohon. Akan sedikit sulit jika ingin menemukan kota.
"Apakah dunia kekacauan memang tempatnya hutan?"
[Pencipta dunia kekacauan memang menyukai pohon, jadi tidak heran jika dunia kekacauan dipenuhi hutan]
"Pencipta dunia kekacauan? Maksudmu Kaisar Perak?"
[Betul tuan, sepertinya anda sudah tahu]
"Tentu saja tahu, lihatlah salah satu mataku."
[Red Power? Anda sangat beruntung bisa mendapatkannya]
"Benarkah? Apa yang membuatmu bisa bicara seperti itu?"
[Kaisar Perak adalah sosok pencipta pertama yang ada di dunia. Namanya terdengar oleh seluruh alam, dia disembah oleh makhluk-makhluk yang terpukau oleh kekuatannya.]
[Kaisar Perak dikenal dengan dua matanya yang termasuk ke dalam 69 Miracle Eyes. Blue Power dan Red Power. Blue Power memiliki kekuatan untuk menciptakan kehidupan, memberi energi, serta membentuk ruang dan waktu, dunia Kekacauan diketahui diciptakan dari dahsyatnya kekuatan Blue Power]
[Berbanding terbalik dengan Blue Power, Red Power yang dimiliki kaisar Perak memiliki kemampuan untuk memanipulasi alam yang selalu dia gunakan untuk bertarung. Salah satu kekuatannya yang terkenal adalah kekuatan untuk mengendalikan gravitasi]
[Mendapatkan salah satu dari 69 Miracle Eyes terkuat adalah keberuntungan yang sangat besar, jika keberuntungan diibaratkan dengan emas, anda adalah orang paling kaya di dunia]
Walaupun tidak menunjukannya, Lei Xinjiang merasa bangga akibat perkataan sistem. "Red Power memiliki kemampuan untuk memanipulasi alam? Aku baru tahu itu." Di catatan yang dibaca Lei Xinjiang, tidak ada tulisan apapun tentang manipulasi alam.
[Iya, tuan bisa memanipulasi apapun yang ada di alam, termasuk udara dan kawan-kawannya]
"Hebat sekali, aku mendapat harta tak terhingga!"
Dari kejauhan, terlihat dua titik hitam yang semakin mendekat. Lei Xinjiang harus menyipitkan mata untuk melihatnya.
"Seorang Demi-Human?" Yang pertama dilihat Lei Xinjiang adalah manusia setinggi lima meter, dengan tanduk banteng di dahinya. Sementara itu, disebelah pria banteng, terdapat wanita cantik berambut biru, dengan mata yang juga berwarna biru.
Kedua Demi-Human itu berhenti saat jarak mereka dengan Lei Xinjiang hanya terpisah beberapa meter saja.
"Analisa,"
[Zhang Shu]
[Level: Guru Kecil (16)]
[Ras: Demi-Human (Banteng Hitam)]
[Gender: Pria]
[Jiang Lan]
__ADS_1
[Level: Guru Kecil (5)]
[Ras: Demi-Human (Paus Langit)]
[Gender: Wanita]
"?"
[Setelah diupgrade, analisa menjadi lebih lengkap dan detail]
"Aku tidak menanyakan itu."
Lei Xinjiang menghentikan langkahnya, dia memasang kuda-kuda bertarung karena waspada. "Seorang guru kecil ... setara dengan ayah, aku tidak bisa mengalahkannya."
"Benar dia? Hanya di tingkat prajurit! Kau tidak bohong kan?!" Zhang Shu berteriak pada Jiang Lan. Menurut dia, orang yang memberi kerusakan besar tidak mungkin selemah Lei Xinjiang.
"Aku tidak bohong, naga itu benar-benar dia," Jiang Lan masih berucap dengan tenang, dia juga menunjukkan kompas yang jarumnya tepat menuju Lei Xinjiang.
Zhang Shu tidak bisa berkata, kemudian dia menatap Lei Xinjiang. "Bocah! Ayo ikut kami!"
Jiang Lan mengangkat tangannya, menyuruh Zhang Shu untuk diam. "Zhang Shu, kita tidak boleh bersikap kasar jika ingin mengundang."
"Kalian siapa?" Melihat kedua Demi-Human di depannya terus berbicara, Lei Xinjiang tidak tahan dengan itu.
"Saya adalah Jiang Lan, penasehat utama kekaisaran Gong, dan pria disampingku adalah Zhang Shu, pemimpin Persatuan Rakyat Kekaisaran Gong."
[Salah satu dari empat kekaisaran terkuat di Area Tengah. Para Demi-Human yang ada di Area Tengah berada di dalam kepemimpinan Kekaisaran Gong]
"Apa mereka marah karena salah satu kotanya aku hancurkan?"
[Sepertinya tidak. Mereka tidak mengeluarkan ancaman sama sekali]
"Benar juga," Lei Xinjiang kembali menatap Jiang Lan. "Ada urusan apa denganku?"
"Kami ingin mengundang anda ke istana, ada sesuatu yang harus dibicarakan dengan anda,"
"Sesuatu apa?"
"Kita akan membicarakannya di istana, apa anda bersedia?"
Lei Xinjiang terdiam, dia berpikir harus mengambil keputusan apa. "Jika melawan, sepertinya banteng bar-bar di belakang wanita itu akan membunuhku," Walaupun disuruh untuk tenang, Zhang Shu terus mengeluarkan aura membunuh, tatapannya juga terarah tajam pada Lei Xinjiang.
"Baiklah, aku bersedia."
Jiang Lan bernafas lega, dia tersenyum manis pada Lei Xinjiang. "Jika boleh tahu, siapa namamu tuan?"
"Namaku Lei Xinjiang."
"Tuan Lei ya, mari, ikut aku." Jiang Lan perlahan melayang, Zhang Shu juga melakukan itu. "Ah maaf, maafkan saya tuan Lei, aku lupa, bodohnya aku," Jiang Lan segera mendarat, "Tuan Lei, anda bisa menggenggam tanganku," di dunia ini, hanya seorang kultivator berlevel guru kecil saja yang mampu terbang, sebab itulah Jiang Lan merasa bodoh karena mengajak Lei Xinjiang terbang.
__ADS_1
Lei Xinjiang menggeleng, perlahan-lahan tubuhnya melayang. "Tidak perlu, aku juga bisa terbang." Namun, yang tidak Jiang Lan ketahui adalah Lei Xinjiang mampu melayang akibat kekuatan Red Powernya.
Jiang Lan dan Zhang Shu terkejut, Lei Xinjiang yang hanya berlevel Prajurit ternyata bisa terbang. "Apakah bocah itu menyembunyikan kekuatannya?"
Tidak ingin membuang waktu, Jiang Lan menepis pikirannya, "Ah, baiklah Tuan Lei, kau bisa mengikutiku." Ketiganya melayang di atas langit, lalu melesat dengan cepat.
***
"Hm?" Lei Xinjiang dan dua Demi-Human berhenti saat melihat enam orang datang dengan jubah hitamnya.
Salah satu dari enam orang itu maju, dia membuka tudung jubahnya. "Serahkan pemuda itu padaku, tuan-tuan." Seorang gadis berambut merah menunjukkan wajahnya, dia tersenyum dengan dua tanduk kecil di dahinya.
Orang itu adalah Lian Yi, putri satu-satunya kaisar Yi. Zhang Shu tidak terkejut sama sekali, dia memang sedang menyembunyikan kekuatan, karena itu Lian Yi berani bersikap tidak sopan padanya.
"Nona, sebaiknya anda tidak menghalangi kami," Jiang Lan tersenyum, senyumannya sangat manis. Namun, Lian Yi tidak lihat kemanisan itu, yang dia lihat hanya intimidasi.
"Jika boleh tahu, kalian siapa?" Lian Yi yakin yang di depannya bukan orang sembarangan. Insting iblisnya berkata seperti itu.
"Kami bukan siapa-siapa, kami hanya orang lewat."
"Orang lewat? Tapi manusia dibelakangmu telah menghancurkan kota kesayanganku."
Lei Xinjiang menatap dua kelompok itu saling berdebat. "Lian Yi? Aku lupa ada gadis itu di kota Merah." Setelahnya, Lei Xinjiang menatap 5 orang yang ada di belakang Lian Yi.
"Prajurit Sihir semua?!" Alangkah terkejutnya Lei Xinjiang saat menyadari level kultivasi bawahan Lian Yi.
Mereka semua ada di level Prajurit Sihir pertengahan, level yang tidak bisa dikalahkannya. "Apa yang mau dia lakukan kepadaku? Sampai membawa lima prajurit sihir."
"Apa kau tahu siapa diriku?! Aku adalah Lian Yi! Jika kau menentangku, aku pastikan hidup kalian tidak akan lama lagi!" Lian Yi tidak mampu beradu mulut dengan Jiang Lan, karena itu dia menggunakan hak istimewanya untuk mengancam.
Jiang Lan masih tenang menghadapi Lian Yi, tatapannya seperti sedang menatap anak kecil. "Sebaiknya anda tidak mengucapkan kata-kata seperti itu, hasilnya tidak akan baik."
Zhang Shu terlihat tidak bisa lagi menahan emosi. Nafsu membunuhnya menyebar kemana-mana.
Level Guru Kecil yang dia sembunyikan daritadi akhirnya keluar, membuat Lian Yi serta lima bawahannya merinding ketakutan.
"Ka-Kalian siapa?! Dari kekaisaran apa kalian?!"
"Iblis memang menyebalkan, bagaimana kalau kita buat skenario yang lain?" Jiang Lan juga mengeluarkan level aslinya.
Aura dua Guru Kecil membuat Lian Yi dan bawahannya tersungkur ke tanah.
"Perang! Perang! Perang!" Zhang Shu berteriak kencang. Kepalan tangannya membesar, menutupi langit dan membuat daratan menjadi gelap.
"Zhang Shu, buat seranganmu seperti nafas naga."
Zhang Shu berteriak lebih kencang. Tinju raksasanya diarahkan tepat menuju Lian Yi. "Perang!"
BOOM
__ADS_1