Sistem Pedang Surgawi

Sistem Pedang Surgawi
Melatih Tubuh


__ADS_3

Cahaya matahari yang muncul dari jendela, membuat seorang pemuda berusia 12 tahun membuka matanya.


Wajahnya begitu tampan dengan rambut hitam yang pendek. Kedua iris matanya yang berwarna emas, membuat sosok pemuda itu semakin sempurna.


"Dimana ini? Sial, sudah dua kali aku menanyakan itu,"


Lei Xinjiang berhasil dipindahkan oleh sistemnya, dia dengan cepat beradaptasi. "Udara disini sangat padat, seperti bukan oksigen ...," Ucapnya sembari berjalan menyusuri ruangan mewah, yang menurutnya adalah kamar.


"Hm? Ini kah wujud baruku?" Lei Xinjiang sangat terpesona dengan penampilan barunya, jika dia memiliki penampilan seperti itu saat dibumi, Lei Xinjiang yakin dirinya tidak harus bunuh diri untuk membantu keluarga.


Suara langkah kaki terdengar, Lei Xinjiang kembali merebahkan dirinya di kasur, karena nalurinya berkata untuk seperti itu.


Perlahan pintu kamar terbuka, seorang wanita yang sangat cantik, terlihat dengan wajah yang khawatir. "Xin'er, apa kau sudah bangun?"


Lei Xinjiang menatap wanita itu dengan dengan dalam. Tiba-tiba, Lei Xinjiang merasa kepalanya terasa sangat sakit, satu-persatu memori muncul seperti film yang berputar.


Wanita itu sangat panik saat melihat Lei Xinjiang berteriak dengan kencang, menjambak rambutnya, dan membenturkan dahinya ke tembok.


"Xin'er!"


***


Lei Xinjiang kembali sadar saat merasakan air mata yang menetes di dahinya. "Ibu?"


Dengan cepat, wanita itu menghapus air matanya. "Xin'er! Apa kau baik-baik saja? Apa yang terjadi? Katakan pada ibu!"


Lei Xinjiang merasa sakit dihatinya, sudah lama dia merindukan sosok ibu yang telah lama menghilang. "Aku tidak apa-apa ibu, kumohon jangan khawatir."


"Bagaimana aku tidak khawatir?! Melihatmu berteriak kesakitan seperti itu, aku merasa gagal menjadi seorang ibu." Wanita itu tidak bisa membendung air matanya lagi, dia memeluk Lei Xinjiang dengan erat, dan menangis di pundaknya.


"Jangan menangis ibu, sungguh, aku tidak apa-apa, aku hanya butuh istirahat."


"Jangan berbohong, katakan yang sebenarnya pada ibu!"


"Aku tidak apa-apa, itulah kebenarannya,"


"Xin'er ...," Tatapan sedih wanita itu membuat Lei Xinjiang ingin sekali memeluknya.


"Ibu, selesaikan saja pekerjaanmu, aku sudah tidak apa-apa,"


"Xin'er ... ibu tidak bisa pergi meninggalkanmu,"


Lei Xinjiang mencium tangan wanita itu, dia menatap ibunya dengan tatapan yang hangat. "Percayalah padaku ibu, aku ini anak laki-lakimu yang perkasa!"


Walaupun ragu, melihat anaknya yang bersemangat seperti itu membuat hatinya sedikit terhibur. "Baiklah, ibu akan kembali bekerja. Anak laki-lakiku yang perkasa harus tetap sehat sampai tua nanti!"


"Siap! Laksanakan!"


Wanita itu tertawa kecil, dia mengecup kening Lei Xinjiang, lalu pamit untuk pergi. "Sampai nanti, sayang."


Lei Xinjiang membalasnya dengan anggukan.


[Apa tuan bahagia?]


"Sedikit, setidaknya membuatku teringat dengan kasih sayang ibuku dulu."


"Omong-omong, dari tadi kau kemana saja? Kenapa baru muncul sekarang?"


[Sistem sedang memproses informasi tentang dunia ini, dan ternyata membutuhkan waktu yang lumayan lama. Jika ingin mengetahui seluruh informasi, tuan harus meng-upgrade sistem sampai ke versi 0.99]


"Apakah informasinya memang sebanyak itu?"


[Iya tuan, sangat banyak!]


"Lalu, bagaimana caranya aku meng-upgrade mu?"


[Dengan menggunakan PS]


"Apa itu PS?"


[PS adalah alat pertukaran antara tuan dan sistem. PS bisa didapatkan dengan cara menyelesaikan misi, dan membunuh mahluk hidup.]


"Jadi seperti uang ya?"


[Iya tuan]


"Berapa PS-ku?"


[Tuan dapat mengeceknya di bagian panel status, tinggal ucapkan saja kata menu]


Lei Xinjiang melakukan itu,


[Status]


[Toko]


[Inventory]

__ADS_1


[Upgrade]


Muncul tiga kotak yang melayang-layang di hadapan Lei Xinjiang. Lei Xinjiang lalu meng-klik kotak bertuliskan status.


[Nama: Lei Xinjiang]


[Status: Tuan muda ketiga klan Lei]


[Level: Penempaan Tubuh (1)]


[Poin Pengalaman: (0/10.000)]


[PS: 100]


"Hebat juga, seperti game rpg." Lei Xinjiang dengan antusias membaca tulisan yang ada di sana, "Poin Pengalaman? Maksudmu exp?"


[Betul tuan]


"Lalu level ini, ada apa saja?"


[Diurutkan dari yang terlemah:




Penempaan Tubuh (1-9)




Merasakan Qi (1-19)




Prajurit (1-29)




Prajurit Sihir (1-29)






Guru Besar (1-9)




Mahaguru (1-3)]




"Sepertinya perjalananku masih panjang,"


"Sistem, di awal tadi, sepertinya kau pernah bilang jika kau adalah pemanduku. Menurutmu, apa yang harus kulakukan pertama kali?"


[Menurut sistem, tuan harus melatih tubuh anda,]


"Contohnya?"


[Olahraga]


"Kenapa harus olahraga? Bukannya aku bisa menjalankan misi untuk mendapatkan exp?"


[Exp berlaku jika tuan sampai ke tahap merasakan Qi. Untuk saat ini, cara satu-satunya adalah melatih tubuh anda secara manual]


[Jika ingin instan, tuan bisa membayar]


"Membayar apa?"


[Paket pelatihan tubuh instan:


__ADS_1



Lompat satu jam (1 PS)




Lompat 12 jam (11 PS)




Lompat 1 hari (23 PS)




(Dibuka diversi 0.2)




Pelatihan tubuh termasuk: (1 putaran)


25 kali push up


25 kali sit up


25 kali pull up


25 kali skot jump


Setiap putaran memakan waktu 30 menit]


"Dengan paket satu jam itu aku bisa melewati 200 kali olahraga dalam sekejap?"


[Betul tuan]


"Tidak usah tanya lagi, aku beli paket satu hari!"


[Siap! Laksanakan!]


....


Lei Xinjiang merasa tubuhnya sangat ringan, otot-ototnya mulai terbentuk walau hanya sedikit. "Inikah manfaat olahraga?"


[Level (+1)]


"Huh? Cepat sekali,"


[Level anda akan cepat naik jika masih di level rendah]


"Begitu ya ...," Lei Xinjiang duduk di atas kasurnya. "Tadi aku sekilas melihat ingatan pemilik tubuh ini, dan aku menemukan sesuatu yang menyedihkan."


[Ingatan seperti apa?]


"Keputusasaan ...,"


Lei Xinjiang adalah anak bungsu dari kepala keluarga Lei, dan satu-satunya anak laki-laki di keluarga itu. Dari lahir Lei Xinjiang hidup dengan bakat yang melimpah, dan digadang-gadang akan menjadi kepala keluarga di masa depan.


Namun, saat Lei Xinjiang berusia 13 tahun, dia diajak tanding oleh tuan muda keluarga Song, yang saat itu sudah mencapai level merasakan Qi.


Lei Xinjiang menerima ajakan itu karena merasa percaya diri, walaupun dirinya masih di level Penempaan Tubuh, dia percaya teknik pedang keluarganya mampu mengalahkan tuan muda Song.


Tapi hasil akhirnya sangat berbeda, teknik spesial keluarga Song menghancurkan tubuh dan bakatnya. Level Lei Xinjiang kembali ke awal, dan tidak bisa lagi naik tingkat.


Sejak saat itu, Lei Xinjiang tidak pernah terlihat di luar lagi. Dia depresi, hidupnya hancur, harapan keluarga Lei satu-satunya telah tidak ada. Karena kehilangan calon kepala keluarga, kakak-kakaknya mulai mengincar posisi ayah Lei Xinjiang.


Lei Xinjiang yang tidak kuat menahan itu, memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan meminum racun.


"Tapi kenapa aku bisa sehat? Aku juga bisa naik tingkat."


[Sistem yang memperbaikinya tuan!]


"Hebat sekali, terimakasih sistem."


Lei Xinjiang kembali bangun, dan memutuskan untuk berolahraga lagi sampai malam tiba.


[Level (+2)]


"Ringan sekali, aku tidak menyangka perbedaan level satu dan tiga bisa sejauh ini," Lei Xinjiang melompat-lompat, sembari meninju udara kosong untuk mengetes kekuatan barunya.


"Sudah malam, sebaiknya aku tidur."

__ADS_1


Lei Xinjiang membersihkan tubuhnya, setelah selesai, dia tertidur dengan pulas.


__ADS_2