Sistem Pedang Surgawi

Sistem Pedang Surgawi
Kepala Keluarga


__ADS_3

Pagi hari yang cerah kembali didapatkan oleh Lei Xinjiang. Kali ini dia merasa bersemangat, karena Lei Xinjiang memiliki banyak teknik untuk mempertahankan diri. Jadi bukan tidak mungkin untuk dirinya pergi ke luar untuk berjalan-jalan di kota.


"Tidak!"


Lin Wei dengan tegas menolak permintaan Lei Xinjiang. "Ayolah ibu, aku sudah sembuh, aku bisa menjadi kultivator kembali loh!"


"Aku sangat senang melihat kau yang sudah sembuh, sampai ingin terbang rasanya. Tapi, ibu tetap tidak bisa mengizinkanmu pergi dari rumah ini!"


"Hanya sebentar saja, aku ingin berkeliling kota, tolonglah ibu."


"Tidak!"


Lei Xinjiang keluar dari ruang ibunya dengan wajah yang masam, dia tidak tahu harus kemana lagi selain perpustakaan dan ruang makan.


***


Karena tidak bisa melakukan apa-apa, Lei Xinjiang memutuskan untuk kembali ke kamarnya, mencoba untuk latihan secara manual.


Tidak seperti yang dia duga, tubuhnya begitu ringan, melakukan workout tidak membuat Lei Xinjiang lelah sama sekali.


"Hebat!"


Lei Xinjiang terus melakukan workout selama berjam-jam, sebelum akhirnya berhenti saat terdengar suara ketukan pintu.


Saat membuka pintu, Lei Xinjiang sangat terkejut melihat seorang pria setinggi 3 meter yang menatapnya dengan datar. Rambutnya berwarna hitam, dan sedikit acak-acakan.


Kedua bola matanya memancarkan cahaya emas yang mengintimidasi. "Xin'er." Pria itu mengusap kepala Lei Xinjiang, senyuman kecil terbentuk di sudut bibirnya.


[Nama: Lei Shenjian]


[Level: Guru Kecil (14)]


[Kepala keluarga klan Lei]


"Auranya gila sekali, tidak salah memberinya posisi kepala keluarga," Lei Xinjiang begitu takjub melihat kegagahan ayahnya.


"Ayah ...."


Lei Xinjiang mempersilahkan ayahnya untuk masuk. "Ada apa ayah? Jarang sekali kau menemuiku."


"Aku hanya ingin melihat kondisimu,"

__ADS_1


"Pasti karena ibu memberitahu ayah jika aku sudah sembuh."


"Ternyata perkataan Lin Wei benar, kau sudah sembuh," Lei Shenjian kembali berdiri, satu tangannya terkepal erat.


"Xin'er, coba lihat ini,"


Tangan Lei Shenjian mengeluarkan sinar kuning yang memancarkan aura panas, beberapa petir kecil menari-nari di atasnya.


"Petir ini adalah kebanggan keluarga kita, saat ini hanya aku saja yang mampu mengeluarkan petir kuning. Apa kau pikir akan ada orang lain yang bisa melakukannya?"


Lei Xinjiang terdiam, dia mengangguk pelan. "Pasti ada,"


"Menurutmu, siapa orang itu?"


"Aku!"


Shenjian tertawa, dia menarik kembali petirnya. "Aku akan memberimu Qi, tunjukkan bahwa kau bisa mengeluarkan petir kuning."


Shenjian menempelkan jari telunjuk di atas dahi anaknya. Lei Xinjiang merasakan perasaan aneh, yang mengalir di dalam meridiannya.


Walaupun belum punya dantian, Lei Xinjiang merasa bisa mengeluarkan Qi. "Ini ...."


Lei Xinjiang menatap tangannya, hal yang dilakukan Shenjian sebelumnya mulai berputar di dalam kepala. Mulai dari mengangkat tangan, energi yang mengalir, hingga petir yang menari.


Semakin lama Shenjian menatap anaknya, semakin terkejut dirinya itu. Telapak tangan Lei Xinjiang mulai mengeluarkan percikan petir kuning.


"Ti-tidak mungkin ...."


Petir yang sama persis seperti milik Shenjian menari-nari di atas telapak tangan Lei Xinjiang. Lei Xinjiang terlihat senang saat melihat petir itu.


"Aku bisa ayah!"


Tubuh Shenjian membeku, dia dibuat terbengong-bengong oleh putra satu-satunya. "Xin'er, apa kau ingin bertambah kuat dengan cepat?"


Lei Xinjiang mengangguk.


"Kalau begitu, ayo ikut aku."


Shenjian menggenggam lengan Lei Xinjiang, lalu keduanya tiba-tiba menghilang dari sana.


***

__ADS_1


Di dalam ruangan gelap yang sangat besar, terdapat portal berwarna biru yang memancarkan aura mematikan.


Cahaya kuning tiba-tiba muncul, Lei Xinjiang dan Lei Shenjian sudah tiba dihadapan portal itu.


"Xin'er, apa kau pernah mendengar tentang dunia lain?"


"Emmm ... mungkin pernah?"


"Ini adalah portal menunu dunia lain,"


"Apa?! Dunia lain?! Dunia seperti apa?!"


Melihat reaksi terkejut Lei Xinjiang menjadi kesenangan tersendiri untuk Shenjian. "Ini adalah portal menuju dunia kekacauan, sebagian besar mahluk yang ada disana adalah binatang iblis, sangat mengerikan."


Shenjian menambahkan, bahwa dirinya itu hanya mampu bertahan selama satu tahun di dalamnya. Karena kerasnya dunia kekacauan, bukan hanya memberi luka secara fisik, melainkan mental dan jiwa. Dia butuh direhabilitasi selama beberapa bulan untuk kembali normal seperti semula.


"Tapi, dibalik bahaya yang ada di dunia kekacauan, terdapat banyak sekali harta yang bisa membantumu untuk naik tingkat. Dulu, aku berhasil naik tingkat dari level prajurit sihir sampai level guru kecil dalam waktu satu tahun saja."


Mendengar apa yang dibicarakan Shenjian, Lei Xinjiang tahu akan kemana arah pembicaraan mereka.


"Jadi nak, apa kau mau mencoba dunia kekacauan?"


Lei Xinjiang tersenyum, "tentu saja ayah!"


"Itu baru anakku."


Shenjian memberikan sebuah permata hijau kepada Lei Xinjiang. "Permata itu adalah alat untuk kembali ke dunia ini, cukup pecahkan saja, maka kau akan kembali,"


"Satu hari disini setara dengan satu tahun di dunia kekacauan,"


"Ini adalah senjata yang bisa kau gunakan untuk bertahan hidup di dunia itu,"


"Semoga beruntung Xin'er, jangan sampai mati,"


Lei Xinjiang kebingungan saat Shenjian mengangkat tubuhnya. "Eh?"


"Sampai jumpa lagi!"


Lei Xinjiang dilempar begitu saja oleh ayahnya sendiri. Sosoknya menghilang ditelan oleh portal.


"Semoga kau bisa bertahan hidup, nak."

__ADS_1


__ADS_2