Sistem Pedang Surgawi

Sistem Pedang Surgawi
Fitnah


__ADS_3

Banyak hal yang bisa dilihat di kota Tuze, aktifitas mereka benar-benar santai, tidak terlalu sibuk dengan pekerjaan.


Hal itu karena Demi-Human memiliki kekuatan di atas rata-rata, kebanyakan Demi-Human di kota itu memiliki level Merasakan Qi, berbeda jauh dengan tempat Lei Xinjiang berada.


Jika mereka lapar, mereka tinggal berburu saja, tidak perlu keluar uang, kecuali jika ingin membeli air. Air adalah sumber daya paling langka di kota Tuze. Satu-satunya sumber air di kota Tuze adalah Jiang Lan, dengan elemen airnya.


"Mata uang di kota ini apa, sistem?"


[Air, air yang disimpan di dalam botol kaca]


"Apa? Beneran?"


[Benar tuan, oleh sebab itu Kaisar Gong hormat pada anda, karena elemen cahaya tuan bisa mengubah total kota Demi-Human, dan mampu mengejar ketertinggalan dari segi ekonomi dengan kekaisaran lainnya]


Selama ini, Kaisar Gong menggunakan air untuk memacu semangat rakyatnya. Kaisar Gong bersedia menukarkan beberapa air jika para Demi-Human menjual daging padanya, dan daging itu akan Kaisar Gong jual pada kekaisaran lain, begitulah cara mereka menghasilkan uang.


Dan hal itu sangat tidak efektif, karena hanya menghasilkan sedikit uang, dan rakyatnya tidak peduli, yang penting mereka kenyang dan tidak dehidrasi.


"Tapi bukannya akan menjadi lebih rugi jika aku memulihkan tanah ini?" Selama ribuan tahun, Kaisar Gong menggunakan air untuk menghasilkan emas yang dijadikan uang kas Kekaisaran, jika Lei Xinjiang memulihkan tanah Kota Tuze, air jadi tidak seberharga itu untuk dijadikan mata uang, berarti ekonomi mereka akan menjadi lebih buruk kan? Itulah yang dipikiran Lei Xinjiang.


[Tuan, jika tanah ini pulih, segalanya bisa dijadikan uang. Mulai dari furnitur, bahan mentah, buah-buahan, dan segalanya akan jauh lebih berkembang. Jika Demi-Human ingin memilikinya, tentu saja mereka harus memiliki uang, itulah yang diincar Kaisar Gong, semuanya bisa dijual, bukan cuma air saja]


"Benar juga, sepertinya aku belum sepintar itu," walaupun sudah mendapatkan Jiwa Emas, Lei Xinjiang tidak merasa kepintarannya bertambah.

__ADS_1


Langkah Lei Xinjiang terhenti saat seorang gadis kecil menabraknya, "Hei, kau tidak apa-apa?" Gadis itu tidak menjawab, dia meringis kesakitan di atas tanah, sembari memegang kakinya.


"Hei! Apa yang kau lakukan pada anak kecil?!" Demi-Human kerbau tiba-tiba berteriak, Demi-Human yang sedang melakukan aktifitas mereka, berhenti dan menatap Lei Xinjiang.


"Ada apa ini?" Salah Demi-Human itu berbicara.


"Orang itu menyakiti anakku!"


Lei Xinjiang mengerutkan dahi, seingatnya, gadis itu yang menabraknya. "Apa maksud-"


"Lihat! Kakinya berdarah!" Demi-Human wanita yang sedang ada disitu ikut berteriak.


Terlihat darah mengalir dari kaki gadis itu. "Hei, kau tidak apa-apa?" Lei Xinjiang hendak menyentuh sang gadis. Namun, Demi-Human kerbau tiba-tiba berlari sembari menggendong si gadis kecil.


Demi-Human yang lain nampak marah pada Lei Xinjiang, mereka mulai berkerumun mengelilingi Lei Xinjiang.


"Sepertinya aku di fitnah," Lei Xinjiang masih santai, dari kebanyakan Demi-Human yang mengelilinginya, tidak ada yang mencapai level prajurit.


"Aku tidak menabrak anakmu, dia yang menabrakku."


"Bohong! Aku melihatnya sendiri!" Kali ini, seorang Demi-Human tikus berteriak, "Pemuda itu menendang anak kerbau itu dengan keras, aku bersumpah!"


Lei Xinjiang menyipitkan mata, dia menatap tajam tikus itu. "Mereka bersekongkol!"

__ADS_1


"Hei, anakmu terluka, sebaiknya kau bawa dia ke rumah sakit," ucap Lei Xinjiang.


Kerbau itu menatap gadis kecil di gendongannya. "Aku tidak punya uang, kau harus ganti rugi!"


[Tuan bisa menyembuhkannya dengan elemen Cahaya]


"Hm? Terimakasih sistem," Lei Xinjiang tersenyum, dia berjalan perlahan menuju si kerbau.


"Mau apa kau?! Cepat berikan uangmu sebelum luka anakku bertambah parah!"


"Diam!" Lei Xinjiang menggunakan Red Power untuk membuat kerbau itu diam di tempat.


"Apa?! Aku tidak bergerak! Tolong aku!" Masalahnya, semua orang yang ada 1 KM di dekat Lei Xinjiang juga tidak bisa bergerak.


Setelah mengecek luka gadis itu, Lei Xinjiang tahu jika darah yang mengalir bukan darah sang gadis, kelainan darah binatang iblis.


"Cium ini," Lei Xinjiang meleburkan darah itu, dan membiarkan para Demi-Human menciumnya. Karena penciuman Demi-Human yang kuat, mereka tahu jika itu bukan darah ras mereka.


"Dasar penipu!"


"Tega sekali kau menggunakan gadis itu sebagai alatmu!"


"Si-Sial!" Kerbau itu merasa malu sekaligus kesal, dia menatap Lei Xinjiang dengan tajam. "Awas saja kau!" Bom asap tiba-tiba keluar, keduanya menghilang dalam sekejap.

__ADS_1


Namun, Lei Xinjiang mampu mengetahui mereka dengan kekuatannya. "Yah, cuma sepele, sebaiknya aku biarkan saja."


__ADS_2