
Para petinggi Kekaisaran Gong berkumpul di dalam istana, termasuk Lei Xinjiang.
"Benarkah?" Pagi-pagi buta Lei Xinjiang dipanggil oleh Jiang Lan, dia diminta untuk menghadap Kaisar Gong karena ingin menyampaikan sesuatu.
"Ya, kau boleh pulang ke tempat asalmu."
"Lalu bagaimana dengan rencana adu dombanya?"
"Tidak perlu," Saat Kaisar Yi berkunjung ke istananya, Kaisar Yi meminta kaisar Gong untuk membantunya berperang dengan Kekaisaran Shen. Walaupun hatinya merasa bersalah, Kaisar Gong memutuskan untuk membentuk aliansi dengan Kekaisaran Yi.
"Bukan hanya itu saja, jasamu terlalu besar untuk kami jadikan alat, kami berhutang padamu," Kaisar Gong menambahkan.
Lei Xinjiang sempat berpikir sebentar. Namun segera mengiyakan, karena ingin melanjutkan petualangannya. "Baiklah, jika kalian butuh tambahan kekuatan, panggil saja diriku."
"Terimakasih, semoga perjalananmu sukses."
***
Lei Xinjiang terbang dan melesat di atas langit, pikirannya terus berputar, mencari cara untuk menaikkan levelnya dengan cepat.
"Bagaimana menurutmu sistem? Apa yang harus kulakukan agar naik level dengan cepat?"
[Anda bisa menggunakan Embun Spiritual, ataupun berburu di tempat yang banyak binatangnya. Sistem sendiri menyarankan untuk berburu saja di hutan, karena anda sudah lumayan kuat]
"Baiklah, dimana tempat yang bagus untuk berburu?"
[Jaraknya sangat jauh, berada di dalam area kekuasaan kekaisaran Li]
Lei Xinjiang tidak bisa menahan rasa terkejutnya. "Kenapa harus di sana?"
[Kekaisaran Li adalah kekaisaran yang terkenal dengan Binatang Iblisnya. Mereka memanfaatkan Binatang Iblis untuk sesuatu yang berguna. Seperti menjadikannya partner untuk bertarung, membuat senjata dari tulang Binatang Iblis, bahkan memanfaatkan khasiat yang terkandung di dalam daging Binatang Iblis]
[Hal itu bukan karena tidak ada alasannya, melainkan kondisi yang harus dilakukan, sebab letak Kekaisaran Li berada di tengah-tengah hutan Awan, hutan yang dijadikan tempat tinggal oleh jutaan Binatang Iblis]
"Begitu ya, baiklah, ayo kita kesana."
***
Tidak terhitung hari yang dilalui Lei Xinjiang di langit. Karena tidak terlalu butuh makanan atau minuman, Lei Xinjiang merasa bosan dan ingin sekali mencicipi makanan.
Namun, semua yang ada di bawahnya, hanyalah pohon dan binatang iblis, sesuatu yang menurut Lei Xinjiang tidak bisa dimakan.
__ADS_1
"Hm? Ada orang?" Dari kejauhan, terlihat seorang gadis yang sedang bertarung dengan Binatang Iblis. Di dahinya terdapat tanduk besar yang mencuat.
"Dia iblis, kalau begitu aku sudah masuk ke dalam wilayah Kekaisaran Li."
Lei Xinjiang tidak menganggu gadis itu bertarung, sang gadis nampak sengit melawan binatang iblis berbentuk macan dengan sayap di tubuhnya.
Kekuatan macan itu tidak terlalu kuat, hanya di tingkat Merasakan Qi awal. "Apa yang membuatnya kesusahan seperti itu?"
[Karena dia lebih lemah tuan]
"Tidak salah, tapi titlenya membuatku heran."
[Nama: Li Yue]
[Level: Penempaan Tubuh (1)]
[Title: Putri Li]
[Ras: Iblis]
[Gender: Perempuan]
[Sepertinya dia tidak berbakat tuan]
Macan yang dilawan Li Yue mulai berada di atas angin, jika karena bukan tubuh iblisnya, seluruh permukaan kulit Li Yue mungkin tidak akan semulus itu.
"Apa aku harus membantunya?" Lei Xinjiang berpikir sejenak, sebelum menggeleng. "Aku tidak perlu membantunya, seorang putri tidak mungkin tidak ada yang mengawalnya."
Lei Xinjiang terus mengawasi dari atas langit, menunggu seseorang datang untuk menyelamatkan gadis itu. Entah kenapa, Lei Xinjiang tidak bisa mengalihkan pandangannya dari Li Yue.
[Anda telah terkena pesona iblis, hati-hati]
"Pesona iblis? Apa itu?"
[Pesona unik yang hanya dimiliki iblis wanita. Kekuatan Li Yue memang lemah. Namun, sepertinya pesona iblis miliknya sangat besar, mampu membuat utusan seperti anda tergoda]
"Begitu ya, tapi dia memang cantik sih," Lei Xinjiang kembali memperhatikan Li Yue yang sedang bertarung. "Kenapa belum ada yang datang juga?" Padahal, luka-luka kecil mulai tercetak di kulit Li Yue.
Seorang iblis yang terluka itu semacam tanda bahwa mereka hampir kalah, energinya sudah terkuras habis, hingga tidak bisa melakukan regenerasi, dan itu adalah fase paling fatal bagi seorang iblis.
"Ya sudah, apa salahnya menyelamatkan seorang putri? Seperti kisah dongeng bukan?" Lei Xinjiang menyeringai, dia mengambil ancang-ancang, lalu melesat dengan cepat.
__ADS_1
BOOM
Lei Xinjiang datang dari atas langit seperti seorang pahlawan, bukan hanya macan itu, Li Yue juga terpatung saat melihat dirinya datang secara tiba-tiba.
"Nona, apa kau butuh bantuan?" Lei Xinjiang berkata dengan lembut.
Li Yue nampak ketakutan saat melihat Lei Xinjiang. "Siapa kau?!"
"Namaku adalah Lei Xinjiang, aku hanya kebetulan lewat, dan tidak sengaja melihatmu kesulitan,"
Perangai Lei Xinjiang yang lembut, serta wajah tampannya yang bercahaya, membuat Li Yue menjadi sedikit tenang. "Iya, tolong aku, tenagaku hampir habis."
Lei Xinjiang mengangguk, dan menatap macan bersayap dengan santai. "Pergilah, jangan dekati lagi nona ini,"
Binatang Iblis adalah mahluk yang tidak memiliki akal, kecuali saat mereka mencapai level guru. Namun, sebelum mendapatkan akalnya di level guru nanti, Binatang Iblis masih mempunyai senjata yang sangat berguna, yaitu insting super.
Seorang macan bersayap yang hanya berada di level Merasakan Qi, mampu merasakan kekuatan cahaya yang bergejolak di dalam tubuh Lei Xinjiang. Tanpa basa-basi lagi, macan itu berlari sejauh mungkin dari Lei Xinjiang.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa macan itu menuruti perkataanmu?" Li Yue kini bisa kembali bernafas dengan lega.
"Sebenarnya dia tidak mengerti perkataanku, dia hanya takut saat melihatku,"
Li Yue nampak tidak percaya, tapi tidak mempersalahkannya lagi. "Terimakasih atas bantuanmu, saudara Lei, aku akan membalasnya di lain waktu."
"Tidak perlu di lain waktu, kau bisa membalasnya di saat ini juga,"
"Hm?" Li Yue nampak bingung, dia menatap tubuhnya beberapa kali. "Tubuhku memang sempurna, tapi kita kan baru kenal?" Batin Li Yue.
Lei Xinjiang menyadari itu, dan segera membantah pikiran Li Yue. "Bukan itu maksudku, aku merasa lapar dan ingin makan sesuatu, apa kau bisa menunjukkan dimana aku bisa makan?" Lei Xinjiang berbohong, dia hanya ingin makan, bukan lapar.
"Begitu ya? Ikuti saja aku, akan kutunjukkan tempat makan yang sangat enak," Li Yue nampak sumringah saat mendengar kata makanan, dia bersemangat dan berlari, membuat Lei Xinjiang mengikuti di belakangnya.
...
Setelah mengikuti Li Yue berlari selama 3 jam penuh, akhirnya Lei Xinjiang mampu melihat sebuah kota tanpa tembok yang berdiri di atas tanah ungu.
Bangunan-bangunan kota itu nampak terbuat dari batu merah yang terlihat kokoh. Tingginya pun tidak main-main, semuanya lebih dari 10 meter.
Banyak iblis-iblis yang berlalu-lalang di sana, semuanya terlihat seperti seorang bangsawan. Tidak seperti ekspektasi Lei Xinjiang tentang iblis, yang hanya memakai celana saja, dan yang perempuan hanya memakai kain secuil.
Dan jalanan kota itu terbuat dari batu keramik yang terasa dingin saat dipijak, sangat berkelas. Bahkan, disana ada lampu-lampu jalan yang menerangi.
__ADS_1
Li Yue dan Lei Xinjiang masuk ke dalam kota tanpa kesulitan yang berarti, entah karena mereka mengenali Li Yue, atau mereka yang sibuk dengan urusannya masing-masing.
"Saudara Lei, perkenalkan, ini adalah kota kami, kota Langit Merah!"