Sistem Pedang Surgawi

Sistem Pedang Surgawi
Bakat


__ADS_3

Sinar matahari lagi-lagi membuat Lei Xinjiang terbangun. Berbeda dengan sebelumnya, udara yang dihirup kali ini terasa sangat segar dan berenergi.


"Sebaiknya aku menemui ibu, aku ingin memberi tahunya jika aku sudah sembuh, agar aku bisa main keluar."


Setelah selesai membersihkan diri, Lei Xinjiang keluar dari kamarnya. "Apa ini ...?" Rasanya sangat aneh saat kakinya menginjak lantai di luar kamar.


"Perasaan ini sepertinya bukan milikku, tapi milik Lei Xinjiang yang asli." Lei Xinjiang kembali melanjutkan perjalanannya.


Dalam perjalanan, Lei Xinjiang beberapa kali bertemu dengan para pelayan. Pelayan-pelayan itu seolah terkejut dengan sosok dirinya yang sedang berjalan di luar kamar.


"Tuan muda? Apa yang terjadi? Apa ada sesuatu yang kau butuhkan?" Tanya salah satu pelayan dengan khawatir.


"Tidak ada, aku hanya ingin menemui ibu," Lei Xinjiang menyentuh dagunya, "Tapi omong-omong, dari kemarin tidak ada makanan yang sampai di kamarku, kenapa?"


Pelayan itu nampak membeku, sebutir keringat muncul di wajahnya. "Ke-kemarin ada masalah tuan muda, maafkan kami! Jika tuan muda ingin makan, kami akan siapkan!"


"Ya ya, tapi ada masalah apa?"


Pelayan itu menjelaskan, bahwa ada seseorang yang menyusup ke dalam kamar kepala keluarga. Untung saja penyusup itu dapat ditangkap oleh nona muda pertama, dan sedang interogasi sampai sekarang.


"Penyusup? Aneh sekali ...," Lei Xinjiang mengangguk dan berterimakasih pada pelayan itu, "kau lanjutkan pekerjaanmu, aku akan menemui ibu."


"Sebaiknya jangan tuan muda, nyonya Lin Wei sedang sibuk menyelidiki atasan dari si penyusup."


"Iya juga, kemarin ibu tidak datang ke kamarku. Baiklah, aku akan jalan-jalan saja untuk menghirup udara segar."


"Jangan tuan muda, diluar berbahaya! Belum tentu penyusup itu hanya sendirian!"


Lei Xinjiang menepuk pundah sang pelayan, "tenang saja, aku tahu batasan."


"Tuan muda ...."


"Tenang saja, kau lanjutkan pekerjaanmu."


"Baiklah ...."


Melihat pelayannya sudah pergi, Lei Xinjiang memutuskan untuk pergi ke perpustakaan. "Kalau tidak salah ingat, aku memilih bakat saat di ruang keinginan. Aku ingin mengetesnya, bisa kan sistem?"


[Coba saja tuan]


Jawaban ambigu sistem tidak membuat Lei Xinjiang menghentikan langkahnya.


***


Lei Xinjiang begitu terpana saat melihat perpustakaan di kediamannya. "Sebagai keluarga inti, perpustakaan ini menunjukkan segalanya!" Tanpa keraguan, Lei Xinjiang memasuki perpustakaan.


"Hm? Tuan muda?" Seorang pria tua yang sedang berpangku tangan menyapa Lei Xinjiang yang memasuki perpustakaan. "Apa tuan muda ingin belajar?"


Lei Xinjiang menatap pria tua itu, "Siapa dia?"


[Jika tuan penasaran, ucapkan analisa]


"Analisa?"


[Nama: Gong Chuan]


[Level: Prajurit Sihir (13)]


[Penjaga perpustakaan]


"Tuan muda?"


Lei Xinjiang bengong dihadapan Gong Chuan, sedang berusaha mengingat identitas pria itu.


[Pemilik sebelumnya tidak pernah datang ke perpustakaan, jadi wajar anda tidak tahu pria itu]


"Huh? Masa tuan muda tidak pernah ke perpustakaan?"


[Karena Lei Xinjiang yang asli sangat angkuh]


"Hmmm ...," Pandangan Lei Xinjiang kembali pada Gong Chuan, "Iya pak, saya ingin belajar bela diri."


Gong Chuan merasa antusias saat mendengarnya. "Aku akan carikan buku untuk tuan muda!" Sebenarnya Gong Chuan sangat ingin mengajari Lei Xinjiang, menurutnya, Lei Xinjiang adalah berkah yang diturunkan oleh langit.


Bahkan saat kekuatannya itu menghilang, keinginan Gong Chuan untuk mengajari Lei Xinjiang belum menghilang.


Gong Chuan datang dengan lima buku ditangannya, "Ini dia, tuan muda!"


Lei Xinjiang mengambil kelimanya, dan membaca judul dari satu-persatu buku. "Apakah bisa dianalisa?"


[Bisa]


"Analisa."


[Teknik Tinju Petir]

__ADS_1


[Kelas: Kuning (High)]


[Teknik untuk mempercepat pukulan]


[Teknik Tubuh Besi]


[Kelas: Kuning (Low)]


[Teknik untuk memperkuat tubuh]


[Tujuh Gerakan Dasar]


[Kelas: Putih (Low)]


[Gerakan-gerakan dasar dalam beladiri]


[Teknik Langkah Kaki Dasar]


[Kelas: Putih (High)]


[Teknik Langkah Kaki untuk mempercepat pergerakan]


[Teknik Pedang Guntur]


[Kelas: Merah (Great)]


[Teknik pedang lanjutan dari Teknik Pedang Petir, terdapat enam gerakan mematikan]


"Tuan muda bisa mempelajari kelima buku ini bahkan jika tanpa Qi sama sekali! Anda tidak perlu patah semangat, saya yakin tuan muda pasti bisa mempelajari semua ini!"


"Untuk Teknik Pedang Guntur, memangnya bisa aku gunakan tanpa Qi?"


"Bisa tuan, mau saya tunjukkan?"


Lei Xinjiang mengangguk. Setelah itu, Gong Chuan mengeluarkan sebuah pedang kayu dari cincin ruangnya.


"Dasar dari Teknik Pedang Guntur adalah kecepatan. Qi hanyalah penambah bagi teknik pedang guntur."


Gong Chuan mengambil posisi bersiap, "Langkah Pertama!" Gong Chuan melakukan tiga tusukan super cepat ke arah depan.


Angin-angin berhembus, tiga tusukan Gong Chuan membuat dedaunan berhamburan ke segala arah. "Yang terpenting dari teknik ini adalah kecepatan dan nafas yang teratur."


Lei Xinjiang masih terpana, gerakan-gerakan yang dilakukan Gong Chuan terus berputar di dalam kepalanya.


"Tuan muda ingin mencoba?"


Gong Chuan memberikan pedang kayunya pada Lei Xinjiang.


Untuk sesaat, Lei Xinjiang hanya mengamati pedang kayu itu. Setelahnya, dia mengambil posisi yang sama persis seperti Gong Chuan.


"Langkah Pertama!"


Dedaunan kembali berhembus ke segala arah, gerakan yang dilakukan Lei Xinjiang membuat Gong Chuan melotot tidak percaya.


"He-Hebat! Kau melakukannya dalam sekali percobaan! Walaupun tidak sekuat milikku, saat kau melatih tubuhmu lebih keras, aku pastikan gerakan itu akan sangat kuat!"


Lei Xinjiang tersenyum lebar, pujian seperti itu yang dirindukannya. "Hehe, itu hanya kebetulan ...."


"Aku akan menunjukkan semua gerakannya, tuan muda tolong perhatikan!"


Hari Lei Xinjiang saat itu dihabiskan untuk berlatih dengan Gong Chuan.


....


"Tubuhku lelah, tapi hebat sekali, tak kusangka belajar bela diri se-seru ini."


Lei Xinjiang bergumam sebentar di atas kasurnya. "Sistem, aku ingin menambah PS-ku, apa kau punya ide?"


[Saat ini pilihan tuan hanya misi, tapi belum ada misi yang terpicu, mungkin tuan bisa berkeliling lebih jauh untuk memicunya]


Lei Xinjiang menghela nafas, "Baiklah, besok aku akan berkeliling lebih jauh. Untuk saat ini, alangkah baiknya kita tidur." Dalam beberapa nafas, Lei Xinjiang tertidur dengan pulas.


*********************


Tingkat Senjata: (Bintang 1-9)




Perunggu



__ADS_1


Perak




Emas




Platinum




Tanah




Langit




Dewa




Surgawi




Tingkat Teknik: (Low-Mid-High-Peak)




Putih




Kuning




Hijau




Biru




Merah




Ungu




Hitam

__ADS_1




__ADS_2