
Saat membuka matanya, hal yang Lei Xinjiang lihat pertama kali adalah ruangan gelap, dengan satu pencahayaan kecil di tengahnya.
Suara Jiang Lan masih terdengar, walaupun wujudnya tidak terlihat. "Ini adalah ruang takdir, tuan Lei."
"Ruang takdir? Apa itu?"
"Ruang untuk menemukan takdir anda, untuk apa dan harus seperti apa."
"Itu tidak mungkin ...," Dari awal hidupnya, Lei Xinjiang tidak pernah percaya dengan takdir. Semua yang terjadi, adalah akibat dari sesuatu yang kita perbuat, bukan karena takdir.
"Takdir adalah pondasi paling penting di dalam kehidupan. Bahkan, sang penguasa dunia bisa mencapai posisinya karena takdir dia seperti itu."
"Bukan oleh sesuatu yang bisa kita jangkau, takdir sudah ditentukan oleh tuhan yang mahakuasa. Dan tempat ini adalah satu-satunya tempat yang mampu melihat takdir ciptaan tuhan mahakuasa."
Dari penjelasan Jiang Lan, ruang takdir telah ada sebelum dunia kekacauan dibentuk. Di suatu era yang tidak diketahui, ruang takdir masih tetap ada, dan akan selamanya ada.
Dan Kaisar Perak secara kebetulan membuat dunia di atas ruang takdir, atau memang takdirnya seperti itu?
"Tempat ini mampu dicapai oleh utusan, dan orang yang menggenggam tangannya." Dengan berhasilnya Jiang Lan membawa Lei Xinjiang ke dalam ruang takdir, sudah dipastikan bahwa Lei Xinjiang adalah utusan yang diturunkan oleh penguasa dunia.
"Capailah cahaya itu tuan Lei, maka anda mampu melihat takdir anda."
Lei Xinjiang masih ragu dengan semuanya. Namun, dia memutuskan untuk tetap berjalan.
Tidak butuh waktu lama untuk Lei Xinjiang sampai. Begitu Lei Xinjiang berdiri di dekat sumber cahaya, sebuah benang putih tiba-tiba keluar dari sumber cahaya itu.
Benang putih terus memanjang sampai membentuk pola akar yang sangat rumit. Jiang Lan tahu jika itu adalah takdir Lei Xinjiang. Namun, dia tidak tahu arti dari cabang-cabang itu.
"Apakah ini takdirku?" Bahkan saat Lei Xinjiang berucap, benang putih itu terus memanjang sampai ujung yang sangat jauh.
[Sistem bisa menerjemahkan takdir anda, tapi tidak semuanya]
"Benarkah? Kau bisa?"
__ADS_1
[Salah satu takdir yang paling dekat dengan anda termasuk ke dalam misi sistem]
[Misi sistem didapatkan]
[Melanjutkan yang Sebelumnya]
[Level: SS]
[Area luar dan tengah telah berhasil dipulihkan oleh utusan sebelumnya. Namun, masih ada dua area yang tersisa, yang belum dipulihkan, itu adalah area dalam dan pusat]
[Tugas: 0/3]
[- Pulihkan Kekaisaran Gong (0/1)]
[- Pulihkan Area Dalam (0/1)]
[- Pulihkan Area Pusat (0/1)]
[Level: B]
[Akibat sisa pertarungan yang sangat dahsyat, Kekaisaran Gong tidak mampu menumbuhkan daun dan pohon. Tugas anda adalah memulihkan kembali area Kekaisaran Gong. Walaupun langit tetap menjadi ungu, dan tanah tetap menjadi hitam, setidaknya biarkan pohon tumbuh dengan sehat di Kekaisaran Gong!]
[Hadiah:
-Kotak Hadiah B
-Energi Potensial (×10)
-25 Juta PS]
Ini adalah kali pertamanya Lei Xinjiang mendapatkan misi. Rasanya begitu menakjubkan, persis seperti game yang dia mainkan dulu.
"Jadi itu adalah tujuanku di dunia ini." Tugas Lei Xinjiang di dunia kekacauan adalah membereskan sisa dari utusan sebelumnya. Tidak terlalu spesial, Lei Xinjiang pikir dia adalah utusan untuk menjadi penguasa yang baru.
__ADS_1
"Yah, setidaknya aku mendapat gelar utusan."
[Title Baru didapatkan!]
[Utusan]
[Peningkatan:
-Pemakaian Qi 5 kali lebih sedikit
-Paras dan Wujud tuan akan terlihat lebih mulia]
"Ada title juga?!"
[Ada tuan]
Lei Xinjiang menenangkan diri, dia mengambil nafas, lalu mengeluarkannya dari mulut. "Baiklah, walaupun aku penasaran dengan takdirku yang lain, aku harus pergi dari sini."
Dalam satu ayunan tangan, Lei Xinjiang dan Jiang Lan kembali ke aula istana.
Kemunculan keduanya membuat wajah tiga laki-laki kuat itu penasaran. "Bagaimana?" Kaisar Gong yang pertama kali berbicara, dibarengi dengan anggukan dua bawahannya.
Jiang Lan nampak ragu untuk menjawab, dia terlihat gelisah, bahkan sebutir keringat menempel di pipinya. "Ma-Maafkan aku yang mulia ...,"
Setelah mendengar penjelasan Jiang Lan, ketiganya nampak kecewa. Namun tidak ada yang menyalahkan Jiang Lan, karena sesuatu ditulis langsung oleh tuhan tidak mungkin mahluk fana seperti mereka mengerti.
"Baiklah, itu tidak apa, kita akan mencari jawabannya di lain hari."
"Kenapa harus dilain hari?" Lei Xinjiang tersenyum.
Kaisar Gong menaikkan sebelah alisnya saat Lei Xinjiang berkata seperti itu. "Apa kau mengetahui sesuatu?"
Lei Xinjiang membalasnya dengan anggukan. "Aku adalah utusan yang ditugaskan untuk membuat dunia kekacauan menjadi lebih baik."
__ADS_1