Sistem Sang Chimera

Sistem Sang Chimera
Episode 25. Teman Baru 5


__ADS_3

***


"Jadi apa kau juga mendapat undangan dari sistem?."


"Umm... Yah begitulah aku mendapatkannya tadi pagi makanya aku langsung kemari melihat betapa besarnya hadiah yang bisa aku dapatkan."


".... Cik kenapa harus ada banyak orang,aku lebih suka sendiri," gumam Selena.


"Apa anda mengatakan sesuatu?"


"Tidak bukan apa-ap—."


Sembunyi.


Selena langsung refelks bersembunyi di belakang Aster saat dia melihat siapa yang datang.


[Peringatan!]


[Individu Demian berada di sekitar anda!]


[Di harapkan untuk menghindar secepat mungkin.]


"Hei? Apa yang kau lakukan?, Kenapa kau bersembunyi di belakangku?."


"Diam dan tutupi aku segera."Selena terus bersembunyi di belakang Aster dengan harapan Demian tidak melihatnya. Sial aku tidak memikirkan ini segera saat sistem mengatakan kalau peserta yang di undang itu di acak, AAAACK... Aku tidak pernah berfikir kalau Demian kemungkinan akan di undang juga.


[Sangat bodoh]


Sistem sialan ini... Kau juga sama tidak memberiku peringatan!.


"Apa yang harus aku laku— ohh... Bukanya itu ketua serikat Eternals? Kenapa orang penting seperti dia ada disini?!."


"Aku tidak tahu tapi yang pasti kau harus menyembunyikanku darinya untuk sementara mengerti!."


"Ah... Iya baiklah akan aku coba lakukan."


Aku tidak tahu apa yang terjadi tapi akan aku lakukan saja seperti yang dia katakan. Kemudian Aster mencoba untuk menyembunyikan Selena di belakang punggungnya. "Hei!, Sistem apakah tidak ada item yang bisa aku pakai untuk menyembunyikan diriku?."


[Sistem akan mencoba mencari di kotak item anda.]


[Melakukan pencarian]


SRAKSRAKSRAKSRAK....


Sistem mulai melakukan pencarian item di dalam penyimpanan hadiah yang di miliki oleh Selena. Selena memiliki kotak penyimpanan hadiah yang berisikan seluruh hadiah yang dia dapatkan dari kastil yang dia dan Rohana menangkan selama setengah tahun ini. "Aku harap setidaknya ada satu yang berguna."


[Di temukan!]


"HALELUYA!."


Tanpa sadar Selena berbicara keras. Dan membuat Demian yang sedang berada di depan gerbang kastil sambil mengeluarkan beberapa skilnya mengalihkan pandanganya ke arah mereka. "Mampus, hei! Suaramu terlalu keras lihat sekarang dia melihat ke sini!," Kata Aster panik.

__ADS_1


"Bodoh jangan melihat ke arah sini dan bersikaplah biasa!."


"Mana mungkin aku bisa tenang saat dia melihat ke ma— SIAL DIA DATANG KEMARI!."


"PELANKAN SUARAMU BAJINGAN!,"teriak Selena.


[Anda bersua sama berisiknya.]


Disisi lain Demian semakin penasaran dengan keributan yang terjadi di ujung pintu gerbang dimana terlihat ada dua orang yang sedang berusaha untuk menyembunyikan sesuatu namun yang paling membuatnya penasaran adalah dia seperti mendengar suara Selena barusan dari arah sana.


Aku harus memastikannya. Degan putusasa Demian berjalan kearah mereka. Terdapat kantung mata hitam yang sangat jelas di matanya dan ekspresinya menunjukan kelelahan yang tidak ada hentinya.


Aku sudah mencari-cari kak di mana-mana tapi aku masih belum menemukanya, setidaknya aku harus melihat yang satu ini. Meski ragu Demian tetap berjalan ke arah Aster yang semakin mundur kebelakang saat melihat dia. "Permisi bisakah kita berbicara sebentar? Ada yang ingin aku lihat seben—"


"Wah.... Wah... Wah... Apa ini? Apakah aku salah melihat orang? Kenapa aku melihat Pemimpin serikat ternama ada di kastil kecil seperti ini."


Tiba-tiba muncul pemuda tampan yang terlihat lebih tua dari Demian berdiri dengan akuh di depannya dengan setelan mewah dan persenjatan yang lengkap.


Selena yang mengintip dari belakang Aster langsung melihat statistik pria itu.


[Menampilkan informasi individu]


[Menampilkan data statistik yang di ringkas:


Nama : Mervis Folha


Usia : 26 Tahun.


Skill yang di miliki saat ini :


(Sihir kreasi LV. 100)


Kemampuan bawaan :


(Kekuatan LV.80),(Daya Hidup LV.91),(Kelincahan LV.60),(Kecerdasan LV.89),(Adaptasi LV.78),(Mana LV.99).(Mental LV.70)]


[Sesuai dengan arahan anda sebelumnya tidak ada ringkasan yang perlu di tampilkan]


"...."


Entah kenapa aku merasa dunia sedang mengejekku sekarang? Mereka terlihat sedang mempermainkanku saat ini. Kenapa mereka perlu membawa kelas S ke tempat yang seperti ini?, Bajingan yang muncul tiba-tiba ini juga sama!, Kenapa dia memiliki statistik yang sangat bagus di banding dengan Demian....


"Hei!, Apakah kau sudah selesai? Ini terlihat sangat tidak bagus untukku, melihat kelas S dalam satu tempat membuatku tidak yakin kalau aku bisa mendapatkan hadiah," kata Aster putusasa.


"Hah... Kau terlalu banyak bacot."


Pada akhirnya Selena sekarang bisa menunjukan dirinya sekarang tanpa takut di ketahui oleh Demian. "Aku yang akan mendapat semua hadiah itu," kata Selena dengan penuh percaya diri.


"Hah? Siapa kau?."


"Hem?... Hahaha... Ternyata ini lebih bagus dari yang aku harapkan."

__ADS_1


[Topi kerucut lama]


[Item tingkat B berhasil di gunakan]


[Menampilkan kegunaan item]


[Kegunaan pertama. Item dapat di gunakan tanpa batas waktu dan tidak ada efek samping yang di timbulkan.]


[Kegunaan ke dua. Item memiliki efek ilusi yang dapat mengubah bentuk wajah orang yang memakainya sesuai keinginan penguna namun tidak bisa mengubah gender atau bentuk tubuh dan suara.]


Tersenyum


Selena tersenyum dengan bahagia sampai-sampai Aster yang ada di sampingnya menjadi takut dan menjauh beberapa langka darinya. Aku merasa kalau dia akan melakukan sesuatu yang besar nanti, batin Aster.


...


Tak lama mereka menunggu akhirnya sistem Administrator kastil memberikan instruksi kepada semua orang yang ada di depan gerbang kastil.


[Selamat datang di Red Castle seluruh peserta undangan di harapkan untuk membentuk tim yang terdiri dari dua orang.]


[Di harapakan bagi seluruh peserta untuk saling bekerja sama dalam menyelesaikan tantangan]


[Sistem tidak bertanggung jawab dengan kematian peserta yang masuk, di harapkan untuk saling bekerja sama dalam menaklukan kastil]


[Sekian informasi sistem]


[Dewa keberuntungan menyertai kalian]


Setelah sistem berhenti memberikan instruksi bunga cahaya mulai bermekaran di sekitar gerbang Red Castle. "Hoho... Ini akan menarik" Selena terus memandangi gerbang yang perlahan-lahan terbuka untuk mereka sambil merasakan tatapan mematikan yang di arahkan ke punggungnya dari seseorang. Sial apakah dia masih melihatiku sekarang?, Cik. Insting saudara benar-benar tidak bisa di remehkan, batin Selena.


"Hei... Karena kita sudah saling mengenal kau akan menjadi timku."


"Eh? Tapi aku sudah memiliki tim dengan—"


"Kau mau atau tidak," kata Selena dengan wajah mengancam.


"Baiklah aku mengerti."


"Bagus, sekarang mari kita pastikan kita tidak berpapasan dengan Demian."


"APA! KENAPA KAU MEMANGGILNYA SEPERTI ITU!,"teriak Aster.


"Bajingan ini!, Kenapa kau berteriak?."


Seketika Aster langsung menutup mulutnya dan melihat lagi kearah Demian yang bersama seorang wanita muda di sampingnya. Uungh... Aku merasa kalau umurku perlahan-lahan mulai meredup, ini sangat menyebalkan mengingat aku harus satu tim dengan wanita kanibal ini, batin Aster.


"... Aku tidak tahu kenapa tapi, aku sangat kesal dengan dirimu sekarang!."


"Maafkan aku, aku tidak akan menghujatmu lagi aku bersumpah." Kata Aster yang ketakutan melihat Selena.


...Bersambung......

__ADS_1


__ADS_2