Sistem Sang Chimera

Sistem Sang Chimera
Episode 6. Slot Hadiah


__ADS_3

...


"Hah!... Apa yang terjadi kepadanya? Kenapa dia jadi seperti itu,"kata Demian yang masih mencerna kata-kata Selena. Selama ini dia belum pernah mendengar ucapan kasar dari kakaknya itu bahkan sebelum munculnya sistem di dunia.


"Apa yang terjadi selama aku pergi?." Sekarang Demian sangat binggung dengan apa yang terjadi pada perubahan sikap kakaknya tersebut, sejak awal dia juga tahu kalau mengurung kakaknya di dalam rumahnya pasti akan membuat Selena merasa terkekang dan ingin bebas namun, dia melakukan ini semua demi kebaikan Selena juga yang merupakan kelas 'F' kelas paling lemah di dunia ini, dan merupakan saudara dari kelas 'S' yang memiliki banyak musuh di dunia. Itulah sebabnya Demian mengurung kakaknya di dalam rumah selama 3 tahun ini saat dia pergi melakukan pekerjaan membersihkan kastil.


"Ini tidak boleh terjadi,"kata Demian yang mengepalkan tanganya hingga terluk dan mengeluarkan darah.


Aku harus mencari tahu apa yang dia lakukan selama 3 tahun ini.


Sedangkan di kamar Selena sedang sangat keresahan karena memikirkan perkataan yang dia ucapakan kepada Demian tadi, " Sial, kenapa kau mengucapkan kata-kata kasar itu!"teriak Selena yang menganggap dirinya bodoh.


"Ahhck... Aku tidak tahu apa lagi yang harus aku lakukan sekarang, Hahh... Dari caranya bersikap dan melihat tubuh ini sepertinya dia,adik yang lumayan posessif dengan saudarinya!, Uuungh... Ini hanya menambah sakit kepala saja."


[Jawab! Kunci dari masalah anda saat ini adalah menjadi lebih kuat lagi dan mengalahkan kelas S dunia Demian, meski terdengar mustahil namun, tidak ada yang tahu bagaimana takdir bekerja.]


"..., Kau lebih baik diam saja!, Jika kau hanya menambah sakit kepalku tolong setidaknya bacalah situasi!."


[Jawab! Ini adalah situasi terbaik untuk menghibur anda]


"Cik! Bagaimana cara mematikan sistem ini!," Kata Selena yang mengutak atik sistemnya.


[Selamat!]


"Hem!?."


[Hadiah dari hasil kerja keras anda saat ini telah berhasil di tambahkan Ke salah satu satu Slot hadiah, di perlukan 5 slot terbuka untuk memutar spin anda dan saat ini anda hanya mendapat 1 slot yang terbuka ]


[Di harapkan untuk bekerja lebih keras lagi selama waktu periode yang di tentukan dan hadiah slot akan di dapat secara acak.]


"Hah? Yang benar saja, bagaimana mungkin ini terjadi kepadaku!,"kata Selena yang tidak percaya dengan penglihatannya.


[Menampilkan 20 Slot Hadiah Utama]


[Slot 1 (Kaki monster kuda)]Berhasil di dapat


[Slot 2 (.................................)]Belum di dapat.[Slot 3 (.................................)]Belum di dapat


[Slot 4 (.................................)]Belum di dapat.


[Slot 5 (.................................)]Belum di dapat.


[Slot 6 (.................................)]Belum di dapat


[Slot 8 (.................................)]Belum di dapat.[Slot 9 (.................................)]Belum di dapat.

__ADS_1


[Slot 10 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 11 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 12 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 13 (...............................)]Belum di dapat.[Slot 14 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 15 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 16 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 17 (...............................)]Belum di dapat.[Slot 18 (...............................)]Belum di dapat.


[Slot 19 (...............................)]Belum di dapat.[Slot 20 (...............................)]Belum di dapat.


[Untuk saat ini anda telah mengumpulkan 1 slot yang berisikan kaki Monster kuda yang merupakan monster kelas 3 dalam jenisnya]


[Dari data penelusuran sistem hanya tercatan kemunculan monster kuda hanya terjadi 3 kali dalam setahun bisa di katakan kalau monster kuda merupakan spesies yang langka]


Kata sistem yang menjelaskan banyak hal pada Selena lewat tulisan di layar dan penjelasan suara sistem secara otomatis. "Aku masih belum mengerti sepenuhnya tentang ini semua dan sialnya sepertinya aku harus mengumpulkan 19 lagi bahan untuk slot kosong disini,"kata Selena yang hampir kehilangan ketenangannya.


"19!?, Bahkan 1 saja sangat sulit untuk mengumpulkannya... Aaaack... Kenapa aku harus datang kedunia yang sangat rumit ini!


"Sekarang aku harus mengumpulkan 4 lagi!, Penderitaan seperti apa yang akan menantiku Uungh...., Aku ingin tidur saja... kenapa kalian memaksakan wanita tua sepertiku melakukan pekerjaan seperti ini,"kata Selena yang mengarah kepada sistemnya.


"Mendengar suara sistem ini saja sudah membuatku mual, aaack... Kapan penderitaan ini berakhirr..."


Dengan frustasi Selena mengacak acak rambutnya." ...? Kalau di ingat-ingat aku memotong rambutku hari ini dan... Sial, Aku lupa membayar biaya potong rambutku,"kata Selena yang menyadari kebodohanya.


"Uungh... Belum setahun aku disini dan sudah ada masalah yang aku buat apa lagi selanjutnya," Selena mulai memikirkan banyak hal tentang keadaan yang terjadi padanya saat ini dan hampir saja kehilangan arah tujuannya namun.


SLAP...


Selena menampar pipinya untuk mengembalikan mentalnya yang jatuh," Aku tidak boleh menyerah sekarang!, Masih banyak lagi hal yang perlu aku lakukan, AKU DODY ALAN tidak akan menyerah hanya karena hal remeh seperti ini!, "Teriak Selena.


"AHAHAHAHA... AKU SELENA BERNALU AKAN MENGUASAI DUNIA INI!..." Teriak Selena di kamar mandi.


...


Keesokan harinya.


"..."


"..."

__ADS_1


Apa yang di lakukan bajingan ini disini?, batin Selena.


Saat ini Selena melihat kalau Demian sedang duduk di sofa sambil membaca majalah dan meminum teh, dia heran karena ini masih jam 5 pagi di jam yang biasanya seseorang masih akan beristirahat.


"?, Mau kemana kau jam segini?," kata Demian yang melihat Selena.


"Bukan urusanmu," sambil berjalan kepintu Selena mengusahakan secepat mungkin untuk keluar dari rumah itu. Bajingan kecil itu... Dia masih saja memanggilku seperti itu.


"Tolong urus saja urusanmu, jangan ikut campur dengan urusanku."


"! SELENA!!!," Teriak Demian.


"Jangan berteriak di depanku!, Perbaiki sifat menjengkelkan mu itu."


BRAK...


Selena membanting pintu dengan sangat kuat, " SELENA!!!" teriak Demian dari dalam ruang.


"Uuungh... Kenapa bocah itu harus Bagun di pagi buta seperti ini, apakah dia tidak tahu apa pentingnya tidur bagi kesehatan?."


[Jawab! Kekuatan mental dan tenaga Kelas S sangat berbeda dengan kelas rendah lainya, bahkan jika mereka tidak tidur selama seminggu penuh, hal itu tidak menghalangi kemampuan mereka.]


"Terimah kasih atas penjelasanya."


Hahh... Aku pikir akan lebih baik jika aku keluar saja dari tempat itu, tapi... Sepertinya akan sulit Karen aku belum punya uang, batin Selena.


" ... ? Hehehe... Kenapa aku harus pusing, aku hanya perlu memindahkan beberapa uang yang ada di kartu ini... Hahahahah" Tawa Selena mengema di jalan yang menuju Zona aman.


...


Setibanya disana Selena bisa melihat sudah banyak orang-orang yang rata-rata berada di kelas F berlatih dengan giat disana namun, tiba- tiba dia merasakan seuatu.


"..!"


Sial, sepertinya seseorang sedang mengawasiku sejak tadi!. Meski sudah berpindah dunia jiwa Selena tetaplah Dody yang merupakan seorang pembunuh provesional, dia bisa tahu kalau ada seseorang yang melihatnya atau menaruh niat jahat kepadanya hanya dengan insting saja, hal seperti ini sangat lumrah di kalangan pembunuh yang sudah terbiasa hidup di dunia yang keras dan berurusan dengan banyak hal-hal berbahaya di dunia.


Dan saat ini pula Selena merasakan kalau ada orang yang mengawasinya sejak dia masuk kedalam Zona aman di kota. Aku tidak pernah membuat diriku semencolok Mungin di depan umum, bagaimana mungkin aku sekarang di perhatikan, batin Selena.


Meski ingin segera menangkap orang yang melihatnya itu, Selena memutuskan untuk tenang sebentar dan bermain aman untuk sementara, "Baiklah kalau bagitu aku akan memulai tugas mudah dulu," sambil melakukan pemanasan Selena berbicara kepada sistemnya.


"Aku tidak tahu apakah ini mungkin bisa dilakukan tapi, hitung semua orang yang ada di tempat ini," kata Selena pada sistemnya.


[Di mengerti!]


[Melakukan observasi penghitungan]

__ADS_1


Sambil menunggu sistemnya yang sedang menghitung Selena mulai berlari santai untuk menyelesaikan tugasnya.


^^^Bersambung...^^^


__ADS_2