Six Bestfriend

Six Bestfriend
Eps. 1


__ADS_3

Kelas


"Git, kita jadi menampilkan dance itu atau enggak?",ucap Salwa sambil memperhatikan pelajaran yang diberikan oleh guru matematika killer di sekolah, yaitu ibu Nana.


" Itu dibicarain bentar ajah, kalau sudah salesai pelajaran bu Nana, hoaaemmm... Eh Sal kalau pelajaran bu Nana dh selesai bangunin aku yah, hehe...",dengan tatapan mengantuknya Gita.


"Hooh... "Jawab Salwa.


Kriiiinggg....


Tuk... Tuk...


" Git, bangun... Udah waktunya istirahat ", jemari Rini mengetuk-ketuk meja Gita untuk membangunkannya.


" Hah.. Hoaaemmm... Iya... Iya ah... ", ucap Gita yang masih setengah sadar.


" Rin, Salwa, Isa sama Salsa kemana? Kok enggak ada di kelas? ", celoteh Eka sambil celingak-celinguk mencari batang hidung mereka bertiga.


" Halah, udah tau sifat mereka gimana. Ngapain mau cari mereka lagi?, udahlah ayo kita ke kantin aku laper bangettt", ucap Gita dengan malasnya.


Kruuukkk....


" Pfffttt... Dengar nggak tuh bunyi perutnya Eka, udh daripada kita capek-capek cariin mereka yang keberadaannya nggak pasti mendingan kita makan, aduuhhh aku kangen baksonya buk de kantin belakang",dengan bibir yang masih mengoceh menuju kantin.


Kantin

__ADS_1


" Itu bukannya anak baru yang katanya jenius? "ucap Rini sambil mengunyah pentol bakso di mulutnya yang penuh itu.


" Apa sih Rin? Udah kalau ngeliat cogan--cowok ganteng--ajah udah kayak liat mangsa ajah pengen di embat" ejek Gita.


" Ih... Sewot amat... Santai aja kalii"jawab Rini.


" Udah ah kalian ini kayak anak kecil ajah, orang sudah SMP juga, udah cepetan habisin makanannya 5 menit lagi bel mau bunyi", tegas Eka.


Kriiiinggg....


" Tuh kan, baru aja di bilang udah bunyi aja...",ucap Eka.


Kelas


" E**ng... Enggak kok... Tenang aja, Rin... ", jawab Salwa dengan gugup.


" Oh, oke deh kalau gitu", ujar Rini yang bersikap imut dengan satu mata tertutup dan tersenyum sangat manis.


Tok... Tok...


" Ah... Anak-anak, ada murid baru yang akan masuk ke kelas kalian. Silahkan masuk, nak. Perkenalkan dirimu dengan baik dan pilih tempat duduk",ujar ibu Sely yang mengajar saat ini. (Ibu Sely adalah wali kelas)


" Namaku Ray Pratama, aku baru pindah kesini bersama orang tua ku. Tolong yang lain agar bisa menerimaku dengan baik. Terima kasih",dengan langkah yang gontai ia memilih tempat duduk kosong yang tersisa, di antara 6 teman baik ini.


" Oh... Ternyata ini anak baru itu? Kau berasal darimana? ", tanya Rini dengan sopan.

__ADS_1


" Sudahlah, Rin nggak usah tebar pesona gitu deh... Genit ih... Jijik aku liat nya... ", ejek Gita.


" Hai... Anak baru namaku Salwa, yang duduk dekat jendela itu adalah Eka, di sebelah kanan mu itu Rini maklumi saja sifatnya yang genit itu dia sudah lama menjomblo...,di depan mu itu adalah Isa (sssttt... Dia itu dingin, tapi dia adalah anak paling cerdas di sekolah ini, bisa di bilang dia jenius lah), sedangkan yang di depan ku ini adalah Salsa(dia pendiam tapi sangat perhatian), Nah anak yang di belakangmu itu adalah Gita (meskipun dia sering tidur di kelas tapi dia sama cerdasnya dengan Isa, Terkadang peringkat mereka sama)", Rinci Salwa.


" Haha... Terima kasih, aku Ray. Senang berteman dengan kalian. ", ucap Ray dengan senyuman yang sangat memikat hati orang yang melihatnya.


Kriiingggg.....


" Akhirnya, waktu pulang telah tiba. Hoaemmm... Ngantuk sekali. Aku akan makan mie yang pedas hari ini..., Hei Anak baru kau ikut? ", tawar Gita.


" Tidak, terima kasih aku masih ada pelajaran tambahan hari ini. Mungkin lain kali. Maaf sekali yah... ", tolak Ray dengan sopan.


" Baiklah. Kalau begitu sampai jumpa besok lagi. Hei kalian tidak ada yang mau temani aku? ", tawar Gita kepada yang lainnya.


" Kami semua ikut kok Git! ", ucap Eka mewakili semuanya.


" Kalau begitu baguslah...,mumpung aku baik aku akan traktir kalian makan sepuasnyaaa... Hahaha... ", oceh Gita dengan tinggi hati.


" Emh... Teman-teman aku nggak ikut yah?,karena aku ada urusan mendadak.", pinta Salwa.


" Okelah kalau begitu kami juga tidak ikut Git!",


Ucap Rini.


" Ehhh.... Bukannya kalian setuju temani aku tadi? Ya sudahlah kita langsung pulang ke rumah saja. ", ucap Gita dengan kesal.

__ADS_1


__ADS_2