
“ Hmm… Tunggu sebentar? Kalau teman-temanmu tidak mungkin ada yang bermain ini… Dan jika ia bermain pun tidak akan bertaruh dengan Ratu Game sepertimu ini! Hmm? Siapa yaaa?”,ucap Gatha sambil berpikir keras.
“ Hayooo… Menurutmu siapa? Cepatlahhhh…”,oceh Gita sambil memainkan Game --- di Hp-nya.
“ Ahhh… Aku tau! Pastiiiii….”,kata Gatha dengan terpotong-potong yang membuat Gita semakin kesal dan menunggu-nunggu.
“ Pasti Kakak sepupu kita… yaituuu Kakak Harry…. Benarkan?”,lanjut Gatha.
“ Betulll!!! Adikku memang yang paling pintaarrr…..”,puji Gita sambil terus memainkan Gamenya.
‘VICTORY’
“ Hahaha… Bagus sekali aku menanggg…. Aku adalah Maniak Game yang proooo…. Sekarang kau yang akan membayar tagihannyaaaa”,ejek Gita sambil menjulurkan lidahnya yang membuatnya semakin terlihat imut.
“ Huft… Baiklah kau menang… Kaulah pemain yang Pro!”,ucap Gatha sebal dengan pipi yang menggembung.
“(Eh? Bukannya itu Gita? Dia sedang berbicara dengan siapa? Kelihatannya sangat akrab! Apakah aku harus kesana? Tapi jika aku kesana pasti akan mengganggu.)”,batin Ray.
__ADS_1
“ Ray? Kelihatannya itu seperti Ray?”,gumam Gita.
“ Apa Gi? Kau kenapa sih? Dari tadi bergumam-gumam yang ga jelas? Oooohhhh…. Apakah kau sedang mencari seseorang?”,tanya Gatha.
“ Tidak ada kok! Aku hanya merasa orang itu mirip dengan temanku…”,ucap Gita sambil kembali fokus ke gamenya.
“ Hmmm? Teman atau temannnn?”,goda Gatha.
“ Sudah jam berapa ini? Eh? Sudah jam sepuluh? Aku akan segera pulang ke rumah! Ayah pasti akan menceramahi ku lagi kali ini jika tidak pulang tepat waktu! Dahhh Gatha aku sayang padamuuuu…. Jangan lupa bayar tagihannya yahhh…. Ayah baik-baik saja kok… Sampaikan salamku pada ibu yaaa”,teriak Gita dari jauh.
Sementara itu… Ray yang tidak tau bahwa Gatha adalah saudara kembar dari Gita sangat merasa…. HMMM… APA YAAA? KALIAN PIKIRKAN SAJA SENDIRI OKE!!!
RUMAH RAY
“ Sebenarnya siapa pria yang bersama Gita tadi? Kenapa dia begitu akrab? Aahh…Apa yang sedang ku pikirkan ini? Tidak mungkin aku jatuh cinta kan? ”,gumam Ray.
“ Sudahlah. Lebih baik ganti baju dulu. Baru tidur… Besok baru ku tanyakan padanya. Eh? Lebih baik tidak usah ditanyakan saja deh…! Tapi aku sangat penasaran”,gumam Ray yang bingung bagai Anak ayam yang bingung mencari induknya kesana-kemari.
__ADS_1
SEKOLAH
~Taman Lantai Atas~
Ray tidak bisa tidur semalaman karena ia memikirkan Gita bersama dengan pria lain. Hal itu membuat Ray mempunyai sebuah lingkaran hitam di matanya.
“ Selamat pagi anak Baruuuu! Eh? Ray ada apa dengan matamu itu?”,tanya Gita.
“ Ahh… I… Ini…(Gawat… Aku gugup sekaliii!!! Ada apa ini? Gita wajahmu menatapku sangat dekatttt…)”,ucap Ray dengan pipi yang memerah.
“ Pufffttt…. Hahahaha… Ray… Wajahmu merah sekaliii… Apa kau demam?”,goda Gita dengan tangan yang menyentuh kening Ray lembut.
“ Ti… Tidak… A…Aku tidak demammm…”,jawab Ray dengan suara kencang hampir berteriak.
“ Diamlah Ray! Jika kau teriak seperti itu… Mungkin aka nada yang mendengar dan datang kemari! Jika mereka tau pohon ini ada buahnya maka cadangan makananku akan habis”,ucap Gita sambil menutup mulut Ray dengan telapak tangannya.
“ Hei! Kalian berdua! Keluarlah! Aku tau kalian di atas pohon itu!!! Jika kalian keluar maka aku tidak memberikan kalian hukuman!
__ADS_1