Six Bestfriend

Six Bestfriend
Eps. 23


__ADS_3

Isa menunggu Gita di Kafe yang sering mereka datangi. Ia sudah menelpon Gita terlebih dahulu. Isa bilang ada sesuatu yang penting yang harus mereka bicarakan. Dan akhirnya Gita mengiyakan perkataan sahabatnya itu.


Setelah beberapa waktu menunggu datangnya Gita dengan sabar akhirnya ia pun melihat batang hidung sahabatnya itu.


“ Lambat sekali?”


Gita hanya mengangkat kedua bahu menandakan ia tak perduli dengan keluhan Isa. Lalu mengambil ponsel dan sibuk dengan itu. Isa yang geram dengan tingkah sahabatnya itu mengambil paksa ponselnya.


“ Kembalikan itu padaku!”


“ Kau ini! Aku memanggilmu kemari bukan untuk bermain ponsel tau! Ada sesuatu yang penting yang harus kita bicarakan!”


RUMAH GITA


“ Kau sudah pulang? Darimana Gi?”


“ Kepo sekali sih?”, jawab Gita pada kembarannya itu.


“ Hehehe… Apa kau tidak tau kenapa aku datang kemari?”


“ Tidak tau dan tidak perduli! Sudahlah aku capek! Jangan ganggu aku!”, ucap Gita dengan lunglai menuju sofa.


“ Baik… Baik. Nona besar!”

__ADS_1


Buk… (Gita melempar bantal sofa ke arah Gatha yang asik bercengkrama dengan Rere)


“ Aduh! Sakit tau!”


Gita mulai merenggangkan tubuhnya di sofa lalu menyalakan televisi. Ia menonton film action saat itu. Meskipun sebenarnya ia tidak memperhatikan film itu dengan baik. Hingga ia tertidur di sofa.


Gatha yang melihat kembarannya tidur di sofa mulai memiliki ide jahil. Ia meminta sesuatu pada Rere. Lalu mulai melakukan siasat jahilnya itu.


“ Gathaaa? Apa yang kau lakukan!!!”, teriak Gita saat ia melihat wajahnya penuh dengan coretan dengan spidol hitam.


“ Maaf Nona… Tuan Gatha sudah pergi beberapa menit yang lalu”, ucap Rere menahan tawa.


Gita mengepalkan tangannya. Ia geram sekali dengan Gatha.


Gatha mengirimkan sebuah gambar. Gambar ia dan Gita. Dan tentu saja dengan wajah Gita yang penuh coretan itu.


CHAT


Gatha : {Gambar}. Pfftt… Hahaha… Kau lihat wajahmu itu? Siapa suruh kau tidur sangat pulas?


Gita : GATHAAAA!!!! Kau hapus atau aku akan datangi kau dan berikan pelajaran, Hah?


Gatha : Terserah kau saja! Tapi aku suka gambar ini… Aku tak akan menghapusnya!

__ADS_1


Gita mematikan ponselnya. Mengambil jaket lalu pergi keluar.


“ Re? Aku keluar sebentar… Jika ayah bertanya bilang saja aku ke tempat biasanya. Oh iya bilang juga pada ayah jangan cari aku! Oke.”


“ Ba… Baik Nona”


Brumm…


Gita mengemudikan mobilnya menuju suatu tempat. Ia ingin menenangkan diri.


Setelah beberapa menit perjalanan akhirnya ia sampai ke tempat yang ia tuju. Dengan tas di punggung yang berisi alat lukis, dompet, ponsel, dan benda-benda lain yang selalu di perlukan Gita.


Ia pergi ke salah satu Restoran terkenal di kota itu. Apa kalian pikir dia akan makan di Restoran itu? Hahaha!!! Jika kalian berfikir begitu maka kalian salah besar!


Ananda Gita.


Adalah putri ke dua--dan Gatha adalah putra ke dua karena mereka kembar oke—dari Nanda Daniel Saputra (Ayah Gita) dan Jenny Vierra (Ibu Gita). Sebenarnya keluarga ini sangatlah terkenal hanya saja Orang Tua Gita tidak pernah mempublikasikan keempat buah hatinya tersebut.


Gita adalah anak yang punya pemikiran sendiri tentang ketenaran orang tua nya. Ia bekerja di Restoran terkenal ini sebagai pelayan. Demi bekerja paruh waktu ini Seorang Gita rela membuat identitas palsu.


Hae gaess...


laik yaaaahhh...

__ADS_1


hadiah nya terima kasih yang terdalam...


__ADS_2