Standing Man

Standing Man
Kembalinya Stamina dan Serangan Misterius


__ADS_3

Dapa memasuki pertarungan melawan sepuluh robot tempur dengan tekad yang kuat. Meskipun pertarungan ini tampaknya sangat sulit, Dapa memiliki satu keunggulan penting - kemampuan untuk mengembalikan stamina yang telah hilang. Dapa telah melatih tubuhnya untuk mengatur kembali energinya, memberinya keunggulan yang luar biasa.


Pertarungan dimulai, dan robot-robot tempur itu melancarkan serangan-serangan kuat dengan energi sebesar 15 Kilo joule. Mereka melepaskan serangan-serangan mereka, tetapi Dapa berhasil menghadapinya dengan baik. Dia menggunakan teknik bela dirinya untuk menghindari serangan-serangan tersebut dan kemudian melancarkan serangan balik yang dahsyat.


Dapa dengan cepat menghancurkan satu robot setelah yang lain, dengan ketepatan dan kekuatan luar biasa. Meskipun energi mereka sangat kuat, Dapa berhasil menahan dan bahkan membalikkan serangan-serangan itu. Pertarungan berlangsung dengan cepat, dan dalam waktu singkat, semua robot tempur itu sudah hancur berkeping-keping.


Dapa melihat sekeliling ruangan dan melanjutkan perjalanannya ke dalam markas 9 Dragon. Namun, dia tiba-tiba diserang oleh seseorang yang sangat lincah dan misterius bernama "lùthmhor." Orang ini dengan cepat meluncurkan serangan-serangan yang sulit dihindari dan membuat Dapa harus bergerak dengan sangat hati-hati.


Dapa merasa penasaran dengan orang ini. Dia bisa merasakan bahwa lùthmhor adalah lawan yang sangat berbakat, dan Dapa ingin tahu lebih banyak tentangnya. Namun, sebelum dia bisa bertanya, lùthmhor melancarkan serangan yang sangat mematikan.


Seseorang biasa mungkin akan kalah telak dari serangan ini, tetapi tidak dengan Dapa. Dia telah melatih tubuhnya untuk menjadi kuat dan tahan terhadap serangan yang paling mematikan. Dapa bertahan dengan penuh tekad, bahkan ketika organ dalamnya merasa tergoncang oleh serangan tersebut.


Lùthmhor terkejut melihat bahwa serangannya tidak mempan pada Dapa seperti yang dia harapkan. Dia merasa bingung dan terheran-heran dengan ketahanan luar biasa Dapa.

__ADS_1


Dapa menggunakan kesempatan ini untuk melancarkan serangan balik. Meskipun dia merasa lelah dan terluka, kekuatannya tidak pernah luntur. Dia berhasil mengenai lùthmhor dan menjatuhkannya ke lantai.


Namun, sebelum Dapa bisa menanyakan apa yang dia ingin tahu tentang lùthmhor, sosok misterius itu tiba-tiba menghilang dengan cepat. Dapa tidak bisa menemukan jejaknya dan menyadari bahwa dia telah kalah melawan seseorang yang sangat lincah.


Dapa melanjutkan perjalanannya lebih dalam ke dalam markas 9 Dragon dengan rasa penasaran yang lebih besar. Dia tahu bahwa semakin dalam dia pergi, semakin besar bahaya yang dia hadapi. Namun, dia bertekad untuk melawan organisasi rahasia ini sampai akhirnya dan mengakhiri ancaman yang mereka tampilkan.


Dapa berdiri di depan pintu masuk jalan rahasia yang baru saja ditemukannya. Ada sesuatu yang sangat menariknya untuk menjelajahinya, tetapi dia merasa takut akan apa yang mungkin dia temui di dalamnya. Namun, sebelum dia bisa memasuki jalan rahasia tersebut, lùthmhor muncul kembali.


Pukulan itu sangat kuat, sehingga wajah lùthmhor hancur dan penuh darah. Dia terjatuh ke lantai dengan kebingungan dan kesakitan. Dapa tidak memberinya kesempatan untuk bangkit kembali dan langsung melanjutkan perjalanannya ke dalam jalan rahasia tersebut.


Namun, ketika Dapa memasuki ruangan tersebut, dia merasa kebingungan. Ruangan itu tampak kosong dan tidak ada orang di dalamnya. Dapa merasa seperti ada sesuatu yang hilang atau seperti dia telah dibuat untuk datang ke sini tanpa alasan yang jelas.


Tapi kemudian, matanya tertuju pada sesuatu yang sangat mengganggu. Di salah satu sudut ruangan itu, ada foto kota yang terbakar dan hancur. Kekacauan dan kerusakan yang tergambar di foto itu mengingatkan Dapa pada masa lalunya yang kelam.

__ADS_1


Kota yang terbakar itu adalah tempat tinggal Dapa yang dulu. Dia tumbuh di sana sebelum hidupnya berubah menjadi perjuangan dan pertempuran. Melihat foto itu membuatnya mengingat kenangan-kenangan yang pernah dia miliki, baik yang bahagia maupun yang menyedihkan.


Dia ingat bagaimana kota itu perlahan-lahan hancur dan kemudian terbakar habis. Dapa adalah satu-satunya yang selamat dari tragedi itu, dan dia harus belajar bertahan hidup sendiri di tengah puing-puing kota yang hancur.


Rasa marah memenuhi hati Dapa saat dia menatap foto itu. Siapa yang memiliki foto ini dan mengapa mereka membawanya ke dalam jalan rahasia ini? Pertanyaan-pertanyaan itu memenuhi pikirannya, dan dia merasa harus mencari tahu jawabannya.


Namun, sebelum dia bisa bergerak lebih jauh, dia mendapati dirinya dihadapkan oleh seratus orang kuat yang muncul di sekitarnya. Mereka adalah penjaga atau anggota organisasi rahasia ini yang telah bertugas untuk melindungi jalan rahasia ini.


Dapa tidak terkejut atau takut. Dia merasa marah dan bertekad untuk mengungkap kebenaran di balik kota yang hancur itu. Tanpa ragu, dia melancarkan serangan balik yang sangat kuat. Dapa menggunakan kombinasi teknik Capoeira dan Karate yang telah dia kuasai dengan baik.


Pertarungan berlangsung dengan cepat, tetapi hasilnya tidak pernah diragukan. Dapa dengan mudah mengalahkan semua seratus orang yang mencoba menghadangnya. Kecepatan dan kekuatannya yang luar biasa membuatnya tidak ada tandingan.


Ketika semua lawan sudah terkapar di lantai, Dapa merasa marah dan bingung. Dia harus mencari tahu siapa yang memiliki foto kota itu dan apa kaitannya dengan masa lalunya yang kelam. Dengan tekad yang lebih kuat dari sebelumnya, Dapa melanjutkan perjalanannya ke dalam jalan rahasia tersebut, siap menghadapi apa pun yang akan dia temui di sana.

__ADS_1


__ADS_2