Suami Impian

Suami Impian
EPISODE 32


__ADS_3

Assalamualaikum, temen- temen


Jangan lupa like dulu ya sebelum membaca


Biar nanti ngga lupa Kasih likenya😅


.


.


:Episode sebelumnya


.


.


Ternyata laki-laki pujaanya adalah pacar sahabatnya sendiri.


Hiks... Hiks... Hiks..


" Gue ngga nyangka ternyata Sita adalah pacarnya Arjun." ucap, Wilona sambil menangis.


Hiks.. Hiks.. Hiks..


.


.


Next episode


.


.


Ferdi curiga pasti ada apa-apa kenapa Wilona tiba-tiba pamit pulang, kenapa Wilona kaget saat Sita perkenalkan Arjun, sebagai pacarnya.


Akhirnya Ferdi pun menyusul Wilona ke taman, dan ia menemukan Wilona sana, sedang duduk dibangku menangis.


Lalu Ferdi pun menghampiri Wilona yang sedang menangis.


.


.


" Wilona..! Lo kenapa, kok nangis.?" tanya, Ferdi pada Wilona.


" Ngga, gue ngga papa kok." jawab, Wilona dengan suaranya serak, dan matanya sembab karena menangis.


" Ngga papa gimana, itu suara lo serak gitu, ini lagi mata lo merah, loh abis nangis, emang lo kenapa sih.?" tanya, Ferdi lagi pada Wilona.


" Ferdi " sahut, Wilona,


Lalu Wilona memeluk Ferdi, lalu Ferdi pun membalas pelukan dari Wilona yang menangis.


" Udah- udah sekarang lo tenang dulu, lo kenapa sih?" tanya, Ferdi pada Wilona ( bingung)


Wilona hanya menangis dan tidak menjawab, pertanyaan Ferdi, Ferdi pun mengajak Wilona untuk pulang, karena mau hujan.


" Wilona, ya udah kalo lo ngga mau ngomong, udah ngga papa tapi sekarang kita pulang yuk, ini mau hujan." ajak, Ferdi pada Wilona.


Wilona pun menganggukan kepalanya pada Ferdi


"Udah ayo, sekarang kita pulang ya." ucap, Ferdi

__ADS_1


Wilona pun bangkit dari bangku. Lalu meranjak ke mobil Ferdi. Lalu pulang Naik mobil bareng Ferdi


.


.


.


Arjun pun merasa ada yang aneh pada Wilona. Kenapa Wilona tiba-tiba pamit pulang pada Vino, Dan Wilona hanya pamit pada Vino.


"Kok Wilona tiba-tiba pergi ya? katanya mau temenin kita jagain Nathan, ah! Udah lah dasar cewek aneh." guman, Arjun dalam hati.


" Sayang! Kok kamu bengong." tanya, Sita pada Arjun


"Ngga kok sayang, aku ngga papa kok." jawab, Arjun pada Sita.


"Sayang! Aku laper banget ni, kamu bisa ngga tememin cari tempat makan." tanya, Sita pada Arjun


" Kamu laper ya? Kasian, Udah ayo aku temani ke kantin ya makan." jawab, Arjun dengan mengelus kepala Sita dengan manja


"Ii.! Sayang apaan sih! Aku ngga mau makan di kantin, pokoknya aku mau kamu temanin aku makan di luar, " ucap, Sita pada Arjun.


Sita tidak mau makan di kantin Rumah sakit karena merasa jijik.


" Sayang! Tapi kan akub harus temanin Vino jagain Nathan disini" jawab, Arjun pada Sita.


" Aduh! Saayang! Ngga ada tapi-tapian, kan ada Vino jagain Nathan disini, lagian Nathan ngga akan kemana-mana kok, udah sekarang gini aja, kamu pilih yang mana, kamu pilih Nathan, atau pilih aku." tanya, Sita Pada Arjun


" Sayang! Kok kamu tanya kek gitu sih,?" jawab, Arjun bertanya balik.


Vino pun sudah mulai gerah melihat kelakuan Sita yang seperti anak-anak, ia pun menyuruh Arjun bawa Sita pergi sebelum dia emosi.


" Arjun! Mending sekarang lo bawa pacar lo pergi dari sini, bawa dia pergi sebelum gue emosi liat kelakuannya yang kek anak-anak." ucap, Vino menyuruh Arjun bawa Sita pergi dari sana


" Sita-Sita, Sita sayang! Kamu ngga boleh kek gitu sama Vino, dia itu teman aku sayang! " ucap, Arjun pada Sita


Melarang Sita berbicar kasar pada Vino.


Apa lagi dalam keadaan Vino yang sekarang.


" Arjun! Sekarang bawa dia pergi, bawa dia pergi dari sini, karena gue ngga mau liat mukanya lagi disini, bikin gue tambah pusing aja tau ngga." ucap, Vino pada Arjun


" Baik Vin, Vino! Gue minta maaf, atas kata-katanya Sita, dan gue mau pinjem mobil lo dulu kalo bisa?, soalnya mobil gue di pake sama Ivan." ucap, tanya, Arjun pada Vino. Minta pinjam mobilnya Vino


Vino pun memberi kan kunci mobilnya pada Arjun.


" Ni kunci mobil gue." jawab, Vino sambil memberikan kunci mobil pada Arjun


" Oke, kalo gitu gue pergi dulu, nanti gue pasti balik kesini kok, gue akan temanin lo jagain Nathan disini." ucap, Arjun lalu pergi.


"Hufft," Vino menghela nafas panjang


.


.


.


Ferdi dan Wilona pun sampai di kostsan Wilona, Ferdi pun langsung pamit pada Wilona ingin balik ke rumah sakit.


"Wilona! Gue langsung pergi ya, soalnya gue buru-buru, gue mau balik ke rumah, dan gue akan balik ke rumah sakit lagi buat temanin Vino jagain Nathan disana," ucap, Ferdi pada Wilona.


" Ya, makasih ya Fer! Lo udah anterin gue pulang." sahut, Wilona lalu turun dari mobil nya Ferdi dan masuk dalam kotsannya tersebut

__ADS_1


.


.


" Wilona! Loh kenapa! " tanya, Vira yang ada di kostsan nya bersama Dewi


" Gue ngga papa kok." jawab, Wilona pada Vira


" lo jangan bohong deh, tu mata lo merah dan suara lo juga serak, lo abis nangis ya, siapa yang bikin lo nangis Ferdi," tanya, Vira pada Wilona.


Wilona hanya menggelengkan kepalanya.


" Ya, terus siapa.?" tanya, Vira lagi


" Paling juga gara-gara Arjun." jawab, Dewi


Haa!! Arjun?! Apa hubungannya sama Wilona?" tanya, Vira pada Dewi


"Aduuuh..! Vira emang lo ngga tau ya, " jawab Dewi bertanya pada Vira


" Ya, emang ada apa sih! Sama si Arjun?" jawab Vira bertanya lagi


"Arjun iiituu, adalah laki-laki pujaan Wilona Selama ini, dan mereka udah temenan pas mereka masih kecil, mereka berpisah karena papanya Arjun harus tugas ke luar kota, Arjun dan keluarganya pindah, dan sekarang Arjun udah pulang ke sini lagi, tapi Arjun udah ngga kenal lagi sama Wilona, Arjun udah lupa sama Wilona, tapi sampai sekarang teman kita yang satu ini ngga berani buat bilang ke Arjun kalo dia adalah teman kecilnya Arjun, " jelas, Dewi pada Vira.


Tentang Wilona dan Arjun


"Ooh,, gitu! " jawab, Vira bertanya balik


" Ya, gitu deh." jawab Dewi


" Wilona! Kalo emang lo cinta sama Arjun, gue kasih saran ni ya mending lo kasih tau sama dia, kalo misalnya lo adalah teman kecilnya dia, siapa tau aja dengan dia tau itu dia bisa membalas cintanya ellloh sama dia." ucap, Vira pada Wilona.


" Percuma Vir, percuma karena sekarang Arjun udah punya pacar, dan yang lebih parah pacarnya Arjun itu adalah Sita, dan gue ngga mungkin nusuk teman gue dari belakang." jelas, Wilona pada Vira


.


.


" Apa! (kaget) Sita pacaran sama Arjun?!" tanya, Vira serentak Dewi.


" Iya, Sita itu pacaran sama Arjun." jawab, Wilona. Mengusap air mata nya


" Ntar, bukannya Sita udah punya pacar." tanya, Vira.


Karena Vira tau semua tentang Sita,


" Ya Sita udah punya pacar, dan pacarnya adalah Arjun." jawab, Wilona pada Vira


" Ngga, maksud gue gini, Sita itu udah punya pacar selain Arjun, soalnya Sita pernah kenalin sama gue pacarnya, pacarnya Sita itu orang bule, tampan, tinggi, putih, kaya lagi. " jelas, Vira pada Wilona.


" Apa! Sita punya pacar selain Arjun?!" tanya, Wilona serentak Dewi..


.


.


.


Bersambung....


Teman-teman jangan lupa dukungannya ya


Like, komen, vote, and rate 5 nya.

__ADS_1


__ADS_2