Suami Impian

Suami Impian
S 2 chapter 3


__ADS_3

Arjun dengan nakal nya menarik isteri nya masuk dalam kamar mandi tersebut,


" Sayang! Kamu apa-apaan sih? Main tarik aku masuk kamar mandi, " tanya Wilona tidak mau melihat ke arah suaminya.


"Uuussss..., jangan berisik. Entar Dion dengar lagi. " jawab Arjun menyuruh isteri nya untuk tidak bertanya


" Sayang! Udah deh, kamu ngga usah macem-macem. " ucap Wilona dengan merem memberi handuk pada Arjun


Arjun pun memakai handuknya, lalu ia menyuruh isteri membuka matanya


" Udah, sayang, kamu ngga usah merem terus, aku udah pake handuk ni. " ucap Arjun pada Isteri nya


Wilona pun membuka matanya. Arjun yang begitu nafsu pada isteri cantiknya. Ia pun langsung mencium bibir isteri nya.


"Aduh, orang ini, sudah delapan tahun pernikahan kami tapi kelakuan nya tetap saja seperti ini, dia pernah tidak bisa menahan diri. " gumam Wilona dalam hati


" Bunda!" Teriak Dion dari tempat tidur.


" Sayang, udah dong" ucap Wilona sambil mendorong suaminya.


"Sayang ... Kamu mau kemana sih?" tanya Arjun pada Isteri nya


"Sayang! Kamu itu apa-apaan sih, itu anak nya udah teriak, Dion cari aku, sayang! " ucap Wilona pada suaminya. Lalu keluar dari kamar mandi tersebut


Arjun pun sudah mulai ngga senang hati, merasa dirinya di abaikan oleh isteri nya


" Bunda, Bunda kok lama? Bunda dari mana, Dion takut bunda. " tanya Dion


" Udah ya sayang, Dion jangan takut lagi ya nak, sekarang ada Bunda di samping nya Dion ya nak ya. " ucap Wilona pada Dion


Arjun pun memakai baju tidur nya, lalu pergi di tempat tidur, ia tidak menyapa isteri atau anaknya.


Dion Melihat Ayahnya tiba-tiba diam, Dion pun bertanya ada apa.


" Ayah! Kenapa? Kok muka Ayah kusut gitu. " tanya Dion pada Ayahnya


" Ayah, ngga papa kok sayang, Ayah cuma lagi capek" jawab Arjun pada anaknya. Langsung merebahkan badannya, dan membelakang.


Wilona senyum-senyum sendiri melihat sifat ke kanak-kanak kan suami nya.


Akhirnya Dion pun tidur, Wilona berusaha merayu suaminya yang lagi ngambek.


" Sayang, kamu udah tidur?" tanya Wilona pada suaminya dengan sangat lembut.


"Aku gga dengar! Aku udah tidur, " jawab Arjun masih ngambek


"Tidur kok bisa ngomong?" ucap Wilona pada Suaminya


Arjun langsung berbalik dan menatap wajah Wilona.

__ADS_1


" Hufft " menghela nafas panjang.


" Sayang! Kamu marah sama aku?" tanya Wilona pada Arjun


" Ngga kok sayang, aku paling ngga bisa marah sama kamu. " jawab Arjun


" Tapi, kamu kenapa?" tanya Wilona


" Aku cuma merasa sekarang kamu udah beda sama yang dulu, sekarang kamu seperti ngga peduli lagi sama aku, " jelas Arjun pada Isteri nya


" Sayang! Aku ngga pernah berubah, cuma sekarang kan sudah ada Dion. Aku juga ngga mungkin mengabaikan anak kita, cuma gara-gara menuruti keinginan kamu yang satu itu, sayang.., " jelas Wilona juga pada suami nya


" Udah sayang! Sekarang kamu tidur ya, good night. " ucap Arjun dan mengecup kening istrinya.


" Good night to. Sayang ... Kamu juga tidur ya" ucap Wilona mencium mengecup kening Arjun.


Pagi di meja makan sebelum Arjun berangkat ke kantor nya.


"Dion sayang, hari ini Ayah akan mengantar Dion ke sekolah, kebetulan hari ini Ayah masuk nya agak siang. Jadi Ayah bisa temani Dion ke sekolah " ucap Arjun pada Dion


"Beneran Yah! Yeeee .... Dion diaterin Ayah ..." ucap Dion buru-buru menghabiskan makanan nya.


" Sayang! Pelan-pelan aja nak, " ucap Wilona pada Dion


" Dion mau abisin cepet Bunda, kan hari ini Dion mau diantarin sama Ayah. " Dion


" Ah! Bunda ... Kalo gitu Dion ngga mau makan deh. " ucap Dion langsung meletakkan sendoknya


" Bunda cuma bercanda kok nak, mana bisa Bunda ngga temani Dion ke sekolah. " ucap Wilona


" Ayah! Bunda! Makanannya Dion udah abis, kita berangkat yuk. " ucap Dion sangat bersemangat. Karena akan temani oleh Ayah dan Bundanya.


Sampai di sekolah Dion


" Ayah, Bunda, Dion masuk dulu ya " ucap Dion mencium tangan Ayah dan bunda nya. Lalu ia pun berlari masuk dalam kelas nya


" Dadah sayang, belajar yang baik ya nak. "


Ternyata sekolah tempat Dion sekolah, adalah milik teman Arjun yang bernama Reyhan.


Visual Reyhan, anak pemilik sekolah, di tempat Dion bersekolah



Reyhan melihat Arjun sedang mengantar Dion, ia pun langsung menghampiri nya.


" He! Arjun! Ini kamu bukan?" sapa Reyhan pada Arjun


"Reyhan! Hei! Kamu apa kabar? " tanya Arjun pada Reyhan

__ADS_1


" Aku baik, sudah lama sekali kita ngga ketemu ya. " jawab Reyhan


" Yah! Mungkin sudah hampir sepuluh tahun, kalo ngga salah. " ucap Arjun


" Kamu ngapain ada disini?" tanya Reyhan pada Arjun


" Kebetulan anak ku sekolah, di sekolah ini. " jawab Arjun


" Anak?! Kamu udah nikah? Kapan?" tanya Reyhan


" Udah, bahkan aku udah punya satu orang anak, oiya kenalin ini isteri ku mamanya Wilana. " ucap Arjun memperkenalkan kan Wilona pada Reyhan


" Hai, saya Wilona istrinya Arjun, senang berkenalan dengan Anda. " ucap Wilona sambil berjabat tangan dengan Reyhan


"Wah! Istrinya Arjun cantik juga, ngga nyangkah dia bisa mendapatkan wanita secantik ini, padahal Arjun ini tidak ada apa-apa nya di banding kan aku, mulai dari harta, atau pun wajah, aku jauh lebih baik dari nya. " batin Reyhan, pandangan nya terus tertuju pada Wilona masih tidak melepaskan tangan Wilona


" Aduh! orang ini kenapa sih. " gumam Wilona dalam hati, mulai merasa tidak nyaman. Langsung menarik tangannya.


" Oh, maaf" ucap Reyhan


" Arjun! Isteri mu cantik sekali." ucap Reyhan pada Arjun


" Ya! Terima kasih atas pujiannya " sahut Arjun.


" Reyhan, btw, kamu ngapain ada di tempat ini, apa kamu juga lagi nganter anak.?" tanya Arjun pada Reyhan


" Ooh, ngga, aku belum punya anak, isteri aja aku belum punya, apa lagi punya seorang anak. Papah ku adalah pemilik sekolah ini. " jelas Reyhan pada Arjun


" Wah, jadi kamu adalah anak dari pemilik sekolah ini, Rey! Kamu benar-benar hebat. " ucap Arjun


" Gimna kalo kita makan dulu, kita kan udah lama tidak makan bersama. " Ajak Reyhan


" Sorry, Rey! Kayanya aku ngga bisa, soal aku harus segera ke kantor. Next time. Oke " jawab Arjun


" Oke-oke. "


" Kalo gitu aku sama Wilona pergi dulu ya. " pamit Arjun pada Reyhan


" Oke, hati-hati di jalan. "


Arjun dan Wilona bergegas ke mobilnya lalu pergi.


" Arjun! Aku harus bisa mendapat kan dia, " gumam Reyhan sambil tersenyum jahat.


 


Bersambung....


 

__ADS_1


__ADS_2